2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Saat ini kebutuhan pangan masyarakat Indonesia sangat tinggi, salah satunya adalah jagung. Tanaman jagung termasuk dalam komoditas pangan penting setelah padi, karena banyak dibutuhkan untuk bahan pangan, pakan ternak, dan industry (Kartono dalam andriany,et al, 2013 ). Salah satu penanganan untuk meningkatkan produksi jagung adalah dengan melakukan perencanaan tata guna lahan dan memperhatikan kondisi fisik serta lingkungan. Mendapatkan hasil yang baik dalam budidaya suatu komoditas tentunya perlu upaya evaluasi kelas kesesuaian lahan dalam menentukan lokasi yang sesuai untuk melakukan budidaya komoditas tersebut. Penelitian ini mengkaji pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan aplikasinya yang mendukung yaitu aplikasi Arcview 3.3. Terdapat dua tujuan utama pada penelitian ini yaitu yang pertama untuk Mengetahui Kelas kesesuaian Tanaman Jagung di Kecamatan Tanjung Selor dan yang kedua 2 untuk mengetahui Sebaran Kelas Kesesuaian Tanaman Jagung Secara Spasial. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pedologi, Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geogafis (SIG) Universitas Kaltara Tanjung Selor. Setelah melakukan analisis data, maka mendapatkan hasil yaitu sebuah kelas Kesesuaian lahan dimana masing- masing kelas tersebut memiliki nilai yang berbeda-beda. Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, Kesesuaian Lahan, Jagung
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yunita, Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Budaya Organisasi (studi kasus SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Tanjung Selor) dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda S.E,,Ak,.MM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah gaya kepemimpinan dan budaya organisasi berpengaruh terhadap semangat kerja guru. Serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap semangat kerja guru. Metode ini yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Tanjung Selor, pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 75 responden. Pengumpulan data berupa kuisioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 20 dan strucrual equation modeling (SEM). Hasil penelitian ini adalah pertama, terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan berpengaruh positif signifikan terhadap semangat kerja dengan nilai koefisien 0,69 dan nilai probabillity *** variabel gaya kepemimpinan lebih terlihat dari adil dengan nilai loading faktor sebesar 0.92. Kedua ditemukan bahwa terdapat hubungan antara budaya organisasi berpengaruh positif sangat signifikan terhadap semangat kerja dengan nilai koefisien sebesar 0,22 dan nilai probabillity 0.018 variabel budaya organisasi lebih terlihat dari indikator aturan dengan nilai loading faktor sebesar 0.90
2020 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengeluaran rumah tangga miskin di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner (primer) dan beberapa observasi serta wawancara langsung dengan pihak yang terkait, terkhusus kepada rumah tangga miskin mengenai tingkat kemiskinan, tingkat pendidikan kepala rumah tangga, jumlah tanggungan keluarga dan jenis pekerjaan utama kepala rumah tangga. Hasil penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan rumah tangga sekitar 49% dipengaruhi secara bersama-sama oleh varibael dalam model, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model. Secara parsial variabel tingkat pendidikan (X1) signifikan dan berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan rumah tangga di Kabupaten Bulungan, jumlah tanggungan keluarga (X2) signifikan dan berpengaruh positif terhadap tingkat kemiskinan rumah tangga di Kabupaten Bulungan, dan jenis pekerjaan (D1) tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan rumah tangga di Kabupaten Bulungan.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salah satu contoh model matematika yang dapat digunakan pada penyebaran penyakit adalah model epidemik SEIR yaitu susceptible (S) adalah populasi yang sehat tapi rentan terinfeksi, exposed (E) adalah populasi yang terinfeksi tapi belum menunjukkan gejala terinfeksi, infected (I) adalah populasi yang terinfeksi penyakit dan recovered (R) adalah populasi yang telah sembuh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pemodelan matematika pada model epidemik tipe SEIR, bentuk kesetimbangan dalam model epidemik tipe SEIR, dan analisis kestabilan model epidemik SEIR. Pada penelitian ini, akan dilakukan dengan menggunakan metode Runge Kutta orde 4 dan diselesaikan berbantu software Maple. Berdasarkan hasil penelitian, didapat model epidemik SEIR yaitu (dS ̇)/dt =(1-p)μ-βS ̇I ̇-μS ̇, (dE ̇)/dt =βS ̇I ̇-(δ+μ) E ̇, (dI ̇)/dt =δE ̇-(a+μ) I ̇, (dR ̇)/dt =αI ̇-μR ̇. Titik kesetimbangan penyakit yaitu E_0^*=(1-p,0,0,0) dan E_1^*= ( (αδ+αμ+δμ+μ^2)/βδ, -μ(βδp+αδ+αμ-βδ+δμ+μ^2 )/δ(δ+μ)β, -μ(βδp+αδ+αμ-βδ+δμ+μ^2 )/β(αδ+αμ+δμ+μ^2 ),-α(βδp+αδ+αμ-βδ+δμ+μ^2 )/β(αδ+αμ+δμ+μ^2 ) ). Dan diperoleh analisis kestabilan titik kesetimbangan bebas penyakit yaitu E_(0 )^*=(-1/2α-1/2δ-μ+ 1/2√(-4βδp+α^2-2αδ+4βδ+δ^2 ), -1/2α-1/2δ-μ-1/2√(-4βδp+α^2-2αδ+4βδ+δ^2 ),-μ,-μ) dan analisis kestabilan titik kesetimbangan epidemik E_1^*=(-0.01,0.003,-0.00167,-0.00167).
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Latar belakang dari penelitian ini adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat berdasarkan prinsip demokrasi ekonomi, masyarakat harus diikutsertakan dan berperan aktif dalam kegiatan ekonomi untuk memberikan perlindungan hukum dan pengakuan terhadap keberadaan pedagang kaki lima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Bulungan Nomor 6 Tahun 2009 Tentang Penataan Pedagang Kaki Lima (studi kasus pasar sore kota tanjung selor). Data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan observasi berdasarkan keadaan dilapangan serta teknik wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di kawasan pasar sore, penelitian ini bersifat menjelaskan data hasil penelitian dalam bentuk kalimat secara lengkap, sistematis dan mudah dipahami serta di interpretasikan agar dapat ditarik suatu kesimpulan. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh akan dianalisis secara kualitatif, yaitu dengan menganalisa data lalu menggambarkan tentang fenomena yang terjadi. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Bulungan Nomor 6 Tahun 2009 Tentang Penataan Pedagang Kaki Lima tentang penataan pedagang kaki lima belum terlakasana secara efektif.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yunita, 2018 “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi di Kecamatan Tanjung Selor”. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Pembimbing : Didi Adriansyah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen yaitu luas lahan (X 1), pupuk (X2), dan tenaga kerja (X 3) terhadap variabel dependen yaitu produksi padi (Y) di Kecamatan Tanjung Selor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ekonometrika, dengan pendekatan statistik uji f dan uji t. Uji f dan uji t digunakan untuk mengetahui tingkat pengaruh semua variabel independen secara bersama- sama terhadap variabel dependen. Kemudian data tersebut diolah dan dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan (X 1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel produksi padi (Y). Berdasarkan uji t diperoleh hasil dengan nilai T hitung lebih besar dari T tabel sebesar (4,333 > 2,00247) dengan tingkat signifikansi 0,025 berarti bahwa setiap peningkatan atau penurunan luas lahan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan atau penurunan produksi padi di Kecamatan Tanjung Selor. Variabel pupuk (X 2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel produksi padi (Y). Berdasarkan uji t diperoleh hasil dengan nilai T hitung lebih besar dari T tabel sebesar (3,391 > 2,00247) dengan tingkat signifikansi 0,025 berarti bahwa setiap peningkatan atau penurunan jumlah pupuk berpengaruh signifikan terhadap peningkatan atau penurunan produksi padi di Kecamatan Tanjung Selor. Variabel tenaga kerja (X 3. berpengaruh negatif dan tidak signifikan, hal tersebut berarti tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi padi (Y). Berdasarkan uji t diperoleh hasil dengan nilai T hitung lebih kecil dari T tabel sebesar (-,575 2,00247) dengan tingkat signifikansi 0,025 berarti bahwa setiap peningkatan atau penurunan jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan atau penurunan produksi padi di Kecamatan Tanjung Selor. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa variabel luas lahan (X 1. dan variabel pupuk (X2) berpengaruh signifikan terhadap produksi padi (Y) di Kecamatan Tanjung Selor. Sedangkan variabel tenaga kerja (X 3) tidak