YOSUA AGUSTINUS
2018 · Thesis · Open Access
Penelitian ini merupakan penelitian survey apabila ditinlau dari pendekatan yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah yang petama, untuk mengetahui apakah ada Hubungan Korelasi antara Delegations of Authority dengan Efektifitas Tenaga Kerja pada Perusahaan selo Genteng Tanjung selor. Yang kedua, Untuk mengetahui sejauh mana keterkaitan antara Delegations of Authority. dengan efisiensi tenaga kerja pada Perusahaan Selo Genteng Tanjung Selor. jumlah populasi yang diambil pada kantor tersebut merupakar pegawai tetap sebanyak 9 (Sembilan) pegawai yang terdiri dari 7 (tujuh) unit kerja karena besamya populasi pada masing-masing bagian yang ada. AIat analisis mengunakan anaiisa data secara statistik yang didasarkan atas ranking jenjang yaitu koefisien Korelasi Rank Speannan. Berdasarkan hasil perliitungan, diperoleh koefisien korelasi (o) sebesar 0,8594 lral ini menunjukan adanya korelasi antara Delegation of Authority sebagai independent variabel terhadap efektiitas tenaga kerja sebagai dependen variabel. Berarti korelasi tersebut menunjukan hubungan yang positif, karena bergerak antara 0,00 sampai dengan 1,00 (hubungan positif, berarti perubahan dalam variabel pengaruh akan selalu diikuti oleh variabel berpengaruh). Koefisien korelasi (j tersebut telali diuji kebenarannya dengan Uji-t membandingkan antara t hitung dengan t tabel diperoleh hasil sebesar 0,4465 ta/2(0,1 : 2=0,005) 0,700 dengan derajat bebas (db) N - 2 (9 - 2:7) dan tingkat kesalahal duga sebesar 5% (0,05). Berarti antar kedua variabei yang diteliti tersebut mempunyai hubungan yang positif. Dengan dernikian hipotesis yang diajukan dalam penelitian terbukti diterima atau dengal kata lain ada pengaruh positif dan signifikan antara delegation of authority dengan efektifitas kerja pada Perusahaan Selo Genteng Tanjung Selor.
IMANUEL
2018 · Thesis · Open Access
Penelitian ini merupakan penelitian survey apabila ditinjau dari pendekatan yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah yang pertama, untuk mengetahui apakah ada Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Semangat Kerja Pegawai Inspektorat Kabupaten Bulungan. Yang kedua umtuk mengetahui sejauh mana keterkaitan Pengaruh Lingkungan Terhadap Sernangat Kerja Pegawai di lnspektorat Kabupaten Bulungan. Alat analisa menggunakan alat anaiisa statistik kuantitatif dengan memakai hubungan anatar variable (X) dan variable terikat (Y). Sebelum melakukan pengujian hipotesa. data yang diperoleh dengan menggunakan alat statistik model regresi berganda, selanjutnya koefisien parametric akan diuji dengan nreny'esuaikan besarnya sampel yang ada. Bahwa terdapat Pengaruh negatif dan signifikan antara variable lingkungan kerja berr-rpa komunikasi dengan variable semangat kerja pada Inspektorat Kabupaten Bulungan. Antara variable lingkungan kerja berupa koordinasi dengan variabel sernangat ker.ia, ini berartijika teriadi peningkatan lingkungan kerja berupa koordinasi. maka semangat kerja pada Inspektorat Kabupaten Bulungan akan semakin menurun. Variabel lingkungan berupa keadaan lingkungan dengan variabel semangat kerja, ini berartijika terjadi peningkatan lingkungan kerja berLrpa keadaan lingkungan kerja maka semangat ker.ia pada Inspektorat Kabupaten Bulungan akan semakin menurun.
RIZA HALWANI
2018 · Thesis · Open Access
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung pengaruh remunerasi terhadap kepuasan dan kinerja karyawan pada kantor PT. PLN (Persero) Tanjung Selor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengambilan data menggunakan kuesioner. Jumlah sampel adalah sebanyak 42 responden. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa remunerasi secara langsung berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, remunerasi berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja karyawan, dan kepuasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara tidak langsung remunerasi terhadap kinerja melalui variabel pemediasi yaitu kepuasan terdapat pengaruh yang tidak signifikan.
MEGAWATI
2018 · Thesis · Open Access
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi jaringan akses, kualitas pelayanan, kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan di Tanjung selor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Jumlah sampel 150 responden. Penelitian ini dilakukan untuk menguji hubungan dari tiga variabel, yaitu dua variabel independent; jaringan akses dan kualitas pelayanan, satu variabel intervening; kepuasan pelanggan, dengan satu variabel dependent; loyalitas pelanggan. Menggunakan alat analisis jalur dan SEM. Hasilnya, jaringan akses dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dan kepuasan pelanggan berpengaruh tidak signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Berdasarkan hasil analisis, koefisien hubungan antara Kualitas Pelayanan (X2) dengan kepuasan pelanggan (Y1) adalah 0.376 dengan p-value sebesar 0.05. Karena nilai p-value > 0.05 mengindikasikan bahwa jaringan akses berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. koefisien hubungan antara Kualitas pelanggan (X2) dengan kepuasan pelanggan (Y1) adalah 0.004 dengan p-value sebesar 0.05. Karena nilai p-value > 0.05 mengindikasikan bahwa jaringan akses berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Pelanggan. koefisien hubungan antara kepuasan pelanggan (Y1) dengan loyalitas pelanggan (Y2) adalah 0.008 dengan pvalue sebesar 0.866ns Karena nilai p-value > 0.05 mengindikasikan bahwa kepuasan pelanggan berpengaruh tidak signifikan terhadap loyalitas
RUSMINA
2018 · Thesis · Open Access
Suatu perusahaan atau organisasi tidak dapat mencapai tujuannya secara efesien dan efektif bila produktivitas kerja karyawan rendah. Pelatihan dan pengembangan terhadap karyawan perlu dilakukan oleh perusahaan agar dapat meningkatkan produktivitas kerja sebuah perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pelatihan terhadap Pengembangan dan produktivitas kerja karyawan. Penelitian ini dilakukan terhadap pelaku usaha yang ada di Tanjung Selor, Tanjung Palas, Bunyu dan Sekatak yang pernah mengikuti pelatihan. Jumlah sampel sebanyak 69 orang dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan kuisioner. Data diolah dengan alat analisis SEM (Structural Equation Modeling ). Berdasarkan hasil analisis, koefisien hubungan antara Pelatihan (X) dengan Pengembangan (Y1) adalah sebesar 0,69 dengan p-value sebesar ***. koefisien hubungan antara Pelatihan (X) dengan Produktivitas (Y2) adalah sebesar sebesar 0,89 dengan p-value sebesar 0,002. Karena nilai p-value 0.05 mengindikasikan bahwa Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas. Berdasarkan hasil analisis, koefisien hubungan antara Pengembangan (Y1) dengan Produktivitas (Y2) adalah sebesar -0,18 dengan p-value sebesar 0.284 Karena nilai p-value > 0.05 mengindikasikan bahwa Pengembangan tidak berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas. Karena koefisien bertanda negatif mengindikasikan hubungan tidak searah. Artinya tinggi rendahnya nilai Pengembangan tidak akan mempengaruhi Produktivitas.
AGUSTINA PAULUS
2018 · Thesis · Open Access
Skripsi ini berjudul Strategi Promosi Wisata pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui strategi promosi apa saja yang telah dilakukan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Priwisata untuk mempromosikan objek wisata yang ada di Kabupaten Bulungan. Hal ini dilakukan dengan menggunakan metode Analisis SWOT (Strenght, weakness, opportunity, threat). Analisis SWOT adalah analisis yang digunakan untuk mengevaluasi peluang dan ancaman di lingkungan bisnis maupun kekuatan serta kelemahan yang di miliki internal perusahaan. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara pada kepala bidang pariwisata Kabupaten Bulungan , observasi lapangan, dan study pustaka pada kepala bidang pariwisata Kabupaten Bulungan. Hasilnya kemudian di analisis dengan metode analisis SWOT yang terdiri dari analisis internal dan analisis eksternal. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa; pelaksanaan strategi promosi wisata sudah berjalan baik tetapi belum sepenuhnya maksimal. Hal ini terbukti dari hasil data perhitungan matriks analisis SWOT dan format isisan yang telah dilakukan
MARIA LOVITA
2018 · Thesis · Open Access
Maria Lovita, Pengaruh Kemampuan Sumber Daya Manusia dan
Keterampilan terhadap Keberhasilan Usaha Kecil Di Tanjunig Selor. Dibimbing
oleh Dewi Qomariah Imelda, SE.MM.Ak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan pengaruh kemampuan
sumber daya manusia dan keterampilan terhadap keberhasilan usaha kecil unit
bagian poduksi. Lokasi penelitian Di Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten
Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Dilakukan dengan mengunakan metode
purposive sampling. Responden pelaku usaha kecil pada penelitian ini sebanyak
100 orang. Data diolah menggunakan alat analisis SEM (Structural Equation
Modeling) dua tahap dengan bantuan software SPSS-AMOS 21. Tahap pertama,
uji model struktural menggunakan analisis Regresi Berganda. Tahap kedua, uji
model penggukuran menggunakan analisis single factor.
Hasil analisis Regresi bernganda menghasilkan temuan bahwa pengaruh
Kemampuan sumber daya manusia terhadap Keberhasilan Usaha kecil adalah
0.040 dengan nilai P (probability) sebesar 0,695. Dengan nilai pengaruh positif
namun tidak signifikan (alfa > 0,05), ini menunjukan bahwa pengaruhnya sanggat
kecil. Kekuatan pengaruh variabel terhadap variasi data pada motivasi kerja hanya
sebesar 0.00%. Selebihnya sebesar 99% disebabkan oleh faktor lain di luar
penelitian.Pengaruh Keterampilan terhadap keberhasilan usaha kecil, memiliki
koefisien pengaruh sebesar 0.042 dengan nilai P sebesar 0.674 Sekalipun
berpengaruh positif namun tidak signifikan(alfa > 0,05).ini menunjukan pengaruh
sangat kecil.. Variabel Kemampuan sumber daya manusia dan Keterampilan
pengaruhnya terhadap variasi data pada variabel Keberhasilan usaha adalah
sebesar 0.00%. Selebihnya sebesar 99% dipengaruhi oleh faktor lain di luar
penelitian ini.
NURAISAH
2018 · Thesis · Open Access
Tanah gambut merupakan tanah sangat lunak (verysoft soil) dengan kandungan organik yang tinggi >75% (ASTM,1992) atau >50% (Mankinen, 1982) dan memiliki daya dukung sangat rendah serta pemampatan yang tinggi. Untuk itu perlu dilakukan metode perbaikan mekanis atau stabilisasi. Metode perbaikan mekanis sangat memerlukan biaya yang cukup besar serta dapat merusak lingkungan dengan menggunakan material dari alam seperti tanah pilihan, kayu, dll. Sehingga untuk kedepannya perlu dikembangkan metode perbaikan stabilisasi dengan menggunakan bahan kimia atau limbah – limbah perusahaan sekitar. Metode perbaikan stabilisasi dengan kapur dapat meningkatkan sifat fisik dan teknis pada tanah lempung, namun tidak pada tanah gambut sebab tanah gambut tidak memiliki kandungan silica. Sehingga digunakan bahan tambahan yang mengandung silica yaitu abu terbang batubara (fly ash) limbah pembakaran batubara dari PLTU Sekayan Desa Apung. Dalam peneltian ini menggunakan stabilizer dengan campuran kapur : fly ash (30% : 70%). Tahap selanjutnya membuat campuran stabilizer dengan tanah gambut dengan berbagai variasi penambahan stabilizer yaitu : 20%; 30%; 40%; 50% dan dilakukan pemeraman selama 20 hari; 30 hari; 40 hari; 50 hari. Kemudian tanah yang distabilisasi ditest dengan pengujian sifat fisik (ω, γ, Gs, e) .dan sifat teknis (kuat tekan bebas). Dari serangkaian pengujian dan analisis yang dilakukan diketahui penambahan prosentase stabilizer optimum dan masa peram optimum yaitu 50% stabilizer dan 50 hari masa peraman. Hasil uji laboratorium menunjukan penurunan kadar air sebesar 88,72% dan angka pori sebesar 83,19% sedangkan berat volume dan berat jenis meningkat dibandingkan kondisi awal sebesar 29,68% dan 65,97%. Parameter teknis (kuat tekan bebas) juga mengalami peningkatan dari 0,075 kg/cm2 atau 7,355 kPa meningkat menjadi 0,188 kg/cm2 atau 18,437 kPa.
AYUB ABDULLAH
2018 · Thesis · Open Access
Pola hidup manusia belakangan ini membuat keseimbangan hidup dalam segi kesehatan dan psikologis berkurang. Manusia membutuhkan olahraga dan rekreasi untuk menyeimbangkan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Oleh sebab itu dibutuhkan fasilitas yang dapat mengakomodasi kegiatan tersebut, salah satunya adalah fasilitas olahraga renang. Di samping itu saat iniKabupaten Bulungan membutuhkan sarana kolam renang untuk meyelenggarakan kompetisi maupun latihan atlit dan bakal calon atlit. Untuk mewadahi fasilitas tersebut dipilihlah kawasan Bulungan Aquatic Center wilayah kota Tanjung Selor dibagian Kelurahan Timur . Pilihan tersebut didasarkan pada Masterplan Rencana Detail Tata Ruang ( RDTR ) PEMDA Kabupaten Bulungan sebagai kawasan sarana pelayanan umum, yaitu zona olahraga. Pada Masterplan direncanakan Bangunan stadion renang yang merupakan bagian dari kompleks fasilitas olah raga dan rekreasi atau wahana yang bersifat air. Bangunan stadion dan wahana direncanakan untuk dapat menampung 2000 orang pengunjung dan akan mengakomodasi kegiatan kompetisi ,rekreasi dan rehabilitasi . selain itu kawasan telah dirancang berdasarkan standar dan nilai-nilai ESD ( Environmental Sustainable Development ). Bangunan disyaratkan untuk dapat digunakan sebagai arena pertandingan bersekala Nasional. Oleh karena itu bangunan ini harus mampu menampung kebutuhan dan kenyamanan penonton dalam jumlah yang cukup besar, atlet dan pengguna lainnya. Selain itu bangunan ini juga harus dapat memenuhi kebutuhan berlatih dan terapi pengunjung yang datang dihari-hari biasa. Dengan keberadaan rencana dan perancangan Bulungan Aquatic Center di harapkan dapat terpenuhinya kebutuhan akan sarana olah raga renang maupun wahana air di kota Tanjung Selor. Selain itu juga diharapkan dapat menarik wisatawan dari Nusantara maupun Mancanegara untuk dapat berkunjung di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara.
RISWANDI
2018 · Thesis · Open Access
Kajian lama perendaman dan konsentrasi Asam Sitrat terhadap kualitas Tepung Pisang Kepok
SUHAIL KHALIL GIBRAN
2018 · Thesis · Open Access
Suhail Khalil Gibran. Fakultas Pertanian, Universitas Kaltara 2018, IdentifikasiMorfologidanPemanfaatanTanamanObat Di DesaPunanDulau. (dibimbing olehNilaRusyanti dan RinaLesmana). Tumbuhan obatadalah segala jenis tumbuhan yang diketahui mempunyai khasiat baik untukmembantumemelihara kesehatan maupun pengobatan suatu penyakit. Secara garis besar masyarakat Punan Dulau hanya memfaatkan tumbuhanya dan tidak pernah mengetahui bentuk akar, batang, dan daun.Olehkarenaitu,perluadanyaidentifikasi morfologi tumbuhan obat-obatan secara khusus yang digunakan pada umumnya oleh masyarakat Punan Dulau. Berdasarkanlatar belakangyang ada, makapenulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai Identifikasi Morfologi dan Pemanfaatan Tanaman obat- obatan di Desa Punan Dulau.Penelitian ini dilaksanakan di Desa Punan Dulau, Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulanOktober tahun 2017.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi morfologi tanaman obat-obatantradisionalyang ada di Desa Punan Dulau terutama yang dimanfaatkan oleh suku Punan Dulau.Penelitianini menggunakanmetodesurvei denganmencari informasi dari masyarakatmenggunakan metode snowballsampling, dimana pengumpulandatayangdiperolehdarisatusumberintiyangdapatbercabang menjadi beberapa sumberinformasi.Dari hasil penelitian yang dilakukan terdapat 5 jenis tanaman yangsering dimanfaatkan oleh suku punan dulau untuk dijadikan obat diantaranya: Suli, Bawang Asu, Daun Dewa, Tiawo, Puly Rowoy, dan terdapat beberapa organ tumbuhan yang dijadikan obat diantaranya meliputi berupa daun, dan rimpang, dari beberapa bagian yang dimanfaatkan dapat kita lihat persentasenya dari 5 jenis tanaman dan tumbuhan ini bagian yang mana atau organ yang paling banyak digunakan sebagai obat.Persentasenya adalah sebagai berikut bagian daun persentasenya adalah 60%, sedangkan bagian rimpang persentasenya 40%yang dimanfaatkan sebagai obat dari hasil penelitian dan wawancara dengan responden.
JUMAAN
2018 · Thesis · Open Access
ABSTRAK Jumaan. Fakultas Pertanian, Universitas Kaltara 2018, Pengaruh Penggunaan Rootone F dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Stek Tanaman Lada (Piper Nigrum Lineaus) . Dibawah Bimbingan Adymas Putro Utomo Dan Sabarudin. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Baratan, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rootone f dan air kelapa terhadap stek tanaman lada yang ada di Desa Baratan. Dari skripsi ini penelitian dilakukan yaitu mengenai interaksi rootone f dan air kelapa terhadap tanaman lada yang ada di Desa Baratan. Dari hasil penelitian yang dilakukan terdapat pengaruh yang tidak nyata terhadap parameter panjang tunas, jumlah akar dan panjang akar mulai dari 14 hst hingga pada saat pindah tanam.
ASNIAH
2018 · Thesis · Open Access
Minuman Fungsional Bawang dayak Instan (Eleutherine Plamifolia)
SALMAN
2018 · Thesis · Open Access
Parawisata merupakan salah satu hal yang penting bagi suatu negara. Dengan adanya parawisata maka suatu negara atau lebih khususnya lagi pemerintah daerah tempat objek wisata itu berada akan mendapatkan pemasukan dan pendapatan hasil daerah setiap objek wisata. Potensi yang dimiliki oleh obyek wisata pantai yang ada di Kabupaten Bulungan ini tepatnya di Desa Tanah Kuning belum di kelola secara optimal sehingga keberadaan aset wisata daerah ini belum mendapat respon positif wisatawan dalam bentuk kunjungan wisatanya. Permasalahan dalam penelitian ini adalah faktor-faktor yang mendorong dan menghambat pengembangan Obyek Wisata Pantai di Desa Tanah Kuning, strategi pengembangan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bulungan dalam mengembangkan Obyek Wisata Pantai ini. Penelitian ini bertujuan untuk mencari strategi pengembangan bagi Obyek Wisata Pantai di Desa Tanah Kuning. Metode yang di gunakan peneliti adalah metode Analisis Deskriptif dan pendekatan keruangan dengan Analisis SWOT, Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi tingkat daya tarik Obyek Wisata Pantai maka semakin beragam ketersedian fasilitas yang dimiliki.
IRFAN WAHYUDI
2018 · Thesis · Open Access
IRFAN WAHYUDI, 201431052. Identifikasi Kandungan Pupuk Kandang Sapi Berdasarkan Jenis Pakan. Di Bawah Bimbingan Adymas Putro Utomo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuijenis pakan yang menghasilkan kandungan pupuk kandang sapi terbaik dan pengaruh jenis pakan terhadap kandungan pupuk kandang sapi. Penelitian ini dilaksanakan di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, di mulai pada bulan Oktober sampai bulan Desember 2017. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL), di mana dalam pelaksanaannya terdapat perlakuan tiga jenis pakan yang di ulang sebanyak tiga kali ulangan. Jenis pakan yang digunakan yaitu perlakuan pertama rumput kolonjono, perlakuan kedua rumput kolonjono di campur dengan rumput gajah, dan perlakuan ketiga rumput kolonjono di campur dengan ampas tahu. Parameter yang diamati yaitu kandungan pupuk kandang sapi meliputi pH, rasio C/N, C-organik, N, P, dan K. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa jenis pakan rumput kolonjono merupakan jenis pakan yang menghasilkan kandungan pupuk kandang sapi terbaik dan perlakuan jenis pakan berpengaruh nyata terhadap kandungan pupuk kandang sapi pada parameter pengamatan pH dan Kalium (K), sedangkan pada parameter pengamatan yang lain berperngaruh tidak nyata.
MISRAWATI
2018 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) pelaksanaan unsur-unsur pelayanan terhadap penghuni Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Panti Sosial Tresna Werdha Marga Rahayu Kabupaten Bulungan, 2) Faktor pendukung dan faktor penghambat pelayanan terhadap penghuni Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Panti Sosial Tresna Werdha Marga Rahayu di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan mengambil lokasi di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Panti Sosial Tresna Werdha Marga Rahayu Kabupaten Bulungan. Subyek dalam penelitian ini adalah Pengelola, perawat dan pengasuh serta lanjut usia. Pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Penulis merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Prosedur pelayanan di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Tresna Werdha Marga Rahayu sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), Biaya pelayanan yang didapat Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Tresna Werdha Marga Rahayu dari APBD Provinsi Kalimantan Utara dan para dermawan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan habis pakai, Program pelayanan yang disusun oleh pihak Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Tresna Werdha Marga Rahayu dapat diikuti para Lanjut usia, Sarana dan prasarana Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Tresna Werdha Marga Rahayu sudah memadai. 2) Faktor pendukung diantaranya adalah fasilitas yang memadai, selalu mengikuti dinamika pola pelayanan salah satunya pelatihan bagi pengasuh dan perawat. Faktor penghambat diantaranya perlu adanya renovasi gedung dan penambahan kendaraan mini bus, data kependudukan lanjut usia yang kurang valid, perlu adanya kartu jaminan kesehatan bagi lanjut usia, kurangnya tenaga perawat dan pengasuh, tidak stabilnya kondisi mental lanjut usia.
SHINTA DHANIAH
2018 · Thesis · Open Access
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan pemimpin perusahaan PT. Berdikari bulungan dan faktor faktor apa saja yang mempengaruhi peran kepemimpinan pemimpin PT. Berdikari Bulungan dalam meningkatkan efektifitas kerja pegawai perusahaan PT.Berdikari Bulungan. Informasi kunci (key person) dalam penelitian ini adalah pimpinan perusahaan PT.Berdikari Bulungan sedangkan informan pendukung terdiri dari pegawai perusahaan PT.Berdikari Bulungan dan masyarakat yang dipilih secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada. Menurut jenis data yang digunakan dan tingkat eksplanasinya, maka penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari tiga hal utama dalam menganalisis data, yaitu : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Berdasarkan hasil analisis hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa kinerja pegawai perusahaan PT.Berdikari Bulungan secara keseluruhan belum optimal yang disebabkan oleh minimnya kualitas dan kuantitas pegawai perusahaan PT.Berdikari bulungan. Kemudian mekanisme penilaian kinerja pegawai perusahaan PT.Berdikari Bulungan tidak menggunakan prosedur atau indikator tertentu, melainkan ditentukan dari setiap pekerjaan yang dilakukan sehubungan dengan tugas dan fungsinya sebagai pegawai perusahaan PT.Berdikari Bulungan dan dari tingkat kedisiplinan pegawai perusahaan PT.Berdikari Bulungan itu sendiri serta dari penilaian masyarakat secara umum. Adapun upaya upaya yang dilakukan pimpinan perusahaan PT.Berdikari Bulungan untuk meningkatkan kualitas kerja pegawai perusahaan PT.Berdikari Bulungan adalah dengan mengikut sertakan pegawai perusahaan PT.Berdikari Bulungan kedalam program pendidikan dan pelatihan (diklat) yang diadakan oleh pemerintah daerah setempat yakni pemerintah daerah kabupaten bulungan. Selanjutnya peran kepemimpinan pimpinan perusahaan PT.Berdikari Bulungan khususnya dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai perusahaan PT.Berdikari Bulungan antara lalin sebagai motivator, komunikator yang efektif, evaluator, mediator, dan integrator. Sedangkan faktor faktor yang mempengaruhi pelaksanaan peran kepemimpinan pimpinan perusahaan PT.Berdikari Bulungan meliputi : terbatasnya pengetahuan dan wawasan pimpinan perusahaan PT.Berdikari Bulungan mengenai kepemimpinan secara teoritis, terbatasnya kemampuan alalitik, tingkat kesibukan pimpinan perusahaan PT.Berdikari Bulungan yang cukup tinggi, pegawai perusahaan PT.Berdikari Bulungan yang cukup kooperatif, dan adanya sikap keterbukaan dari pimpinan.
MARTINUS
2018 · Thesis · Open Access
Anda Wajib Mengisi Abstrak Skripsi Anda pada kolom ini (Resiko menjadi tanggung jawab anda jika tidak mengisinya)
RISKA RAHAYU NINGSIH
2018 · Thesis · Open Access
Perkembangan kota Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara ditandai dengan meningkatkan jumlah kendaraan beberapa tahun terakhir. Dengan adanya peningkatan terhadap jumlah kendaraan menyebabkan timbulnya konflikkonflik lalu lintas khususnya pada persimpangan jalan. Belum berfungsinya lampu lintas (traffic light) di persimpangan Jalan Jeruk-Jalan Sengkawit Tanjung Selor mengakibatkan terjadi ketidak teraturan arus lalu lintas pada persimpangan. Manajemen lalu lintas perlu diterapkan khususnya perencanaan pemasangan lampu lalu lintas menggunakan salah satu metode pengaturan lampu lalu lintas yaitu metode Webster demi keselamatan pengendara dan efisiensi waktu bagi pemakai jalan. Penelitian membatasi permasalahan dengan membahas kinerja simpangan Jalan Sengkawit, volume lalu lintas, arus jenuh, waktu siklus optimum, waktu hijau efektif, dan waktu hijau aktual. Perencanaan siklus waktu hijau efektif untuk 3 (tiga) mulut jalan adalah 110 detik dan waktu hijau aktual 98 detik dengan pembagian 3 (tiga) fase simpang yaiu arah Pasar Induk (Selatan) untuk waktu hijau efektif 34 detik dan waktu hijau aktual 33 detik. Rencana waktu hijau efektif arah Tugu Cinta Damai (Barat) yaitu 27 detik dan waktu hijau aktual 26 detik, waktu hijau efektif arah Jalan Jeruk (Utara) yaitu 40 detik dan waktu hijau aktual yaitu 39 detik. Sehingga pengaturan waktu lampu lalu lintas ( traffic Light ) dengan menggunakan metode webster dipersimpangan Jalan Jeruk – Jalan Sengkawit Tanjung Selor layak digunakan.
AHMAD PAISAL SAPUTRA
2018 · Thesis · Open Access
Ahmad Paisal Saputra. 201231029. Program Sarjana. Universitas Kaltara. Tanjung Selor. Analisis Vegetasi Pada Hutan Kota Bunda Hayati Tanjung Selor. di Bimbing oleh Sabarudin, SP. MM Penelitian Keanekaragaman Vegetasi pada Hutan Kota Bunda Hayati Tanjung Selor bertujuan untuk mengetahui spesies yang dominan dan keanekaragaman spesies. Penelitian ini dilaksanakan di Hutan Kota Bunda Hayati Kota Tanjung Selor Provinsi Kalimantan Utara. Bahan yang diteliti adalah vegetasi di Hutan Kota Bunda Hayati Tanjung Selor. Metode pengambilan data yang digunakan adalah metode kombinasi antara metode jalur dan metode garis berpetak dengan plot 20 x 20 m dan panjang garis rintis 100 m. Hasil analisis vegetasi yang telah dilakukan pada Hutan Kota Bunda Hayati Tanjung Selor, ditemukan 17 jenis vegetasi. Jenis vegetasi yang mendominasi adalah Macaranga Tanarius pada semua tingkatan pertumbuhan. Indeks keanekaragaman pada Hutan Kota Bunda Hayati Tanjung Selor tergolah rendah. Dengan indeks keanekaragaman spesies sebesar 1,02 pada tingkat pohon, 0,69 pada tingkat tiang, 0,79 pada tingkat pancang dan 0,76 pada tingkat semai