ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
EFEKTIVITAS KINERJA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA DAN PEMADAM KEBAKARAN DALAM PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN TEPIAN SUNGAI KAYAN JALAN SABANAR LAMA KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN Oleh : Oktaviani Nurhasanah NPM. 202251004 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di Kecamatan Tanjung Selor, khususnya di kawasan Tepian Sungai Kayan Jalan Sabanar Lama, sering menimbulkan permasalahan seperti terganggunya ketertiban umum, kebersihan lingkungan, dan penggunaan ruang publik yang tidak sesuai aturan. Dalam hal ini, Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bulungan berperan dalam menegakkan peraturan daerah melalui penertiban PKL. Namun, efektivitas pelaksanaan penertiban masih menjadi perhatian karena masih banyak PKL yang kembali berjualan setelah dilakukan penertiban. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kinerja Satpol PP dalam penertiban PKL serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Satpol PP tergolong cukup baik, namun belum optimal. Penertiban dilakukan dengan pendekatan persuasif melalui pemberian peringatan sebelum tindakan lebih lanjut. Faktor pendukung meliputi adanya sarana prasarana dan koordinasi antar instansi, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran PKL, kebiasaan kembali berjualan, serta belum tersedianya lokasi relokasi yang memadai. Kinerja Satpol PP sudah berjalan cukup baik, namun perlu peningkatan dalam konsistensi penertiban dan penyediaan solusi bagi PKL.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perlu adanya Pendamping Desa untuk membantu pemerintah dalam memberikan kesejahteraan Desa melalui pemberdayaan masayrakat maupun kegiatan yang dilakukan serta bertugas untuk mengawal dan membantu kinerja yang dilakukan oleh aparat Desa. Maka pemerintah menugaskan Pendamping Desa untuk mendampingi Pemerintah desa dalam proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Mengacu pada perumusan masalah di atas, maka tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran dari pendamping Desa dalam mengimplementasi kebijakan pemerintah tentang pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang merupakan penelitian yang bertujuan membahas obyek yang diteliti secara mendalam. Dengan demikian data primer sebagai data yang tidak menggunakan perantara orang lain. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya bahwa penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan data yang diperoleh, maka pengujian keabsahan data atau uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yaitu data yang diperoleh langsung melalui wawancara dan kajian dokumen. Hasil penelitian dapat disimpulkan peran pendamping desa di dalam pemberdayaan masyaraka Desa Karang Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan belum maksimal dilakukan karena pendampingan lebih dimaksimalkan dalam proses penganggaran dana desa untuk pembangunan fisik dan pengawasan keuangan desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ketahanan pangan adalah kondisi tercapainya pangan dalam rumah tangga yang tercermin dari ketersediaan yang cukup, baik dari segi mutu, aman, merata dan terjangkau bagi setiap anggota keluarga. Konsumsi pangan sehari-hari sangat berpengaruh terhadap produktivitas seseorang dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari. Judul dari penelitian ini adalah “Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Petani Ladang Berpindah di Kabupaten Bulungan Studi Kasus di Kecamatan Tanjung Palas Desa Pejalin dan Desa Antutan”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi ketahanan pangan didaerah penelitian dan bagaimana ketahanan pangan rumah tangga didaerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang mana peneliti akan mendeskripsikan suatu fenomena yang terjadi pada ketahanan pangan rumah tangga petani ladang berpindah di desa Pejalin dan desa Antutan untuk kemudian digambarkan sebagaimana adanya dan dilakukan dengan langkah-langkah pengumpulan data, klasifikasi dan analisis dan menggunakan random sampling untuk menentukan responden dengan memperhatikan sifat-sifat dan penyebaran populasi agar diperoleh sampel yang representatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ketahanan pangan didaerah penelitian dapat dikatakan baik dikarenakan rata-rata ada pada kategori tahan pangan baik di Desa Pejalin maupun Desa Antutan. Hal tersebut didukung dengan budaya didaerah penelitian yang masih memanfaatkan alam dan hasil kebun sendiri untuk memenuhi kebetuhan pangan keluarga sehingga dapat mengurangi biaya pengeluaran rumah tangga.