Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: Air Bersih
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM PENYEDIAAN SARANA AIR BERSIH DI DESA ANTUTAN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini membahas tentang upaya pemerintah desa dalam penyediaan sarana air bersih di Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabuaten Bulungan. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang penting bagi masyarakat, namun masih banyak desa di Indonesia yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses terhadap air bersih yang layak dan aman untuk dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang dilakukan oleh pemerintah desa dalam menyediakan sarana air bersih di Desa Antutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kulatitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi,wawancara,dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa antutan telah melakukan beberapa upaya dalam penyediaan sarana air bersih. Upaya tersebut meliputi penampungan air di profil, Instalasi pompa air,program penyediaan air minum sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS), dan jaringan distribusi air bersih kesetiap rumah di desa. Pemerintah desa juga melakukan bekerja sama dengan pihak terkait seperti dinas terkait,lembaga swadaya masyarakat dan perusahaan swasta untuk mendapatkan dukungan teknis dan finansial dalam penyediaan sarana air bersih. Meskipun pemerintah desa telah mengimplementasikan upaya dalam penyediaan sarana air bersih, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Tantangan tersebut antara lain keterbatasan anggaran,pemeliharaan dan perawatan air bersih yang kurang optimal, sumber mata air yang cukup jauh sulit untuk di jangkau.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI JARINGAN PIPA DISTRIBUSI AIR BERSIH MENGGUNAKAN SIMULASI EPANET 2.2 DI PERUMAHAN BORNEO RESIDENCE KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Perumahan Borneo Residence merupakan kawasan permukiman di Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara yang telah beroperasi sejak April 2022 dan terdiri dari 245 unit rumah. Jaringan distribusi air bersih di perumahan ini bersumber dari PDAM Kabupaten Bulungan, namun sejak pertama beroperasi belum pernah dilakukan evaluasi teknis secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi hidrolis jaringan pipa distribusi air bersih eksisting dan mengevaluasi kesesuaiannya dengan standar pelayanan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 18/PRT/M/2007 berdasarkan parameter tekanan, debit, dan kecepatan aliran air. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif analitik. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari PDAM Kabupaten Bulungan, meliputi gambar as-built jaringan pipa, data teknis pipa, data elevasi, dan data base demand. Pemodelan dan simulasi hidrolis dilakukan menggunakan perangkat lunak EPANET 2.2 pada jaringan yang terdiri dari 29 Junction, 29 segmen pipa berbahan PVC dengan variasi diameter 110 mm, 90 mm, dan 63 mm, serta 1 reservoir dengan total debit pasokan sebesar 12,8 LPS. Hasil simulasi menunjukkan bahwa parameter tekanan air pada seluruh 29 Junction memenuhi standar 100%, dengan nilai tekanan terendah sebesar 8,83 mka pada Junction 9 dan tertinggi sebesar 24,95 mka pada Junction 1. Parameter debit air juga terpenuhi seluruhnya, di mana seluruh base demand pada 29 Junction terlayani dengan baik. Namun, parameter kecepatan aliran air tidak memenuhi standar secara menyeluruh, di mana hanya 7 dari 29 segmen pipa yang memenuhi standar minimum 0,3 m/s, sementara 22 segmen pipa lainnya memiliki kecepatan di bawah standar akibat kondisi over-dimension. Rekomendasi teknis berupa reduksi diameter pipa pada 22 segmen pipa tersebut menjadi 50 mm terbukti efektif meningkatkan kecepatan aliran pada pipa distribusi primer, namun pada pipa pelayanan blok perumahan kecepatan masih berada di bawah 0,3 m/s dan dinyatakan sebagai kondisi acceptable margin velocity yang dapat ditoleransi demi mempertahankan keamanan tekanan dan kontinuitas pasokan air bersih kepada konsumen.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis kebutuhan dan ketersediaan air bersih di wilayah kelurahan Tanjung Selor hilir

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kelurahan Tanjung Selor Hilir merupakan kelurahan berpenduduk terbanyak di Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, sekaligus pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi belum tersedianya data neraca air yang memastikan kapasitas produksi riil Perumda Air Minum Danum Benuanta mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tahun 2035. Penelitian bertujuan memproyeksikan pertumbuhan penduduk, menghitung kebutuhan air domestik dan non-domestik, mengevaluasi ketersediaan air, serta menganalisis neraca air (water balance) periode 2026–2035. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif analitis dengan data sekunder dari Kantor Kelurahan dan Perumda Air Minum Danum Benuanta. Proyeksi penduduk menggunakan Metode Aritmatik, Geometrik, dan Least Square, dipilih berdasarkan koefisien korelasi (r) tertinggi dan standar deviasi (SD) terkecil. Kebutuhan air mengacu standar Ditjen Cipta Karya Dep. PU (1996) dengan konsumsi domestik 100 liter/orang/hari melalui Sambungan Rumah (SR). Ketersediaan air berasal dari kapasitas riil IPA Sabanar Lama (64 L/dtk) dan IPA Sungai Buaya (104 L/dtk), total 168 L/dtk. Hasil analisis menunjukkan Metode Least Square terpilih dengan r = 0,9939 dan SD = 485,298. Penduduk diproyeksikan mencapai 50.931 jiwa pada tahun 2035. Total kebutuhan air maksimum tahun 2035 sebesar 84,634 L/dtk (domestik 58,948; non-domestik 6,8689; kehilangan air NRW 16,90% sebesar 11,123 L/dtk; dikalikan faktor hari maksimum 1,1). Neraca air menunjukkan ketersediaan 168 L/dtk mampu memenuhi kebutuhan sepanjang 2026–2035, dengan surplus akhir sebesar 83,366 L/dtk, sehingga sistem berada dalam kondisi SURPLUS selama periode perencanaan. Perlu dicatat, surplus ini berdasarkan asumsi tingkat pelayanan 100% pada 2035, bukan kondisi riil saat ini, karena hingga 2025 sebagian penduduk belum terlayani Perumda dan masih memakai sumber air alternatif, sehingga optimalisasinya memerlukan perluasan Sambungan Rumah secara bertahap.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Kebutuhan dan Ketersediaan Air Bersih di Desa Jelarai Selor Kabupaten Bulungan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebutuhan akan air bersih akan terus menerus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun akibat dari pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Desa Jelarai Selor adalah salah satu desa yang juga mengalami pertumbuhan penduduk yang cukup signifikan seiring dengan perkembangan desa itu sendiri yang juga berdampak terhadap meningkatnya kebutuhan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kebutuhan air bersih yang dibutuhkan masyarakat Desa Jelarai Selor hingga 10 tahun yang akan datang. Dalam penelitian ini, penulis akan memperkirakan kebutuhan air bersih berdasarkan data sekunder dan primer yang ada dan membandingkannya terhadap dalam tugas akhir ini, diprediksikan untuk menghitung proyeksi penduduk dalam analisis kebutuhan air bersih menggunakan tiga metode yaitu Metode Aritmatik, Metode Geometri dan Metode Least Square. Dari hasil analisis proyeksi penduduk 10 tahun didapatkan jumlah penduduk dengan metode yang terpilih yaitu metode aritmatik sebesar 9.892 jiwa pada tahun 2032. Jumlah kebutuhan air bersih yang dicapai di tahun 2032 yaitu 8,18 L/dtk beroleh dari berdasarkan kebutuhan air domestik sebesar 7,44 L/dtk dan kebutuhan air non domestik sebesar 0,74 L/dtk. Untuk kebutuhan air yang diolah pada tahun 2032 yaitu sebesar 11,779 L/dtk, ketersediaan air bersih bersumber dari PDAM Bulungan dengan sebesar 35 L/dtk. Selisih perbandingan ketersediaan dengan kebutuhan air bersih pada tahun 2032 yaitu 23,221 L/dtk sehingga dengan jumlah produksi air tersebut dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk 10 tahun mendatang.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perencanaan Sistem Penyediaan Air Bersih Di Desa Sanur Kecamatan Tulin Onsoi Kabupaten Nunukan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Desa Sanur memiliki sumber mata air yang terus mengalir tanpa henti, masyarakat di desa memanfaatkan sumber air ini dengan cara menampung menggunakan ember, menggunakan mesin pompa sederhana yang ditarik langsung ke rumah warga yang berada di sekitaran sumber air, dan banyak juga penjual air profil yang memanfaatkan air ini untuk di jual ke rumah-rumah warga yang tidak dapat terjangkau dengan sumber air. Sistem penyediaan air bersih di Desa Sanur direncanakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih hingga tahun 2033. Proyeksi jumlah penduduk pada tahun rencana dilakukan menggunakan metode geometrik dengan standar deviasi 33,50 dan koefisien korelasi 0,978 untuk memprediksikan jumlah penduduk hingga tahun 2033. Hasil survey dan analisa menunjukan bahwa jumlah pertumbuhan penduduk Desa Sanur hingga pada tahun 2033 adalah 378 jiwa, dengan jumlah kebutuhan air bersih 0,473 liter/detik dan kebutuhan air pada jam puncak 0,709 liter/detik. Dalam perencanaan ini sumber air berasal dari sumber air tanah dengan debit sesaat sebesar ±1,60 liter/detik , lebih besar dari debit kebutuhan air. Dengan demikian kebutuhan air di Desa Sanur dapat terpenuhi hingga tahun 2033. Sistem jaringan air bersih yang direncanakan yaitu dengan menampung air dari mata air tanah Desa Sanur yang kemudian dengan menggunakan pompa air di naikkan ke reservoir distribusi (3m x 2 m x 4m), selanjutnya di distribusikan ke penduduk menggunakan pipa HDPE.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERENCANAAN SISTEM JARINGAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DESA PANCA AGUNG KABUPATEN BULUNGAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Desa Panca Agung terletak di Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan yang saat ini belum mendapatkan pelayanan air bersih dari PDAM. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari masyarakat mengandalkan air hujan dan air sumur, namun pada musim hujan sumur warga menjadi keruh sedangkan pada musim kemarau sumur warga menjadi kering. Desa ini memiliki potensi mata air yang cukup, tetapi belum dimanfaatkan karena jarak yang akan ditempuh cukup jauh serta medan yang sulit untuk dilalui. Sehingga perlu dibuat suatu sistem penyediaan air bersih yang baik dan bisa melayani masyarakat. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui jumlah penduduk dan pengembangan wilayah 10 tahun ke depan, mengetahui jumlah debit air yang dibutuhkan di Desa Panca Agung, dan merencanakan bangunan broncaptering yang mampu melayani kebutuhan masyarakat Desa Panca Agung, serta merencanakan diameter pipa sesuai dengan kebutuhan pelayanan di Desa Panca Agung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data, yaitu pengumpulan data primer dan sekunder. Proyeksi pertumbuhan penduduk untuk 10 tahun ke depan dihitung menggunakan metode geometrik, diperoleh sebanyak 2.953 jiwa. Sehingga didapatkan kebutuhan air bersih Desa Panca Agung yaitu 3,101 liter/detik hingga tahun 2031. Dari debit mata air yang tersedia sebesar 123 liter/detik. Maka dapat dipastikan bahwa kebutuhan air dapat dipenuhi. Perencanaan sistem air bersih dilakukan dengan cara menangkap air dari mata air dengan menggunakan bangunan penangkap mata air (broncaptering) kemudian disalurkan dengan sistem gravitasi (gravity system) ke reservoir distribusi, selanjutnya air didistribusikan ke penduduk melalui hidran umum dengan sistem gravitasi. Ukuran broncaptering yang direncanakan untuk menangkap mata air adalah (3 x 2 x 1,5) meter dengan jenis pipa yang digunakan adalah HDPE. Untuk menganalisis dan mendesain sistem penyediaan air bersih perpipaan menggunakan program Software Epanet 2.0.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISA KETERSEDIAAN DAN KUALITAS AIR TANAH SEBAGAI SUMBER KEBUTUHAN MASYARAKAT DAERAH PEMUKIMAN TRANSMIGRAN (DPT) (STUDI KASUS : SP 5 RT 01 GANG JALUR 1 BARU DESA SALIMBATU KABUPATEN BULUNGAN)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Air Tanah merupakan salah satu sumber air di Daerah Pemukiman Transmigran SP 5 RT 01 Gang Jalur 1 Baru Desa Salimbatu yang mempunyai fungsi untuk kebutuhan pokok rumah tangga. Dari hal ini perlu di lakukan penelitian tetang kualitas air tanah di desa tersebut, karena belum dilakukan kajian tentang kualitas air dan baku mutu air sehingga diperlukan metode-metode penentuan status mutu air. Skripsi ini bertujuan untuk Mengetahui ketersediaan danikualitas iair itanah jenis sumur yangidigunakan imasyarakat iuntuk ikebutuhan isehari-hari Daerah Permukiman Transmigran ISP 5 RT 01 Gang Jalur 1 Baru IDesa ISalimbatu Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Storet, dan menentukan kelas status mutu air tanah berdasarkan PP No. 82 Tahun 2001. Populasi dalam penelitian adalah air tanah dangkal dan sumur gali yang digunakan masyarakat Daerah Pemukiman Transmigran SP 5 RT 01 Gang Jalur 1 Baru Desa Salimbatu sebagai sumber air bersih, adapun pengambilan sampel air dilakukan di 1 titik dengan 3 kali sampling. Menentukan ketersediaan air yaitu menghitung kebutuhan domestik dengan hasil 0,524 L/detik, dan untuk kehilangan air hasilnya 0.104 %, kebutuhan total air bersih hasilnya 0.628 L/ detik dan ketersediaan yang diolah hasilnya 0.753 L/detik. Data parameter kualitas air yang diperoleh meliputi parameter fisika yaitu Suhu dan TDS sedangkan parameter kimia yaitu (pH, BOD, COD) yang selanjutnya akan dianalisa setiap sampelnya dengan menggunakan Metode Storet. Berdasarkan hasil pengukuran dan hasil analisa sampel air sumur, diketahui bahwa status mutu air sumur yang ada di Daerah Pemukiman Transmigran SP 5 RT 01 Gang Jalur 1 Baru Desa Salimbatu dihitung menggunakan Metode Storet dengan hasil skor -28 yaitu kelas C tercemar sedang.ABSTRAK Air Tanah merupakan salah satu sumber air di Daerah Pemukiman Transmigran SP 5 RT 01 Gang Jalur 1 Baru Desa Salimbatu yang mempunyai fungsi untuk kebutuhan pokok rumah tangga. Dari hal ini perlu di lakukan penelitian tetang kualitas air tanah di desa tersebut, karena belum dilakukan kajian tentang kualitas air dan baku mutu air sehingga diperlukan metode-metode penentuan status mutu air. Skripsi ini bertujuan untuk Mengetahui ketersediaan danikualitas iair itanah jenis sumur yangidigunakan imasyarakat iuntuk ikebutuhan isehari-hari Daerah Permukiman Transmigran ISP 5 RT 01 Gang Jalur 1 Baru IDesa ISalimbatu Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Storet, dan menentukan kelas status mutu air tanah berdasarkan PP No. 82 Tahun 2001. Populasi dalam penelitian adalah air tanah dangkal dan sumur gali yang digunakan masyarakat Daerah Pemukiman Transmigran SP 5 RT 01 Gang Jalur 1 Baru Desa Salimbatu sebagai sumber air bersih, adapun pengambilan sampel air dilakukan di 1 titik dengan 3 kali sampling. Menentukan ketersediaan air yaitu menghitung kebutuhan domestik dengan hasil 0,524 L/detik, dan untuk kehilangan air hasilnya 0.104 %, kebutuhan total air bersih hasilnya 0.628 L/ detik dan ketersediaan yang diolah hasilnya 0.753 L/detik. Data parameter kualitas air yang diperoleh meliputi parameter fisika yaitu Suhu dan TDS sedangkan parameter kimia yaitu (pH, BOD, COD) yang selanjutnya akan dianalisa setiap sampelnya dengan menggunakan Metode Storet. Berdasarkan hasil pengukuran dan hasil analisa sampel air sumur, diketahui bahwa status mutu air sumur yang ada di Daerah Pemukiman Transmigran SP 5 RT 01 Gang Jalur 1 Baru Desa Salimbatu dihitung menggunakan Metode Storet dengan hasil skor -28 yaitu kelas C tercemar sedang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Kebutuhan Dan Ketersediaan Air Bersih Di KM 9 Desa Bumi Rahayu Kabupaten Bulungan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kebutuhan akan air bersih akan terus menerus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun akibat dari pertumbuhan penduduk yang sangat pesat. Desa Bumi Rahayu adalah salah satu desa yang juga mengalami pertumbuhan penduduk yang cukup signifikan seiring dengan perkembangan desa itu sendiri yang juga berdampak terhadap meningkatnya kebutuhan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kebutuhan air bersih yang dibutuhkan masyarakat Desa Bumi Rahayu hingga 10 tahun yang akan datang dan mengetahui perbandingan antara kebutuhan dan ketersediaan air yang ada mencukupi atau tidak. Dalam penelitian ini, penulis akan memperkirakan kebutuhan air bersih berdasarkan data sekunder dan primer yang ada dan membandingkannya terhadap dalam tugas akhir ini, diprediksikan untuk menghitung proyeksi penduduk dalam analisis kebutuhan air bersih menggunakan tiga metode yaitu Metode Airtmatik, Metode Geometri dan Metode Least Square. Dari hasil analisis proyeksi penduduk 10 tahun didapatkan jumlah penduduk pada tahun 2030 sebesar 1.707 jiwa. Jumlah kebutuhan air bersih yang dicapai yaitu 17,62 L/dtk berupa 14,02 L/dtk kebutuhan air domestik dan 3,60 L/dtk untuk kebutuhan air non domestik. Untuk ketersediaan air yang diolah pada tahun 2030 yaitu sebesar 25,376 L/dtk. Selisih perbandingan ketersediaan dengan kebutuhan air bersih pada tahun 2030 yaitu 4,23 L/dtk.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISA JARINGAN PERPIPAAN DISTRIBUSI AIR BERSIH DESA LONG SAM MENGGUNAKAN EPANET 2.0

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Desa Long Sam yang berada di Kecamatan Tanjung Palas Barat Provinsi Kalimantan Utara adalah salah satu Desa dengan potensi sumber air bersih yang ada. Namun Desa Long Sam adalah salah satu dari sekian banyak desa yang mengalami minimnya pelayanan untuk air bersih . Oleh sebab itu dibuatlah analisa jaringan pipa distribusi air bersih di Desa Long Sam dengan menggunakan metode EPANET 2.0. Dari hasil analisa penelitian yang telah dilakukan pada proyeksi pertumbuhan penduduk 10 tahun mendatang menggunakan metode Geometrik dan Aritmatik diketahui jumlah air bersih yang dibutuhkan pada tahun 2030 adalah sebesar 0,796 ltr/dtk. Sehingga dengan menggunakan EPANET 2.0 untuk menganalisa kebutuhan dasar pada tiap junction didapatkan base demand nya sebesar 0,705 ltr/dtk pada tahun 2020. Sehingga Output data yang dihasilkan dari hasil analisa jaringan perpipaan menggunakan metode EPANET 2.0 Pada jaringan pipa berwarna merah flow yang dihasilkan diatas >100 LPS,sedang pada pipa berwarna kuning flow yang dihasilkan >75 LPS, pipa berwarna hijau menghasilkan flow >50 LPS atau cukup,sedang untuk pipa berwarna biru muda flow yang dihasilkan >25 LPS atau Rendah,dan untuk pipa berwarna biru tua flow yang dihasilkan 25 LPS atau kurang. Pada penelitian in terdapat perbedaan flow yang dihasilkan pada tiap-tiap pipa dengan menggunakan metode EPANET 2.0 hal ini dikarenakan faktor kondisi lingkungan yang berbeda pada tiap-tiap pipa seperti Elevasi pada tiap junction, lenght pada pipa dan head serta pressure yang dihasilkan pada tiap node yang ada pada metode EPANET 2.0 .

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail