Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: irigasi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PENYALURAN AIR DERAH IRIGASI DESA KELUBIR TANJUNG PALAS UTARA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Usaha peningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan merupakan program pemerintah yang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat. Kebutuhan air Irigasi yang sudah disiapkan pemerintah salah satunya yang terletak di Kabupaten Bulungan, Desa Kelubir Kecamatan Tanjung Palas Utara. Tetapi juga masih belum dirasa optimal oleh sebagian besar petani nya, Hal itu karena pada sawah yang telah aktif digunakan pemenuhan kebutuhan airnya masih sangat minim, walaupun jaringan irigasi sudah dibangun, tetapi pada kenyataannya masih belum berfungsi secara maksimal. Analisa yang di gunakan mengunakan untuk menncari kebutuhan air dengan Metode Penman Modifikasi dari hasil analisis didapatkan debit kebutuhan air untuk persiapan lahan pertanian, kebutuhan air lahan, dari musim pra taman hingga panen. Serta untuk pengukuran debit kebutuhan saluran pada irigasi mengunakan Analisa Hidrolika Efesiensi kebutuhan air irigasi, dimana bertujuan untuk menganalisa debit (Q) yang dapat di aliri oleh saluran irigasi. Berdasarkan perhitungan, kebutuhan air untuk sawah pada periode tanam pertama NFR max 0,14 l/dt/ha dan periode ke dua NFR max 0,29 l/dt/ha. Dan debit jaringan irigasi sudah mampu melayani kebutuhan Air untuk kebutuhan sawah dimana debit air yang di hasilkan saluran 1 (satu) 6,55 m3/det, saluran 2 (dua) 11,50 m3/det dan saluran 3 (tiga) 14,34 m3/det dengan efisiensi saluaran 92 %. Dalam hal ini saluran dapat menampung dan menyalurkan air pada persawahan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI SALURAN SEKUNDER DAERAH IRIGASI DI DESA GUNUNG PUTIH KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Irigasi merupakan usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang pertanian. Daerah penelitian berada di Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Desa Gunung Putih merupakan salah satu desa yang memiliki letak geografis dekat dengan Kecamatan Tanjung palas. Berdasarkan luas wilayah daerah irigasi Desa Gunung Putih Desa berkisar ±74 Ha. Pada daerah irigasi Desa Gunung Putih permasalahan yang terjadi yaitu di mana kebutuhan air serta luas lahan persawahan yang akan di tanami padi tidak teraliri dengan baik. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui debit air yang ada pada saluran sekunder Desa Gunung Putih, desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif bersifat deskriptif yaitu menjelaskan keadaan kebutuhan pemberian air di Desa Gunung Putuih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Data yang digunakan dalam analisis adalah kecepatan aliran air (VAv), luas penampang saluran (A), debit aliran di saluran (Q), kebutuhan air untuk tanaman dan kebutuhan air tiap area irigasi, dan efisiensi pemberian air irigasi pada setiap saluran (E). Hasil dari penelitian ini debit di saluran irigasi sekunder saluran 1 dan saluran 2 sudah memenuhi kebutuhan air di area irigasi dan saluran 3 belum mencukupi kebutuhan air di area irigasi di Desa Gunung Putih.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi Jaringan Irigasi Rawa Pasang Surut Tanjung Buka SP. 1 Kabupaten Bulungan

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jaringan irigasi yang terdapat di Provinsi Kalimatan Utara yang tersebar pada wilayah kabupaten/kota, termasuk didalamnya Kabupaten Bulungan yang tersebar beberapa titik yang sebagian besar merupakan daerah irigasi rawa, salah satu daerah irigasi rawa pasang surut terdapat di daerah Tanjung Buka SP.1 yang merupakan kawasan food estate untuk dikembangkan menjadi lahan pertanian dengan sistem irigasi pasang surut, namun pada saat ini daerah Tanjung Buka SP.1 belum berfungsi sebagai kawasan food estate dikarekan kondisi jaringan yang ada belum memadai, untuk itu perlu dilakukan evaluasi terhadap jaringan irigasi yang ada dan dapat mengetahui kondisi sistem jaringan irigasi, untuk itu perlu dilakukan evaluasi terhadap saluran dan sistem jaringan irigasi dengan menggunakan bantuan software perangkat lunak yaitu HEC-RAS 5.0.7 dan Arc-GIS 10.4. Berdasarkan hasil analisa dan simulasi terjadi luapan air pada saluran dengan ketinggi muka air mencapai 2.70 m, untuk itu perlu dilakukan bangunan pengatur pintu air sebanyak 8 unit yang dipasang pada hilir saluran dengan tinggi bangunan 3 m dari dasar saluran, dan alternatif penangan kedua perlu dilakukan bangunan tanggul keliling dan yang ketiga perlunya saluran irigasi untuk dinormalisasi agar tidak menghambat kecepatan aliran air menuju ke area sawah. Berdasarkan hasil analisa dengan ArcGIS 10.4 terdapat luas daerah yang tidak teraliri oleh air sewaktu-waktu terjadi surut air dengan luas daerah yang tidak teraliri adalah seluas 171.50 Ha, dan lahan yang teraliri oleh air sewaktu-waktu pasang adalah seluas 28.06 Ha.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi jaringan saluran irigasi daerah irigasi tanjung buka kabupaten bulungan

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Desa Tanjung Buka terletak di dalam wilayah Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara yang berbatasan dengan : - Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Salimbatu dan Laut Tarakan. - Sebelah Timur berbatasan dengan Selat Makassar - Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Tanah Kuning Desa Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur. - Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Salimbatu, dan Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor. Luas wilayah Desa Tanjung Buka adalah +28.860 Ha dimana 50% berupa wilayah Pertanian Pasang surut dan yang sebagian 50 % dimanfaatkan sebagai lahan Pertambakan yang dimanfaatkan oleh orang luar Desa Tanjung Buka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem jaringan irigasi yang terdapat di daerah irigasi Tanjung Buka dan menganalisis kebutuhan air irigasi pada kondisi normal dengan tujuan mendapatkan nilai kebutuhan air irigasi maksimum dan minimum pada daerah irigasi Tanjung Buka. Penelitian ini menganalisa kebutuhan air irigasi pada kondisi normal dengan mendapatkan nilai kebutuhan air irigasi pada pola tanam Padi-Padi yang dimulai awal bulan November maka pada kebutuhan air irigasi maksimum didapat sebesar 2,30 m³/dtk, sedangkan untuk kebutuhan air irigasi minimum 0.20 m³/dtk. Kebutuhan maksimum terjadi pada bulan kedua Januari sedangkan untuk yang minimum terjadi pada awal bulan Juni. Analisa ini didapatkan berdasarkan dari data 10 tahun terakhir. Dari penelitian ini sistem jaringan irigasi pada daerah Tanjung Buka menyatakan bahwa system jaringan irigasi masih dalam keadaan baik. Dimana kebutuhan air irigasi sebelumnya sebesar 2,76 l/dt/ha, menunjukkan bahwa tidak ada penurunan kebutuhan air irigasi yang signifikan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail