ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam
meningkatkan kedisiplinan guru di SD Negeri 017 Tanjung Palas serta
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kedisiplinan tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,
observasi langsung, dan studi dokumentasi. Sumber data utama melibatkan kepala
sekolah dan guru-guru di SD Negeri 017 Tanjung Palas. Analisis data dilakukan
melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peran kepala sekolah sebagai
supervisor dilakukan melalui pengawasan langsung (school walkaround) dan
pemeriksaan RPP di awal semester, namun masih memiliki kelemahan yuridis
karena belum tersedianya tata tertib tertulis. Sebagai inovator, kepala sekolah
menerapkan terobosan berupa apresiasi verbal non-material di forum rapat untuk
menyiasati keterbatasan anggaran. Sebagai pemimpin, kepala sekolah menerapkan
strategi keteladanan nyata (lead by example) dengan konsisten hadir pukul 06.50
WITA, memimpin apel, dan membunyikan bel masuk yang terbukti memberikan
implikasi psikologis berupa rasa “malu” dan “sungkan” pada guru jika terlambat.
Sebagai motivator, pembinaan dilakukan melalui pengarahan kolektif dan
konseling personal secara tertutup di ruang kerja. (2) Faktor penghambat utama
bersifat internal, yaitu lemahnya kesadaran diri dan manajemen waktu guru, yang
dibuktikan secara empiris di mana guru yang berdomisili dekat justru mencatatkan
frekuensi keterlambatan sangat tinggi. Faktor eksternal seperti kondisi geografis
dan beban ganda (double burden) guru perempuan bertindak sebagai kendala
situasional. Sebaliknya, faktor pendukung utama digerakkan oleh konsistensi
keteladanan fisik kepala sekolah, pengawasan melekat yang humanis, serta
pemberian apresiasi verbal yang menyentuh aspek afektif guru.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rendahnya disiplin kerja disinyalir akibat dari tida optimalnya Motivasi kerja di kelurahan tanjung selor Hilir.Tujuan Penelitian ini menemukan data dan informasi mengenai besarnya pengaruh motivasi kerjaterhadap disiplin kerja.Kegunaanya untuk menambah ilmu pengetahuandibidang ilmu Admintrasi Negara khususnya Tentang Motivasi kerja terhadap Disiplin kerja pegawai .Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode suvey deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penelitian kelapangan yg meliputi observasi , wawancara dan angket. local penelitian adalah di Kantor Kelurahan Tanjung Selor Hilir Dengan 18 orang pegawai . Hasil Pembahasan menunjukan bahwa Motivasi Kerja berpegaruh terhadap disiplin kerja pegawai artikel ini disimpulkan bahwa untuk meyelenggarakan disiplin kerja secara baik dapat dilakukan dengan meningkatkan motivasi kerja di kantor kelurahan tanjung selor Hilir.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru di Raudhatul Atfhal Al-Khairaat Tanjung Selor, serta faktor-faktor yang mempengaruhi peran kepala sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan guru di Raudhatul Atfhal Al-Khairaat Tanjung Selor. Jenis penelitian yang dilakukan termasu kjenis penelitian deskriptif dengan pendekatan survey.Data penelitian diperoleh dengan teknik observasi pemeran serta, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi.Sedangkan analisis data penelitian menggunakan analisis interaktif dari Miles dan Huberman (1992) terdiri daritiga tahapan analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan/verifikasi. Pada penelitian ini peran-peran Kepala Sekolah Raudhatul Atfhal Al-Khairaat Tanjung Selor yang diteliti terdiri dari peran kepala sekolah sebagai edukator, sebagai leader (pemimpin), sebagai administrator, sebagai supervisor, sebagai motivator, dan sebagai manager.Kemudian dari hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa pelaksanaan peran Kepala Sekolah Raudhatul Atfhal Al-Khairaat Tanjung Selor dalam meningkatkan kedisiplinan guru tergolong cukup baik.Adapun faktor penghambat Kepala Sekolah Raudhatul Atfhal Al-Khairaat Tanjung Selor dalam menjalankan perannya meliputi :lemahnya manajemen dan supervise sekolah, kurangnya fasilitas berupa sarana dan prasarana yang mendukung, kurangnya dukungan masyarakat di sekitar sekolah, danlingkungan sekolah yang kurang kondusif.