2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Lingkungan Belajar terhadap Motivasi Belajar dan Prestasi Belajar Siswa Tingkat SMA/SMK (Studi Kasus Pada Kecamatan Tanjung Palas dan Tanjung Palas Utara) Anita 201541009 Universitas Kaltara 2019 Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah perhatian orang tua dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar dan prestasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 1183 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada Kecamatan Tanjung Palas dan Tanjung Palas Utara. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster proportional sampling dengan jumlah responden sebanyak 299 responden. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Scructural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat empat (4) pengaruh positif dan tidak signifikan perhatian orang tua terhadap prestasi belajar, perhatian orang tua terhadap motivasi belajar, dan lingkungan belajar terhadap prestasi belajar siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tanjung Palas dan Tanjung Palas Utara. Terdapat dua (2) pengaruh positif dan signifikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar dan perhatian orang tua terhadap lingkungan belajar. Dengan nilai koefisien diterminasi motivasi belajar sebesar 39% dan prestasi belajar sebesar 61%. Kata Kunci : Perhatian Orang Tua, Lingkungan Belajar, Motivasi Belajar, dan Prestasi Belajar.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Latar belakang dari penelitian ini adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat berdasarkan prinsip demokrasi ekonomi, masyarakat harus diikutsertakan dan berperan aktif dalam kegiatan ekonomi untuk memberikan perlindungan hukum dan pengakuan terhadap keberadaan pedagang kaki lima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Bulungan Nomor 6 Tahun 2009 Tentang Penataan Pedagang Kaki Lima (studi kasus pasar sore kota tanjung selor). Data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan observasi berdasarkan keadaan dilapangan serta teknik wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di kawasan pasar sore, penelitian ini bersifat menjelaskan data hasil penelitian dalam bentuk kalimat secara lengkap, sistematis dan mudah dipahami serta di interpretasikan agar dapat ditarik suatu kesimpulan. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh akan dianalisis secara kualitatif, yaitu dengan menganalisa data lalu menggambarkan tentang fenomena yang terjadi. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Bulungan Nomor 6 Tahun 2009 Tentang Penataan Pedagang Kaki Lima tentang penataan pedagang kaki lima belum terlakasana secara efektif.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FAKTOR PENDUKUNG PERUBAHAN BUDAYA MASYARAKAT NELAYAN KE BUDAYA PEKERJA KELAPA SAWIT DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN . ABSTRAK Secara umum Penelitian ini difokuskan pada faktor pendukung perubahan budaya masyarakat nelayan ke budaya pekerja kelapa sawit di desa Salimbatu kecamatan tanjung palas tengah. Sedangkan secara khusus penelitian ini difokuskan pada Faktor Terjadinya Perubahan budaya masyarakat nelayan Salimbatu. Dengan Jenis Penelitian bersifat deskiptif kualitatif, maka analisis data penlitian menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari tiga hal utama dalam menganalisis data yaitu: reduksi data,penyajian data,dan penarikan kesimpulan/verifikasi,adapun responden dalam penelitian ini yaitu stakeholder, Faktor Pendukung Perubahan Budaya Masyarakat Nelayan Ke Budaya Pekerja Kelapa Sawit yaitu :Kepala Desa dan Masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, diketahui bahwa faktor terjadinya perubahan budaya masyarakat nelayan di desa Salimbatu yaitu mempunyai 2 ( dua ) meliputi : Faktor Internal dan Faktor Eksternal, dimana faktor internal yang merupakan dari hasil tangkapan dan Pendapatan, faktor eksternal yaitu keadaan alam dan resiko kerja. Sedangkan faktor Pendukung terjadinya perubahan masyarakat nelayan ke pekerja sawit adalah: adanya keinginan yang kuat dari masyarakat untuk lebih maju dan berkembang mengikuti era globalisasi,tingkat pengetahuan dan wawasan masyarakat yang lebih meningkat. Adapun perubahan pendapatan masyarakat nelayan yang telah berpindah menjadi pekerja sawit dan telah merasakan kesejahteraan: bahwa masyarakat yang sebelumnya bekerja menjadi nelayan belum merasakan sejahtera dalam ekonomi nya tapi setelah berpindah pekerjaan menjadi pekerja sawit,kesejahteraan itu mulai terasa oleh mereka.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yunita, 2018 “Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Padi di Kecamatan Tanjung Selor”. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Pembimbing : Didi Adriansyah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen yaitu luas lahan (X 1), pupuk (X2), dan tenaga kerja (X 3) terhadap variabel dependen yaitu produksi padi (Y) di Kecamatan Tanjung Selor. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ekonometrika, dengan pendekatan statistik uji f dan uji t. Uji f dan uji t digunakan untuk mengetahui tingkat pengaruh semua variabel independen secara bersama- sama terhadap variabel dependen. Kemudian data tersebut diolah dan dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan (X 1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel produksi padi (Y). Berdasarkan uji t diperoleh hasil dengan nilai T hitung lebih besar dari T tabel sebesar (4,333 > 2,00247) dengan tingkat signifikansi 0,025 berarti bahwa setiap peningkatan atau penurunan luas lahan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan atau penurunan produksi padi di Kecamatan Tanjung Selor. Variabel pupuk (X 2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap variabel produksi padi (Y). Berdasarkan uji t diperoleh hasil dengan nilai T hitung lebih besar dari T tabel sebesar (3,391 > 2,00247) dengan tingkat signifikansi 0,025 berarti bahwa setiap peningkatan atau penurunan jumlah pupuk berpengaruh signifikan terhadap peningkatan atau penurunan produksi padi di Kecamatan Tanjung Selor. Variabel tenaga kerja (X 3. berpengaruh negatif dan tidak signifikan, hal tersebut berarti tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi padi (Y). Berdasarkan uji t diperoleh hasil dengan nilai T hitung lebih kecil dari T tabel sebesar (-,575 2,00247) dengan tingkat signifikansi 0,025 berarti bahwa setiap peningkatan atau penurunan jumlah tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan atau penurunan produksi padi di Kecamatan Tanjung Selor. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa variabel luas lahan (X 1. dan variabel pupuk (X2) berpengaruh signifikan terhadap produksi padi (Y) di Kecamatan Tanjung Selor. Sedangkan variabel tenaga kerja (X 3) tidak