ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jalan raya merupakan salah satu sarana transportasi darat yang mempunyai peranan penting terhadap kehidupan manusia, terutama bagi pertumbuhan perekonomian dan sosial budaya untuk menunjang pembangunan nasional. Untuk memudahkan mobilitas masyarakat sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik sesuai dengan kapasitas yang diperlukan, bila terjadi kerusakan jalan, maka akan terhalang kegiatan masyarakat sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan dan nilai indeks perkerasan jalan Landai Sungai Data, sehingga dapat membandingkan nilai kondisi ruas jalan Landai Sungai Data berdasarkan dua metode yang telah ditentukan. Metode yang digunakan adalah metode PCI (Pavement Condition Index)
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja ruas jalan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ruas Jalan Poros Tanjung Selor–Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, mengalami peningkatan beban lalu lintas akibat Proyek Strategis Nasional Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI), sehingga menimbulkan berbagai kerusakan perkerasan pada segmen STA 02+500–03+500. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi kerusakan jalan serta menentukan prioritas penanganannya menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), mengacu pada teori klasifikasi jalan, jenis, dan faktor penyebab kerusakan perkerasan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan survei kondisi perkerasan yang dianalisis menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), serta matriks perbandingan berpasangan AHP yang diuji konsistensinya melalui Consistency Ratio. Hasil survei menunjukkan jenis kerusakan berupa retak kulit buaya, lubang, amblas, tambalan, dan kerusakan tepi jalan, dengan nilai PCI berada pada kategori baik hingga sedang; segmen dengan kondisi terendah adalah STA 03+200–03+300 dengan nilai PCI sebesar 48. Hasil AHP menunjukkan kriteria biaya penanganan memperoleh bobot tertinggi sebesar 0,452, diikuti kondisi jalan 0,382, kepentingan ekonomi 0,098, dan volume lalu lintas 0,068. Berdasarkan sintesis global, prioritas utama penanganan adalah STA 03+200–03+300 (Segmen 8) dengan nilai 0,174, diikuti STA 03+000–03+100 (Segmen 6) dengan nilai 0,121, dan STA 02+800–02+900 (Segmen 4) dengan nilai 0,105. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode AHP mampu menghasilkan urutan prioritas penanganan jalan yang objektif dan sistematis, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pemeliharaan jalan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
-Pengelolaan manajemen lalu lintas yang baik menjadi salah satu pertimbangan dalam menjalankan sistem transportasi yang ada
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembangunan infrastruktur jalan raya berperan penting dalam memperlancar transportasi barang dan orang, serta mendukung perkembangan ekonomi dan daya saing suatu negara. Salah satu komponen penting dalam konstruksi jalan adalah pengendalian mutu aspal (AC-BC), yang mempengaruhi kinerja lapisan perkerasan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian mutu pelaksanaan aspal pada proyek preservasi jalan Batas Bulungan – Tanjung Selor di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini berfokus pada penerapan standar mutu aspal (AC-BC) melalui pengumpulan data berupa Job Mix Formula (JMF), pengujian core drill, dan evaluasi laboratorium. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan studi kasus, mengumpulkan data primer dan sekunder dari lapangan dan laboratorium. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Marshall untuk mengukur kepadatan, kestabilan, dan fleksibilitas campuran aspal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel aspal memenuhi spesifikasi teknis, namun beberapa sampel menunjukkan kepadatan yang kurang optimal, yaitu di bawah 98%, sehingga memerlukan perbaikan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah dan pihak terkait dalam memperbaiki pengendalian mutu pekerjaan jalan, khususnya dalam penerapan standar mutu aspal pada proyek preservasi jalan, serta sebagai referensi akademik dalam pengembangan ilmu teknik sipil, khususnya dalam pengendalian kualitas bahan konstruksi jalan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Jalan raya merupakan prasarana transportasi yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat, sehingga desain perkerasan jalan yang baik adalah suatu kewajiban. Selain untuk menghubungkan suatu tempat ke tempat lain, perkerasan jalan yang baik juga dapat memberikan rasa aman dan nyaman dalam perjalanan. Kerusakan pada ruas jalan dapat menganggu kenyamanan, keamanan dan aktifitas ekonomi. Tanjung Selor sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara banyak memiliki ruas jalan salah satunya adalah ruas Jalan Sabanar Lama yang membentang sepanjang 4,1 km dari Pertigaan Jalan Sengkawit sampai STIT Al-Anshar. Pada Jalan Sabanar Lama terdapat kerusakan jalan sekitar 600 m yaitu pada ruas jalan antara depan Pelabuhan Kayan VI sampai Pertigaan Jalan Sabanar Lama II. Dari beberapa penelitian diketahui bahwa salah satu kerusakan jalan disebabkan oleh tingginya volume lalu lintas.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa volume kendaraan yang melalui ruas Jalan Sabanar Lama, mengetahui tingkat kerusakan di ruas Jalan Sabanar Lama, mengetahui pengaruh volume kendaraan terhadap tingkat kerusakan jalan pada ruas jalan Sabanar Lama. Sedangkan metode penelitian ini menggunakan Metode MKJI 1997 untuk menganalisis volume kendaraan dan Metode Bina Marga untuk menganalisis kerusakan jalan. Kerusakan jalan pada ruas Jalan Sabanar Lama terdapat beberapa jenis kerusakan seperti pelepasan butir, lubang, sungkur dan retak buaya. Dari beberapa kerusakan tersebut diketahui tingkat kerusakan menempati urutan prioritas 7. Dari hasil perhitungan di hasilkan adalah R2 = 11,93903 + 0,83475.X1 + 0,021516.X2 - 0,61588.X3, dengan Koefisien Korelasi = -1,02689. Artinya hasil yang diperoleh dari X1,X2,X3 analisis regresi berganda menunjukkan hubungan yang berlawanan antara Variabel X1 (Sepeda Motor), X2 (Kendaraan Ringan), X3 (Kendaraan Berat) terhadap Variabel Y (Kerusakan Jalan), jika Variabel X meningkat maka Variabel Y menurun begitupun sebaliknya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pemanfaatan prasarana jalan yang baik sesuai dengan perencanaan pembangunan jalan, perlu dilakukan usaha-usaha perawatan dan penyelesaian yang mesti direncanakan secara efektif pada ruas jalan yang ada, sehingga dapat berfungsi lebih optimal dan mempermudahkanarus transportasi. Untuk memperoleh fungsi jalan yang optimaldiharapkan kualitas kontruksi perkerasan jalan selalu memberikan lapis permukaan yang rata sehingga dapat mengurangi resiko kecelakaan dan dapat menjamin kenyamanan pengguna jalan. Penelitian ini berlokasi di Jalan Merak Selimau I Jalur IV. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode Bina Marga. Dengan menggunakan metode ini kita dapat mengetahui jenis jenis kerusakan yang ada serta kelas kerusakannya serta upaya penanganannya. Dari hasil perhitungan diperoleh Jenis kerusakan di Jalan Merak Selimau I Jalur IV antara lain : Pelepasan Butir, alur, lubang, retak buaya, retak memanjang, retak melintang, dan disintegration. serta diperoleh nilai kondisi jalan 8 dengan angka nilai prioritas 6 menandakan bahwa jalan harus dimasukkan kedalam program pemeliharaan secara berkala
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam mendorong percepatan pembangunan. Pembangunan tidak akan berjalan dengan baik apabila tanpa adanya keterlibatan aktif dari masyarakat. Partisipasi meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pemanfaatan hasil. Pemerintah pusat memberikan bantuan dalam bentuk Dana Desa yang bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan di pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana partisipasi masyarakat dalam pembangunan pembukaan jalan usaha tani di Desa Silva Rahayu. Jalan usaha tani merupakan jalan yang dibangun oleh pemerintah atau masyarakat dengan tujuan untuk memudahkan transportasi dan aksesibilitas ke lahan pertanian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan pembukaan jalan usaha tani di Desa Silva Rahayu sudah ada dan sudah berjalan dengan cukup baik, terutama dalam hal pelaksanaan dan pemanfaatan hasil pembangunan. Dimulai dari pengambilan keputusan masyarakat yang sudah turut andil dalam memberikan suara, walaupun ada yang tidak dapat hadir dikarenakan faktor pekerjaan. Tenaga kerja dalam pelaksanaan pembangunan pun semua berasal dari masyarakat Desa Silva Rahayu, dikarenakan adanya kemauan dan kemampuan berpengalaman dari masing-masing individu masyarakat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Provinsi Kalimantan Utara berupaya meningkatkan nilai ekonomi yang berdaya saing dengan mengurangi kesenjangan antar wilayahnya yang didukung oleh pengembangan infrastruktur dan peningkatan konektivitas. Guna mendukung hal tersebut khususnya konektivitas pada moda darat, maka perlu adanya fasilitas Terminal Tipe A di ibukota Provinsi Kalimantan Utara. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dimanakah lokasi di Tanjung Selor yang memiliki potensi sebagai lokasi Terminal Tipe A jika ditinjau berdasarkan kinerja lalu lintasnya. Pendekatan penelitian menggunakan metode pendekatan campuran kuantitatif, eksperimen, dan kualitatif, dengan 3 (tiga) alternatif lokasi yang secara berurutan yaitu Kawasan Kota Baru Mandiri, Pool DAMRI, dan jalur AKAP (Kilo dua) yang telah ditentukan berdasarkan pengumpulan data sekunder. Penelitian melibatkan data primer hasil survey pencacahan lalu lintas, survey inventarisasi jalan, dan survey kecepatan titik. Pengambilan sampel menggunakan teknik Krejcie dan Morgan (1970). Teknik analisis data menggunakan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997). Hasil penelitian ini menunjukkan nilai tingkat pelayanan jalan pada setiap alternatif lokasi, dimana lokasi ketiga memiliki nilai “B” sedangkan alternatif lokasi kesatu dan kedua memiliki nilai “A”, namun lokasi kedua menunjukkan kinerja lalu lintas yang lebih baik dengan kecepatan kendaraan rerata 67,71 Km/Jam.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Home industri merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja, memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat, dan dapat berperan dalam meningkatkan perekenomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Disini para Ibu Rumah Tangga dapat mecari tambahan penghasilan keluarga tanpa menghalangi hak maupun kewajiaban mereka dalam mengurus keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa adanya peran home industri usaha makanan dalam meningkatkan pendapatan Ibu rumah tangga yang ada di Tanjung Selor, dalam mencari tahu penghasilan yang didapatkan setelah adanya home industri usaha makanan dan mengetahui apa saja kendala yang dihadapi home industri dalam menjalankan usahanya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif, metode penelitian ini berfokus pada pengumpulan data yang diperoleh berupa hasil dari wawancara berupa kata-kata, gambar atau perilaku yang di tuangkan dalam bentuk pemberian paparan atau penggambaran mengenai situasi, kondisi yang teliti dalam bentuk uraian naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perubahan ekonomi ibu rumah tangga yang bekerja sehingga mereka bisa membantu perekonomian keluarga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun yang lainnya. Penelitian ini berfokus pada peran dan perubahan pendapatan setelah adanya home industri pada Ibu rumah tangga selaku owner (pemilik) home industri.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jalan A.yani poros bulungan- malinau merupakan salah satu kawasan yang termasuk dalam Kecamatan Tanjung palas dengan sebagian wilayahnya adalah kawasan pemukiman, perkampungan, dan jalur transportasi lalu lintas antar kota. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja ruas jalan yaitu menganalisis kinerja ruas jalan menggunakan metode PKJI 2014 .pada ruas jalan A. Yani poros bulungan malinau tanjung palas ini terdapat Beberapa persoalan yang di dapati pada ruas jalan ini yang salah satunya yaitu keluar masuknya kendaraan proyek tambang tanah urug/timbunan, kendaraan pengangkut tanah urug/timbunan yang parkir pada badan jalan (Parking on street) yang akhirnya memicu kurangnya lebar efektif jalan dan berdampak pada menurunnya kecepatan kendaraan sehingga mempengaruhi kinerja jalan .ketika ada kendaraan keluar masuk area tambang tanah urug / timbunan dari arah berlawanan, maka disaat itu juga pengendara yang sedang melaju di jalan tersebut harus merubah kecepatan agar tidak terjadi kecelakan. Data yang diperoleh pada penelitian ini didapat dengan cara survei volume lalu lintas dan hambatan samping dan pengukuran geometri jalan secara langsung untuk data primernya , sedangkan data sekunder berupa status jalan , kelas jalan,fungsi jalan ,tipe jalan , dan muatan sumbu berat dari dinas pekerjaan umum dan penataan ruang kabupaten bulungan, karena jalan tersebut tidak memiliki median. survei dilakukan selama 4 hari dengan waktu jam sibuk ( hari sabtu,minggu,senin,selasa dijam 07.00-09.00 , 10.00- 12.00, 15.00-17.00) dari hasil survei didapatkan data volume lalu lintas dan data hambatan samping , setelah mendapatkan data maka dapat dihitung jumlah volume lalu lintas , hambatan samping , kapasitas dan derajat kejenuhan . Berdasarkan hasil perhitungan kinerja lintas ruas Jalan A.Yani Poros Bulungan – Malinau dengan mengunakan metode pkji 2014 didapat volume lalu lintas jam puncak terjadi pada hari minggu 22 mei 2022 pada pukul 16.00-17.00 dengan jumlah 503 skr/jam , dan memiliki frekuensi hambatan samping kedua arah dengan jumlah 37,5 yang mana termasuk hambatan samping rendah , serta memiliki kapasitas jalan sebesar 2877,42 skr/jam, dengan hasil derajat kejenuhan sebesar 0,149 yang mana dalam tingkat pelayanan adalah A yaitu kondisi arus lalu lintas bebas dengan kecepatan tinggi dan volume lalu lintas rendah
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SPBU KM 2 Jelarai Selor mulai beroperasi pada bulan Maret 2021. SPBU KM2 Jelarai Selor, berada pada Ruas Jalan Poros Bulungan Berau, Kecamatan Tanjung Selor. SPBU KM2 Jelarai Selor memiliki lokasi yang dekat dengan rumah warga, pertokoan, bengkel, Gereja, dan beberapa Perumahan Maka tentu kondisi ini membuat pertumbuhan dan perkembangan aktivitas di wilayah tersebut sangat pesat. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu dalam aspek transportasi karena meningkatnya jumlah pergerakan lalu lintas yang terjadi. Berdasarkan latar belakang, Adapun rumusan masalah sebagai berikut, Berapa besar nilai hambatan samping yang mempengaruhi nilai kapasitas jalan dan pengaruh hambatan samping terhadap kecepatan kendaraan. Tujuan Penelitian yaitu, untuk mengetahui seberapa besar nilai kapasitas jalan yang dipengaruhi hambatan samping dan untuk mengetahui kecepatan kendaraan yang dipengaruhi hambatan samping. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode MKJI 1997 untuk jalan Luar Kota. Berdasarkan hasil perhitungan maka didapatkan jumlah volume lalu lintas kendaraan dua arah pada jam tersibuk adalah 506,2 smp/jam. Nilai frekuensi hambatan samping sedang yaitu 218,8 untuk kedua sisi. Didapatkan hasil kecepatan arus bebas sebesar 66,93 km/jam. Nilai kapasitas pada ruas jalan Jelarai Selor, dengan hasil perhitungan yaitu 3182,609 smp/jam. Nilai derajat kejenuhan kedua sisi yaitu sebesar 0,159. Berdasarkan hasil perhitungan kecepatan rata-rata didapatkan yaitu Arah Berau - Tanjung Selor 28 km/jam dan Arah Tanjung Selor - Berau 26 km/jam. Maka untuk tingkat pelayanan jalan Ahmad Yani, Jelarai Selor yaitu A. Pengemudi dapat memilih kecepatan yang diinginkan tanpa hambatan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SPBU KM 2 berada dekat dengan beberapa rumah masyarakat, beberapa toko sembako, bengkel dan juga perumahan, dengan adanya hal itu tentu banyak kendaraan yang ingin singgah atau antri untuk mengisi bahan bakarnya di SPBU tersebut, dengan adanya kendaraan antri membuat hambatan samping yang terjadi pada ruas Jalan Poros Bulungan-Berau tinggi, apakah antrian ini mempengaruhi kinerja ruas jalan tersebut. Berdasarkan latar belakang, rumusan masalah yaitu bagaimana hambatan samping yang terjadi akibat pengoperasian SPBU KM 2 di ruas Jalan Poros Bulungan-Berau dan bagaimana kinerja lalu lintas yang terjadi pada ruas Jalan Poros Bulungan-Berau akibat pengoperasian SPBU KM 2. Tujuan penelitian yaitu, untuk mengetahui hambatan samping yang terjadi akibat pengoperasian SPBU KM 2 di ruas Jalan Poros Bulungan Berau dan untuk mengetahui kinerja lalu lintas yang terjadi di ruas Jalan Poros Bulungan-Berau. Dalam pengerjaan tugas akhir ini menggunakan metode MKJI 1997. Pengerjaan tugas akhir ini akan berfokus pada penelitian secara langsung di lapangan. Hasil perhitungan volume lalu lintas yang sudah dikalikan dengan nilai emp masing-masing kendaraan, total untuk kedua arah pada jam tersibuk adalah sebesar 551,6 smp/jam. Dari perhitungan pada jam tersibuk yang sudah dikalikan dengan faktor bobot didapat frekuensi hambatan samping tinggi yaitu sebesar 283,2 untuk kedua sisi. Karena tipe jalan pada ruas Jalan Poros Bulungan-Berau adalah dua lajur tak terbagi, maka didapatkan hasil perhitungan kecepatan arus bebas sebesar 62,7 km/jam. Dan hasil perhitungan kapasitas pada ruas Jalan Poros Bulungan Berau adalah sebesar 3.085,182 smp/jam. Berdasarkan perhitungan arus lalu lintas dan kapasitas didapat nilai derajat kejenuhan kedua sisi sebesar 0,179, maka tingkat pelayanan untuk Jalan Poros Bulungan-Berau adalah A.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penerapan Dua Lajur dua arah pada jalan agatish Tanjung Selor oleh Pemerintah Kota Tanjung Selor untuk mempermudah masyarakat agar waktu yang dibutuhkan tidak lama untuk menuju tujuannya,dimana pengemudi sudah dapat melintasi jalan agatish jika berpergian baik dari jalan serindit maupun jalan nuri. Analisis dilakukan untuk mengetahui bagaimana kinerja jalan setelah pemberlakuan dua lajur dua arah pada Jalan Agatish. Lokasi yang diteliti yaitu ruas Jalan Agatish sepanjang 200 meter dari STA 1+175 sampai dengan STA 1+275. Dalam hal ini dilakukan analisis menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 untuk perhitungan kinerja lalu lintas, dan ruas jalan perkotaan sebagai indikator utama. Pengambilan data dilakukan secara manual dilapangan, berupa data geometrik, volume lalu lintas dan hambatan samping. Dilakukan selama 4 hari pada jam puncak yaitu jam 07.00 – 09.00 WITA, 12.00 – 14.00 WITA, dan 16.00 – 18.00 WITA dengan interval waktu 1 jam. Hasil Pengamatan arus lalu lintas pada jalan Agatish masih tergolong stabil, pengemudi memiliki kebebasan yang cukup untuk memilih kecepatan tetapi kecepatannya mulai di batasi oleh lalu lintas. Hal ini dapat dilihat dari hasil analisa data yang diperoleh, yaitu: kapasitas adalah 2367,80 smp/jam dengan volume puncak lalu lintas adalah 708,75 smp/jam, nilai derajat kejenuhan sebesar 0,30 smp/jam, dan hambatan samping sangat rendah (VL), Serta kecepatan arus bebas sebesar 38,22 km/jam. Dilihat berdasarkan parameternya maka Jalan Agatish berada pada tingkat pelayanan B, sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberlakuan dua lajur dua arah tidak berpengaruh besar terhadap kinerja ruas jalan agatish.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perkembangan konstruksi jalan di Indonesia sangat pesat, salah satunya
Proyek Preservasi Jalan Nasional Tanjung Selor – Sekatak Buji Provinsi
Kalimantan Utara. Pengerjaan proyek tersebut membutuhkan komposisi alat
berat untuk mempermudah menyelesaikan proses pengerjaan. salah satu
pekerjaan yang dilakukan oleh PT. CAHAYA BARU PRIMA yaitu pekerjaan
penggalian tanah yang diperbaiki atau dikerjakan dalam proyek tersebut.
Pekerjaan ini dilakukan karena jalannya sudah rusak dan berlubang sehingga
dapat membahayakan pengendara baik yang bermotor atau yang bermobil
yang melewati jalan tersebut, sehingga adanya perbaikan jalan di jalan
nasional Tanjung Selor – Sekatak Buji Desa Sungai Uma ini sangat
diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara
mendapatkan produktivitas dan menentukan komposisi alat berat berupa
dump truck dan excavator yang ada di proyek ini, pekerjaan pada proyek
galian ini mengunakan alat berat seperti, dump truck dan excavator pekerjaan
di mulai dari STA 27+475 sampai STA 28+275. Dari hasil perhitungan didapat
nilai produktivitas excavator 60,59 m3
/jam dan dump truck 7,55 m3
/jam.
Kemudian dari nilai produktivitas dapat dilakukan kombinasi alternatif jumlah
alat berat. Dari hasil perhitungan alternatif 1, 2, dan 3, pada perhitungan
alternatif 3 memiliki nilai produktivitas yang efisien terhadap biaya dan waktu
dibandingkan perhitungan alternatif lainnya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Proyek Preservasi dan Peningkatan Kapasitas Jalan Nasional Sekatak Buji – Malinau Provinsi Kalimantan Utara membutuhkan komposisi alat berat excavator dan dump truck mempermudah menyelesaikan pekerjaan galian yang diperbaiki atau dikerjakan dalam proyek. Kedua alat tersebut bekerja bersamaan untuk membuang tanah dengan volume sebesar 55.620,85 m3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai produktivitas dan mengetahui kombinasi jumlah alat berat excavator dan dump truck yang efisien dari segi biaya dan waktu. Dari hasil perhitungan didapat nilai produktivitas excavator senilai 90,895 m3/jam dan dump truck senilai 26,616 m3/jam. Kemudian dari nilai produktivitas dapat dilakukan kombinasi alternatif jumlah alat berat. Dari hasil perhitungan alternatif 1, 2, dan 3 analisis kombinasi alat berat galian, pada perhitungan alternatif 3 memiliki nilai produktivitas yang efisien terhadap biaya dan waktu dibandingkan perhitungan alternatif lainnya. Karena pada alternatif 3 memiliki selisih waktu kerja paling cepat dan memiliki biaya lebih murah dibanding dengan alternatif lainnya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Syawal Febriyandi.H Dosen Pembimbing NPM 201612032 Zainal Abidin, S.T., M.Pd Departemen Teknik Sipil NIDN. 11.130170.02 ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX ( PCI ) ( Studi Kasus Ruas Jalan Azizurahman Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan ) ABSTRAK Jalan Azizurahman di Desa Mangkupadi mempunyai panjang ruas jalan 2,7 km merupakan salah satu jalan lokal primer yang sering dilintasi kendaraan berat dari banyaknya perusahaan dan kendaraan wisatawan lokal, yang akan menuju tempat wisata. Hal ini tentunya berdampak pada ruas jalan Azizurahman, dimana kendaraan berat sering melewati ruas jalan ini dan mengakibatkan kerusakan pada struktur jalan. Berdasarkan keadaan tersebut di atas , maka diperlukan penelitian untuk mengevaluasi kondisi perkerasan jalan sesuai jenis dan tingkat kerusakan dengan menggunakan metode PCI. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kerusakan jalan dan mengetahui nilai kondisi perkerasan atau tingkat kerusakan jalan yang terjadi pada jalan Azizurahman Desa Mangkupadi,Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan menggunakan analisis deskripsi, yaitu dengan memusatkan suatu masalah yang ada pada saat sekarang dimana keadaan lalulintas di lokasi penelitian dapat diperoleh data yang akurat. Dari hasil analisis maka diperoleh hasil rekapitulasi dari STA 0+000 s/d STA 2+700 dengan total sampel 4 segmen, dan diperoleh nilai kondisi perkerasan sebesar 52,0% dan kerusakan tergolong sedang (Fair).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ruas Jalan Cendrawasih terletak di Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Jalan ini merupakan akses menuju ke beberapa sektor pelayanan publik seperti RSUD Soemarno Sosroatmojo, stadiun sepak bola Andi Tjajuk, PLTD Sei Buaya, Taman Pemakaman Umum serta permukiman penduduk yang ada di sekitarnya. Jalan ini telah mengalami kerusakan di beberapa titik, sehingga menimbulkan ketidak nyamanan dalam berkendara. Dengan adanya ketertarikan pada ruas jalan ini, maka penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis kerusakan, tingkat kerusakan serta menentukan alternatif penanganannya.
Pengamatan yang dilakukan pada ruas Jalan Cendrawasih Kecamatan Tanjung Selor dengan panjang 1.200 m (meter) dan lebar 6 m (meter) ini dilakukan untuk menilai kondisi perkerasan jalannya dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dengan membagi ruas jalan dalam beberapa area sampel dan setiap area sampel berjarak 50 meter, nilai PCI dibagi menjadi 24 area sampel. Kemudian setiap area sampel dilakukan pengamatan (secara visual) dan pengukuran untuk menentukan jenis kerusakan dan tingkat kerusakan yang dibantu dengan peralatan survei sederhana.
Dari hasil pengamatan diperoleh jenis kerusakan pada ruas Jalan Cendrawasih Kecamatan Tanjung Selor antara lain: Alur, Amblas, Lubang, Pelepasan Butir, Penurunan Bahu Jalan, Retak Memanjang, Retak Tepi, Sungkur, dan Tambalan. Beberapa titik yang mengalami kerusakan parah adalah pada STA 0+150 s/d 0+200 dengan nilai PCI 34% dan STA 0+450 s/d 0+500 dengan nilai PCI 32% kondisinya tergolong Buruk (Poor) dan pada STA 0+800 s/d 0+850 dengan nilai PCI 0% kondisinya tergolong Gagal (Failed). Secara keseluruhan, nilai PCI sepanjang 1.200 meter dari STA 0+000 s/d 1+200 pada ruas Jalan Cendrawasih Tanjung Selor adalah sebesar 63,54% dengan kondisi perkerasan tergolong Baik (Good).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Transmigrasi merupakan salah satu program pemerintah untuk memindahkan penduduk dari suatu daerah padat penduduknya ke daerah daerah lain, termasuk Provinsi Kalimantan Utara dimana trasmigran di bangun di tanjung buka SP.5 pada Tahun 2012, semakin pesatnya perkembangan penduduk, maka pemerintah melakukan peningkatan jalan pada lokasi Tanjung Buka SP.5 di Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan Provinsi kalimantan Utara dengan tujuan meningkatkan pelayanan distribusi barang dan jasa untuk menujang ekonomi. Peningkatan jalan Poros ini menggunakan metode Cost Significant Model (CSM). Menurut Poh dan Horner (1995), secara prinsip cost significant model dapat digunakan oleh seluruh pihak terkait seperti pemilik proyek dan pelaksana proyek untuk mengembangkan model yang mendekati ideal dengan lebih teliti. Cost significant model mengandalkan pada penemuan yang terdokumentasi dengan baik mengenai data dan informasi proyek terdahulu dengan jenis perkerjaan yang sejenis. Pengumpulan data pada peningkatan Jalan di Tanjung Buka SP.5 Tanjung Palas Tengah dengan panjang 700 meter dan lebar 2 meter dengan ketebalan 10 centi meter dilakukan secara nyata, dengan 6 (enam) pekerjaan atau variabel yang terdapat pada RAB peoyek, nilai CSM di ambil dari variavel pekerjaan yang akan di hitung agar mendapatkan nilai yang akurat atau signifikat. Model Cost Significant Model dapat menjelaskan pekerjaan yang berpengaruh terhadap proyek Peningkatan Jalan Poros Tanjung Buka SP.5 yaitu biaya pekerjaan Semenisasi Jalan ( X6) berpengaruh sebesar 98,00 % dan sisanya di pengaruhi oleh sebab-sebab lain. Akurasi model estimasi biaya terhadap pembangunan peningkatan jalan poros lokasi Tanjung Buka SP. 5 Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara menggunakan Metode Cost Significant Model menunjukan perbandingan rata-rata biaya per m2 dari estimasi cost significan model adalah sebesar Rp. 1.233.359.715,71 dengan biaya aktual HPS sebesar Rp. 1.315.521.579,00 dengan selissi antara CSM dengan HPS dengan biaya aktual HPS 1.06 %.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kota Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara merupakan salah satu kota yang mengalami perkembangan pesat. sehingga di beberapa ruas jalan Tanjung selor tidak lepas dari permasalahan kemacetan yang sering mengalami kemacetan hampir setiap hari khususnya pada jam-jam tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Kapasitas Ruas Jalan yang terjadi pada Jalan Suprapto Tanjung Selor sehingga dapat di jadikan referensi untuk penelitian selanjutnya, Dalam penelitian ini juga penulis akan mengetahui tingkat pelayanan ruas serta memberikan altenatif penangan berdasarkan Undang-Undang Lalu lintas Bedasarkan hasil dari perhitungan Kapasitas Ruas Jalan Suprapto Tanjung Selor adalah 1187.14 smp/jam, sehingga didapatkan nilai derajat kejenuhan adalah 0.212 dapat dipastikan tingkat pelayanan ruas jalan Suprapto adalah B Pemerintah harus mengkaji kembali masalah penertiban aktivitas pedagang kaki lima yang secara sengaja mengubah fungsi jalan menjadi pasar di sore hari