Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Pembuatan beras instan indeks glikemik rendah kultivar padi lokal: (kajian optimasi suhu proses gelatinisasi- lama pendinginan)
Kajian Proses Pengolahan Nasi Instan sebagai Alternatif Makanan Cepat Saji untuk Masyarakat Modern
-
Kajian Proses Pengolahan Nasi Instan sebagai Alternatif Makanan Cepat Saji untuk Masyarakat Modern
Analisis Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Bulungan (Studi Kasus Pada Pemerintah Kecamatan Tanjunh Palas Tahun 2023)
pemerintah daerah pada kantor kecamatan tanjug palas. Diketahui bahwa pelaksaan akuntabilitas kinerja pada kantor kecamtan tanjung palas tidak tepat waktu dalam penyampaian laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.. Penelitain ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan model studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode wawancara secara mendalam, Teknik analisis data menggunakan model triangulasi miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan akuntabilitas kinerja pada kantor kecamatan tanjung palas sudah cukup optimal namun masih terdapat kendala terutama pada jumlah sasaran dalam IKU tidak sama dengan Renstra, IKU belum dilengkapi dengan penjelasan definisi operasional, belum adanya perbandingan target Renstra dengan targer PK dan perjanjian kinerja Eselon III belum selaras dengan LKJIP.
Analisis Strategi Pemasaran Padi Lokal di Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan
Reza Rizaldi. 201631013. Analisis Strategi Pemasaran Padi Lokal Di Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan(dibimbing Didi adriansyah, S.P,MM) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuai strategi pemasaran padi lokal di Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan. Analisis strategi pemasaran padi lokal di Kecamatan Nunukan Kabupaten Nunukan, jenis data yang dikumpulkan pada penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi dan wawancara, metode dianalisis yang di gunakan dalam penelitian ini aadalah metode analisis kualitatif, penelitian ini menggunakan analisis SWOT yaitu mengidentifikasi berbagai faktor internal (IFA) dan eksternal (EFA), serta merumuskan alternatif strategi pemasaran. Hasil perhitungan pada matrik IFA dan EFA dengan skor tertinggi yaitu sebesar 3,56 pada skor ST sehingga dalam strategi pemasaran padi lokal menggunakan strategi S-T, menggunakan kekuatan yang ada di Kecamtan Nunukan dan mengatasi ancaman yang ada dengan meningkatkan produksi melalui inovasi teknologi dengan memperhatikan kelestarian sumber daya alam. Kata Kunci : Strategi Pemasaran, Padi Lokal, Program
PROSESI RITUAL ADAT “ULUN ONDOT” PADA MASYARAKAT SUKU DAYAK BULUSU “DESA PUNGIT KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA”
Berdasarkan rumusan masalah yang hendak penulis akan teliti tersebut maka tujuan penelitian ini adalah melihat dan memberikan gambaran mengenai tahap-tahap dan proses pelaksanaan ritual adat Ulun Ondot, Pada masyarakat Suku Dayak Bulusu di Desa Pungit Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan.Dengan Indikator : Bagaimana proses ritual kematian (Ulun Ondot) pada masyarakat suku Dayak Bulusu Desa Pungit Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif yang diawali dengan pengumpulan data, penyederhanaan data,penyajian data dan penarikan kesimpulan. Peneliti memperoleh data melalui observasi,dokumentasi dan wawancara untuk mendapatkan informasi yang akurat sesuai dengan yang dibutuhkan dalam penelitian. Dari hasil penelitian diperoleh gambaran secara keseluruhan sebagai berikut bahwa pelaksanaan Prosesi Ritual Adat Ulun Ondot (Kematian) pada masyarakat Suku Dayak Bulusu di Desa Pungit melalui beberapa tahap yakni Tahap pertama adalah tahap Ritual di Awal Kematian yang di awali dari Tetawag (memukul gong dengan maksud memberi tanda atau informasi ke masyarakat), kemudian Mal Lungun (membuat peti mati) setelah itu Nalad (memandikan jenazah). Selanjutnya Nyulod dan Nawub (memandikan jenazah lalu dipakikan baju adat kemudian jenazah dimasukan ke peti mati). Kemudian selanjutnya Nawub yaitu nutup peti mati. Kemudian tahap selanjutnya adalah Tahap Ritual adat saat sebelum pemakaman dilaksanakan yaitu Pasak Umbus (mengayau atau memotong kepala manusia) namun ritual ini sudah ditiadakan. Selanjutnya Temudung, (ritual yang diisi dengan adanya makan bersama untuk seluruh keluarga inti, kerabat dan masyarakat setelah itu dilanjuntkan dengan tarian perang). Kemudian Pasak Sapul/Masak Ngarang (yaitu acara penerimaan tamu yang ikut melayat). Selanjutnya Mal Betakan dan Ngelobong (membuat anyaman hisan peti mati dan pengantaran jenazah ke tempat peristirahatan terakhir (lobong/kuburan). Kemudian tahap terakhir yakni Tahap Ritual Adat Setelah Pemakaman yaitu Gudot,(Seluruh keluarga yang meninggal dicukur rambutnya dan dikerok/diless keningnya kemudian mereka melakukan tarian panjang). selanjutnya Mampas Baloi (Membersihkan rumah tujuannya adalah mengusir roh-roh jahat dari rumah tersebut agar tidak menggangu keluarga yang ditinggalkan) kemudian selanjutnya Nyangkah (adalah tahapan terakhir dari ritual Ulun Ondot (kematian) nyangkah dilaksanakan selama tiga hari tiga malam. Tujuannya untuk memelihara roh orang yang meninggal tadi dan agar roh yang meninggal tadi untuk dapat berhubungan dengan dunia nyata. Pelaksanaan Ritual Ulun Ondot pada masyarakat Suku Dayak Bulusu ini dilaksanakan berdasarkan pada adat-istiadat Suku Dayak Bulusu yang merupakan warisan dari leluhur dayak bulusu yang sampai saat ini tetap dipertahankan oleh masyarakat Suku Dayak Bulusu yang ada di Desa Pungit Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara.
Efektivitas Pelayanan Administrasi Akademik (Studi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Pelayanan Administrasi Akademik (Studi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara) serta Indikator-indikatornya. Data-data dari penelitian ini diperoleh melalui teknik wawancara, dokumentasi ditambah dengan observasi secara langsung untuk memastikan keadaan atau kondisi dilapangan, informan dari penelitian ini terdiri dari Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, Keuangan, dan Kepegawaian serta Subbag Tu beserta staf tenaga kependidikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa obyek penelitian yang diteliti memiliki masalah dalam memberikan proses pelayanannya. Beberapa masalahnya antara lain meliputi : pertama, kurang jumlah pelaksana administrasi akademik. Kedua, adanya kebijakan yang tidak memadai mengenai imbalan jasa sesuai dengan peraturan yang telah ditentukan. Sasaran dari penelitian ini ialah pertama, menambah jumlah pelaksana administrasi akademik sesuai dengan standar yang telah ditentukan. Kedua, menciptakan atau membuat sistem pengendalian mutu internal fakultas guna terjaminnya sebuah pelayanan administrasi akademik yang efektif pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara.