Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: Kabupaten Bulungan.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perencanaan & Perancangan GOR Multifungsi dengan Pendekatan Arsitektur Minimalis Hijau

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sektor olahraga menjadi lebih maju terutama pada daerah kabupaten bulungan, tanjung palas. Kalimantan utara telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam berbagai aspek, dari Pembangunan, ekonomi, transportasi, wisata, hiburan, dan masih banyak lagi, salah satu aspek yang menonjol adalah sektor cabang perlombaan olahraga Skripsi ini bertujuan untuk merancang Gedung Olahraga (GOR) multifungsi dengan pendekatan arsitektur minimalis hijau di Kabupaten Bulungan, Tanjung Palas, Kalimantan Utara. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perkembangan sektor hiburan di bagian olahraga yang cukup signifikan pada tahun ini, seperti lomba dayung yang diadakan setiap ulang tahun kabupaten bulungan dan dihadiri banyak daerah. Metode perancangan yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, serta analisis kebutuhan ruang dan kondisi tapak. Pendekatan arsitektur minimalis hijau diterapkan melalui optimalisasi pencahayaan dan penghawaan alami, penggunaan material ramah lingkungan, efisiensi energi, serta pengelolaan air yang berkelanjutan. Konsep multifungsi diwujudkan dengan penyediaan ruang yang fleksibel untuk berbagai kegiatan olahraga maupun non-olahraga, seperti kegiatan sosial dan budaya. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan prinsip minimalis hijau mampu menciptakan bangunan yang efisien, estetis, dan berkelanjutan. Selain itu, GOR ini diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat yang mendukung kesehatan, interaksi sosial, pelestarian lingkungan, serta dapat menjaadi ikon bagi kabupaten Bulungan

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI TENTANG PENGARUH INSENTIF DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT KERJA PEGAWAI PADA KANTOR SATUAN POLISI PAMONG PRAJA (SATPOL PP) KABUPATEN BULUNGAN.

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan tujuan untuk mengetahui secara eksplisit mengenai signifikan tidaknya pengaruh insentif terhadap semangat pegawai pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, yaitu metode penelitian untuk menguji teori-teori tertentu dengan cara meneliti hubungan antar variabel yang diukur dengan instrumen-instrumen penelitian sehingga data yang terdiri dari angka-angka dapat dianalisis berdasarkan prosedur-prosedur statistik. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik non probability sampling yaitu teknik yang memberi kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel, Kemudian kuantitas sampel ditentukan dengan teknik sampling jenuh mengingat kuantitas populasi yang relatif kecil, sehingga penelitian ini merupakan penelitian populasi. Berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas data variabel independen (X) dengan variabel dependen (Y) diketahui bahwa data kuesioner yang digunakan terbukti valid dan reliabel sehingga tidak ada data case yang dikeluarkan (exclude). Bentuk persamaan garis regresi dari 2 (dua) variabel penelitian yang digunakan adalah Y = 14,318 + 0,261X. Sedangkan nilai koefesien korelasi (r) antara Insentif sebagai variabel independen (X) dengan Semangat Kerja Pegawai sebagai variabel dependen (Y) sebesar 0,318 yang tergolong lemah. Berdasarkan hasil uji F diketahui bahwa secara bersamaan variabel Insentif (X) berpengaruh signifikan dengan variabel Semangat Kerja Pegawai (Y) dengan perolehan nilai sebesar 8,103 dengan taraf signifikansi 0,05 dan db = 1 sebagai angka pembilang dan db = 72 sebagai angka penyebut maka diketahui nilai Ftabel sebesar 3,974. Berdasarkan hasil uji t diketahui bahwa secara parsial variabel Insentif (X) memiliki pengaruh yang signifikan dengan variabel Semangat Kerja (Y) dengan nilai t hitung sebesar 2,847 dengan tingkat signifikansi 0,05 dan 2 sisi (α = 0,025) untuk uji dua sisi dengan derajat kebebasannya (df) = 72 diperoleh nilai t tabel sebesar 1,993/-1,993.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi Kelas Kesesuaian Lahan untuk pengembangan tanaman Jagung (Zea mays L) dengan Sistem Informasi Georgafis (SIG) dikecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Evaluasi Kelas Kesesuaian Lahan untuk pengembangan tanaman Jagung (Zea mays L) dengan Sistem Informasi Georgafis (SIG) dikecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis pendapatan usaha Tani Sayuran Bayam, Kangkung, Sawi di desa Karang Jenawi dan Karang Anyar Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan.

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Analisis pendapatan usaha Tani Sayuran Bayam, Kangkung, Sawi di desa Karang Jenawi dan Karang Anyar Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

FAKTOR PENDUKUNG PERUBAHAN BUDAYA MASYARAKAT NELAYAN KE BUDAYA PEKERJA KELAPA SAWIT DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FAKTOR PENDUKUNG PERUBAHAN BUDAYA MASYARAKAT NELAYAN KE BUDAYA PEKERJA KELAPA SAWIT DI DESA SALIMBATU KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN . ABSTRAK Secara umum Penelitian ini difokuskan pada faktor pendukung perubahan budaya masyarakat nelayan ke budaya pekerja kelapa sawit di desa Salimbatu kecamatan tanjung palas tengah. Sedangkan secara khusus penelitian ini difokuskan pada Faktor Terjadinya Perubahan budaya masyarakat nelayan Salimbatu. Dengan Jenis Penelitian bersifat deskiptif kualitatif, maka analisis data penlitian menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari tiga hal utama dalam menganalisis data yaitu: reduksi data,penyajian data,dan penarikan kesimpulan/verifikasi,adapun responden dalam penelitian ini yaitu stakeholder, Faktor Pendukung Perubahan Budaya Masyarakat Nelayan Ke Budaya Pekerja Kelapa Sawit yaitu :Kepala Desa dan Masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan, diketahui bahwa faktor terjadinya perubahan budaya masyarakat nelayan di desa Salimbatu yaitu mempunyai 2 ( dua ) meliputi : Faktor Internal dan Faktor Eksternal, dimana faktor internal yang merupakan dari hasil tangkapan dan Pendapatan, faktor eksternal yaitu keadaan alam dan resiko kerja. Sedangkan faktor Pendukung terjadinya perubahan masyarakat nelayan ke pekerja sawit adalah: adanya keinginan yang kuat dari masyarakat untuk lebih maju dan berkembang mengikuti era globalisasi,tingkat pengetahuan dan wawasan masyarakat yang lebih meningkat. Adapun perubahan pendapatan masyarakat nelayan yang telah berpindah menjadi pekerja sawit dan telah merasakan kesejahteraan: bahwa masyarakat yang sebelumnya bekerja menjadi nelayan belum merasakan sejahtera dalam ekonomi nya tapi setelah berpindah pekerjaan menjadi pekerja sawit,kesejahteraan itu mulai terasa oleh mereka.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bulungan Tahun 2014-2017

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bangunan (PBB) Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bulungan. ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah, (1) Untuk mengetahui bagaimana pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bulungan. dan (2) Untuk Mengetahui berapa besar Kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan Tehadap Pendapatn Asli Daerah Kabupaten Bulungan. Penelitian ini mengunakan metode mix methode dimana penelitan ini mengabungkan antara penelitian kualitatif dan kuantatif. Metode kuantatif digunakan bagaimana pemungutan pajak PBB di Kabupaten Bulungan. Sedangkan, metode penelitian kuantatif untuk menjawab seberapa besar kontribusinya terhadap pendapatan PAD dikabupaten bulungan. Hasil penelitian yang diperoleh, menunjukan kemampuan pemerintah daerah kabupaten bulungan dalam menjalankan tugas pemungutan PBB belumlah efektif. Hal ini dapat dilihat dari realisai hasil penerimaan PBB per tahunnya yang tidak mencapai target yang diharapkan dengan nilai rasio efektivitas kurang dari 100% atau dibawah 1. Ini menunjukan kinerja untuk realisasi pemungutan PBB belum optimal.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA DAERAH KABUPATEN BULUNGAN (Studi :Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulungan)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan pariwisata daerah Kabupaten Bulungan yang diterapkan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulungan, serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan strategi pengembangan pariwisata daerah Kabupaten Bulungan yangditerapkan oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan OlahragaKabupaten Bulungan. Penelitian yang dilakukan termasuk jenis penelitian kualitatif. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif dari Miles dan Huberman (1992) yang terdiri dari tiga tahapan analisis yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan diketahui strategi pengembangan pariwisata daerah oleh Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulungan terdiri dari : melakukan analisis terhadap objek wisata bahari, alam, dan sejarah yang ada di Kabupaten Bulungan sesuai dengan kebutuhan pengunjung, memperbaiki dan meningkatkan sarana prasarana pendukung objek wisata bahari, alam, dansejarah yang ada di Kabupaten Bulungan seperti akses jalan, air bersih, toilet dan kamar mandi umum, dan lain-lain, melakukan koordinasi dengan instansi terkait agar terciptanya sinkronisasi program pengembangan objek wisata bahari, alam, dan sejarah, melakukan pendekatan kepada warga masyarakat sekitaro bjek wisata serta melibatkan warga masyarakat tersebut untuk menjaga dan melestarikan objek wisata bahari, alam, dan sejarah, meningkatkan promosi objek wisat abahari, alam, dan sejarah agar lebih dikenal oleh masyarakat luas, dan mengalokasikan dana/anggaran lebih untuk peningkatan objek wisata bahari, alam, dan sejarah. Faktor-faktor penghambat (kendala) dalam pelaksanaan strategi pengembangan objek wisata bahari, alam, dan sejarahadalah :anggaran pengembangan obje wisata yang terbatas, masalah pembebasan lahan dengan warga sekitar objek wisata, kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat sekitar objek wisata, dan kurangny apromosi objek wisata bahari, alam, dan sejarah.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EFEKTIVITAS KINERJA INSPEKTORAT KABUPATEN BULUNGAN (Suatu Studi tentang Sistem Pengendalian Internal dibidang Aparatur Sipil Negara)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kinerja Inspektorat Kabupaten Bulungan dalam menerapkan sistem pengendalian internal di bidang aparatur sipil negara, danfaktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kinerja Inspektorat Kabupaten Bulungan dalam menerapkan sistem pengendalian internal di bidang aparatur sipil negara. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui kinerja Inspektorat KabupatenBulungan dalam menerapkan sistem pengendalian internal bidang aparatur sipil Negara telah terlaksana secara efektif. Faktor pendukung efektivitas kinerja Inspektorat Kabupaten Bulungan adalah adanya kebijakan pemerintah daerah yang mendukung pelaksanaan tugas danfungsi Inspektorat KabupatenBulungan, dan telah terpenuhinya Anggaran penunjang pengawasan sebesar 1 % dari APBD Kabupaten Bulungan sesuai kebijakan pengawasan penyelenggaraan Pemerintah Daerah Departemen Dalam Negeri. Sedangkan factor penghambatnya adalah belum seimbangnya rasio antara tenaga pengawasan dengan obyek pemeriksaan, sarana prasarana penunjang pelaksanaan pengawasan yang belum representatif, masih kurangnya bidang kompetensi pendidikan sesuai dengan PKPT atau Daftar Materi Pemeriksaan (DMP), danmasih rendahnya partisipasi dari SKPD dalam upaya penyelenggaraan pemerintahan yang baik.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail