2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NURLINA. 201731023. “KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BUBUK TEH JELAI (Coix Lacryma-Jobi.L) DAN SEDUHANNYA DENGAN PERLAKUAN WAKTU DAN SUHU ROASTING YANG BERBEDA” Teh merupakan minuman yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Umumnya teh berasal dari tanaman Camellia sinensis. Selain itu, tanaman lain yang dapat diolah menjadi teh adalah jelai. Teh jelai merupakan teh yang bebas dari kafein sehingga jika dikonsumsi secara berlebih tidak menimbulkan dampak negatif pada kesehatan. Teh jelai termasuk ke dalam kategori teh herbal karena berasal dari biji-bijian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bubuk teh jelai dan mengetahui kualitas organoleptik teh jelai setelah di roasting dengan menggunakan waktu dan suhu yang berbeda. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 (tiga) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan dengan waktu dan suhu roasting yang berbeda. Karakteristik bubuk teh jelai yang telah di roasting menunjukkan semakin tinggi suhu yang digunakan maka semakin menurun kadar air pada bubuk teh jelai, obrix akan meningkat akibat proses pemanasan, jika kadar air semakin menurun maka presentase total gula akan meningkat. pH akan menurun jika suhu roasting yang digunakan semakin tinggi. Daya serap air berkaitan dengan kadar air, semakin rendah kadar air, maka semakin tinggi daya serap air yang dihasilkan. Organoleptik bubuk teh dan seduhan teh jelai menunjukkan bahwa semakin lama waktu dan suhu roasting yang digunakan, maka semakin berpengaruh terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa yang dihasilkan. Semakin tinggi suhu yang digunakan, maka semakin gelap warna yang akan dihasilkan akibat terjadinya proses karamelisasi. Aroma dan rasa yang diberikan akan semakin hangus akibat suhu roasting yang tinggi. Suhu roasting yang tinggi memberikan pengaruh pada tekstur bubuk jelai akibat penggunaan suhu tinggi.
2019 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bangunan (PBB) Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Bulungan. ABSTRAK Tujuan Penelitian ini adalah, (1) Untuk mengetahui bagaimana pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kabupaten Bulungan. dan (2) Untuk Mengetahui berapa besar Kontribusi Pajak Bumi dan Bangunan Tehadap Pendapatn Asli Daerah Kabupaten Bulungan. Penelitian ini mengunakan metode mix methode dimana penelitan ini mengabungkan antara penelitian kualitatif dan kuantatif. Metode kuantatif digunakan bagaimana pemungutan pajak PBB di Kabupaten Bulungan. Sedangkan, metode penelitian kuantatif untuk menjawab seberapa besar kontribusinya terhadap pendapatan PAD dikabupaten bulungan. Hasil penelitian yang diperoleh, menunjukan kemampuan pemerintah daerah kabupaten bulungan dalam menjalankan tugas pemungutan PBB belumlah efektif. Hal ini dapat dilihat dari realisai hasil penerimaan PBB per tahunnya yang tidak mencapai target yang diharapkan dengan nilai rasio efektivitas kurang dari 100% atau dibawah 1. Ini menunjukan kinerja untuk realisasi pemungutan PBB belum optimal.
2018 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Analisis Pengaruh Lingkungan Fisik dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat di Kantor Samsat Tanjung Selor”. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 110 responden. Data premier yang terkumpul melalui kuisioner dan hasil wawancara selanjutnya diolah menggunakan alat alanisis Structural Equation Model (SEM) dengan Software SPSS-AMOS 20. Seluruh instrument telah diuji reliabilitas (hasilnya di atas 0,6) dan validitas (hasilnya di atas 0,3) sehingga seluruhnya dinyatakan reliable dan valid. Instrument dibuat dalam bentuk kuisioner sebanyak 11 pernyataan untuk mengukur 11 indikator dengan menggunakan pengukuran sekala likert. Penelitian ini menghasilkan temuan ternyata lingkungan fisik berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan nilai koefisien regresi 0,41 dan nilai P = 0,000 ( 0,05). Lingkungan fisik berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan dengan nilai koefisien regresi 0,54 dan nilai P = 0,000 ( 0,05). Kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan masyarakat dengan nilai koefisien regresi 0,74 dan nilai P = 0,000 ( 0,05). Variable lingkungan fisik mempengaruhi variasi data kualitas pelayanan sebesar 29% selebihnya 71% dipengaruhi oleh factor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, variable lingkungan fisik dan kualitas pelayanan mempengaruhi variasi data kepuasan masyarakat sebesar 104%.