Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

16 hasil
Subjek: Waktu
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PROKRASTINASI AKADEMIK, SELF-EFFICACY, DAN MANAJEMEN WAKTU TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA UNIVERSITAS KALTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adika Purnamasari, 2026. Pengaruh Prokrastinasi Akademik, Self-Efficacy, dan Manajemen Waktu terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Universitas Kaltara. Prestasi akademik merupakan salah satu indikator keberhasilan mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi. Pencapaian prestasi akademik dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kecenderungan menunda tugas, keyakinan terhadap kemampuan diri, dan kemampuan dalam mengatur waktu. Kondisi tersebut menjadi dasar dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh prokrastinasi akademik, self-efficacy, dan manajemen waktu terhadap prestasi akademik mahasiswa Universitas Kaltara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 556 mahasiswa Universitas Kaltara angkatan 2021–2025 dan sampel sebanyak 85 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial prokrastinasi akademik tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik dengan nilai signifikansi sebesar 0,130 > 0,05, sedangkan self-efficacy dan manajemen waktu berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,000 < 0,05 dan 0,005 < 0,05. Secara simultan, prokrastinasi akademik, self-efficacy, dan manajemen waktu berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik dengan nilai F hitung sebesar 19,315 > F tabel sebesar 2,71 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,417 menunjukkan bahwa 41,7% variasi prestasi akademik dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Dengan demikian, self-efficacy dan manajemen waktu merupakan faktor yang berperan dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa, sedangkan prokrastinasi akademik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi akademik dalam penelitian ini.

12 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Manajemen Waktu dan Self-Efficacy terhadap Work-life Balance pada Mahasiswa Universitas Kaltara yang Bekerja

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Reny Respita, 2026. Pengaruh Manajemen Waktu dan Self-Efficacy terhadap Work-Life Balance pada Mahasiswa Universitas Kaltara yang Bekerja. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah mahasiswa yang bekerja sambil menempuh pendidikan sehingga dituntut mampu menyeimbangkan tanggung jawab akademik dan pekerjaan. Kemampuan mengelola waktu dan keyakinan terhadap kemampuan diri diduga memengaruhi terciptanya work-life balance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen waktu dan self-efficacy terhadap work-life balance pada mahasiswa Universitas Kaltara yang bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampel jenuh yang melibatkan 40 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial manajemen waktu tidak berpengaruh signifikan terhadap work-life balance dengan nilai t sebesar 1,178 dan signifikansi 0,246, sedangkan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 5,764 dan signifikansi 0,000. Secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F sebesar 33,156 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,642 menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 64,2% variasi work-life balance. Disimpulkan bahwa self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap work-life balance, sedangkan manajemen waktu tidak.

2 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Keaktifan Berorganisasi, Motivasi Belajar, dan Manajemen Waktu Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Universitas Kaltara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asmira, 2026. Pengaruh Keaktifan Berorganisasi, Motivasi Belajar, dan Manajemen Waktu terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Universitas Kaltara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya mahasiswa Universitas Kaltara yang aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan internal, namun memiliki tingkat prestasi akademik yang berbeda-beda. Keaktifan berorganisasi memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama, tetapi di sisi lain dapat memengaruhi alokasi waktu untuk kegiatan akademik. Selain itu, motivasi belajar dan kemampuan mengelola waktu juga diduga menjadi faktor yang memengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan berorganisasi, motivasi belajar, dan manajemen waktu terhadap prestasi akademik mahasiswa Universitas Kaltara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 mahasiswa Universitas Kaltara yang aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan internal dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keaktifan berorganisasi (X₁) tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y), dengan nilai t hitung sebesar 0,876 t tabel sebesar 1,988 dan nilai signifikansi sebesar 0,384 > 0,05, sehingga hipotesis pertama ditolak. Motivasi belajar (X₂) berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y), dengan nilai t hitung sebesar 5,829 > t tabel sebesar 1,988 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga hipotesis kedua diterima. Manajemen waktu (X₃) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y),dengan nilai |t hitung| sebesar 3,425 > t tabel sebesar 1,988 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 0,05, sehingga hipotesis ketiga diterima. Secara simultan, keaktifan berorganisasi (X₁), motivasi belajar (X₂), dan manajemen waktu (X₃) berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y), dengan nilai F hitung sebesar 27,528 > F tabel sebesar 2,71 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga hipotesis keempat diterima. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,490, yang berarti bahwa keaktifan berorganisasi, motivasi belajar, dan manajemen waktu mampu menjelaskan variasi prestasi akademik mahasiswa sebesar 49%, sedangkan 51% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keaktifan berorganisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa, motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa, serta manajemen waktu berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa. Secara simultan, keaktifan berorganisasi, motivasi belajar, dan manajemen waktu berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa Universitas Kaltara.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Percepatan pekerjaan proyek pembangunan gedung serba guna polda kaltara dengan menggunakan metode time cost trade off (TCTO)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembangunan Gedung serba guna Polda Kaltara merupakan salah satu proyek strategis yang berfungsi mendukung kegiatan porasional dan kedinasan kepolisian. Dalam pelakanaanya proyek ini menglami keterlambatan yang di sebabkan oleh berbagai faktor, sperti cuaca yang tidak menentu, keterbatasan tenaga kerja, serta keterlambatan material, sehingga berdampak pada waktu penyelesaiaan proyek. Oleh karena itu, diperlukan upaya percepatan pekerjaan agar proyek dapat diselesaiakan sesuai dengan target rencana Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bersarnya percepatan waktu dan biaya proyek Pembangunan Gedung serba guna Polda Kaltara dengan menggunakan metode time cost trade off (TCTO). Analisis dilakukan pada pekerjaan struktur dengan menfokuskan pada aktifitas yang berada pada jalur kritis. Percepatan dilakukan melalui penembahan jam kerja menjadi 3 (tiga) shift kerja, sedangkan harga satuan pekerjaan dianggap tetap selama pelaksanaan proyek. Pengolaan data dan penjadwalan proyek dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Project. Hasi Analisa menunjukkan bahwa penerapan metode time cost trade off (TCTO) mampu memberikan alternatif percepatan waktu pelaksanaan dari 118 hari menjadi 87 hari dengan kata lain diperoleh percepatan sebesar 31 hari dengan penambahan biaya langsung sebesar Rp 123.142.920 dari total biaya sebelumnya sebesar Rp. 2.350.800.000,00 menjadi Rp 2.462.858.406 yang masi dapat di kendalikan. Metode ini efektif dalam menentukan kombinasi waktu dan biaya yang optimal, sehingga keterlmbatan proyek dapat di minimalkan secara makimal. Dengan demikian metode time cost trade off (TCTO) dapat dijadikan sebagai salah satu pendekatan manajemen proyek yang efisien dalam menangani keterlambatan pda proyek kontruksi

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Implementasi Konsep BIM (Building Information Modeling) dengan Penggunaan Software Autodesk Revit Pada Bangunan Gedung SMA Negeri 1 Tanjung Selor

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas implementasi konsep Building Information Modeling (BIM) menggunakan perangkat lunak Autodesk Revit pada pekerjaan struktur Gedung SMA Negeri 1 Tanjung Selor, serta membandingkannya dengan metode Quantity Take-Off (QTO) konvensional. Fokus penelitian ditujukan pada perhitungan volume struktur beton dan penulangan pondasi, serta analisis efisiensi waktu pengerjaan. Metode konvensional dilakukan dengan menghitung secara manual melalui gambar 2D menggunakan spreadsheet, sedangkan metode BIM memanfaatkan pemodelan digital 3D yang menghasilkan data volume secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan volume beton metode BIM memiliki selisih sebesar +1,55% dibanding metode konvensional, sedangkan volume penulangan pondasi menunjukkan selisih -5,4%, dengan BIM menghasilkan nilai lebih efisien. Dari sisi durasi pekerjaan, metode BIM hanya memerlukan waktu 4 hari kerja, sedangkan metode konvensional memerlukan 6 hari, yang menunjukkan efisiensi waktu sebesar +37,5%, bahkan oleh pengguna pemula. Keunggulan BIM juga terletak pada visualisasi model 3D, kemudahan revisi desain, otomatisasi dokumen teknis, serta akurasi pengambilan data volume melalui fitur Schedule dan Tag. Temuan ini mendukung pentingnya adopsi BIM dalam pekerjaan struktur dan manajemen proyek, terutama dalam rangka mendukung transformasi digital sektor konstruksi. Implementasi lebih luas disarankan dengan dukungan pelatihan teknis dari institusi pendidikan dan kebijakan regulasi dari pemerintah

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

perbandingan biaya dan waktu penggunaan scaffolding (steiger) dengan perancah konvensional (kayu) pekerjaan struktur pelat dan balok beton pembangunan kantor wilayah (kanwil) direktorat jendral perbendaharaan (DJPB) Kalimantan Utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perancah adalah konstruksi dari batang kayu, atau pipa baja yang didirikan ketika suatu gedung sedang dibangun untuk menjamin tempat kerja yang aman bagi pekerja yang membangun suatu gedung, memasang sesuatu, atau mengadakan pekerjaan pemeliharaan. Dalam penelitian ini jenis bahan perancah yang akan diteliti untuk perbandingan adalah jenis bahan perancah konvensional kayu dan jenis bahan perancah dari baja (scaffolding). Perhitungan biaya material untuk jenis bahan perancah konvensional (kayu) berdasarkan harga dari material tersebut, sedangkan perancah dari baja (scaffolding) berdasarkan harga sewa. Adapun rumusan masalahnya bagaimana hasil dari perbandingan biaya dan waktu antara scaffolding (steiger) dengan perancah konvensional (kayu) pada pekerjaan struktur plat dan balok beton Pembangunan Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pembendaharaan Kalimantan Utara. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hasil dari perbandingan biaya dan waktu antara penggunaan Scaffolding (Steiger) dengan perancah konvensional (kayu) pekerjaan struktur plat dan balok beton pembangunan Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pembendaharaan Kalimantan Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan metode komparatif, kemudian sumber data penelitian adalah data primer dan data sekunder. Selanjutnya metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan wawancara langsung. Dengan menggunakan dua perbandingan yaitu dari segi waktu dan biaya maka dihasilkan data menggunakan perbandingan perhitungan waktu dari dua penggunaan perancah yang pertama scaffholding (steiger) durasi waktu pemasangan scaffolding (steiger) lantai 1 Pembangunan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pembendaharaan Kalimantan Utara dari hasil perhitungan di atas di peroleh ± 9 hari kerja. dan kedua konvensional (kayu) durasi waktu pemasangan konvensional (kayu) lantai 1 Pembangunan Kantor Wilayah) Direktorat Jenderal Pembendaharaan Kalimantan Utara dari hasil perhitungan di atas di peroleh ±11 hari kerja, dan juga menggunakan perbandingan perhitungan biaya dari dua penggunaan perancah, pertama menggunakan Scaffholding (Steiger) dengan biaya Rp 94.080.000 sedangkan yang kedua menggunakan perancah kayu dengan biaya Rp 104.346.000,-.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PEMBANGUNAN PROYEK KONSTRUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF (STUDI KASUS : PEMBANGUNAN LANDSCAPE TAMAN KANTOR BUPATI

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam proyek pembangunan, ada beberapa hal sangat berpengaruh terhadap keberhasilan dan kegagalan suatu proyek, yaitu tepat waktu, biaya dan mutu. Tolak ukur keberhasilan suatu proyek biasanya dilihat dari waktu penyelesaian yang singkat dengan biaya yang minimal tanpa melupakan mutu dan kualitas hasil dari pekerjaan. Tujuan dari penelitian ini adalah menghitung perubahan biaya dan waktu pelaksanaan proyek dengan variasi penambahan jam kerja (lembur) dan penambahan tenaga kerja. Data-data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder yang berasal dari Kontraktor Pelaksana. Penentuan lintasan kritis menggunakan program Microsoft Project serta melakukan perhitungan penerapan Metode Time Cost Trade Off di bantu Program Microsoft Excel. Diketahui biaya untuk proyek dalam kondisi normal sebesar Rp 7.517.149.834,81 dengan durasi pelaksanaan proyek selama 198 hari kerja. Dari hasil perhitungan waktu dan biaya akibat penambahan jam kerja (lembur), didapat didapat pada umur proyek 130 hari kerja dengan total biaya proyek Rp7.010.330.880,77 dengan efisiensi waktu proyek sebanyak 68 hari (34,34%) dengan efisiensi biaya sebesar Rp Rp506.818.954,04 (6,74%). Sementara pada penambahan tenaga kerja didapat pada umur proyek 105 hari kerja dengan total biaya proyek Rp 6.704.060.825,23 dengan efisiensi waktu proyek sebanyak 93 hari (47,01%) dengan efisiensi biaya sebesar efisiensi biaya proyek sebesar 813.089.009,58 (12,13%).

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDY OPTIMASI BIAYA DAN WAKTU DENGAN MENGGUNAKAN METODE TIME COST TRADE OFF PADA PROYEK REHABILITASI BERAT GEDUNG KANTOR KELURAHAN TANJUNG PALAS TENGAH

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pada pelaksanaan proyek konstruksi terkadang terjadi berbagai hal yang tidak sesuai rencana salah satunya yaitu bertambahnya waktu pelaksanaan dan penyelesaian proyek menjadi terlambat.. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui waktu dan biaya optimum proyek Rehabilitasi Berat Gedung Kantor Kelurahan Tanjung Palas Tengah setelah dilakukan percepatan. Metode yang digunakan untuk menganalisis data pada penelitian ini adalah analisis pertukaran waktu dan biaya (time cost trade off ) dengan alternatif percepatan menggunakan penambahan jam kerja (lembur) dan penambahan tenaga kerja. Metode ini salah satu metode yang digunakan untuk mempercepat watu penyelesaian proyek dengan cara mengurangi durasi rencana pada pekerjaan yang berada pada lintasan kritis untuk mendapatkan waktu dan biaya proyek yang lebih menguntungkan. Setelah dilakukan analisis percepatan waktu pada pekerjaan struktur beton didapatkan hasil waktu dan biaya optimum pada alternatif penambahan tenaga kerja dengan total durasi 15 hari kerja dengan total biaya proyek sebesar Rp 1.235.030.631,42 dengan efisiensi waktu proyek sebanyak 50 hari (76,97%) dari durasi normalnya yaitu 65 hari kerja dan efisiensi biaya proyek sebesar Rp 157.715.386,09 (11,32%) dari total biaya normalnya yaitu Rp 1.392.746.017,51.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISA FAKTOR UTAMA KEBERHASILAN PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR DPRD PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gedung DPRD merupakan wadah wakil – wakil rakyat untuk dapat menyalurkan aspirasinya sehingga diharapkan adanya ketersediaan bangunan untuk dapat melaksanakan tugas wakil – wakil rakyat tersebut. Pembangunan yang dilakukan pada prinsipnya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan penduduknya. Dengan begitu pembangunanan dilaksanakan secara terus menerus sebagai suatu proses agar mampu tercapai keadaan masyarakat yang semakin baik.. Kegiatan pelaksanaan konstruksi memiliki masa pelaksanaan dalam pekerjaan seperti single years (tahun tunggal) dan multiyear (tahun jamak). Pada penelitian ini peneliti melakukan Analisa pada beberapa faktor yang menjadi faktor keberhasilan pelaksanaan proyek di Pembangunan kantor DPRD Kalimantan Utara. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kemajuan pelaksaan pekerjaan di Pembangunan khususnya di kantor DPRD Kalimantan Utara karena jika kita mengetahui factor apa saja yang mempengaruhi, maka kita dapat melaksanakan proyek terbut dengan lancar dan minim kendala. Beberapa kriteria yang digunakan untuk menilai keberhasilan keterlaksanaan proyek adalah waktu, biaya, K3, dan beberapa faktor lainnya yang tidak diketahui. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan observasi dan wawancara beserta kuisioner yang kemudian data tersebut di lakukan uji regresi linier berganda. Dari hasil analis data didapatkan bahwa faktor bahan menjadi yang paling berpengaruh dengan prsentase sebesar 23,3% dan memeliki presentase pengaruh paling banyak dibandikan faktor lain. Adapun besar pengaruh faktor lain seperti faktor tenaga kerja 22,7%, mutu 22,5%, K3L 22% dan 15,8% dari faktor lainnya.

17 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI TRIPLE EXPONENTIAL SMOOTHING DALAM MERAMALKAN INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Riya Putri Yunianti. Implementasi Triple Exponential Smoohing Dalam Meramalkan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Kalimantan Utara (dibimbing oleh St. Syahdan) Indeks Harga Konsumen (IHK) merupakan salah satu indikator ekonomi yang digunakan untuk mengukur tingkat perubahan harga (Inflasi/Deflasi) di tingkat konsumen, khususnya di daerah perkotaan. Perubahan IHK dari waktu ke waktu menunjukkan pergerakan harga dari paket komoditas yang dikonsumsi oleh rumah tangga. Suatu deret waktu dari metode peramalan yang dapat digunakan untuk memprediksi pola data trend adalah metode Triple Exponential Smoothing tujuan dari penelitian untuk mengetahui bagaimana hasil peramalan dengan menggunakan metode triple exponential smoothing dalam meramalkan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Kalimantan Utara pada bulan Mei hingga Desember 2023. Parameter terbaik dari hasil peramalan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Kalimantan Utara dari bulan Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember 2023 menggunakan parameter α=0,4 dengan nilai MAPE 0,39. Hasil dari peramalan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Provinsi Kalimantan Utara dari bulan Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember 2023 menggunakan parameter α=0,4 dengan metode Triple Exponential Smoothing menunjukkan Indeks Harga Konsumen (IHK) DI Provinsi Kalimantan Utara untuk bulan Mei, Juni, Juli, Agustus, September, September, Oktober, November, Desember 2023 berturut-turut hasil peramalannya adalah sebesar 114,10; 114,55; 114,78; 115,23; 115,47; 115,92; 116,16; 116,61 mengalami peningkatan dari bulan sebelumnya.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BUBUK TEH JELAI (Coix Lacryma-Jobi.L) DAN SEDUHANNYA DENGAN PERLAKUAN WAKTU DAN SUHU ROASTING YANG BERBEDA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NURLINA. 201731023. “KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BUBUK TEH JELAI (Coix Lacryma-Jobi.L) DAN SEDUHANNYA DENGAN PERLAKUAN WAKTU DAN SUHU ROASTING YANG BERBEDA” Teh merupakan minuman yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Umumnya teh berasal dari tanaman Camellia sinensis. Selain itu, tanaman lain yang dapat diolah menjadi teh adalah jelai. Teh jelai merupakan teh yang bebas dari kafein sehingga jika dikonsumsi secara berlebih tidak menimbulkan dampak negatif pada kesehatan. Teh jelai termasuk ke dalam kategori teh herbal karena berasal dari biji-bijian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bubuk teh jelai dan mengetahui kualitas organoleptik teh jelai setelah di roasting dengan menggunakan waktu dan suhu yang berbeda. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 (tiga) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan dengan waktu dan suhu roasting yang berbeda. Karakteristik bubuk teh jelai yang telah di roasting menunjukkan semakin tinggi suhu yang digunakan maka semakin menurun kadar air pada bubuk teh jelai, obrix akan meningkat akibat proses pemanasan, jika kadar air semakin menurun maka presentase total gula akan meningkat. pH akan menurun jika suhu roasting yang digunakan semakin tinggi. Daya serap air berkaitan dengan kadar air, semakin rendah kadar air, maka semakin tinggi daya serap air yang dihasilkan. Organoleptik bubuk teh dan seduhan teh jelai menunjukkan bahwa semakin lama waktu dan suhu roasting yang digunakan, maka semakin berpengaruh terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa yang dihasilkan. Semakin tinggi suhu yang digunakan, maka semakin gelap warna yang akan dihasilkan akibat terjadinya proses karamelisasi. Aroma dan rasa yang diberikan akan semakin hangus akibat suhu roasting yang tinggi. Suhu roasting yang tinggi memberikan pengaruh pada tekstur bubuk jelai akibat penggunaan suhu tinggi.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Perbandingan Waktu Dan Biaya Menggunakan Metode Time Cost Trade Off Antara Penambahan Tenaga Kerja Dengan Penambahan Jam Kerja (Lembur)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Waktu dan biaya merupakan elemen utama yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu proyek. Suatu proyek dikatakan berhasil apabila memiliki waktu penyelesaian yang singkat dengan biaya yang minimum tanpa mengabaikan mutu hasil pekerjaan. Pada penelitian ini dimulai dengan mencari lintasan kritis menggunakan Microsoft Project, selanjutnya item pekerjaan yang berada di lintasan kritis akan dilakukan percepatan dengan menggunakan metode Time Cost Trade Off. Diketahui biaya untuk proyek dalam kondisi normal sebesar Rp 1,589,179,805.06 dengan durasi pelaksanaan proyek selama 132 hari kerja. Dari hasil waktu dan biaya akibat penambahan jam kerja (lembur) didapat pada umur proyek 110 hari kerja dengan total biaya proyek sebesar Rp 1,566,830,260.57 dengan efisiensi waktu proyek sebanyak 22 hari (16,67%) dan efisiensi biaya proyek sebesar Rp 24,949,809.67 (1,41%).Sedangkan waktu dan biaya akibat penambahan tenaga kerja didapat pada umur proyek 108 hari kerja dengan total biaya proyek sebesar Rp 1,559,242,626.67 dengan efisiensi waktu proyek sebanyak 24 hari (18,18%) dan efisiensi biaya proyek sebesar Rp. 29.937,178.39 (1,88%).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Efektivitas Tenaga Kerja Pada Proyek Pelebaran Jalan Durian Di Kabupaten Bulungan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam dunia konstruksi tenaga kerja adalah asset utama proyek konstruksi yang menjadi pelaku aktif dari setiap aktivitas Pekerjaan. Tenaga kerja dan proyek konstruksi merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan karena tenaga kerja memegang peranan penting dalam menjalankan kegiatan proyek konstruksi. Oleh karena itu pelaksana proyek harus melakukan pengawasan terhadap tenaga kerjanya dalam bekerja, karena masih ada juga tenaga kerja yang tidak menjalankan komitemen dalam bekerja seperti menunda waktu pekerjaan, bekerja tidak sepenuh hati dan melakukan kecurangan sehingga akan berdampak negatif terhadap pencapaian tujuan yang efektif dan efisien. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam mengukur kinerja kelompok tukang adalah mengetahui efektivitas waktu kerjanya. Efektivitas adalah suatu keadaan yang menunjukkan tingkat keberhasilan atau pencapaian suatu tujuan yang diukur dengan kualitas, kuantitas dan waktu sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya. Untuk mendapatkan nilai efektivitas tukang, data waktu kerja riil yang telah terkumpul dari tiap pengamatan disusun dalam tabel dan dipisahkan untuk tiap orang tukang. Selanjutnya waktu kerja riil dibandingkan dengan waktu kerja teoritis dan di hitung presentasenya sehingga dapat dilihat berapa persen efektivitas kerja pada tiap kelompok tukang. Pengukuran efektivitas juga dilakukan untuk seluruh data untuk membuat kesimpulan efektivitas kerja secara keseluruhan. Selain itu juga dilakukan perbandingan untuk mendapatkan hasil waktu kerja paling efektif diantara ukuran-ukuran kerja kelompok yang diteliti. Setelah menganalisis data, di dapat waktu kerja efektif tukang paling tinggi pada pekerjaan pelebaran bahu jalan adalah 85.44 menit/hari yang efektivitasnya adalah 54.05 % jika dibandingkan waktu kerja teoritis. Dari dua lokasi titik 2 pengukuran, waktu kerja efektif yang paling tinggi dicapai pada titik pekerjaan kedua dengan ukuran Lc 75.33 menit/ hari, Begisting 207.67 menit/hari, Rigid 229.67 menit/hari yang mempunyai efektivitas masing-masing 42.80 % untuk Lc, 74.97% untuk Begisting dan 82.91 % untuk Rigid, jika dibandingkan waktu kerja teoritis.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisa Manajemen Waktu Pada Pekerjaan Drainase Desa Mara 1

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen waktu pada pekerjaan drainase di Desa Mara 1 dengan metode time schediling Kurva-S dan Gantt Chart. Dan menggunakan perspektif waktu normal dan dipercepat untuk menentukan urutan pekerjaan yang efesien. Untuk analisa menggunakan metode Kurva-S dan Gantt Chart di butuhkan pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder. Untuk data primer dilakukannya wawancara dengan tujuan untuk mendapatkan kebutuhan tenaga dan durasi pekerjaan dilapangan pada pekerjaan drainase tersebut dan survey terhadap lokasi penelitian. Data sekunder yaitu data RAB dan Dimensi drainase yang di dapatkan dari Desa Mara 1. Data yang sudah dikumpulkan dan telah dianalisa dengan hasil diperoleh time scedule menggunakan metode Kurva-S dan Gantt Chart dengan perspektif pekerjaan waktu normal menunjukan urutan pekerjaan yang berurutan (sequintial) dan penyelesaian pekerjaan drainase membutuhkan waktu 31 hari. Menggunakan metode Kurva-S dan Gantt Chart dengan perspektif waktu dipercepat menunjukan urutan pekerjaan yang menunjukan urutan pekerjaan dipercepat dan penyelesaian pekerjaan dalam waktu 25 hari.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS NILAI HASIL TERHADAP WAKTU DAN BIAYAPADA PROYEK KONSTRUKSI(Studi Kasus SPBP POLDA KALTARA Kilo 9, Bulungan Kalimantan Utara)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pengendalian waktu dan biaya diperlukan agar suatu proyek tidak mengalami keterlambatan dan kelebihan biaya dari rencana awal proyek, Konsep nilai hasil (Earned Value) merupakan konsep yang mengintegrasikan waktu dan biaya. Konsep nilai hasil memiliki tiga komponen penting diantaranya yaitu rencana penyerapan biaya (Budget Cost), biaya aktual yang sudah dikeluarkan (Actual Cost), dan suatu nilai yang didapatkan dari biaya yang sudah dikeluarkan yang disebut nilai akhir (Earned Value). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan nilai hasil dalam memperkirakan waktu dan biaya akhir penyelesaian proyek setiap minggunya. Studi ini menghasilkan proyek SPBP POLDA Kaltara mengalamai keterlambatan waktu kerja pada minggu ke-1 dan minggu ke-2 proyek terlambat dari waktu yang telah direncanakan namun pada minggu ke-3 hingga minggu ke-11 proyek berjalan lebih cepat dari rencana, dan pada minggu ke-12 hingga minggu ke- 15 proyek mengalami keterlambatan kembali, pada minggu terakhir proyek selesai tepat waktu.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS PERENCANAAN LAMPU LALU LINTAS (TRAFFIC LIGHT) PADA PERSIMPANGAN JALAN JERUK – JALAN SENGKAWIT TANJUNG SELOR DENGAN METODE WEBSTER

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perkembangan kota Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara ditandai dengan meningkatkan jumlah kendaraan beberapa tahun terakhir. Dengan adanya peningkatan terhadap jumlah kendaraan menyebabkan timbulnya konflikkonflik lalu lintas khususnya pada persimpangan jalan. Belum berfungsinya lampu lintas (traffic light) di persimpangan Jalan Jeruk-Jalan Sengkawit Tanjung Selor mengakibatkan terjadi ketidak teraturan arus lalu lintas pada persimpangan. Manajemen lalu lintas perlu diterapkan khususnya perencanaan pemasangan lampu lalu lintas menggunakan salah satu metode pengaturan lampu lalu lintas yaitu metode Webster demi keselamatan pengendara dan efisiensi waktu bagi pemakai jalan. Penelitian membatasi permasalahan dengan membahas kinerja simpangan Jalan Sengkawit, volume lalu lintas, arus jenuh, waktu siklus optimum, waktu hijau efektif, dan waktu hijau aktual. Perencanaan siklus waktu hijau efektif untuk 3 (tiga) mulut jalan adalah 110 detik dan waktu hijau aktual 98 detik dengan pembagian 3 (tiga) fase simpang yaiu arah Pasar Induk (Selatan) untuk waktu hijau efektif 34 detik dan waktu hijau aktual 33 detik. Rencana waktu hijau efektif arah Tugu Cinta Damai (Barat) yaitu 27 detik dan waktu hijau aktual 26 detik, waktu hijau efektif arah Jalan Jeruk (Utara) yaitu 40 detik dan waktu hijau aktual yaitu 39 detik. Sehingga pengaturan waktu lampu lalu lintas ( traffic Light ) dengan menggunakan metode webster dipersimpangan Jalan Jeruk – Jalan Sengkawit Tanjung Selor layak digunakan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail