Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Daya Serap Air
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KARAKTERISTIK SIFAT FISIK MIE INSTAN SUBTITUSI TEPUNG TALAS (Colocasia esculenta) DAN TEPUNG TERIGU DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Aprilliana. Program Sarjana Universitas Kaltara Tanjung Selor Karakteristik Sifat Fisik Mie Instan Subtitusi Tepung Talas (Colocasia Esculenta) Dan Tepung Terigu Dengan Penambahan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Dibawah Bimbingan Fitrah Pangerang S.TP M.Si Mie instan atau mie siap hidang adalah mie mentah yang telah mengalami pengukusan dan dikeringkan sehingga menjadi mie instan kering atau digoreng sehingga menjadi mie instan goreng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat fisik mie instan yang di subtitusi tepung talas , dan mengetahui formulasi subtitusi tepung talas pada tepung terigu yang yang terbaik dalam pembuatan mie instan. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Mei sampai bulan Juli 2023. Bertempat di Laboratorium Kimia dan Pengolahan Pascapanen Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Kaltara, Tanjung Selor. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan masing-masing perlakuan ditambahkan Ekstrak cair daun kelor sebanyak 40 ml yang terdiri dari 4 perlakuan dengan proporsi tepung talas dan tepung terigu yang berbeda-beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara Uji DSA tertinggi terdapat pada perlakuan 30% :70%, elastisitas pada perlakuan 30% :70 %, Namun sebaliknya untuk cooking time paling cepat terdapat pada perlakuan B . Kata kunci : Mie Instan, , Talas , Daya Serap Air, Elastisitas, Cooking Time

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BUBUK TEH JELAI (Coix Lacryma-Jobi.L) DAN SEDUHANNYA DENGAN PERLAKUAN WAKTU DAN SUHU ROASTING YANG BERBEDA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NURLINA. 201731023. “KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BUBUK TEH JELAI (Coix Lacryma-Jobi.L) DAN SEDUHANNYA DENGAN PERLAKUAN WAKTU DAN SUHU ROASTING YANG BERBEDA” Teh merupakan minuman yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Umumnya teh berasal dari tanaman Camellia sinensis. Selain itu, tanaman lain yang dapat diolah menjadi teh adalah jelai. Teh jelai merupakan teh yang bebas dari kafein sehingga jika dikonsumsi secara berlebih tidak menimbulkan dampak negatif pada kesehatan. Teh jelai termasuk ke dalam kategori teh herbal karena berasal dari biji-bijian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bubuk teh jelai dan mengetahui kualitas organoleptik teh jelai setelah di roasting dengan menggunakan waktu dan suhu yang berbeda. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 (tiga) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan dengan waktu dan suhu roasting yang berbeda. Karakteristik bubuk teh jelai yang telah di roasting menunjukkan semakin tinggi suhu yang digunakan maka semakin menurun kadar air pada bubuk teh jelai, obrix akan meningkat akibat proses pemanasan, jika kadar air semakin menurun maka presentase total gula akan meningkat. pH akan menurun jika suhu roasting yang digunakan semakin tinggi. Daya serap air berkaitan dengan kadar air, semakin rendah kadar air, maka semakin tinggi daya serap air yang dihasilkan. Organoleptik bubuk teh dan seduhan teh jelai menunjukkan bahwa semakin lama waktu dan suhu roasting yang digunakan, maka semakin berpengaruh terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa yang dihasilkan. Semakin tinggi suhu yang digunakan, maka semakin gelap warna yang akan dihasilkan akibat terjadinya proses karamelisasi. Aroma dan rasa yang diberikan akan semakin hangus akibat suhu roasting yang tinggi. Suhu roasting yang tinggi memberikan pengaruh pada tekstur bubuk jelai akibat penggunaan suhu tinggi.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail