Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Kedelai
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk penetuan kelas kesesuaian lahan tanaman kedelai (GLYCINE MAX (L) MERIL) di Kecamatan Peso Hilir.

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASusanti,2019. Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIS) untuk Penentuan Kelas Kesesuaian Lahan Tanaman Kedelai di Kecamatan Peso Hilir. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. di bawah bimbingan Bapak Adymas Putro Utomo Kedelai merupakan salah satu bahan pokok bagi masyarakat yang sulit ditemukan saat ini. Konsumsi kedelai yang sangat besar menyebabkan Indonesia tidak mampu memenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri. Indonesia melakukan impor kedelai untuk mencukupi kebutuhan kedelai dalam negeri, sehingga menyebabkan terjadinya kenaikan harga kedelai. Tujuan penelitian adalah menentukan kelas kesesuaian lahan untuk tanaman kedelai dengan menggunakan analisis spasial atau non spasial, kemudian dicocokan karakteristik lahan dengan data syarat tumbuh yang bersumber dari Permentan No. 79 Tahun 2013 di kombinasi dengan Hasil Penelitian Universitas Sumatera Utara. Aplikasi SIG yaitu Arcview .3.3, adalah aplikasi yang digunakan untuk mengolah dalam proses Overlay maupun Matching sampai dengan penyajian Layout. Dengan Aplikasi ini pengguna dapat menampilkan berbagai peta seperti Peta Jenis Tanah, Peta Kelerengan, Peta Suhu Udara, Peta Curah Hujan,Peta Kesesuaian Lahan Aktual, Peta Kesesuaian Lahan Potensial. Selain itu pengguna dapat mengakses informasi luasan kelas kesesuaian lahan serta serta karakteristik lahan di Kecamatan Peso Hilir. Demikian pihak pengambil kebijakan maupun masyarakat dapat menjadikannya dasar dalam perencanaan tata guna lahan, khususnya di komuniti tanaman kedelai.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Pemberian berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam terhadap pertumbuhan dan hasil 2 varietas tanaman kedelai (Gycine Max (L), Merril)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Raden Roro Pretty Nur Janah. NPM 201431079. Pengaruh Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Tanaman Kedelai (Glycine max (L). Merril). Di bawah bimbingan Sabarudin, SP, MM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai dosis pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan hasil 2 varietas tanaman kedelai (Glycine max (L) Merril) dan untuk mengetahui pengaruh kombinasi antara pemberian dosis pupuk kandang ayam dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max (L). Merril). Penelitian ini dilaksanakan di Selimau 1 Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara dimulai dari bulan Agustus 2018 sampai November 2018 terhitung mulai persiapan lahan sampai panen. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK Faktorial), yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah varietas kedelai (V) yang terdiri dari 2 taraf, yaitu Varietas Lokal (V1) dan Varietas Edamame (V2). Faktor kedua adalah Dosis pupuk Kandang Ayam (A) yang terdiri 4 taraf yaitutanpa pupuk kandang ayam (A0), 15 ton/ha-1 (A1), 20 ton/ha-1 (A2), 25 ton/ha-1 (A3). Parameter yang diamati adalah Tinggi tanaman, Jumlah Polong Per Tanaman, Jumlah Biji Per Polong, Berat 100 biji, Hasil Biji Kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Perlakuan varietas berpengaruh tidak nyata terhadap semua variable pengamatan yaitu : parameter tinggi tanaman 15 HST, 30 HST, 45 HST, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per polong, berat 100 biji, dan hasil biji kering (2) Perlakuan Pupuk Kandang Ayam tidak menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman umur 15 hari setelah tanam (HST) dan 30 hari setelah tanam (HST), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap ratarata tinggi tanaman 45 HST, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per polong, berat 100 biji, dan hasil biji kering. (3) Interaksi antara perlakuan Varietas dan Pupuk Kandang Ayam tidak berpengaruh nyata pada semua parameter yang diamati, kecuali terhadap rata-rata hasil biji kering yang memberikan pengaruh sangat nyata. Hasil biji kering tertinggi diperoleh pada perlakuan varietas Edamme dan pupuk kandang dosis 20 ton/ha-1 dengan hasil rata-rata 1,777 ton/ha-1.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Aplikasi Sistem Informasi Geofrafis (SIG) untuk Penentuan Kelas Kesesuaian lahan pada Tanaman Kedelai (Glicine max (L) Meril Studi Kasus Kecamatan Tanjung Palas

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Alip Setiawan Susanto. Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penentuan Kelas Kesesuaian Lahan Tanaman Kedelai di Kecamatan Tanjung Palas. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Dibawah bimbingan Adymas Putro Utomo Telah dilakukan penelitian Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penentuan Kelas Kesesuian Lahan Tanaman Kedelai di Kecamatan Tanjung Palas.Penelitian ini dilakuakan untuk menganalisis Kesesuaian Lahan di Kecamatan Tanjung Palas menggunakan analis spasial maupun non spasial dan pencocokan antara data karaterstik lahan dengan data syarat tumbuh tanaman kedelai. Penelitian ini menggunakan aplikasi Arcview, 3.3, untuk mengolah data baik dalam proses tumpang susun data (Overlay) maupun pencocokan data (Matching) sampai dengan penyajian data (Layout). Dengan aplikasi ini pengguna dapat menampilkan berbagai peta tematik, peta karaterstik lahan, dan peta kesesuaian lahan tanaman kedelai. Selain pengguna dapat mengakses informasi mengenai luas kelas kesesuaian lahan serta informasi karaterstik lahan di Kecamatan Tanjung Palas. Dengan demikian baik pihak pengambil kebijakan maupun pihak masyarakat dapat menjadikan salah satu dasar dalam perencanaaan tata guna lahan khususnya di komoditi kedelai.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Ekstrak Alami pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max (L) Merrill)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Upi Azmi. 2018. “Pengaruh Ekstrak Alami Pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine mal L. Merrill) Varietas Grobogan”. Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Pembimbing : Tati Hariyati, SP., MP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh pemberian ekstrak alami pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine mal L. Merrill). Penelitian ini dilaksanakan di Jalan Kemayoran Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Penelitian dimulai pada bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan perlakuan yaitu menggunakan ekstrak alami dari bahan air kelapa, ekstrak biji jagung muda dan tauge dengan konsentrasi dan dosis yang berbeda-beda dan setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Perlakuan yang diberikan yaitu pemberian konsentrasi 10% (10 mL ekstrak alami : 90 mL air), 20% (20 mL ekstrak alami : 80 mL air) dan 30% (30 mL ekstrak alami : 70 mL air) dengan cara diteteskan pada benih kedelai yang telah berkecambah dengan banyaknya dosis yang diberikan yaitu 2 mL, 4 mL dan 6 mL per tanaman. Benih kedelai yang digunakan adalah Varietas Grobogan. Parameter tanaman kedelai yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah polong, jumlah biji, berat biji dan bobot biji. Pengamatan dilakukan pada 7, 14 dan 21 hari setelah tanam. Perlakuan konsentrasi dan dosis ekstrak alami tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan jumlah cabang pada umur 7, 14 dan 21 hari setelah tanam, dan berpengaruh nyata terhadap jumlah polong, jumlah biji, berat biji dan bobot biji namun berpengaruh nyata terhadap jumlah polong, jumlah biji, berat biji dan bobot biji. Dari hasil analisis sidik ragam yang diperoleh bahwa pengaruh terbaik terhadap pemberian konsentrasi dan dosis adalah perlakuan T3D3 dengan konsentrasi sebesar 30% dan dosis sebanyak 6 mL. Pada perlakuan T3D3 menunjukkan pengaruh nyata terhadap jumlah polong dengan rata-rata pada perlakuan T3 = 73,55 buah dan D3 = 86 buah, jumlah biji dengan rata-rata pada T3 = 158,55 buah dan D3 = 168,67 buah, berat biji dengan rata-rata pada T3 = 85,77 dan D3 = 88 gram, dan bobot biji dengan rata-rata pada T3 = 56,78 dan D3 = 58,67 gram

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail