ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam
meningkatkan kedisiplinan guru di SD Negeri 017 Tanjung Palas serta
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kedisiplinan tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,
observasi langsung, dan studi dokumentasi. Sumber data utama melibatkan kepala
sekolah dan guru-guru di SD Negeri 017 Tanjung Palas. Analisis data dilakukan
melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Peran kepala sekolah sebagai
supervisor dilakukan melalui pengawasan langsung (school walkaround) dan
pemeriksaan RPP di awal semester, namun masih memiliki kelemahan yuridis
karena belum tersedianya tata tertib tertulis. Sebagai inovator, kepala sekolah
menerapkan terobosan berupa apresiasi verbal non-material di forum rapat untuk
menyiasati keterbatasan anggaran. Sebagai pemimpin, kepala sekolah menerapkan
strategi keteladanan nyata (lead by example) dengan konsisten hadir pukul 06.50
WITA, memimpin apel, dan membunyikan bel masuk yang terbukti memberikan
implikasi psikologis berupa rasa “malu” dan “sungkan” pada guru jika terlambat.
Sebagai motivator, pembinaan dilakukan melalui pengarahan kolektif dan
konseling personal secara tertutup di ruang kerja. (2) Faktor penghambat utama
bersifat internal, yaitu lemahnya kesadaran diri dan manajemen waktu guru, yang
dibuktikan secara empiris di mana guru yang berdomisili dekat justru mencatatkan
frekuensi keterlambatan sangat tinggi. Faktor eksternal seperti kondisi geografis
dan beban ganda (double burden) guru perempuan bertindak sebagai kendala
situasional. Sebaliknya, faktor pendukung utama digerakkan oleh konsistensi
keteladanan fisik kepala sekolah, pengawasan melekat yang humanis, serta
pemberian apresiasi verbal yang menyentuh aspek afektif guru.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Keragaman beras padi ladang desa Antutan merupakan modal dasar yang sangat berharga untuk pengembangan pertanian sektor tanaman pangan dalam mendukung program swasembada pangan nasional dan keberadaannya hanya bisa bergantung kepada budidaya yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Beras padi ladang merupakan plasma nutfah yang potensial yang dapat dikembangkan. Keragaman genetik yang tinggi pada padi-padi ladang dapat dimanfaatkan dalam program pemuliaan padi secara umum. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agusutus 2021. Metode penelitian dilakukan dengan dua tahap yaitu tahap observasi ke objek penelitian meliputi observasi ke petani padi ladang di desa Antutan, unit penggilingan padi dan pedagang beras dengan menggunakan metode Eksplorasi yaitu dilakukan dengan mengumpulkan gabah dan beras yang terdapat di Antutan. Jumlah gabah dan beras yang diambil adalah 1 kg. Setiap sampel diamati sifat fisiknya (dikarakterisasi) meliputi ukuran butir (panjang dan lebar), dan rasio panjang dan lebar yang mencerminkan bentuk butiran beras. Kemudian dilanjutkan tahap penggolongan gabah Hasil penelitian menunjukkan Jenis gabah terdiri dari dua kategori yaitu gabah sukar rontok sebanyak 6 kultivar dan jenis padi yang mudah rontok sebanyak 14 kultivar. Umur padi ladang terdapat 4 jenis kultivar padi yang memiliki umur cepat (4-5 Bulan) sedangkan padi yang berumur lambat (6-7 Bulan) terdapat 16 kultivar. Padi yang memiliki ekor pada ujung gabah 2 kultivar sedangkan padi yang tidak memiliki ekor pada ujung gabah ditemukan 18 kultivar. Bentuk gabah padi ladang umumnya memiliki bentuk ramping. Ukuran beras dari beberapa beras ladang yang ada di desa Antutan panjangnya berkisar antara 0,6 – 0,7 mm. Lebar beras yang diperoleh berada pada kisaran 0,6-0,7 mm. Bentuk beras yang ditemukan dibedakan atas 2 yaitu bentuk beras yang ramping yaitu dari jenis varietas ketan hitam dan ketan lebar selebihnya bentuk berasnya medium.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pertanian perladangan berpindah pada masyarakat suku Dayak Ga’ai di Desa Long Buang Kecamatan Peso Hulu dan untuk mengetahui pemahaman masyarakat lokal tentang dampak kondisi lingkungan akibat kegiatan perladangan berpindah di Desa Long Buang Kecamatan Peso Hulu
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
usaha tani padi ladang di desa apung kecamatan tanjung selor kabupaten bulungan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis usaha tani Padi Sawah dan Padi Ladang di Desa Mara Hilir dan Desa Mara Satu Kec. Tanjung Palas Barat Kab.Bulungan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Inovasi Teknologi Alat Tugal Padi Manual pada Ladang Berpindah
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
JUARITA.2013 31 069. Analisis Usaha Tani Lada Di Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan (Di Bimbing oleh Nila Rusyanti). Penelitian ini bertujuan a) Untuk Mengetahui produksi Usaha Tani Lada Desa Gunung Seriang. b) Untuk mengetahui kelayakan usaha tani lada di Desa Gunung Seriang. Metode pengambilan data yakni primer dan sekunder dengan pengambilan sampel adalah petani lada di Desa Gunung Seriang Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.Penentuan responden dilakukan dengan menggunakan metode Sampling Jenuh (sensus).Samping Jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota populasi dianggap kecil atau kurang dari 100. Pendapatan rata-rata petani lada di Desa Gunung Seriang Sebesar Rp.2,574,694/ha. Dengan Nilai R/C= 1,47. Menunjukan bahwa R/C >1, dari hasil penelitian disimpulkan Petani Lada di Desa Gunung Seriang layak untuk di usahakan di Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Jumaan. Fakultas Pertanian, Universitas Kaltara 2018, Pengaruh Penggunaan Rootone F dan Air Kelapa Terhadap Pertumbuhan Stek Tanaman Lada (Piper Nigrum Lineaus) . Dibawah Bimbingan Adymas Putro Utomo Dan Sabarudin. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Baratan, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rootone f dan air kelapa terhadap stek tanaman lada yang ada di Desa Baratan. Dari skripsi ini penelitian dilakukan yaitu mengenai interaksi rootone f dan air kelapa terhadap tanaman lada yang ada di Desa Baratan. Dari hasil penelitian yang dilakukan terdapat pengaruh yang tidak nyata terhadap parameter panjang tunas, jumlah akar dan panjang akar mulai dari 14 hst hingga pada saat pindah tanam.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Agus, 2018. Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penentuan Kelas Kesesuaian Lahan Tanaman Lada di Kecamatan Tanjung Selor. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Di bawah bimbingan Adymas Putro Utomo Telah dilakukan Penelitian mengenai Aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penentuan Kelas Kesesuaian Lahan Tanaman Lada di Kecamatan Tanjung Selor. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kesesuaian lahan di Kecamatan Tanjung Selor menggunakan analisis spasial maupun non spasial dan pencocokan anatara karakteristik lahan dengan syarat tumbuh tanaman Lada. Penelitian ini menggunakan aplikasi GIS yaitu Arcview . 3.3, untuk menggolah data baik dalam proses tumpeng susun data (Overlay) maupun pencocokan data (Matching) sampai tahap penyajian berbagai peta tematik, peta karakteristik lahan, dan peta kesesuaian lahan untuk tanaman Lada. Selain itu pengguna dapat mengakses informasi mengenai luas kelas kesesuaian lahan serta informasi karakteristik lahan di Kecamatan Tanjung Selor. Dengan demikian baik pihak pengambilan kebijakan maupun pihak masyarakat dapat menjadikanya salah satu dasar dalam perencanaan tata guna lahan, khususnya di komoditi Lada. Kata Kunci : Sistem Informasi Geografis, Kesesuain Lahan, Lada.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Siti Rosmina. 2013 31 004. Analisis Usaha Tani Padi Ladang Berpindah Di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Kegiatan ladang berpindah sampai saat ini masih dilakukan oleh masyarakat pedesaan yang ada di daerah Kalimantan khususnya suku Dayak seperti yang ada di Desa Pejalin Kecematan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Masyarakat di Desa Pejalin sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani dengan sistem ladang berpindah. Sistem ladang berpindah yang mereeka lakukan yaitu hanya tebas, tebang, bakar dan tanam. Usaha tani yang dilakukan petani di Desa Pejalin adalah tanaman padi dengan berbagai varietas seperti padi E’ho, Libang dan Usunuan. Pada usaha tani padi sebagian petani khususnya di Desa Pejalin seringkali menggunakan faktor produksi yang berlebihan dengan harapan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Tetapi justru dengan mengunakan faktor produksi yang berlebihan akan menghasilkan biaya produksi yang akhirnya akan mengurangi pendapatan usha tani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha tani padi ladang ladang varietas E’ho, Libang dan Usunuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Penentuan sampel menggunakan Sampling Jenuh (Sensus) yaitu sebanyak 35 responden. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan secara sengaja(purposive), yaitu Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, karena di daerah tersebut rata-rata petani membudidayakan padi ladang. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya tertinggi terdapat pada varietas padi Libang dengan biaya sebesar Rp. 3.060.724 kemudian varietas padi E’ho dengan biaya sebesar Rp. 2.900.687 dan varietas padi Usunuan dengan biaya sebesar Rp. 2.335.816. Sedangkan pendapatan tertinggi terdapat pada varietas padi E’ho sebesar Rp. 6.348.785 kemudian varietas padi Libang Rp. 5.203.175 dan varietas padi Usunuan sebesar Rp. 4.514.530 dalam satu musim tanam. Perhitungan R/C ratio sebesar 3 menunjukan bahwa usaha tani padi yang dilakukan petani layak diusahakan dan menguntungkan.