Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

26 hasil
Subjek: Wisata
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI MODEL KEMITRAAN DALAM MENGELOLA SEKTOR WISATA PANTAI DESA TANAH KUNING (Studi Kasus Desa Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini mendeskripsikan model kemitraan yang dilakukan di Objek Wisata Pantai Desa Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan dan Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengelolaan Objek Wisata Desa Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif teknik wawancara dan observasi lapangan. Jenis penelitian bersifat deskriptif, yaitu untuk mendeskripsikan serta mengkaji data yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam (indepth interview), observasi, maupun data dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil Penelitian menunjukkan model Kemitraan Partnership yang cocok dikembangkan dalam pengelolaan Wisata Pantai Desa Tanah Kuning. Kemitraan Pemerintah dan Kelompok Masyarakat membuat sebuah kebijakan untuk peningkatan kebersihan dan keindahan di objek wisata Pantai Tanah Kuning. Pemerintah dan Kelompok Masyarakat menghimbau kepada seluruh jajaran yang ikut berpartisipasi dalam pengembangan Objek wisata Pantai Tanah Kuning ini untuk lebih meningkatkan lagi kualitas kerjanya sesuai dengan Visi dan Misi. Faktor Pendukung dan Penghambat dalam pengelolaan wisata pantai tanah kuning berupa letak pantai tanah kuning yang dekat dari jalan raya dan berada tepat di pesisir kota kabupaten bulungan, kesadaran masyarakat yang mulai tumbuh akan pentingnya menjaga kebersihan, terjalinnya komunikasi antara dinas pariwisata dengan instansi lain yang terkait, lahan yang masih kurang mengakibatkan sarana dan prasarana di pantai tanah kuning ini belum memadai.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Potensi pengembangan pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal di Kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan pariwisata dan kearifan lokal terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat dan pelaku sektor pariwisata di Kabupaten Bulungan, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel pengembangan pariwisata tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,885. Sementara itu, variabel kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,579. Secara simultan, pengembangan pariwisata dan kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,494 menunjukkan bahwa 49,4% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 50,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PARTISIPASI MASYARAKAT DESA GUNUNG SARI KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN TERHADAP PENGEMBANGAN WISATA DESA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata kec. Gunung sari. Pengumpulan data dilakukan melalui metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Gunung sari. berada pada level yang cukup tinggi, ditandai dengan keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pengelolaan wisata. Faktor-faktor yang mendorong partisipasi meliputi kesadaran akan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya yang diperoleh dari kegiatan wisata. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan dukungan dari pemerintah yang masih perlu ditingkatkan. Rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan peningkatan kerjasama antara masyarakat dengan

3 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MUSEUM SEJARAH KALIMANTAN UTARA PENDEKATANARSITEKTUR GOOGIE SEBAGAI EDUKASI DANTEMPAT WISATA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kalimantan Utara merupakan salah satu Provinsi baru yang ditetapkan pada tahun 2012 melalui UU No. 20 tahun 2012. Seiring dengan itu, kota Tanjung Selor menjadi ibukota Provinsi Kalimantan Utara yang rencananya akan menjadi kota baru mandiri. Banyak terdapatnya suku besar yaitu suku Bulungan,suku Tidung dan suku Dayak. Metode penulisan yang dipilih mengunakan tiga sepel yaitu penelitian deskriptif memusatkan perhatian permasalahan sebagaimana adanya saat penelitian dilaksanakan, hasil penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya , Metode pengumpulan data pengumpulan data berdasarkan dengan sumbernya primer dan sekunder dan metode perencanaan merupakan suatu kegiatan yang menghubungkan antara pengetahuan dan tindakan yang distrukturkan dengan baik. Dari isu dan permasalahan diatas makan dapat disimpulkan bahwa kalimantan utara adalah suatu provinsi yang memiiki kebudayaan yang banyak tetapi belum adanya suatu tempat yang dapat mewadahi kekayaan kebudayaan . Tidak adanya edukasi tentang kebudayaan kalimantan utara yang dimana akan mengakibatkan hilangnya jejak sejarah dan cerita yang ada dikalimantan utara. Oleh karena itu ,museum dengan tema Arsitektur Googie ini penting untuk dibangun,karena dari segi fungsi dan manfaatnya sangatlah besar dimana dapat menambah pendapatan daerah di segi pariwisata serta sebagai edukasi agar tidak melupakan sejarah terbentuk nya suatu Provinsi Kalimantan Utara ini serta mengetahui macam-macam suku beserta historynya. Dengan harapan dapat menjadi icon pariwisata dalam memperkenalkan budaya adat di Kalimantan Utara. Kata kunci : perancangan ,arsitektur,museum,arsitektur googie

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA RELIGI (Studi Pada Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Peran pemerintah desa dalam pengembangan potensi wisata Berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Santoso (2011:14) yaitu; Atraksi atau daya tarik, Transportasi, Akomodasi, Fasilitas Pelayanan atau Penyediaan fasilitas, dan Tersedianya Infrastruktur.Serta apa saja yang menjadi faktor penghambat dan faktor pendorong dalam pengembangan desa wisata religi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian yang dilakukan berfokus pada bagaimana peran pemerintah desa Salimbatu dalam pengembangan desa wisata religi pada desa Salimbatu. Informan dalam penelitian ini berjumlah 13 orang yang terdiri dari Pemerintah desa, karang taruna, pemangku adat, BPD, juru kunci, dan masyarakat desa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran pemerintah desa dalam pengembangan wisata religi di desa Salimbatu sudah cukup baik. Pemerintah desa sudah berupaya untuk membenahi pembangunan-pembangunan infastruktur, fasilitas-fasilitas guna meningkatkan kunjungan dan memberikan kenyamanan dan kesan yang positif bagi para pengunjung.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STRATEGI PENGEMBANGAN KAWASAN KEBUN RAYA BUNDAYATI SEBAGAI OBJEK WISATA DI KABUPATEN BULUNGAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah Strategi yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bulungan dalam mengembangkan Kebun Raya Bundayati sebagai Objek Wisata di Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui apa saja faktor yang menghambat strategi pengembangan Kebun Raya Bundayati sebagai Objek Wisata di Kabupaten Bulungan.Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan pemecahan masalah yang berdasarkan uraian tidak berwujud angka.Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara , observasi , dokumentasi ,dan studi kepustakaan.Metode Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT yaitu analis yang dimaksud untuk melihat sejauh mana penerapan strategi pengembangan Kebun Raya Bundayati berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman.Bintaro (dalam Rusdiana Ningtyas, 2006: 1899) mengatakan bahwa strategi sebagai keseluruhan langkah-langkah (kebijaksanaan) dengan perhitungan pasti, guna mencapai suatu tujuan untuk mengatasi suatu permasalahan, dimana dalam strategi itu terdapat metode dan teknik.Strategi yang dapat dilakukan oleh pengelola Kebun Raya untuk menghadapi tantangan demi tantangan kedepannya agar Kawasan Kebun Raya Bundayati tetap eksis dan manfaatnya bisa dirasakan secara terus menerus yaitu melalui budidaya buah-buahan lokal, tanaman obat, dan perawatan satwa di Kebun Raya Bundayati yang bermanfaat bagi aspek sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat.Strategi lainnya adalah dengan mendorong kolaborasi antara Pemerintah, Sektor Swasta, dan Organisasi Non-Pemerintah dalam pembuatan dan implementasi kebijakan, serta penganggaran.Selanjutnya melibatkan anggota masyarakat yang kompeten dalam kegiatan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis input-output dalam menilai dampak sektor pariwisata terhadap provinsi Kalimantan Utara

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor berbasis jasa yang sangat potensial dan strategis dalam membantu meningkatkan perekonomian nasional dan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis peran sektor pariwisata dalam pembentukan output, permintaan antara, permintaan akhir, dan nilai tambah brutoProvinsi Kalimantan Utara, (2) Menganalisis keterkaitan sektor pariwisata dengan sektor-sektor lainnya di Provinsi Kalimantan Utara, (3) Menganalisis dampak dan pengaruh penyebaran sektor pariwisata terhadap sektor lainnya, dan (4) Menganalisis efek multiplier output, multiplier pendapatan, dan multiplier tenaga kerja sektor pariwisata dalam perekonomian Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan Analisis Input-Output dari Tabel Input-Output Provinsi Provinsi Kalimantan Utara dengan diagreasi 17 sektor. Berdasarkan hasil analisis Input-Output, sektor pariwisata dengan nilai terbesar adalah perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor, sektor transportasi dan pergudangan, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum dan sektor informasi dan komunikasi. Berdasarkan hasil analisis, untuk sektor pariwisata yang tergolong dalam sektor kunci adalah sektor perdagangan besar, eceran dan transportasi. Dampak kegiatan pariwisata menunjukkan adanya hubungan yang positif terhadap perekonomian dengan adanya kenaikan output dari investasi di sektor pariwisata, penciptaan pendapatan rumah tangga atau masyarakat, dan penciptaan lapangan kerja ke seluruh sektor perekonomian melalui kegiatan investasi. ABSTRACT The tourism sector is a service-based sector that has great potential and is strategic in helping improve the national and regional economy. This research aims to: (1) Analyze the role of the tourism sector in forming output, intermediate demand, final demand, and gross value added in North Kalimantan Province, (2) Analyze the relationship between the tourism sector and other sectors in North Kalimantan Province, (3) Analyze the impact and influence of the spread of the tourism sector on other sectors, and (4) Analyzing the effects of the output multiplier, income multiplier and labor multiplier in the tourism sector in the economy of North Kalimantan Province. This research uses Input-Output Analysis from the Provincial Input-Output Table for North Kalimantan Province, aggregated by 17 sectors. Based on the results of the Input-Output analysis, the tourism sector with the largest value is wholesale and retail trade; car and motorbike repair, transportation and warehousing sector, accommodation and food and drink provision sector and information and communications sector. Based on the results of the analysis, the tourism sector which is classified as a key sector is the wholesale, retail and transportation sectors. The impact of tourism activities shows that there is a positive relationship to the economy with an increase in output from investment in the tourism sector, the creation of household or community income, and the creation of jobs in all economic sectors through investment activities.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

“Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Ekowisata di Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan”

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran pemerintah desa dalam mewujudkan Ekowisata di desa melalui 3 tahap yaitu perencanan, pemanfaatan dan pengendalian. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada peran pemerintah desa dalam mewujudkan Ekowisata di Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Dengan Informan sekertaris desa, BPBD serta masyarakat yang terkait. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah desa dalam mewujudkan Ekowisata di Desa Gunung Sari masih dalam proses perwujudan dan peran pemerintah desa belum dilakukan sepenuhnya dan masih perlu peran lanjutan, pencarian potendi daya tarik wisata dan sarana prasarana. ABSTRACT The purpose of conducting this research is to find out and describe the capacity of village apparatuses in organizing orderly administration of services to the community from 4 indicators namely training and implementation, education, guidance and guidance in the implementation of orderly administrative services to the community. The type of research used is descriptive by using a qualitative approach. The focus of the research conducted focuses on increasing the capacity of village apparatuses in organizing orderly administrative services to the community in Binai Village Tanjung Palas Timur District, Bulungan Regency. Data collection techniques using interview observation techniques and documentation. Furthermore, data analysis is carried out qualitatively. The results of this study indicate that increasing the capacity of the village apparatus through training, comparative study programs and also training has often been carried out, except that there is no change or progress in administration at the Village office, besides the services in the village office also need to make improvements again.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA MANGROVE DESA ARDIMULYO KECAMATAN TANJUNG PALAS UTARA KABUPATEN BULUNGAN BERBASIS WISATA EDUKASI

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak kualitas insfrastruktur pengembangan yang memadai, merupakan aspek perkembangan pembangunan. Salah-satunya adalah kawasan pariwisata mangrove di mana Kawasan wisata ini sangat dibutuhkan tempat objek wisata di Kalimantan utara. Dengan banyaknya peminat wisata khususnya di hari libur sekolah dan liburan hari raya idul fitri dima pada saat waktu itu pengunjung pada berdataga untuk menikmati liburan bersama keluarganya ,dengan adanya Kawasan pariwisata mangrove di bulungan ,kalimantan utara,ini yang masih kurang objek wisata karna diketahui Kalimantan utara hanya memiliki bebeapa objek wisata yang wajib di kembangkan untuk kedepannya, berdasarkan hal itu. Penulis mebuat pengembangan kawasan wisata mangrove desa Ardimulyo kecamatan tanjung palas utara kabupaten bulungan berbasis wisata edukasi Tujuan dari karya tulis ini adalah bagaimana menyelesaikan sebuah masalah dalam sudut pandang arsitektur. Dapat ditinjau dari isu diperlukan nya sarana prasarana fasilitas penunjang sebuah kawasa wisata mangrove .dimana dalam sebuah penulis mengekspresikan sebuah Kawasan yang memiliki infrastruktur dalam penunjang sebuah Kawasan wisata ,dengan memciptakan pengembangan Kawasan wisata edukasi yang dapat memberikan pembelajaran menjaga lingkungan dan tidak merusak habitat ekosistem yang ada di sekitar kawasan mangrove .

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran BUMDES Dalam Pemberdayaan Masyarakat (studi pengembangan Desa Wisata di Desa mangkupadi)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Murtang, 2022 Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran Badan Usaha Milik Desa dalam memberdayakan masyarakat Desa Mangkupadi dalam megembangkan Desa Wisata dan untuk mengetahui hasil dari pemberdayaan serta apa saja faktor- faktor yang menjadi pendorong dan penghambat dalam melaksanakan pemberdayaan masyrakat tersebut.Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif. Subjek penelitian adalah BUMDes , Pemerintah Desa, masyarakat Desa Mangkupadi dan lembaga-lembaga yang terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Trianggulasi yang digunakan untuk menjelaskan keabsahan data dengan meggunakan trianggulasi sumber dan trianggulasi metode.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa 1) pemberdayaan masyarakat Desa Mangkupadi yang dilaksanakan oleh BUMDes melalui tiga tahapan yaitu tahap penyadaran, tahap transformasi kemampuan, dan tahap peningkatan intelektual. 2) pemberdayaan melalui BUMDes Desa Mangkupadi berhasil meningkatkan keterampilan dan kemandirian masyarakat. 3) faktor yang mendukung pemberdayaan masyarakat melalui BUMDes yaitu tingginya partisipasi masyarakat, semangat staff BUMDes dan masyarakat yang terlibat; kemampuan kerjasama dengan pihak-pihak lain untuk mengembangkan Desa Wisata, dan banyaknya potensi yang dimiliki serta belum dimanfaatkan secara maksimal. Adapun faktor yang menghambat pelaksanaan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh BUMDes yaitu kecemburuan sosial di masyarakat; kurangnya modal BUMDes sehingga pemberdayaan masyarakat belum maksimal, kurangnya toleransi masyarakat terhadap wisatawan; konflik yang berupa perbedaan pendapat antara BUMDes dengan masyarakat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI PENGEMBANGAN PARIWISATA AIR TERJUN KARAI OLEH PEMERINTAH DESA ANTUTAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK STUDI PENGEMBANGAN PARIWISATA AIR TERJUN KARAI OLEH PEMERINTAH DESA ANTUTAN Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan sejauh mana upaya pengembangan Pariwisata Air Terjun Karai oleh pemerintah Desa Antutan. Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengembangan pariwisata Air Terjun Karai oleh pemerintah Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. dengan informan yaitu aparatur desa, BPD Desa Antutan, Karang Taruna, dan masyarakat. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, Observasi, dan dokumentasi/Catatan Lapangan. Teknik analiis data yaitu pengumpulan data, reduksi data (penyederhanaan data), penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian yaitu pengembangan pariwisata air terjun karai oleh pemerintah desa antutan selama ini belum ada keterlibatan dari pemerintah desa, tetapi pengembangan yang dilakukan masih bersifat pribadi oleh pengelola. adapun pengembangan yan dilakukan mencakup : (1) pengembangan destinasi wisata air terjun karai meliputi penataan wisata sehingga dapat menarik daya tarik wisata, pengembangan fasilitas berupa spot mandi, spot foto, kamar mandi dan kazebo, aksesbilitas, membuat wisatawan merasa aman, dan nyaman dengan adanya security. (2) pemasaran wisata air terjun karai melalui media cetak maupun elektronik, seperti: dimasukkan dalam peta wisata kabupaten bulungan dan provinsi kalimatan utara pengembangan melalui media berupa fb, instagram, google dan youtube. (3) pengembangan terhadap industri pariwisata air terjun karai desa antutan diantaranya yaitu penyediaan fasilitas berupa kazebo, warung makan, tempat bakar-bakar (panggang), dan spot mandi“. pengembangan organisasi mencakup, ssecara organisasi belum ada keterlibatan pemerintah desa antutan dalam pengelolaan wisata air terjun karai. Faktor pendukung pengembangan Pariwisata Air Terjun Karai Oleh Pemerintah Desa Antutan yaitu : Kemampuan pengelolaan merupakan gaktor pendukung pengembangan wisata secara mandiri, adana dukungan dan ketelibatan masyarakat, Keterlibatan Masyarakat, Muda Dijangkaudan dana Pribadi. Faktor Penghambat Pengembangan Pariwisata Air Terjun Karai belum adanya kerjamama dengan peran pemerintah Desa . Dana Terbatas, walaupun dana udah ada tetapi masih sangat terbatas untuk pengembangan fasilitas wisata. secara organisasi dbelum terbentuk, baik dari pemerintah desa ataupun penglola. Kata Kunci : Pengembangan, Pariwisata, Pemerintah Desa

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN POTENSI WISATA PANTAI TANAH KUNING (Studi Kasus Desa Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengembangan pariwisata adalah salah satu cara untuk membuat suatu objek wisata menjadi menarik dan dapat membuat pengunjung tertarik untuk berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peluang pengembangan potensi wisata pantai tanah kuning dan mengetahui strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangannya serta mencari tahu apa saja yang menjadi hambatan dalam pengembangannya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode analisis SWOT yaitu analisis yang dimaksud untuk melihat sejauh mana penerapan strategi pengembangan objek wisata dalam meningkatkan wisatawan berdasarkan kekeuatan, kelemahan, peluang dan ancaman. Informan dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling dimana diantaranya adalah stakeholder yang terkait yaitu, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan, Pemerinta Desa Tanah Kuning, Ketua Kelompok Sadar Wisata serta Masyarakat Desa Tanah Kuning. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan telah menjalankan perannya dengan membangun Taman Wisata Pantai Tanah Kuning II sebagai daya tarik utama dalam sektor pariwisata yang ada di Desa Tanah Kuning dengan bekerjasama dengan Pemerintah Desa Tanah Kuning. Mengena strategi pengembangan sampai saat ini baik Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan maupun Pemerintah Desa Tanah Kuning belumlah menerapkan strategi pengembangan apapun, ini dikarenakan pihaknya masih berfokus terhadap pembangunan fasilitas-fasilitas penunjang pariwisata di Desa Tanah Kuning. Saat ini terdapat hambatan dalam pembangunananya yaitu mengenai devisit anggaran serta mengenai legalitas. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada dasarnya Pantai Tanah Kuning ini memiliki peluang pengembangan yang cukup baik seperti keindahan alam yang dimiliki dapat menjadi daya tariknya serta terdapatnya peluang-peluang eksternal seperti adanya kerjasmaa antara Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata dengan Pemerintah Desa Tanah Kuning dan terdapatnya Badan Usaha Milik Desa ini dapat menjadi peluang pengembangan bagi Potensi Wisata Pantai Tanah Kuning sendiri.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN OBJEK WISATA PENGHASIL MADU KELULUT (Studi kasus Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Objek Wisata Penghasil Madu Kelulut. Dan untuk mengetahui faktor yang menjadi pendukung maupun faktor yang menjadi penghambat masyarakat untuk dapat berpartisipasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian jenis deskriptif kualitatif. Informan pada penelitian ini ada sekitar 35 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan pada penelitian ini melalui pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Partisipasi masyarakat sudah sangat baik, Partisipasi yang di lakukan oleh masyarakat Gunung Sari meliputi beberapa kegiatan di antarnya : (1) Partisipasi Masyarakat dalam Pengambilan Keputusan. (2) Partisipasi Masyarakat dalam Pelaksanaan. (3) Partisipasi Masyarakat dalam Pemanfaatan. (4) Partisipasi Masyarakat alam Evaluasi. Adapun faktor pendukung yaitu ; (1) Adanya kemauan dari Masyarakat. (2) Peningkatan Eknomi. (3) Peluang Lapangan Kerja. Kemudian ada juga faktor penghambat yaitu ; (1) Belum menapat perhatian khusus dari pemerntah setempat. (2) Belum menggunakan merk. (3) Keterbatasan persedian log.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH JUMLAH KUNJUNGAN OBYEK WISATA TERHADAP PDRB SEKTOR JASA DI KALIMANTAN UTARA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK HARTO HADI. Pengaruh Jumlah Kunjungan dan Objek wisata Terhadap PDRB Sektor Jasa di Kalimantan Utara Tujuan penelitian adalah Menganalisis jumlah kunjungan wisata berpengaruh signifikan terhadap PDRB sektor jasa di Kalimantan Utara. Mengetahui jumlah obyek wisata berpengaruh signifikan terhadap PDRB sektor jasa di Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan data tahunan yaitu tahun 2008 sampai dengan tahun 2012. Dengan menggunakan perhitungan regresi berganda. Hasil perhitungan menghasilkan bahwa Jumlah kunjungan wisata berpengaruh signifikan terhadap PDRB sektor jasa di Kalimantan Utara. Jumlah obyek wisata berpengaruh signifikan terhadap PDRB sektor jasa di Kalimantan Utara.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN OBJEK WISATA OUTBOUND DESA GUNUNG SARI KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian berfungsi untuk menentukan arah tepat bagi peneliti untuk menghidari kesulitan yang mungkin terjadi dalam proses penelitin, maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Pembangunan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari dan Faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang dilakukan dalam proses penelitian ini adalah jenis deskriptif kualitatif. Fokus penelitian dilakukan pada Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Objek Wisata Outbound Desa dan Faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Informasi yang diperoleh dari Observasi, dokumentasi dan wawancara di harapkan dapat memberikan gambaran tentang Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari Kecamatan Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Hasil Penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Desa Wisata, berperan aktif dalam pembangunan objek wisata outbound, pembangunan wisata outbound tingkat partisipasi masyarakat desa cukup aktif dalam mewujudkan desa wisata membantu dalam proses musyawarah desa dan dalam pembangunan objek wisata outbound, bantuan dari masyarakat desa dapat memudahkan proses Pembangunan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERANCANGAN RISOT DI DESA MANGKUPADI KABUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Resort dapat didefinisikan sebagai penginapan yang terletak di kawasan wisata dan menyediakan fasilitas untuk berlibur, rekreasi dan olahraga. Umumnya diperuntukkan bagi tamu yang ingin beristirahat pada hari hari libur untuk long stay atau yang sedang datang untuk berekreasi dan menginginkan perubahan dari kegiatan sehari hari dan terletak cukup jauh dari pusat kota. Sehingga penginapan diharapkan mampu menyediakan fasilitas berlibur, memberi rasa nyaman dan keluar dari rutinitas, memanfaatkan potensi alam yang ada juga mampu menunjukkan budaya atau ciri khas daerah itu sendiri. Terkhusus untuk di Kecamatan tanah kuning area pesisir Desa Mangkupadi, Kabupaten Bulungan. Parawisata desa mangkupadi pada saat ini sedang menggalami pengembangan yang cukup baik guna mendukung program pemerintah daerah setempat, untuk menjadikan desa mangkupadi sebagai dinasti wisata pantai yang sudah cukup di kenal oleh masyarakat di Kalimantan utara, keindahan alam serta tradisi budaya setempat, dapat menjadi potensi yang tinggi, dan sangat menarik untuk di tonjolkan, melihat potensi alam desa mangkupadi yang indah, maka di pilih arsitektur transpormasi dengan harapan untuk menciptakan suasana baru di dalam perencanaan resort ini, guna memperkenalkan potensi alam sekitar desa mangkupadi serta mengedukasikan kepada wistawan untuk lebih menjaga dan melestarikan lingkungan alam.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI REALISASI PENERIMAAN PAJAK HOTEL DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian adalah menguji dan menganalisis bahwa jumlah wisatawan berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di Provinsi Kalimantan Utara, menguji dan menganalisis bahwa Tingkat Rata-Rata Hunian berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di rovinsi Kalimantan Utara,, menguji dan menganalisis bahwa Tarif rata-rata berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di Provinsi Kalimantan Utara,, menguji dan menganalisis bahwa PDRB perdagangan, hotel dan restoran berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di Provinsi Kalimantan Utara,. Penelitian ini menggunakan data tahunan yaitu tahun 2000 sampai dengan tahun 2012. Dengan menggunakan perhitungan regresi berganda. Hasil perhitungan menghasilkan bahwa Jumlah wisatawan tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di rovinsi Kalimantan Utara, Tingkat Rata-Rata Hunian berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di rovinsi Kalimantan Utara,. Tarif rata-rata berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di rovinsi Kalimantan Utara,. PDRB perdagangan, hotel dan restoran tidak berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hotel di Provinsi Kalimantan Utara,.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perencanaan dan Perancangan Agrowisata Tanaman Pangan di Desa Panca Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara dengan Pendekatan Arsitektur Organik

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Agrowisata merupakan salah satu destinasi wisata yang memanfaatkan usaha pertanian sebagai daya tariknya, dengan tujuan menambah pengetahuan, sarana edukatif aktif dalam bertanam, rekreasi serta umumnya mempromosikan pertanian masyarakat setempat. Perancangan agrowisata di Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara memanfaatkan potensi pertanian pangan, dengan suasana alam yang asri, dan budaya masyarakat setempat. Dirancang untuk menjadi salah satu fasilitas rekreatif dan edukatif. Selaras dengan tujuan agrowisata, aplikasi arsitektur organik dapat memberikan solusi terhadap perancangan. Arsitektur organik memanfaatkan potensi tapak yang berkontur dan terdapat aliran sungai. Aplikasi arsitektur organik terdapat pada perancangan fasilitas berupa fasad dan struktur. Arsitektur organik memberikan kesan kenyamanan pada lingkungan sekitar, dengan melibatkan masyarakat desa maupun pengunjung.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STRATEGI PEMERINTAH DESA TANAH KUNING DALAM PENGELOLAAN KAWASAN PARIWISATA PANTAI TANAH KUNING II

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK STRATEGI PEMERINTAH DESA TANAH KUNING DALAM PENGELOLAAN KAWASAN PARIWISATA PANTAI TANAH KUNING II Rumusan masalah penelitian yaitu bagaimana strategi pemerintah Desa Tanah Kuning dalam pengelolaan kawasan pariwisata pantai Tanah Kuning II ?. untuk mengetahui strategi yang tepat bagi Pemerintah Desa Tanah Kuning dalam pengelolaan Kawasan pariwisata pantai Tanah Kuning II. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala Desa, Sekertaris Desa dan staf desa, toko masyarakat desa.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu strategi yang dilakukan oleh pemerntah Desa Tanah Kuning dalam pengelolaan kawasan pariwisata pantai Tanah Kuning II dimulai dari tahap perencanaan yang mencakup perencanaan pemanfaatan tata ruang, perencanaan pengembangan jaringan transportasi, perencanaan penataan pembangunan lebih menarik, perencanaan membangun fasilitas wisata sesuai dengan tingkat kebutuhan, dan perencanaan promosi. Tahap kedua yaitu pembentukan organisasi, dengan pengorganisasian hanya bersifat umum. Tahap ketiga yaitu pelaksanaa pengelolaan kawasan Pantai Tanah Kuning II meliputi: melibatkan masyarakat, pemeliharaan terhadap pemandangan wisata, menjaga kebersihan, penataan ruang, fasilitas penunjang wisata secara umum, menajaga keamanan kawasan Wisata, penambahan fasilitas penunjang pariwisata, pengembangan sistem jaringan transportasi, pengembangan kuliner khas, yaitu makanan laut (seafood), dan promosi wisata pantai, tahap keempat yiatu pengawasan dilakukan oleh pemeritaha desa tanah Kuning dan melibatkan lapisan masyarakat. Tujuan agar kawasan wisata Pantai Tanah Kuning II tetap terjaga dan terpelihara baik sarana prasarana ataupun pemandangan wisata.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail