ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan di desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan yang berlangsung pada bulan juni 2024 hingga selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Salimbatu dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan. Dalam penelitian ini peniliti melakukan wawancara langsung kepada beberapa masyarakat. Peneliti menggunakan metode penelitian secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa tingkat partisipasi Masyarakat di Desa Salimbatu terbilang baik. Dari indikator pengambilan keputusan, masyarakat memberikan pendapat pada setiap rapat yang dilakukan, dalam pelaksanaan, masyarakat berpartisipasi secara materi maupun tenaga, dalam pengambilan manfaat, masyarakat dapat terbantu dengan adanya pembangunan yang sudah terlaksana seperti akses ke sawah, dan dalam evaluasi, masyarakat langsung melihat apa yang menjadi kekurangan dari kegiatan pembangunan. Faktor yang menghambat Masyarakat dalam berpartisipasi karena adanya faktor usia, jenis kelamin, Pendidikan, pekerjaan/penghasilan dan lamanya tinggal sehingga membatasi mereka ikut berpartisipasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan di desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan yang berlangsung pada bulan juni 2024 hingga selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Salimbatu dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan. Dalam penelitian ini peniliti melakukan wawancara langsung kepada beberapa masyarakat. Peneliti menggunakan metode penelitian secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa tingkat partisipasi Masyarakat di Desa Salimbatu terbilang baik. Dari indikator pengambilan keputusan, masyarakat memberikan pendapat pada setiap rapat yang dilakukan, dalam pelaksanaan, masyarakat berpartisipasi secara materi maupun tenaga, dalam pengambilan manfaat, masyarakat dapat terbantu dengan adanya pembangunan yang sudah terlaksana seperti akses ke sawah, dan dalam evaluasi, masyarakat langsung melihat apa yang menjadi kekurangan dari kegiatan pembangunan. Faktor yang menghambat Masyarakat dalam berpartisipasi karena adanya faktor usia, jenis kelamin, Pendidikan, pekerjaan/penghasilan dan lamanya tinggal sehingga membatasi mereka ikut berpartisipasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian berfungsi untuk menentukan arah tepat bagi peneliti untuk menghidari kesulitan yang mungkin terjadi dalam proses penelitin, maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Pembangunan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari dan Faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Metode yang dilakukan dalam proses penelitian ini adalah jenis deskriptif kualitatif. Fokus penelitian dilakukan pada Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Objek Wisata Outbound Desa dan Faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat dalam Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Informasi yang diperoleh dari Observasi, dokumentasi dan wawancara di harapkan dapat memberikan gambaran tentang Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari Kecamatan Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Hasil Penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa Peran Pemerintah Desa Dalam Mewujudkan Desa Wisata, berperan aktif dalam pembangunan objek wisata outbound, pembangunan wisata outbound tingkat partisipasi masyarakat desa cukup aktif dalam mewujudkan desa wisata membantu dalam proses musyawarah desa dan dalam pembangunan objek wisata outbound, bantuan dari masyarakat desa dapat memudahkan proses Pembangunan Objek Wisata Outbound Desa Gunung Sari.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah Desa dalam meningkatkan pembangunan Desa di desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung serta ingin mengetahui arah pembangunan desa di Desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan alat analisis data menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari empat hal utama dalam menganalisis data, yaitu : Pengumpulan Data, Reduksi data, Penyajian data dan Menarik Kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diketahui bahwa secara keseluruhan kinerja Perangkat Desa Sepala Dalung Kecamatan Sesayap Hilir Kabupaten Tana Tidung sudah cukup optimal hanya saja pengembangan Sumber Daya Manusianya perlu ada peningkatan melalui pelatihan-pelatihan pengembangan lembaga. Peran Pemerintah Desa Sepala Dalung dalam meningkatkan Pembangunan Desa dapat dikategorikan sedang, masih banyak fasilitas pembangunan desa belum optimal untuk difungsikan. Faktor-faktor yang mempengaruhi Peran Pemerintah Desa Sepala Dalung dalam meningkatkan Pembangunan Desa, meliputi : tingkat pendidikan masyarakat desa Sepala Dalung mengalami peningkatan yang cukup signifikan dikarenakan mereka dari lulusan SMA/Sederajat, Faktor Ekonomi yang berpencaharian sebagai petani dan nelayan yang menggunakan pola pragmatis sehingga berkurangnya penghasilan dan penjualan dipemasaran serta sikap dan mental masyarakat Desa Sepala Dalung yang belum terbentuk atau masih terbiasa dengan pola-pola masyarakat yang cenderung acuh tak acuh dalam pembangunan, hidup hedonis sikap iri dengki, serta budaya malas membaca. Maka Rekomendasi yang dapat ditawarkan adalah pengembangan ekonomi Lokal, Pemberdayaan masyarakat, Pembangunan Sarana dan Prasarana Pengembangan Kelembagaan. Di tambah dengan Upaya-upaya dilakukan oleh pemerintah Desa Sepala Dalung meningkatkan pembangunan desa. Disamping itu pemerintah desa harus mampu menjalankan kepemimpinan sesuai karakter masyarakatnya, dengan demikian akan terjalin adanya komunikasi dan kerjasama dalam pelaksanaan pembangunan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Adapaun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Pembangunan (Studi Di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan serta untuk mengetahui faktor-faktor yang menghambat dan pendukung dalam Kepemimpinan Kepala Desa dalam pelaksanaan pembangunan Desa Salimbatu. Secara umum jenis penelitian ini dapat dikelompokkan menurut, tujuan, pendekatan, tingkat eksplanasi, dan jenis data. Menurut tujuannya, penelitian ini termasuk jenis penelitian terapan yang bertujuan untuk mempergunakan pengetahuan ilmiah yang telah diketahui untuk memecahkan masalah-masalah kehidupan praktis. Kemudian menurut pendekatannya, penelitian ini termasuk jenis penelitian Policy Research yaitu suatu proses penelitian yang dilakukan pada, atau analisis terhadap masalah-masalah sosial yang mendasar, sehingga temuannya deapat direkomendasikan kepada pembuat keputusan untuk bertindak secara praktis dalam menyelesaikan masalah. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan pada bab sebelumnya, maka penulis dapat menyimpulkan hal-hal sebagai berikut : Pembangunan desa adalah sebagai upaya untuk peningkatan kualitas hidup dan kehidupan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan masyarakat desa. Dalam rangka hal tersebut maka pemerintah desa harusn menyusun perencanaan Pembangunan Desa mendasarkan pada kebutuhan dan aspirasi masyarakat serta memanfaatkan seluruh potensi dan sumber daya yang dimiliki mendasarkan kewenangannya dengan mencacu pada perencanaan pembangunan Kabupaten/Kota.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang ada di Desa Kelincauan Kecamatan Sekatak serta faktor-faktor apa saja yang menghambat pelaksanaan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam proses pelaksanaan pembangunan di Desa Kelincauan Kecamatan Sekatak. Metode penelitian terdiri dari jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan penelitian kepustakaan. Data yang telah diperoleh dari hasil penelitian diolah dengan menggunakan analisis kualitatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam pelaksanaan fungsinya Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Kelincauan masih belum optimal. Kemudian adapun faktor-faktor yang menghambat pelaksanaan fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam proses pelaksanaan pembangunan di Desa Kelincauan adalah: Faktor Internal, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) tidak memahami fungsi, pola komunikasi, tunjangan atau pendapatan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang kecil, Faktor Eksternal, Kapasitas Sumber Daya Manusia pada masyarakat Desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nabilah Al Jufrie “Analisis Potensi Pembangunan Produksi Pertanian Padi Untuk Meningkatkan Pendapatan Dan Kesejahteraan Petani Desa Sajau Hilir Kabupaten Bulungan”. Dengan bimbingan Ibu Suud Ema Fauziah Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui potensi pengembangan hasil pertanian yang dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan dan meningkatkan pembangunan petani di Desa Sajau dan juga untuk mengetahui faktor penghambat dan kendala dalam meningkatakan hasil produk petani padi di Desa Sajau Hilir. jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif Kualitatif. Metode penelitian yaitu wawancara (wawancara tak berstruktur) dan kajian kepustakaan, sumber data sekunder dalam penelitian ini berupa data dari BPS Kabupaten Bulungan dan Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan. Hasil dari penelitian ini potensi (pengembangan) pertanian padi yang ada di Desa Sajau Hilir nantinya dapat meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan dan pembangunan pertanian lebih baik dari sebelumnya apalagi dukungan dari pemerintah kabupaten dan provinsi sangat memperhatikan hal ini, dan padi di Desa Sajau Hilir pada tahun 2019 sudah melakukan panen dengan luas lahan 300 hektare dan pada akhir tahun 2019 juga ada penambahan lahan, dengan adanya penambahan lahan ini Pemerintah Kabupaten bulungan mengharapkan kesungguhan dan rasa persatuan kesatuan dari petani agar terus dipererat. Sehingga yang kita laksanakan ini bisa berhasil. Bukan hanya untuk Desa Sajau saja, tapi bagi program ketahanan pangan di Indonesia, Di lain sisi, juga meminta agar Organisasi Perangkat Daerah terkait bisa maksimal dalam memberikan pendampingan kepada petani. Sehingga persoalan atau kendala-kendala yang ada di lapangan, dapat dicarikan jalan keluar secara cepat dan tepat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA (Studi di Desa Kelubir Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa ( Studi di Desa Kelubir Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara). Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif dengan alat analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari empat hal utama dalam menganalisis data, yaitu : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil analis penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa partisipasi masyarakat desa kelubir dalam pembangunan desa dinilai cukup baik dan tentunya perlu lebih ditingkatkan lagi. Kepala Desa selaku penggerak utama masyarakat harus lebih mendukung serta memotivasi masyarakat agar mau terlibat aktif dalam setiap kegiatan pembangunan-pembangunan yang dilaksanakan di desa Kelubir. Masyarakat harus menyadari bahwa pembangunan yang ada bukanlah sekedar kewajiban yang harus dilaksanakan oleh aparat pemerintah sendiri tetapi juga memerlukan keterlibatan dan keikutsertaan masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan pada dasarnya adalah wujud dari bentuk kepedulian masyakat terdapat pembangunan yang ada didesa, masyarakat desa kelubir ingin maju baik dari segi infastruktur, pendidikan,perekonomian dan budaya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan penelitian berfungsi untuk menetukan arah yang tepat bagi peneliti untuk menghindari kesulitan yang mungkin terjadi dalam proses penelitian, maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam menigkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Untuk mengetaui faktor-faktor pendorong dan penghambat yang berpengaruh terhadap partisipasi masyrakat dalam pembangunan desa Jenis metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah jenis deskriftif kualitatif. Fokus penelitian yang dilakukan berfokus pada Peran Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa di Desa Panca Agung Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan. Informasi yang diperoleh dari observasi, dokumentasi dan wawancara diharapkan dapat memberikan gambaran tentang Peran Pemerintah dalam Meningkatkan partisipasi kepada masyarakat desa Panca Agung. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukan bahwa dari segi kemampuan pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sudah berjalan dengan baik. Faktor - faktor pendorong dan penghambat yang berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat yaitu Melibatkan masyarakat dalam perencanaan pembangunan, melibatkan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan, dan melestarikan hasil pembangunan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan Studi Tentang Peran Kepala Adat Dalam Pembangunan Desa di Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan memberikan gambaran secara jelas suatu fenomena atau kenyataan sosial yang berkenaan dengan masalah yang diteliti. Informan penelitian yaitu Kepala Adat Jelarai Selor, BPD (Badan Permusyrawatan Desa), dan Tokoh Masyarakat. Teknik pengumpulan yaitu observasi yaitu pengamatan dan pencacatan secara langsung gejala yang terjadi pada subyek penelitian, interview yaitu merupakan cara mendapatkan data dengan melakukan tanya jawab dengan orang-orang yang mengetahui dan memiliki berita , dan dokumentasi yaitu mengumpulkan data berdasarkan hasil laporan dan dokumen yang ada. Sedangkan teknik analisa data meliputi: pengumpulan data yaitu Merupakan kegiatan awal yang berupa mengumpulakan data mentah dari suatu penelitian, reduksi data yaitu proses pemilihan, memfokuskan, menyederhanakan dengan membuat abstraksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan yaitu berupa menguraikan atau memaparkan data yang telah tersusun, merupakan tahap terakhir analisa, yang berisikan tentang hasil kesimpulan. Hasil penelitian peran kepala adat dalam pembangunan desa di desa jelarai selor yaitu, Kepala Adat sebagai pembina dan pemimpin dalam masyarakat, dimana Kepala Adat berkewajiban memberikan jaminan rasa aman dan bebas dari rasa takut dalam rangka terwujudnya kesejahteraan umum kerukunan dalam lingkungan masyarakat itu sendiri, Kepala Adat sebagai hakim perdamaian dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat, mempunyai kewenangan secara adat untuk mengatur ketentraman dan ketertiban masyarakat, seperti mendamaikan konflik yang terjadi dalam masyarakat. Konflik yang dimaksud disini merupakan konflik yang terjadi antar internal anggota suku, bahkan konflik dengan anggota suku lainnya. Kata Kunci: Peran Kepala Adat, Dalam Pembangunan Desa
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : Partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Sumber data yang diperoleh dengan cara Wawancara, Studi Kepustakaan dan Observasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di Desa Salimbatu yaitu dilihat dari hasil wawancara peneliti kepada masyarakat desa Salimbatu bahwa, masyarakat desa Salimbatu memiliki partisipasi yang tinggi dalam hal pembangunan desa yaitu dengan cara ikut serta dalam setiap kegiatan yang diadakan pemerintah desa dalam rangka pembangunan desa, ikut menjaga pembangunan ( tidak merusak ) dan menjaga kebersihan umum. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di Desa Salimbatu adalah: faktor interen yang meliputi (kesadaran/kemauan dan pendidikan). Faktor eksternal yang meliputi (pemerintah desa dan fasilitas yang tersedia).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap terhadap pembangunan desa di Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembangunan di Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang dilakukan jika ditinjau dari tingkat eksplanasinya merupakan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh dengan teknik observasi pemeran serta, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan analisis interaktif dari Miles dan Huberman (1992) terdiri dari tiga tahapan analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Pada penelitian ini indikator pembangunan desa yang digunakan meliputi bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, bidang pelaksanaan pembangunan desa, bidang pembinaan kemasyarakatan desa, dan bidang pemberdayaan masyarakat desa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa persepsi masyarakat terhadap pembangunan desa di Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor secara keseluruhan dapat dikatakan sudah baik khususnya pada bidang pelaksanaan pembangunan desa dan bidang pemberdayaan masyarakat desa. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembangunan desa di Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor terdiri dari faktor dana desa, partisipasi masyarakat, kualitas sumber daya manusia, dan kinerja pemerintahan desa. Kata Kunci : Persepsi masyarakat, Pembangunan desa, dan Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor. THE PERCEPTION OF THE COMMUNITY TO VILLAGE DEVELOPMENT (Study on Bumi Rahayu Village, Tanjung Selor Sub-District, Bulungan District) ABSTRACT This study aims to determine the public perception of the village development in Bumi Rahayu Village, Tanjung Selor District, Bulungan District, and the factors that influence the implementation of development in Bumi Rahayu Village, Tanjung Selor Sub-District, Bulungan District. Type of research conducted when viewed from the level eksplanasinya is a descriptive research type. The research data were obtained by observation technique of the cast, questionaire, interview, and documentation. While the analysis of research data using interactive analysis of Miles and Huberman (1992) consists of three stages of analysis of data reduction, data presentation, and withdrawal of conclusions / verification. In this study the indicators of village development that are used include the field of administration of village administration, the field of implementation of village development, the field of village community development, and the empowerment of village communities. Based on the results of research and discussion is known that the perception of the community on the development of villages in Bumi Rahayu Village Tanjung Selor District as a whole can be said to have been good, especially in the field of village development and empowerment of village communities. Factors influencing the implementation of village development in Bumi Rahayu Village, Tanjung Selor District consists of village funding factors, community participation, human resource quality, and village government performance. Keywords : Public perception, Village development, and Bumi Rahayu Village, Tanjung Selor District.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembangunan desa memegang peranan penting karena merupakan bagian yang tidak terpisahkan dan pada hakekatnya bersinergi terhadap pembangunan daerah dan nasional. Sebagai implementasi program pemerintah nawa cita, Pemerintah telah menetapkan kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) sebagai sarana untuk melibatkan masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan Nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh RKPDesa dalam pelaksanaan pembangunan desa partisipatif di desa Gunung Putih. Apabila dilihat dari jenis datanya maka penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan analisis kualitatif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa garis besar pembangunan desa yang dimuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) di Desa Gunung Putih dapat diketahui bahwa pembangunan dilaksanakan untuk mewujudkan sebagian besar aspirasi masyarakat dan kebutuhan di desa sesuai tahapan dan bidangnya masing-masing. Proses penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDesa) di Desa Gunung Putih dilaksanakan melalui musyawarah desa (Musdes). Musyawarah Desa (Musdes) yang diselenggarakan melalui Musrenbangdes. Proses Penyusuanan RPJMDesa melalui musyawarah desa dengan melibatkan masyarakat desa. Pembangunan Desa Gunung Putih dilaksanakan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Gunung Putih. Metode yang digunakan dalam pencapaian pembangunan Desa Gunung Putih dilakukan melalui asas manfaat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dan faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif yaitu suatu tipe penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara sistematis, faktual dan akurat mengenai data yang ada di lapangan tentang partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Bumi Rahayu. Pengumpulan data yang dilakukan dengan cara survey, wawancara, observasi, kuesioner. Adapun jumlah sampel yang diambil dari penelitian ini yaitu 10% dari seluruh populasi masyarakat yang ada di Desa Bumi Rahayu. Hasil data yang dianalisis secara kualitatif dengan dukungan table-tabel frekuensi yang sederhana dan beberapa variabel indicator dalam penelitian ini. Dari penelitian ini ditemukan hasil tingkat partisipasi masyarakat dalam menyumbangkan ide / pikiran sebesar 64%, partisipasi masyarakat dalam bentuk uang sebesar 58%, partisipasi masyarakat dalam bentuk materi sebesar 53%, partisipasi masyarakat dalam bentuk fisik sebesar 36%. Dari data ini dapat diambil kesimpulan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan cukup besar terutama dalam hal menyumbangkan ide-idenya, hal ini tentu sangat berdampak positif dalam proses pembangunan yang diselenggarakan oleh pihak pemerintah desa. Sedangkan partisipasi masyarakat dalam bentuk uang dan partisipasi masyarakat dalam bentuk materi lebih memilih untuk memberikan jawaban tidak setuju dikarenakan factor ekonomi masyarakat di Desa Bumi Rahayu yang masih dikategorikan rendah, mayoritas dari penduduk desa hanya berprofesi sebagai buruh. Masyarakat desa lebih mengandalkan dana ADD desa untuk melaksanakan program pembangunan, jumlah persentase yang didapat untuk bantuan materi sebesar 52% dan untuk bantuan uang sebesar 58%. Partisipasi masyarakat dalam bentuk tenaga mendapatkan jumlah persentase sebesar 32%, cukup besar dalam pelakasanaan program pembangunaan. Dengan hal ini kesadaran masyarakat berpartisipasi secara aktif dalam bentuk fisik untuk pembangunan desa cukup tinggi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Agus Asrori, Peran Pendamping Desa Dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Desa (Studi Kasus Tanjung Buka SP 5A Salimbatu Tanjung Palas Tengah). Dibawah bimbingan Bapak Prof. DR. Ir. Abdul Jabarsyah, M.Sc. Tujuan untuk mengetahui peran Pendamping Dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Desa. Di Tanjung Buka SP 5A Salimbatu Tanjung Palas Tengah. Penelitian ini dilakukan di Tanjung Buka SP 5A Salimbatu Tanjung Palas Tengah. Data yang di ambil meliputi data sekunder yang terdiri dari Dokumen-dokumen maupun laporan-laporan kegiatan yang berkaitan dengan peran pendamping desa dalam mendorong percepatan pembangunan desa. Data primer diambil dengan menggunakan tekniklibrary research dan field word research pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, dokumen dan wawancara kemudikan dilakukan analisis menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini antara lain Peran Pendamping Desa Dalam Mendorong Percepatan Pembangunan Desa di Tanjung Buka SP 5A Salimbatu Tanjung Palas Tengah sudah sangat terlaksana secara optimal, dan hal ini ada faktor pendorong dan masih ada faktor penghambat dalam mendorong percepatan pembangunan desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kepemimpinan kepala desa merupakan salah satu aspek yang menonjol dan berpengaruh terhadap keberhasilan pembangunan desa, karena tugas seorang pemimpin adalah mempengaruhi perilaku bawahan agar mau bekerja sama dan bekerja secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan organisasi. Pada kenyataannya proses pembangunan di Desa Long Buang belum berjalan dengan optimal hal ini dilihat karena belum adanya partisipasi dari masyarakat dan tidak terlibatnya langsung aparatur Desa Long Buang dalam proses pembangunan dan proses penyelenggaraan pemerintahan di desa. Selain itu kapasitas sumber daya aparartur di Desa Long Buang masih tergolong rendah yang rata-rata berpendidikan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah yang mengakibatkan pembangunan Desa Long Buang belum optimal. Tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan Situasional Kepala Desa Long Buang dalam Pembangunan Desa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori Gaya kepemimpinan situasional dari Paul Hersey dan Blanchard. Keseluruhan data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara mendalam dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat dikemukakan bahwa Pola Kepemimpinan yang di gunakan di Desa Long Buang yang peneliti analisis bahwa tidak ada dukungan dan pengarahan yang jelas dari kepala desa dalam memberikan arahan dan perintah yang berkaitan dengan pembangunan Desa Long Buang. Perilaku pengikut atau aparatur desa dan masyarakat yang terjadi di Desa Long Buang bahwa mereka tidak mau dan tidak mampu. Perilaku pemimpin yang rendah dukungan dan rendah pengarahan dalam kepemimpinan Situasional disebut dengan Delegasi. Hal ini terlihat dari pembangunan Desa Long Buang yang belum optimal dalam menyelesaikan pembangunan yang ada di desa tersebut seperti pembangunan jalan desa, pembangunan gorong-gorong dan juga pembangunan balai desa selain itu pembanguan fisik yang tidak berjalan mengakibatkan Desa Long Buang masuk kedalam kategori indeks desa membangun (IDM) desa tertinggal.