ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fokus penelitian ini adalah evaluasi program pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Pelayanan administrasi kependudukan merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang penting bagi masyarakat dalam memperoleh dokumen kependudukan seperti KK, KTP, Akta Kelahiran, dan dokumen kependudukan lainya. Dalam pelaksanaanya, masih di temukan beberapa permasalahan, seperti proses pelayanan yang belum optimal , kendala jaringan dan sistem, keterbatasan akses masyarakat dari wilayah yang jauh, serta kurangnya pemahaman masyarakat mengenai prosedur pelayanan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pelayanan administrasi kependudukan di kecamatan Tanjung Palas serta mengetahui faktor faktor yang memengaruhi pelaksanaan pelayanan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, sedangkan evaluasi program menggunakan teori William N. Dunn dengan indikator efektifitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan sudah berjalan, tetapi belum optimal. Masih terdapat kendala pada kecepatan layanan, jaringan sistem, pemerataan akses,serta jangkauan pelayanan bagi masyarakat di wilayah jauh. Meskipun demikian, petugas cukup responsif dan pelayanan sudah sesuai kebutuhan masyarakat. Kesimpulanya, program pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Tanjung Palas perlu di tingkatkan, terutama pada aspek sarana prasarana,kualitas petugas, jaringan sistem, serta pemerataan akses pelayanan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Provinsi Kalimantan Utara dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana
Implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) pada Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil Provinsi Kalimantan Utara.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori
implementasi Edward III yang mencakup aspek komunikasi, sumber daya,
disposisi, dan struktur birokrasi. Data utama diperoleh melalui wawancara dengan
pegawai Disdukcapil Kaltara serta masyarakat pengguna IKD, observasi
langsung, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi IKD masih
menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya tingkat aktivasi oleh masyarakat,
kurangnya sosialisasi yang merata, serta keterbatasan infrastruktur pendukung.
Upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah meliputi sosialisasi melalui media
sosial, kunjungan langsung ke berbagai instansi, serta program aktivasi di tempat
tempat umum. Meskipun demikian, implementasi Provinsi Kalimantan Utara
belum berjalan optimal. Beberapa faktor penghambat berdasarkan 4 dimensi
yakni, komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi di antaranya
meliputi rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan akses teknologi, serta
kurangnya dukungan teknis dalam penggunaan aplikasi IKD. Oleh karena itu,
diperlukan strategi yang lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman dan
partisipasi masyarakat serta peningkatan infrastruktur guna mendukung
keberhasilan implementasi IKD.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kelurahan Tanjung Selor Hilir merupakan kelurahan berpenduduk terbanyak di Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, sekaligus pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi belum tersedianya data neraca air yang memastikan kapasitas produksi riil Perumda Air Minum Danum Benuanta mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tahun 2035. Penelitian bertujuan memproyeksikan pertumbuhan penduduk, menghitung kebutuhan air domestik dan non-domestik, mengevaluasi ketersediaan air, serta menganalisis neraca air (water balance) periode 2026–2035. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif analitis dengan data sekunder dari Kantor Kelurahan dan Perumda Air Minum Danum Benuanta. Proyeksi penduduk menggunakan Metode Aritmatik, Geometrik, dan Least Square, dipilih berdasarkan koefisien korelasi (r) tertinggi dan standar deviasi (SD) terkecil. Kebutuhan air mengacu standar Ditjen Cipta Karya Dep. PU (1996) dengan konsumsi domestik 100 liter/orang/hari melalui Sambungan Rumah (SR). Ketersediaan air berasal dari kapasitas riil IPA Sabanar Lama (64 L/dtk) dan IPA Sungai Buaya (104 L/dtk), total 168 L/dtk. Hasil analisis menunjukkan Metode Least Square terpilih dengan r = 0,9939 dan SD = 485,298. Penduduk diproyeksikan mencapai 50.931 jiwa pada tahun 2035. Total kebutuhan air maksimum tahun 2035 sebesar 84,634 L/dtk (domestik 58,948; non-domestik 6,8689; kehilangan air NRW 16,90% sebesar 11,123 L/dtk; dikalikan faktor hari maksimum 1,1). Neraca air menunjukkan ketersediaan 168 L/dtk mampu memenuhi kebutuhan sepanjang 2026–2035, dengan surplus akhir sebesar 83,366 L/dtk, sehingga sistem berada dalam kondisi SURPLUS selama periode perencanaan. Perlu dicatat, surplus ini berdasarkan asumsi tingkat pelayanan 100% pada 2035, bukan kondisi riil saat ini, karena hingga 2025 sebagian penduduk belum terlayani Perumda dan masih memakai sumber air alternatif, sehingga optimalisasinya memerlukan perluasan Sambungan Rumah secara bertahap.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh urbanisasi dan jumlah lapangan kerja terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara. Urbanisasi sebagai proses perpindahan penduduk dari wilayah perdesaan ke wilayah perkotaan seringkali menimbulkan dinamika sosial ekonomi yang kompleks, termasuk peningkatan jumlah penduduk miskin apabila tidak diimbangi dengan tersedianya lapangan kerja yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara dalam kurun waktu tertentu. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk mengetahui besarnya pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebutuhan akan air bersih akan terus menerus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun akibat dari pertumbuhan penduduk yang terus meningkat. Desa Jelarai Selor adalah salah satu desa yang juga mengalami pertumbuhan penduduk yang cukup signifikan seiring dengan perkembangan desa itu sendiri yang juga berdampak terhadap meningkatnya kebutuhan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kebutuhan air bersih yang dibutuhkan masyarakat Desa Jelarai Selor hingga 10 tahun yang akan datang. Dalam penelitian ini, penulis akan memperkirakan kebutuhan air bersih berdasarkan data sekunder dan primer yang ada dan membandingkannya terhadap dalam tugas akhir ini, diprediksikan untuk menghitung proyeksi penduduk dalam analisis kebutuhan air bersih menggunakan tiga metode yaitu Metode Aritmatik, Metode Geometri dan Metode Least Square. Dari hasil analisis proyeksi penduduk 10 tahun didapatkan jumlah penduduk dengan metode yang terpilih yaitu metode aritmatik sebesar 9.892 jiwa pada tahun 2032. Jumlah kebutuhan air bersih yang dicapai di tahun 2032 yaitu 8,18 L/dtk beroleh dari berdasarkan kebutuhan air domestik sebesar 7,44 L/dtk dan kebutuhan air non domestik sebesar 0,74 L/dtk. Untuk kebutuhan air yang diolah pada tahun 2032 yaitu sebesar 11,779 L/dtk, ketersediaan air bersih bersumber dari PDAM Bulungan dengan sebesar 35 L/dtk. Selisih perbandingan ketersediaan dengan kebutuhan air bersih pada tahun 2032 yaitu 23,221 L/dtk sehingga dengan jumlah produksi air tersebut dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk 10 tahun mendatang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas tentang pertumbuhan penduduk berdasarkan jenis kelamin dan faktor yang memengaruhi pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan penduduk berdasarkan jenis kelamin dan faktor apa yang memengaruhi pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk yang ditunjukkan dengan angka laju pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir mengalami penurunan laju pertumbuhan penduduk di tahun 2021 jika dibandingkan dengan tahun 2019 dan 2020 yang mengalami peningkatan. Berdasarkan jenis kelamin, struktur penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir dari tahun 2019 hingga 2021 didominasi oleh penduduk laki-laki dengan perbandingan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan berada di atas angka 100, yang artinya jumlah penduduk laki-laki di Kelurahan Tanjung Selor Hilir masih lebih banyak dari jumlah penduduk perempuan. Faktor yang memengaruhi pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir dari tahun 2019 hingga 2021 ialah perpindahan penduduk (migrasi) yang ditunjukkan dengan angka migrasi neto yang terus mengalami penurunan dari tahun 2019 hingga 2021. Sedangkan, faktor lain seperti kelahiran (fertilitas) dan kematian (mortalitas) tidak cukup berpengaruh terhadap pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir dari tahun 2019 hingga 2021.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pertumbuhan penduduk merupakan perubahan populasi penduduk dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu. Pertumbuhan penduduk berdasarkan usia berperan untuk mengukur, membandingkan, dan memprediksi pertumbuhan yang terjadi di suatu daerah dengan daerah lain dari tahun sebelumnya ke tahun selanjutnya. dalam hal ini Kelurahan Tanjung Selor Hilir memiliki andil dalam setiap pertumbuhan penduduk yang terjadi di wilayahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan penduduk, pengaruh usia terhadap pertumbuhan penduduk dan faktor yg mempengaruhi pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Metode penelitian yang di gunakan dalam Penelitian ini adalah metode Kuanlitatif dengan memanfaatkan jenis data sekunder dan Metode pengumpulan data di lakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir 60 % merupakan penduduk pendatang sedangkan 40% lainnya merupakan penduduk asli dengan usia rata-rata berada pada usia produktif ( dewasa ) yaitu 21-45 tahun berdasarkan hasil regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh variabel independen X ( usia ) terhadap variabel Y ( pertumbuhan penduduk ) di nyatakan bahwa variabel X berpengaruh terhadap variabel Y sebesar 88,2 %. Dan Pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir pada tahun 2019-2021 menurun sebesar 45 %. Sedangkan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk adalah faktor kelahiran, kematian, migrasi, ditemukan bahwa jumlah kelahiran kasar meningkat sebesar 27,3 %, jumah kematian kasar meningkat sebesar 3,02 %, dan jumlah migrasi total mengalami penurunan hingga – 11,97 % pada tahun 2019-2021.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Desa Panca Agung terletak di Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan yang saat ini belum mendapatkan pelayanan air bersih dari PDAM. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari masyarakat mengandalkan air hujan dan air sumur, namun pada musim hujan sumur warga menjadi keruh sedangkan pada musim kemarau sumur warga menjadi kering. Desa ini memiliki potensi mata air yang cukup, tetapi belum dimanfaatkan karena jarak yang akan ditempuh cukup jauh serta medan yang sulit untuk dilalui. Sehingga perlu dibuat suatu sistem penyediaan air bersih yang baik dan bisa melayani masyarakat. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui jumlah penduduk dan pengembangan wilayah 10 tahun ke depan, mengetahui jumlah debit air yang dibutuhkan di Desa Panca Agung, dan merencanakan bangunan broncaptering yang mampu melayani kebutuhan masyarakat Desa Panca Agung, serta merencanakan diameter pipa sesuai dengan kebutuhan pelayanan di Desa Panca Agung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengumpulan data, yaitu pengumpulan data primer dan sekunder. Proyeksi pertumbuhan penduduk untuk 10 tahun ke depan dihitung menggunakan metode geometrik, diperoleh sebanyak 2.953 jiwa. Sehingga didapatkan kebutuhan air bersih Desa Panca Agung yaitu 3,101 liter/detik hingga tahun 2031. Dari debit mata air yang tersedia sebesar 123 liter/detik. Maka dapat dipastikan bahwa kebutuhan air dapat dipenuhi. Perencanaan sistem air bersih dilakukan dengan cara menangkap air dari mata air dengan menggunakan bangunan penangkap mata air (broncaptering) kemudian disalurkan dengan sistem gravitasi (gravity system) ke reservoir distribusi, selanjutnya air didistribusikan ke penduduk melalui hidran umum dengan sistem gravitasi. Ukuran broncaptering yang direncanakan untuk menangkap mata air adalah (3 x 2 x 1,5) meter dengan jenis pipa yang digunakan adalah HDPE. Untuk menganalisis dan mendesain sistem penyediaan air bersih perpipaan menggunakan program Software Epanet 2.0.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebijakan Jebol sipelandukilat merupakan sebuah inovasi pelayanan administrasi kependudukan yang dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang bertujuan untuk membantu masyarakat yang tinggal jauh dari daerah perkotaan dalam mempermudah kepengurusan dokumen kependudukan seperti KTP, KK, KIA, Akta Kelahiran, Akta kematian dll, dan dilaksanakan secara jemput bola yaitu pihak pemberi pelayanan yang lebih proaktif untuk mendatangi masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Penggunaan metode deskriptif bertujuan untuk membuat deskripsi atau gambaran terhadap fakta-fakta yang sedang di teliti oleh peneliti dan merupakan suatu penelitian yang datanya bersifat apa adanya dalam kondisi tertentu yang hasilnya lebih menekankan makna. Dari hasil penelitian terkait implementasi kebijakan Jebol Sipelandukilat pada Jemput Bola Administrasi Kependudukan yang dilaksanakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan yang telah dilaksanakan. Diketahui bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan telah menjalankan program inovasi Jebol Sipelandukilat ini ke dua desa yaitu desa Binai dan desa Bunyu dan juga menjalankan Jebol Anduk ke beberapa desa di Kabupaten Bulungan namun dengan program yang dibuat oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan sendiri, dan adanya kebijakan inovasi jemput bola administrasi kependudukan ini sangat membantu pemerintahan dan juga masyarakat untuk memenuhi kelengkapan dokumen administrasi kependudukan selama ini.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kebutuhan akan air bersih akan terus menerus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun akibat dari pertumbuhan penduduk yang sangat pesat. Desa Bumi Rahayu adalah salah satu desa yang juga mengalami pertumbuhan penduduk yang cukup signifikan seiring dengan perkembangan desa itu sendiri yang juga berdampak terhadap meningkatnya kebutuhan air bersih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kebutuhan air bersih yang dibutuhkan masyarakat Desa Bumi Rahayu hingga 10 tahun yang akan datang dan mengetahui perbandingan antara kebutuhan dan ketersediaan air yang ada mencukupi atau tidak. Dalam penelitian ini, penulis akan memperkirakan kebutuhan air bersih berdasarkan data sekunder dan primer yang ada dan membandingkannya terhadap dalam tugas akhir ini, diprediksikan untuk menghitung proyeksi penduduk dalam analisis kebutuhan air bersih menggunakan tiga metode yaitu Metode Airtmatik, Metode Geometri dan Metode Least Square. Dari hasil analisis proyeksi penduduk 10 tahun didapatkan jumlah penduduk pada tahun 2030 sebesar 1.707 jiwa. Jumlah kebutuhan air bersih yang dicapai yaitu 17,62 L/dtk berupa 14,02 L/dtk kebutuhan air domestik dan 3,60 L/dtk untuk kebutuhan air non domestik. Untuk ketersediaan air yang diolah pada tahun 2030 yaitu sebesar 25,376 L/dtk. Selisih perbandingan ketersediaan dengan kebutuhan air bersih pada tahun 2030 yaitu 4,23 L/dtk.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK SAING EFRIN MAHODIM. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Kaltara, 2021. Analisis Jumlah Penduduk Kabupaten Bulungan Dengan Metode Interpolasi Lagrange (Studi Kasus: Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan ) Pembimbing : Dr. Siti Aisyah, M.Si. Sensus penduduk merupakan kegiatan BPS (Badan Pusat Statistik) yang dilakukakan sepuluh tahun sekali berfungsi untuk pengumpulan, pengelolaan, penyajian dan penilaian data penduduk. Pengetahuan tentang perkembangan penduduk tiap tahun akan sulit diketahui jika sensus penduduk hanya dilakukan dalam sepuluh tahun sekali. Oleh karena itu, ilmu matematika yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk penyelesaian masalah jumlah penduduk tiap tahun adalah metode Interpolasi Lagrange yang merupakan suatu proses untuk mencari dan menghitung nilai suatu fungsi dengan grafik yang terbentuk dari sekumpulan titik yang biasanya merupakan hasil dari sebuah fungsi yang telah diketahui, dimana grafik tersebut harus melalui semua titik yang ada dengan ketelitian data yang sangat tinggi. Dari hasil perhitungan menggunakan Interpolasi Lagrange untuk kurun waktu 1990 s/d 2000 mengalami kenaikan rata-rata sebesar 1,823% tahun 2000 s/d 2010 mengalami kenaikan rata-rata sebesar 3,080% serta tahun 2010 s/d 2020 mengalami kenaikan rata-rata sebesar 3,030% dan kurun waktu 2020 s/d 2030 mengalami kenaikan rata-rata sebesar 2,582 %. Meski setiap tahunnya tingkat perkembangannya selalu meningkat tapi jumlah persentase rata-rata persatu dekade ada penurunan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumusan masalah dalam penelitian adalah apakah seberapa besar pengaruh jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap inflasi di provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian diperoleh bahwa jumlah penduduk memberikan pengaruh signifikan terhadap inflasi di provinsi Kalimantan Utara. .
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NURUL AWALIAH, Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di kabupaten bulungan tahun 2008-2018. (dibimbing oleh Machmud Al Amrie). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jumlah penduduk dan pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di kabupaten bulungan. Penelitian ini menggunakan data time series dengan metode analisis data yang digunakan adalah regresi berganda dengan metode kuantitatif dengan pendekatan deskritif dan menggunakan uji normalitas & uji multikolinearitas yang menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua variabel independennya yakni jumlah penduduk dan pengangguran tidak berpengaruh secara signifikan terhadapt tingkat kemiskinan. Namun, dari hasil uji asumsi klasik yakni uji normalitas dan multikolinearitas menunjukkan hasil yang memenuhi syarat pengujian.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ks Pembangunan Manusia sering digunakan untuk menglarifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dan kebijakan ekonomi suatu negara terhadap kualitas peningkatan taraf hidup masyarakat. Kesuksesan pembangunan dan kesejahteraan suatu daerah atau negara dapat di lihat berdasarkan tiga dimensi yaitu : Pertama angka harapan hidup pada waktu lahir (life expectancy at birth), Angka melek huruf (literacy rate), Rata-rata lama sekolah (mean years of schooling), dan kemampuan daya beli (purchasing power parity). Indeks Pembangunan Manusia sangat berperan penting dalam suatu pembangunan perekonomian modern sebab dengan adanya sumber daya manusia yang baik maka meningkatkan pula pembangunan manusia yang baik dan akan menjadikan faktor-faktor produksi dapat dimaksimalkan. Mutu dari suatu penduduk yang baik yaitu penduduk yang mampu melakukan sesuatu untuk berinovasi dan mengembangkan faktor-faktor produksi yang ada.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh pengangguran dan pertumbuhan penduduk terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan dalam periode 2005 sampai dengan 2014. Dan sesuai dengan rumusan masalah tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengangguran dan pertumbuhan penduduk mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan berdasarkan tahun 2005 sampai dengan tahun 2014. Dalam penelitian ini pengangguran dan pertumbuhan penduduk sebagai variabel independen atau variabel yang mempengaruhi sedangkan pertumbuhan ekonomi sebagai variabel dependen atau variabel yang di pengaruhi. Data yang berhubungan dengan penelitian ini di peroleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan dan literatul lainnya yang berhubungan dengan penelitian ini. Alat analisis yang di gunakan merupakan regresi berganda dan SPSS. Berdasarkan hasil penelitian, pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan, sementara pertumbuhan penduduk berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan. Lalu Pengangguran dan pertumbuhan penduduk secara simultan tidak mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Murni. Pengaruh Pertumbuhan Penduduk dan Jumlah Angkatan Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bulungan Tahun 2012-2017. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pertumbuhan Penduduk terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bulungan, untuk menganalisis Pengaruh Jumlah Angkatan Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Bulungan dan untuk menganalisis Pengaruh Pertumbuhan Penduduk dan Jumlah Angkatan Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bulungan Tahun 2012-2017. Variabel bebas yaitu Pertumbuhan Penduduk dan Jumlah Angkatan Kerja sedangkan variabel terkaitnya Pertumbuhan Ekonomi. Metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasilnya adalah hubungan antara variabel bebas dengan variabel terkait dapat dilihat dari nilai koefisien kolerasi (r) yaitu 0,712 atau 71,2%. Hal ini menunjukkan bahwa hubungan antara Pertumbuhan Penduduk da Jumlah Angkatan Kerja dengan Pertumbuhan Ekonomi rendah. Serta hasil perhitungan yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa Pertumbuhan Penduduk dan Jumlah Angkatan Kerja masing-masing tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Bulungan. Ditunjukkan dengan hasil pengujian hipotesis pada variabel Pertumbuhan Penduduk yaitu nilai sig yaitu 0,341. Syarat signifikan adalah nilai Sig 0,05%, dikarenakan nilai sig > 0,05% maka Ha ditolak dan H0 diterima. Artinya pertumbuhan penduduk tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bulungan. Serta dengan variabel Jumlah Angkatan Kerja nilai Sig yaitu 0,862.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pajak kendaraan bermotor adalah salah satu pajak daerah yang berkontribusi besar terhadap penerimaan pajak daerah di Kabupaten Bulungan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Bulungan Faktor-faktor yang di duga memengaruhi penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Bulungan adalah jumlah penduduk,jenis kendaraan bermotor dan pendapatan perkapita.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder 2013-2017.Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa jumlah penduduk, jenis kendaraan bermotor dan pendapatan perkapita mempengaruhi penerimaan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Bulungan.Selain meningkatkan penerimaan pajak kendaraan bermotor,DPKD (Dinas Pengelola Keuangan Daerah)dapat meningkatkan servis dalam proses pembayaran pajak kendaraan bermotordan melakukan sosialisasi kewajibanwajib pajak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nurhaida. “Analisis Pertumbuhan Penduduk Terhadap Kesempatan Kerja Di Kabupaten Bulungan Tahun 2011-2016”. Dengan bimbingan Bapak Machmud Al Amrie dan Bapak Adi Aspian Nur. Tujuan penelitian adalah mengetahui apakah Pertumbuhan Penduduk mempunyai pengaruh positif dan signifikan Terhadap Kesempatan Kerja di Kabupaten Bulungan Tahun 2011-2016. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan alat statistik adalah regresi sederhana. Hasil pengujian diperoleh bahwa Pertumbuhan Penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap Kesempatan Kerja.