ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nabilah Rahmadhany (2026). Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan
Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Efektivitas Kerja pada Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh pentingnya efektivitas kerja pegawai dalam mendukung tercapainya tujuan
organisasi, khususnya pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten
Bulungan yang memiliki tugas dalam penyelenggaraan pelayanan perpustakaan dan
kearsipan. Efektivitas kerja pegawai diduga dapat dipengaruhi oleh gaya
kepemimpinan dan kompetensi sumber daya manusia. Oleh karena itu, penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan
dan kompetensi sumber daya manusia terhadap efektivitas kerja pegawai, baik
secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 41
pegawai yang terdiri dari PNS dan PPPK, dengan teknik sampling jenuh, sehingga
seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner,
wawancara, dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 23 dengan
analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa secara parsial gaya kepemimpinan tidak
berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan nilai t hitung = -1,966
dan signifikansi 0,057 > 0,05. Kompetensi sumber daya manusia berpengaruh
positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan nilai t hitung = 9,248 dan
signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, gaya kepemimpinan dan kompetensi
sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan
nilai F hitung = 44,857 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi
menunjukkan nilai R Square sebesar 0,708, yang berarti bahwa gaya kepemimpinan
dan kompetensi sumber daya manusia mampu menjelaskan efektivitas kerja sebesar
70,8%, sedangkan sisanya sebesar 29,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar
penelitian. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya
manusia menjadi faktor yang berperan penting dalam meningkatkan efektivitas
kerja, sedangkan gaya kepemimpinan secara parsial belum memberikan pengaruh
yang signifikan. Namun, kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh
signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai pada Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelayanan kesehatan lansia merupakan salah satu bentuk pelayanan dasar yang bertujuan memenuhi kebutuhan kesehatan lanjut usia secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan kesehatan lansia di Puskesmas Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan menurut Parasuraman, Zeithaml, dan Berry, yaitu bukti fisik (tangibles), keandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance), dan empati (empathy), serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kualitas pelayanan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala puskesmas, tenaga kesehatan, dan pasien lanjut usia. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan kesehatan lansia di Puskesmas Salimbatu secara umum telah berjalan dengan baik. Fasilitas pelayanan yang tersedia cukup mendukung kebutuhan lansia, pelayanan dilaksanakan secara konsisten melalui prosedur yang jelas dan sistem e-Pus, petugas responsif dalam membantu pasien, mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan, serta menunjukkan sikap ramah dan peduli terhadap pasien lanjut usia. Faktor pendukung pelayanan meliputi kompetensi tenaga kesehatan, pemanfaatan sistem e-Pus, fasilitas pelayanan, dan Posyandu lansia. Adapun faktor penghambat yang ditemukan adalah kondisi geografis wilayah, keterbatasan akses transportasi, serta menurunnya mobilitas pasien lanjut usia.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA GUNUNG PUTIH KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN Oleh : Wahyu Nur Latifah NPM. 201951016 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Skripsi ini membahas tentang peran pemerintah desa dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan di tengah berkembangnya teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari kebenaran atas peran Pemerintah Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif kemudian mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan telah menjalankan dan mengupayakan peran stabilisator sebagai peran menjaga kestabilan keadaan maupun pemahaman masyarakat, peran inovator sebagai peran menemukan terobosan baru untuk masyarakat, peran pelopor sebagai peran mengajak dan menghimbau masyarakat, peran modernisator sebagai peran pembaharuan sistem kinerja maupun pola pikir masyarakat dengan mengadakan kegiatan atau menggunakan sarana dan prasarana yang ada. Meskipun pemerintah desa telah mengupayakan peran penting tersebut namun tidak terlepas dari hambatan yaitu pemahaman masyarakat terhadap perkembangan teknologi sekaligus dana yang terbatas sehingga fasilitas atau media guna pelatihan masih belum maksimal. Kata kunci : Peran, Pemerintah Desa, Kualitas, Sumber Daya Manusia Desa Gunung Putih
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Soraya, Pengaruh Pelatihan Terhadap Pengembangan Usaha Melalui Kompetensi Sumber Daya Manusia Pada Era Digitalisasi (Studi Kasus Pada Pelaku Usaha Kecil Dan Mikro Di Kecamatan Tanjung Selor) bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE., MM., Ak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah Pelatihan berpengaruh terhadap Pengembangan Usaha melalui Kompetensi Sumber Daya Manusia pada era digitalisasi para pelaku usaha kecil dan mikro di Kecamatan Tanjung Selor. Jumlah responden yang diteliti adalah 127 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 23 dan SEM 24. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa : (1) terdapat pengaruh hubungan Pelatihan terhadap Pengembangan Usaha berpengaruh positif signifikan. (2) hubungan Pelatihan terhadap Kompetensi Sumber daya Manusia berpengaruh positif signifikan. (3) dan hubungan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Pengembangan Usaha berpengaruh positif signifikan. Kata kunci : Pelatihan, Kompetensi Sumber Daya Manusia, dan Pengembangan Usaha
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pertumbuhan penduduk merupakan perubahan populasi penduduk dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu. Pertumbuhan penduduk berdasarkan usia berperan untuk mengukur, membandingkan, dan memprediksi pertumbuhan yang terjadi di suatu daerah dengan daerah lain dari tahun sebelumnya ke tahun selanjutnya. dalam hal ini Kelurahan Tanjung Selor Hilir memiliki andil dalam setiap pertumbuhan penduduk yang terjadi di wilayahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan penduduk, pengaruh usia terhadap pertumbuhan penduduk dan faktor yg mempengaruhi pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Metode penelitian yang di gunakan dalam Penelitian ini adalah metode Kuanlitatif dengan memanfaatkan jenis data sekunder dan Metode pengumpulan data di lakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir 60 % merupakan penduduk pendatang sedangkan 40% lainnya merupakan penduduk asli dengan usia rata-rata berada pada usia produktif ( dewasa ) yaitu 21-45 tahun berdasarkan hasil regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh variabel independen X ( usia ) terhadap variabel Y ( pertumbuhan penduduk ) di nyatakan bahwa variabel X berpengaruh terhadap variabel Y sebesar 88,2 %. Dan Pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir pada tahun 2019-2021 menurun sebesar 45 %. Sedangkan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk adalah faktor kelahiran, kematian, migrasi, ditemukan bahwa jumlah kelahiran kasar meningkat sebesar 27,3 %, jumah kematian kasar meningkat sebesar 3,02 %, dan jumlah migrasi total mengalami penurunan hingga – 11,97 % pada tahun 2019-2021.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator untuk mengukur keberhasilan upaya pembangunan kualitas hidup manusia yang telah dicapai. Pertumbuhan IPM di suatu wilayah dapat dipengaruhi oleh faktor geografis yaitu besarnya angka IPM di suatu wilayah dapat mempengaruhi angka IPM pada wilayah yang berdekatan sehingga faktor geografis diduga dapat mempengaruhi dan memberikan efek dependensi spasial pada nilai IPM di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan pada faktor yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Kalimantan Utara. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Spatial Error Model (SEM) untuk mengidentifikasi pengaruh variabel terhadap variabel pada suatu wilayah dengan matriks pembobot Queen Contiguity dan estimasi parameter Metode Kuadrat Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan nilai uji Lagrange Multiplier (error) terdapat dependensi spasial error. Variabel prediktor yang secara signifikan berpengaruh terhadap nilai IPM pada model SEM antara lain Angka Harapan Hidup, Harapan Lama Sekolah, Rata-rata Lama Sekolah dan Kemampuan Daya Beli masyarakat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelatihan merupakan cara untuk membangun SDM menuju era globalitas yang penuh dengan tantangan. Karena itu kegiatan pelatihan tidak dapat diabaikan begitu saja terutama dalam memasuki era persaingan yang semakin ketat dan berat. Kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi SDM dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Pelatihan kerja merupakan aktivitas yang dilakukan untuk meningkatkan keahlian, pemgetahuan dan sikap untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia saat ini dan masa yang akan datang. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan untuk pengumpulan data untuk menguji atau menjawab pertanyaan mengenai suatu objek yang akan diteliti. Sumber data yang diperoleh melalui sumber data primer dan skunder, dengan menggunkan metode pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengambilan kesimpulam dengan menggunakan metode berfikir induktif. Hasil penelitian pada UMKM diwilayah Tanjung Palas menunjukan bahwa paran pelatihan ini efektif dalam menigkatkan kompetensi sumber daya manusia, karena bertambahnya kompetensi/keahlian dan pegetahuan sehingga meningkatkan juga kualitas produk yang mereka buat dan dapat berdaya saing dalam era globalisasi ini. Dengan adanya pelatihan peningkatan mutu sumber daya manusia juga meningkat. Keefektifan pelatihan ini terlihat dari sesi wawancara para pelaku UMKM yang memberikan pernyataan bahwa pelatihan sangat berperngaruh dalam meningkatkan kompetensi SDM sehingga dapat berdaya saing dalam memberikan produk-produk terbaik mereka.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2011 TENTANG PENGELOLAAN ZAKAT PADA BAZNAS KABUPATEN BULUNGAN TAHUN 2019 ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat Pada Baznas Kabupaten Bulungan Tahun 2019, serta Apa saja yang menjadi faktor penghambat dan pendukung dalam implementasinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan analisa kualitatif jenis penelitian deskriptif kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah. Sampel penelitian diperoleh dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sedangkan jumlah informan penelitian sebanyak 13 orang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Model analisis data Model Interaktif atau Model Miles dan Huberman yang terdiri dari 4 tahapan kegiatan yaitu tahap pengumpulan data, tahap reduksi data, tahap display data (penyajian data), dan tahap verifikasi dan penarikan kesimpulan.Tinjauan bahaimana Implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat Pada Baznas Kabupaten Bulungan Tahun 2019, Indikator Pengelolaan Zakat Pasal 1 Ayat 1, Pengumpulan, Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan diketahui bahwa dalam penerapan implemtasi undang-undang pengelolaan zakat merupakan legalitas baznas dalam melakukan pengelolaan ZIS, berdasarkan indicator penelitian dalam pendayagunaan zakat sudah sangat sesuai dengan realisasi penggunaan harta zakat,dalam pendistribusian yang sesuai dengan program kerja yang sudah ditetapkan oleh baznas kabupaten bulungan, dalam upaya pendayaguna zakat masih kurangnya kesadaran umat dalam melakukan pembayaran zakat.faktor pendukung adanya alokasi dana dari pemerintah daerah dalam pembiayaan oprasional baznas, dan factor penghambat masih kurangnya SDM dalam pengelolaan Baznas kabupaten Bulunga. Kata Kunci: implementasi, pengumpulan, pendistribusian, pendayagunaan zakat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Andriyanto (2021), Implementasi Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Di Pegadaian Cabang Tanjung Selor Bulungan Kalimantan Utara. Dibawah bimbingan Pembimbing Skripsi Dedik Wiryawan, S.T., MM. Secara umum bahwasanya kinerja karyawan dapat ditingkatkan melalui peningkatan kompensasi dan motivasi kerja. Dengan kompensasi yang diberikan perusahaan kepada karyawan, semangat, kemauan, dan ketelitian karyawan pada saat bekerja akan lebih maksimal, fokus, dan disiplin. Seorang karyawan yang termotivasi akan bersifat energik dan bersemangat, dan sebaliknya seorang karyawan dengan motivasi yang rendah akan sering menampilkan rasa tidak nyaman dan tidak senang terhadap pekerjaannya yang mengakibatkan kinerja mereka menjadi buruk dan tujuan perusahaan tidak akan tercapai. Namun, keadaan berbeda yang terjadi pada Pegadaian Cabang Tnjung Selor yang mana kinerja karyawan dapat ditingkatkan dengan adanya sistem evaluasi penilaian kinerja secara rutin yang dilakukan manajemen sumber daya manusia melalui penilaian kinerja berbasis MKE (Manajemen Kinerja Elektronik). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pertama strategi manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja karyawan di Pegadaian Cabang Tanjung Selor. Pendektan penelitian yang dilakukan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif penulis juga menggunakan analisis kualitatif. Analisis adalah proses menyusun data agar dapat ditafsirkan. Tafsiran atau interprestasi artinya memberikan makna pada analisis, menjeleskan pola atau kategori, mencari hubungan antara berbagai konsep.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan, maka yang menjadi tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya Pemerintah Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Desa Antutan serta untuk Mengetahui faktor pendukung dan penghambat apa saja yang mempengaruhi dalam Upaya Pemerintah Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Desa Antutan Tahun 2019 Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Jenis metode dalam penelitian ini adalah metode deskriftif kualitatif, fokus dalam penelitian ini adalah pihak-pihak terkait yang paham dalam Upaya Pemerintah Desa dalam meningkatkan Pembangunan Desa Antutan Adapun subyek dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Antutan, Sekretaris Desa Antutan, BPD,Tokoh Masyarakat Desa Antutan dan Masyarakat Desa Antutan. Data diperoleh dengan menggunakan metode pengumpulan data yang akan di olah dan dianalisis dengan metode observasi,dokumentasi dan wawancara diharapkan dapat memberikan gambaran dari upaya Pemerintah Desa Dalam Meningkatkan Pembangunan Desa Antutan, fakta dilapangan menunjukan terbatasnya Dana Desa mengakibatkan lambatnya dalam memenuhi sarana dan prasana dalam memajukan desa seperti yang diharapkan. Hasil penelitian yang di lakukan penulis menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Antutan dalam Upaya Pembangunan Desa yang berdasarkan skala proritas yang diharapkan masyarakat, peran masyarakat dalam setiap program pembangunan baik dalam tahapan perencanaan, penyususnan sehingga mengevaluasi program yang ada berdasarkan skala proitas serta berdasarkan agenda masing-masing bidang kegiatan yang dihimpun berdasarkan hasil dari Musrembang Desa yang tentunya diukur berdasarkan kemampuan dari Dana Desa yang ada, sebagai Desa swadaya yang sebagian besar penduduk berpropesi sebagai petani, hal demikian dijadikan pedoman pembangunan Desa Antutan untuk mengembangkan sektor pertanian serta menerapkan sistem teknologi tepat guna sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Desa. hadirnya Pemerintah Desa untuk menunjang kreatifitas masyarakat Desa. Maka faktor pendukung dalam penyelenggaraan Pemerintah Desa Antutan tingginya partisifasi serta antusiasnya masyarakat desa dalam setiap program yang dilaksanakan serta Pemerintah Desa masih mengalami kesulitan dikarnakan keterbatasan anggaran yang ada sehingga tidak semua sarana dan prasarana yang di inginkan masyarakat untuk masuk dalam program Pembangunan Desa dan kemampuan SDM berkaitan dengan penyelesaian administrasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Satpol PP Provinsi Kalimantan Utara dibawah bimbingan Bapak Dedik Wiryawan, S.T., MM. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah pengembangan sumber daya manusia berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai di Satpol PP Provinsi Kalimantan Utara. Teknik pengambilan sampel menggunakan skala likert dengan jumlah responden sebanyak 178 responden. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengembangan Sumber Daya Manusia berpengaruh signifikan terhadap Kinerja pegawai dengan koefisien regresi 0,43dan nilai probability 0.026.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggapan Pelaku Usaha mengenai Peran Pemerintah dalam Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah di Kabupaten Bulungan. Serta untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Peran Pemerintah Terhadap Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Kinerja Pelaku Usaha Kecil dan Menengah. Objek penelitian dalam penelitian ini yaitu Pelaku Usaha Kecil dan Menengah yang ada di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan jumlah sampel 90 orang teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah roscoe. Hasil penelitian menunjukan Peran Pemerintah berpengaruh positif (searah) tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha Kecil dan Menengah, Kompetensi Sumber Daya Manusia berpengaruh positif (searah) dan signifikan terhadap Kinerja Usaha Kecil dan Menengah, Peran Pemerintah berpengaruh positif (searah) dan signifikan terhadap Kompetensi Sumber Daya Manusia. Adapun hubungan tidak langsung antara peran pemerintah terhadap kinerja Usaha Kecil dan Menengah, melalui variabel mediasi (intervening) Kompetensi Sumber Daya Manusia pengaruh positif searah tidak signifikan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERAN DINAS PEMUDA OLAHRAGA DAN PARIWISATA KABUPATEN BULUNGAN DALAM PENGEMBANGAN POTENSI OBJEK WIISATA GUNUNG PUTIH KECAMATAN TANJUNG PALAS ABSTRAKSI Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Peranan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan dalam Pengembangan Potensi Objek Wisata Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas. Penelitian dilakukan kepada Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan, Kepala Bidang Pariwisata, dan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS). Dari analisis data dalam penelitian kualitatif pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Bulungan selama pelaksanaan penelitian ini. Data penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan cara mengorganisasi data yang diperoleh kedalam sebuah kategori, menjabarkan data kedalam unit-unit, menganalisis data yang penting, menyusun atau menyajikan data yang sesuai dengan masalah penelitian dalam bentuk laporan dan membuat kesimpulan agar mudah untuk dipahami. Dari hasil penelitian diketahui bahwa potensi objek wisata gunung putih sangat baik dalam menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), adapun strategi yang dilakukan dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata dalam pengembangan objek wisata yaitu dengan membuat program-program, promosi, dan kebijakan-kebijakan yang didalamnya membangun dan mengembangkan objek wisata dan sumber daya manusia dalam hal ini pelaku wisata dengan cara melakukan pelatihan pemandu wisata, agar para wisatawan bisa puas dan memahami tentang seni, budaya, dan potensi yang dimiliki objek wisata gunung putih.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana Pelaksanaan Model Pelaksanaan Administrasi Kepegawaian Pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bulungan. Penelitian ini merupakan penelitian Kualilatif. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah semua pihak yang dapat memberikan informasi lengkap mengenai latar belakang dan keadaan sebenarnya dari administrasi kepegawaian pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bulungan yaitu pegawai pada bagian perencanaan dan pengadaan pegawai. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1) pelaksanaan administrasi kepegawaian yang dilakukan pada Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bulungan dimulai dari proses perencanaan, yang kedua Penempatan , yang ketiga Pembinaan, yang keempat Pengawasan dan yang terakhir pemberhentian. (2) pada pelaksanaan administrasi kepegawaian ada faktor-faktor yang mendukung yaitu sumber daya manusia, kerjasama antar pegawai dan sarana prasarananya. (3) pada pelaksanaan administrasi kepegawaian sering juga di jumpai faktor-faktor pengambat yang mengganggu pelaksanaan administrasi kepegawaian yaitu sarana prasarananya dalam kondisi kurang baik, pegawai yang menyerahkan materi pekerjaan terlalu lama, dankurangnyakomunikasiantarpegawai. (4) cara yang dilakukan untuk mengatasi hambatan-hambatan yang ada yaitu dengan memperbaiki sarana dan prasarana yang ada, melengkapi sarana yang kurang dan mengerjakan pekerjaan di luar jam kantor.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Maria Lovita, Pengaruh Kemampuan Sumber Daya Manusia dan
Keterampilan terhadap Keberhasilan Usaha Kecil Di Tanjunig Selor. Dibimbing
oleh Dewi Qomariah Imelda, SE.MM.Ak
Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan pengaruh kemampuan
sumber daya manusia dan keterampilan terhadap keberhasilan usaha kecil unit
bagian poduksi. Lokasi penelitian Di Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten
Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Dilakukan dengan mengunakan metode
purposive sampling. Responden pelaku usaha kecil pada penelitian ini sebanyak
100 orang. Data diolah menggunakan alat analisis SEM (Structural Equation
Modeling) dua tahap dengan bantuan software SPSS-AMOS 21. Tahap pertama,
uji model struktural menggunakan analisis Regresi Berganda. Tahap kedua, uji
model penggukuran menggunakan analisis single factor.
Hasil analisis Regresi bernganda menghasilkan temuan bahwa pengaruh
Kemampuan sumber daya manusia terhadap Keberhasilan Usaha kecil adalah
0.040 dengan nilai P (probability) sebesar 0,695. Dengan nilai pengaruh positif
namun tidak signifikan (alfa > 0,05), ini menunjukan bahwa pengaruhnya sanggat
kecil. Kekuatan pengaruh variabel terhadap variasi data pada motivasi kerja hanya
sebesar 0.00%. Selebihnya sebesar 99% disebabkan oleh faktor lain di luar
penelitian.Pengaruh Keterampilan terhadap keberhasilan usaha kecil, memiliki
koefisien pengaruh sebesar 0.042 dengan nilai P sebesar 0.674 Sekalipun
berpengaruh positif namun tidak signifikan(alfa > 0,05).ini menunjukan pengaruh
sangat kecil.. Variabel Kemampuan sumber daya manusia dan Keterampilan
pengaruhnya terhadap variasi data pada variabel Keberhasilan usaha adalah
sebesar 0.00%. Selebihnya sebesar 99% dipengaruhi oleh faktor lain di luar
penelitian ini.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) pelaksanaan unsur-unsur pelayanan terhadap penghuni Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Panti Sosial Tresna Werdha Marga Rahayu Kabupaten Bulungan, 2) Faktor pendukung dan faktor penghambat pelayanan terhadap penghuni Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Panti Sosial Tresna Werdha Marga Rahayu di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan mengambil lokasi di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Panti Sosial Tresna Werdha Marga Rahayu Kabupaten Bulungan. Subyek dalam penelitian ini adalah Pengelola, perawat dan pengasuh serta lanjut usia. Pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Penulis merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Prosedur pelayanan di Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Tresna Werdha Marga Rahayu sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), Biaya pelayanan yang didapat Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Tresna Werdha Marga Rahayu dari APBD Provinsi Kalimantan Utara dan para dermawan hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan habis pakai, Program pelayanan yang disusun oleh pihak Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Tresna Werdha Marga Rahayu dapat diikuti para Lanjut usia, Sarana dan prasarana Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Tresna Werdha Marga Rahayu sudah memadai. 2) Faktor pendukung diantaranya adalah fasilitas yang memadai, selalu mengikuti dinamika pola pelayanan salah satunya pelatihan bagi pengasuh dan perawat. Faktor penghambat diantaranya perlu adanya renovasi gedung dan penambahan kendaraan mini bus, data kependudukan lanjut usia yang kurang valid, perlu adanya kartu jaminan kesehatan bagi lanjut usia, kurangnya tenaga perawat dan pengasuh, tidak stabilnya kondisi mental lanjut usia.