Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Sarana Dan Prasarana
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KEBIJAKAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BULUNGAN DALAM MENINGKATKAN SARANA PRASARANA SEKOLAH (Studi pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tanjung Palas Barat)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, khususnya di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tanjung Palas Barat, serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan, Wakil Kepala Dinas, pegawai bidang sarana dan prasarana, kepala sekolah, dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Dinas Pendidikan dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah mencakup tiga bentuk utama, yaitu: (a) bantuan dropping dari pemerintah, (b) pengadaan sarana dan prasarana pendidikan seperti pembangunan ruang kelas, perpustakaan, serta pembelian meja, kursi, dan perlengkapan lainnya, serta (c) rehabilitasi sarana prasarana berupa perbaikan gedung sekolah. Faktor pendukung pelaksanaan kebijakan antara lain adanya dukungan anggaran pemerintah, koordinasi yang baik antar pihak terkait, serta perencanaan yang matang dan berkelanjutan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan dana, kurangnya koordinasi antar instansi, serta perencanaan yang belum sesuai dengan kebutuhan riil sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai di daerah.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KEBIJAKAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BULUNGAN DALAM MENINGKATKAN SARANA PRASARANA SEKOLAH (Studi pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tanjung Palas Barat)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, khususnya di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tanjung Palas Barat, serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan, Wakil Kepala Dinas, pegawai bidang sarana dan prasarana, kepala sekolah, dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Dinas Pendidikan dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah mencakup tiga bentuk utama, yaitu: (a) bantuan dropping dari pemerintah, (b) pengadaan sarana dan prasarana pendidikan seperti pembangunan ruang kelas, perpustakaan, serta pembelian meja, kursi, dan perlengkapan lainnya, serta (c) rehabilitasi sarana prasarana berupa perbaikan gedung sekolah. Faktor pendukung pelaksanaan kebijakan antara lain adanya dukungan anggaran pemerintah, koordinasi yang baik antar pihak terkait, serta perencanaan yang matang dan berkelanjutan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan dana, kurangnya koordinasi antar instansi, serta perencanaan yang belum sesuai dengan kebutuhan riil sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai di daerah.

2 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN MINIMUM SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SMA AGAPE TANJUNG SELOR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui implementasi standar pelayanan minimum sarana dan prasarana pendidikan di SMA Agape Tanjung Selor. Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi SPM Sarana dan Prasarana Pendidikan di SMA Agape. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, waka karikulum, dan Orang Tua/Wali Siswa. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu implementasi standar pelayanan minimum sarana dan prasarana pendidikan di SMA Agape Tanjung Selor yang sudah terpenuhi yaitu ruang kelas, ruang perpustakaan, ruang pimpinan, ruang guru, ruang beribadah, ruang UKS, gudang, dan ruang sirkulasi. Standar pelayanan minimum sarana dan prasarana pendidikan di SMA Agape Tanjung Selor yang belum terpenuhi ruang laboratorium IPA, jamban/WC, dan tempat bermain/olahraga. Faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi SPM sarana dan prasarana pendidikan di SMA Agape yaitu (1) Faktor pendukung: kemapuan sumber daya manusia, keberadaan siswa, dan lahan sekolah SMA Agape Tanjung Selor. (2) Faktor penghambat yaitu dana sekolah terbatas dan perhatian pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terhadap sekolah swasta masih kurang.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EFEKTIVITAS PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA AGAPE TANJUNG SELOR

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTARAK Skripsi ini di latar belakangi Sarana dan prasarana pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam menunjang proses pembelajaran di sekolah.salah satu aspek yang mendapat perhatian utama dari setiap administrator pendidikan adalah sarana dan prasarana pendidikan.Tujuan penelitaian untuk mengetahui efektifitas pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di Sekolah menengah pertama (SMP) Agape Tanjung Selor, Jenis penelitian deskriptif kualitatif.Informan pada penelitian Kepala sekolah, wakil kesiswaan, staf bagian sarana dan prasarana,guru.Teknik pengumpulan data pengamatan,wawancara,dokumentasi Hasil penelitian efektifitas pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Agape tanjung selor, sangat berepengaruh pada perencanaan,pengadaan,inventaris,penggunaan,pemeliharaan, dan kendala yang dihadapi terkait dana dan kurang nya perhatian pemerintah. Kata kunci : Efektifitas, Sarana dan Prasarana pendidiakan SMP Agape

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PENINGKATAN MUTU SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH PADA SMP NEGERI 1 TANJUNG SELOR

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dan kendala dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dalam manajemen berbasis sekolah melalui manajemen sarana dan prasarana yang didalamnya terdapat perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemeliharaan dan pengawasan terhadap sarana dan prasarana dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Tanjung Selor. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif Sugiyono yaitu melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan mutu sarana dan prasarana dalam manajemen berbasis sekolah melalui manajemen sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Tanjung Selor berdasarkan 5 tahap yaitu: (1) Perencanaan berdasarkan usulan kebutuhan dari setiap kepala ruangan dan penentuan skala prioritas (2) Pengadaan dilakukan dengan cara membeli menggunakan dana BOS, bekerja sama dengan komite sekolah dan menerima hibah dari pemerintah. (3) Penggunaan sarana dan prasarana dilakukan oleh setiap guru sesuai bidang studinya dan memiliki aturan jadwal untuk penggunaan beberapa sarana dan prasarana. (4) Pemeliharaan dilakukan oleh semua warga sekolah baik kepala sekolah, guru dan siswa-siswi yang dilakukan secara berkala dan setiap hari. (5) Pengawasan ditanggungjawabi oleh wakil kepala bidang sarana dan prasarana dilakukan untuk mengetahui keadaan sarana dan prasarana apakah masih layak atau tidak. Adapun kendala dalam upaya peningkatan berdasarkan 5 indikator yaitu: (1) Perencanaan adalah tidak semua yang direncanakan dapat dilakukan pengadaan. (2) Pengadaan adalah terbatasnya anggaran. (3) Penggunaan sarana dan prasarana masih belum maksimal. (4) Pemeliharaan adalah kurangnya kepedulian siswa. (5) Pengawasan masih kurang maksimal.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penanganan Sarana dan Prasarana permukiman kumuh di Buluh Perindu Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Perkembangan penduduk menimbulkan permasalahan keruangan, salah satunya adalah perumahan dan permukiman. Permasalahan ini terjadi pada permukiman di Buluh Perindu Tanjung Selor yang merupakan permukiman kumuh di Kabupaten Bulungan. Dalam Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan (RP2KPKP) Kabupaten Bulungan 2016, permukiman ini menjadi prioritas penanganan dengan kategori kumuh berat. Permasalahan pada kawasan Buluh Perindu Tanjung Selor terkait dengan ketersediaan sarana dan prasarana seperti jalan lingkungan, drainase lingkungan, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, dan pengamanan kebakaran yang belum memadai. Tujuan dari penelitian ini mengetahui ketersediaan serta kondisi sarana dan prasarana yang tersedia berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di lokasi penelitian, serta penanganan sarana dan prasarana permukiman kumuh dengan pemeliharaan secara berkelanjutan, dan membuat desain perencanaan peningkatan kualitas sarana dan prasarana permukiman kumuh Buluh Perindu Tanjung Selor. Penelitian ini menggunakan Metode analisis Kuantiatif Deskriptif dengan data numerik sehingga dapat ditarik suatu kesimpulan analisis. Adapun analisis yang dilakukan yaitu, analisis persepsi penghuni kawasan dengan ketersediaan serta kondisi sarana dan prasarana Permukiman kumuh Buluh Perindu Tanjung Selor. Hasil analisis menunjukan kondisi faktual di lapangan yaitu belum tersedianya sarana dan prasarana yang memadai di lokasi penelitian tersebut dengan perhitungan SPM, kondisi jalan lingkungan di lokasi belum tercapai dengan nilai capaian 36,544% sedangkan target SPM jalan sebesar 60%, kondisi drainase lingkungan belum tercapai dengan nilai capaian 0% sedangkan target capaiannya sebesar 50%, kondisi sanitasi masih belum tercapai dengan nilai capaian 44,860% sedangkan target capaian sebesar 60%, kondisi pengelolaan persampahan belum tercapai dengan nilai capaian 0% sedangkan target capaian seharusnya 20%, dan untuk kondisi akses pengamanan kebakaran tidak memadai 100%. Analisis penanganan sarana dan prasarana permukiman kumuh Buluh Perindu dengan melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana secara berkelanjutan untuk target capaian yang sudah memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM). Selanjutnya target capaian yang belum memenuhi Pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui desain perencanaan peningkatan kualitas sarana dan prasarana.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan DI SMA AGAPE Tanjung Selor

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan peneilitan ini yaitu bagaimana pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di SMA AGAPE Tanjung Selor dan apa saja kendala yang dihadapi dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di SMA AGAPE Tanjung Selor. Jenis penelitian adalah deskriptif keualitatif. Informormen penelitian yaitu Kepala Sekola, WK Kurikulum, Guru, Staf TU/Bendahara, Staf/TU bagian Sarana dan Prasarana. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh yaitu pengelolaa sarana dan prasarana pendidikan di SMA AGAPE Tanjug Selor dilaksanakan mulai dari perencanaan sarana dan prasarana pendidikan dengan melibatkan semua guru atau komite sekolah dengan tujuan aga kebutuhan sekolah dapat terpenuhi. Pengadaan sarana dan prasarana pendidikan di SMA AGAPE Tajung Selor dilakukan untuk menyediakan semua jenis sarana dan prasarana pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Inventarisasi merupakan bagian dari pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan untuk mengetahui daftar nama, jumlah sarana dan prasarana yang dimiliki. Penggunaan sarana dan prasarana di SMA AGAPE Tanjung Selor dapat digunakan oleh semua warga sekolah. Pemeliharaan yang dilaksanakan dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di SMA AGAPE Tanjung Selor merupakan kegiatan penjagaan atau pencegahan dari kerusakan barang. Kendala pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di SMA AGAPE Tanjung Selor yaitu kurangnya dana untuk pengadaan barang sehingga kebutuhan sekolah akan sarana pembelajaran tidak terpenuhi. SMA AGAPE Tanjung Selor merupakan sekolah swasta yang dikelola oleh yayasan dan dalam operasionalnya kami sangat keterbatasan dana sehingga kebutuhan sarana dan prasarana tidak terpenuhi dengan baik. Kurangnya perhatian pemerintah membuat sekolah SMA AGAPE Tanjung Selor sering menombok dalam pembiayaan atau gaji guru dan tenaga kependidikan. Perhatian pemerintah terhadap sekolah swasata, khususnya SMA AGAPE Tanjung Selor masih kurang. Hal itu dapat kita lihat di lapangan bahwa sarana dan prasarana yang dibutuhkan masih terbatas terutama lapangan olahraga yang tidak diperhatikan dan peralatan laboratorium IPA belum terpenuhi.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail