Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Standar
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPELEMENTASI STANDAR PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN PINDAH DAN DATANG (Studi Pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IMPELEMENTASI STANDAR PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN PINDAH DAN DATANG (Studi Pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan) Oleh : Rio NPM. 201851031 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kapasitas aparatur desa dalam menyelenggarakan tertib administrasi pelayanan kepada masyarakat dari 4 indikator yaitu pelatihan dan pelaksanaan, pendidikan, bimbingan dan pembinaan dalam pelaksanaan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada impelementasi standar pelayanan pembuatan surat keterangan pindah dan datang pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Informan penelitian berjumlah 20 orang yang terdiri dari kepala camat, aparat kecamatan beserta seklur, serta masyarakat Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlu adanya kesadaran masyarakat terkait bagaimana prosedur pelayanan pembuatan surat keterangan pindah dan datang, serta masyarakat juga dapat menilai bagaimana pelayanan yang diberikan oleh para pegawai kantor apakah sesuai atau tidak, dan masyarakat pun ketika sudah berpindah tempat tinggal harus melaporkan ke ketua RT setempat agar RT tempat tinggal barunya tersebut dapat mendata penduduk barunya.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STANDAR PELAYANAN PRIMA ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN PEMBUATAN e-KTP PADA KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCACATAN SIPIL KABUPATEN BULUNGAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sebagaimana amanat dalam Pasal 20 Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009, bahwa dalam penyusunan penetapan Standar Pelayanan Publik wajib dilakukan dengan mengikutsertakan masyarakat dan pihak-pihak terkait. Berdasarkan hal tesebut maka dalam penyusunan standar Pelayanan Publik, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil wajib mengikutsertakan masyarakat dan perwakilan tokoh masyarakat dalam proses penyusunan standar pelayanan sehingga Pelayanan dapat dilaksanakan dengan baik dan konsisten sesuai aturan yang sudah disepakati bersama. Berkaitan dengan persoalan itulah, pentingnya penelitian ini dilakukan, dengan mengambil judul Standar Pelayanan Prima Administrasi Kependudukan Pembuatan E-KTP Pada Kantor Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Dalam pengumpulan sumber data, peneliti melakukan pengumpulan sumber data dalam wujud data primer dan data sekunder. Dalam penelitian ini, triangulasi dilakukan melalui triangulasi teknik. Triangulasi teknik dilakukan untuk menguji kredibilitas data dengan cara mengecek pada sumber yang sama tetapi dengan teknik berbeda. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, peneliti melakukan analisis melalui pengkajian dan pemaparan terhadap hasil wawancara. Sesuai dengan Motto MESRA Bersama Dukcapil.” Melayani, Efektif & Efesien, Senang, Ramah, Amanah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan yaitu dalam rangka tertib Administrasi Kependudukan maka pelaksanaan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan dapat dilihat pengukuran kualitas pelayanan prima dari, Bukti fisik (tangible), Keahandalan (reliability) Kehandalan dalam konteks pembuatan KTP-e merujuk pada kemampuan sistem, Daya tanggap (responsibility), Jaminan (assurance) dan Empati.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI TENTANG STANDAR KEBERSIHAN AREA KERJA PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (BKAD) KABUPATEN BULUNGAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STUDI TENTANG STANDAR KEBERSIHAN AREA KERJA PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (BKAD) KABUPATEN BULUNGAN Oleh : Muhammad Rizal NPM. 201751034 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang standar kebersihan area kerja pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bulungan. Lokasi penelitian pada Kantor Bupati Kabupaten Bulungan. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif, pada penelitian ini terdapat 12 (dua belas) orang narasumber, yang terdiri dari delapan orang laki-laki dan empat orang perempuan. Dengan berupaya menjelaskan fakta lapangan terkait Standar Oprasional Prosedur (SOP) kebersihan area kerja pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data mengunakan teknik wawancara secara langsung kepada responden dan melalui pengumpulan data dokumentasi yang terkait dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukan tidak ditemukannya Standar Oprasional Prosedur (SOP) Kebersihan Area Kerja pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bulungan dikarenakan proses kebersihan area kerja dilakukan dengan mengunakan pihak ketiga di bawah kordinasi sekertariat bagian umum. Kedepannya sudah seharusnya proses tentang kebersihan area kerja pada kantor pemerintah daerah sudah diatur mengunakan pedoman standar yang berlaku.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN MINIMUM SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SMA AGAPE TANJUNG SELOR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui implementasi standar pelayanan minimum sarana dan prasarana pendidikan di SMA Agape Tanjung Selor. Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi SPM Sarana dan Prasarana Pendidikan di SMA Agape. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, waka karikulum, dan Orang Tua/Wali Siswa. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu implementasi standar pelayanan minimum sarana dan prasarana pendidikan di SMA Agape Tanjung Selor yang sudah terpenuhi yaitu ruang kelas, ruang perpustakaan, ruang pimpinan, ruang guru, ruang beribadah, ruang UKS, gudang, dan ruang sirkulasi. Standar pelayanan minimum sarana dan prasarana pendidikan di SMA Agape Tanjung Selor yang belum terpenuhi ruang laboratorium IPA, jamban/WC, dan tempat bermain/olahraga. Faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi SPM sarana dan prasarana pendidikan di SMA Agape yaitu (1) Faktor pendukung: kemapuan sumber daya manusia, keberadaan siswa, dan lahan sekolah SMA Agape Tanjung Selor. (2) Faktor penghambat yaitu dana sekolah terbatas dan perhatian pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terhadap sekolah swasta masih kurang.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN TIDAK MAMPU PADA KANTOR DESA SAJAU KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan untuk mengetahui implementasi standar pelayanan pembuatan surat keterangan tidak mampu pada kantor Desa Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi implementasi standar pelayanan pembuatan surat keterangan tidak mampu pada kantor Desa Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, informan yaitu kepala desa, staf kantor desa, ketua RT dan masyarakat Desa Sajau.. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: pengumpulan data, reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu (1) Implementasi standar pelayanan pembuatan surat keterangan tidak mampu pada kantor Desa Sajau yaitu (a) Prosedur pelayanan dalam pembuatan SKTM belum berjalan dengan baik. Seharusnya Ketua RT membuat surat pengantar tidak mampusebagai persyaratan, (b) Waktu penyelesaian pembuatan SKTM sudah memenuhi standar karena dalam pelayanan di kantor Desa Sajau diutamakan kecepatan dan memperlambat masyarakat. (c) Biaya pelayanan dalam pembuatan SKTM di kantor Desa Sajau tidak dipungut biaya. (d) Produk layanan kantor desa Sajau merupakan hasil pekerjaan yang dibuat dalam pengurusan SKTM. Pembuatan SKTM termasuk cepet dikerjakan karena sudah ada format surat di komputer sehingga tinggal mengganti beberapa tulisan saja. (e) Sarana dan prasarana di kantor desa Sajau dalam memberikan pelayanan pembuatan SKTM sudah cukup baik.(2) Faktor yang mempengaruhi implementasi standar pelayanan pembuatan surat keterangan tidak mampu pada Kantor Desa Sajau mencakup: (a) Faktor Pendukung yaitu ketersediaan Sarana dan Prasarana yang memadai dan kemampuan Staf/Perangkat kantor Desa Sajau, (b) Faktor penghambat yaitu Informasi dalam penerapan standar pelayanan dalam pembuatan SKTM tidak disampaikan oleh pemerintah desa Sajau, dan kurangnya koordinasi pemerintah desa dengan ketua RT dan masyarakat tentang prosedur pembuatan SKTM sehingga berdampak pada implementasi standar pelayanan dalam pembuatan SKTM di Desa Sajau

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISA KAPASITAS DUKUNG PONDASI TANGKI BBM BERDASARKAN DATA CPT ( SONDIR) DAN SPT DI DESA TAGUL, KECAMATAN SEMBAKUNG KABUPATEN NUNUKAN

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pondasi merupakan struktur bawah digunakan sebagai penahan beban serta meneruskan beban kedalam tanah dan batuan yang terletak di bawahnya. Penggunaan pondasi bangunan memerlukan perencanaan yang benar. Agar pembebanan bangunan tidak melebihi daya dukung tanah. Perencanaan pondasi pada tangki minyak mengunakan data uji standar penetrasi (SPT) dan Penetrometer test (CPT), untuk mengetahui kapasitas daya dukung tiang pancang. Kapasitas dukung tiang pancang dihitung berdasarkan data- data (SPT) Dengan mencari daya dukung tiang pancang mengunakan metode rumus yang diajukan Guy Sangrelat dan Mayerhof yang dipengaruhi kondisi tanah dan material tiang, dan berdasarkan data –data CPT dengan mencari daya dukung tiang pancang menggunakan metode Schreatman dan Nothingham. Dari hasil perhitungan untuk penulangan pada pile cap didapatkan tulangan D22-100mm dengan ketebalan 0,55 m dan diameter 14 m sesuai perhitungan geser pondasi dengan syarat φVc > Vu yaitu 1.637,86. ton > 1.510,83 ton. untuk pondasi tiang pancang digunakan 77 titik pemancangan pada kedalaman 13 m dari permukaan tanah dengan ukuran tiang pancang d 40 x 40 cm beban yang dipikul (Pu) 1.456,76 ton dengan kapasitas kelompok ijin (Qg) = 7.939,64 ton. Berdasarkan data SPT (standard Penetration Test) yang diperoleh dari perhitungan metode Guy sangrelat atau dari rumus empiris dalam satu titik pemancangan mampu menahan beban 18,99 ton sedangkan berdasarkan data CPT yang diperoleh dari perhitungan metode Schretman dan Nothingham satu titik tiang pancang mampu menahan beban 17,90 ton.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail