Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

19 hasil
Subjek: Pendidikan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KEBIJAKAN DINAS PENDIDIKAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA DALAM MENINGKATKAN INFRASTRUKTUR SARANA PRASARANA (Studi pada Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Tanjung Palas)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tanjung Palas, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, pada bulan Juni 2024 hingga selesai. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara dalam meningkatkan infrastruktur sarana dan prasarana di SMA Negeri 1 Tanjung Palas, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Permasalahan berawal dari keterbatasan fasilitas pendidikan seperti ruang kelas, laboratorium, perpustakaan, dan sarana pendukung lainnya yang berdampak pada kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang diterapkan mencakup rehabilitasi ruang kelas, pembangunan fasilitas penunjang, pengadaan mengajar belajar dan perangkat pembelajaran berbasis teknologi, optimalisasi Dana BOS untuk pemeliharaan, serta monitoring dan pendampingan teknis. Kebijakan ini memberikan dampak positif terhadap kenyamanan belajar, ketersediaan sarana praktik, dan motivasi siswa. Namun, pelaksanaan masih terkendala keterbatasan anggaran, hambatan geografis, keterlambatan pencairan dana, dan rendahnya kapasitas teknis pengelola sekolah. Keberhasilan program dipengaruhi oleh faktor komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi. Kesimpulannya, kebijakan Dinas Pendidikan telah mengarah pada peningkatan infrastruktur SMA Negeri 1 Tanjung Palas, namun memerlukan perencanaan berbasis data, koordinasi lintas sektor, dan strategi pembiayaan berkelanjutan

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KEBIJAKAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BULUNGAN DALAM MENINGKATKAN SARANA PRASARANA SEKOLAH (Studi pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tanjung Palas Barat)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, khususnya di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tanjung Palas Barat, serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan, Wakil Kepala Dinas, pegawai bidang sarana dan prasarana, kepala sekolah, dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Dinas Pendidikan dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah mencakup tiga bentuk utama, yaitu: (a) bantuan dropping dari pemerintah, (b) pengadaan sarana dan prasarana pendidikan seperti pembangunan ruang kelas, perpustakaan, serta pembelian meja, kursi, dan perlengkapan lainnya, serta (c) rehabilitasi sarana prasarana berupa perbaikan gedung sekolah. Faktor pendukung pelaksanaan kebijakan antara lain adanya dukungan anggaran pemerintah, koordinasi yang baik antar pihak terkait, serta perencanaan yang matang dan berkelanjutan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan dana, kurangnya koordinasi antar instansi, serta perencanaan yang belum sesuai dengan kebutuhan riil sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai di daerah.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KEBIJAKAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BULUNGAN DALAM MENINGKATKAN SARANA PRASARANA SEKOLAH (Studi pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tanjung Palas Barat)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah, khususnya di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Tanjung Palas Barat, serta untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan kebijakan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan, Wakil Kepala Dinas, pegawai bidang sarana dan prasarana, kepala sekolah, dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Dinas Pendidikan dalam meningkatkan sarana dan prasarana sekolah mencakup tiga bentuk utama, yaitu: (a) bantuan dropping dari pemerintah, (b) pengadaan sarana dan prasarana pendidikan seperti pembangunan ruang kelas, perpustakaan, serta pembelian meja, kursi, dan perlengkapan lainnya, serta (c) rehabilitasi sarana prasarana berupa perbaikan gedung sekolah. Faktor pendukung pelaksanaan kebijakan antara lain adanya dukungan anggaran pemerintah, koordinasi yang baik antar pihak terkait, serta perencanaan yang matang dan berkelanjutan. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan dana, kurangnya koordinasi antar instansi, serta perencanaan yang belum sesuai dengan kebutuhan riil sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam upaya peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai di daerah.

2 dilihat · 7 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM MELESTARIKAN BUDAYA BIDUK BEBANDUNG (Studi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pemerintah daerah dalam melestarikan budaya Biduk Bebandung dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten bulungan. Bagaimana peran pemerintah daerah dalam melestarikan budaya Biduk Bebandung dengan kebijakan,strategi dan fasilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran pemerintah dalam melestarikan budaya Biduk Bebandung sudah melakukan peran untuk melestarikan budaya Biduk Bebandung dengan menerbitkan peraturan bupati sebagai landasan untuk menyelengarakan acara Biduk Bebandung di dalam perayaan birau, pemerintah juga telah melakukan strategi untuk melestarikan budaya Biduk Bebandung dengan melakukan sosialisasi dan mengajak komunitas-komunitas untuk mempromosikan budaya Biduk Bebandung dan juga peran pemerintah dalam memfasilitaskan acara Biduk Bebandung dengan menyiapkan bahan meterial dan anggaran untuk menbuat Biduk Bebandung. Dengan kebijakan pemerintah dalam melestarikan budaya Biduk Bebandung menerbitkan Peraturan Bupati Bulungan nomor 19 tahun 2023 tentang persetujuan hari jadi pemerintah juga mempromosikan adalah Biduk Bebandung dengan cara mensosialisasikan di setiap kecamatan yang ada di Tanjung Selor dan mengajak komunitas-komunitas yang ada di Tanjung Selor dan pemerintah memfasilitasi bahan untuk pembuatan Biduk Bebandung yang telah di siapkan dan berkerjasama dengan masyarakat.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN MINIMUM SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DI SMA AGAPE TANJUNG SELOR

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui implementasi standar pelayanan minimum sarana dan prasarana pendidikan di SMA Agape Tanjung Selor. Untuk mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi SPM Sarana dan Prasarana Pendidikan di SMA Agape. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, waka karikulum, dan Orang Tua/Wali Siswa. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu implementasi standar pelayanan minimum sarana dan prasarana pendidikan di SMA Agape Tanjung Selor yang sudah terpenuhi yaitu ruang kelas, ruang perpustakaan, ruang pimpinan, ruang guru, ruang beribadah, ruang UKS, gudang, dan ruang sirkulasi. Standar pelayanan minimum sarana dan prasarana pendidikan di SMA Agape Tanjung Selor yang belum terpenuhi ruang laboratorium IPA, jamban/WC, dan tempat bermain/olahraga. Faktor pendukung dan faktor penghambat implementasi SPM sarana dan prasarana pendidikan di SMA Agape yaitu (1) Faktor pendukung: kemapuan sumber daya manusia, keberadaan siswa, dan lahan sekolah SMA Agape Tanjung Selor. (2) Faktor penghambat yaitu dana sekolah terbatas dan perhatian pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terhadap sekolah swasta masih kurang.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN TERHADAP TINGKAT FERTILITAS DI KABUPATEN BULUNGAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pendidikan, serta tingkat pendapatan secara bersama-sama (Simultaneous) berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat fertilitas di Kabupaten Bulungan. Serta menganalisis di antara variabel-variabel tersebut yaitu tingkat pendidikan serta tingkat pendapatan yang mempunyai pengaruh dominan terhadap tingkat fertilitas di kelurahan Kabupaten Bulungan. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data cross section yaitu bulan Januari 2013 (selama 1 bulan). Hasil akhir menjelaskan bahwa tingkat pendidikan mempunyai pengaruh yang positif terhadap tingkat fertilitas di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menjelaskan bahwa semakin besar tingkat pendidikan yang diperoleh oleh seseorang maka akan semakin besar pilihan seseorang tersebut, apakah akan meningkatkan jumlah kelahiran anak atau mengikuti program pemerintah yaitu Keluarga Berencana (KB).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BULUNGAN DALAM MELESTARIKAN SENI TARI JEPEN (Studi pada Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Bagaimana Peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam Melestarikan Seni Tari Jepen dan untuk mengetahui Faktor-faktor Pendukung dan Penghambat dalam Melestarikan Seni Tari Jepen. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Informan penelitian yaitu Kepala dinas, Kepala Seksi kebudayaan Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Bulungan, Kepengurusan Group Tari Jepen, dan masyarakat Kecamatan Tanjung Palas. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil peran yaitu Peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam melestarikan seni tari Jepen di Kecamatan Tanjung Palas yaitu (1) melakukan pembinaan Sejarah dengan cara menceritakan perkembangan tarian Jepen, pentas kesenian tarian Jepen, pembentukan sanggar seni tarian Jepen. (2) Pelestarian tradisi Jepen dilakukan dengan cara membuat kegiatan pestival/perlombaan tarian Jepen, memberikan batuan dana, pembentukan group seni tari Jepen, memberikan batuan peralatan dan perlengkapan musik kesenian tarian Jepen. Melakukan pembinaan melalui group seni tari Jepen. Faktor Pendukung peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam melestarikan seni tari Jepen di Kecamatan Tanjung Palas yaitu masyarakat memiliki motivasi dan bakat dalam memperagakan kesenian tarian Jepen. Motivasi masyarakat di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan untuk melestarikan tarian Jepen dan adanya support dari pemerintah seperti memberikan bantuan bentuk uang kepada pengelola sanggar seni, dan memberikan kebutuhan fasilitas untuk kegiatan kesenian tarian Jepen. Faktor penghambat dalam pelestarian budaya kesenian tarian Jepen di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan yaitu kurangnya dana sehingga berdampak pada kegiatan pestival pentas kesenian tarian Jepen dan berdampak pada perlombaan kesenian tarian jepan, serta berdampak pada kelengkapan sarana dan prasarana group seni tari Jepen, dan adanya pengaruh modernisasi sangat berdampak pada budaya-budaya tradisional seperti musik tradisional dan tarian tradisional yang dimiliki masyarakat di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS PENGELUARAN RUMAH TANGGA MISKIN DI KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA (KASUS KECAMATAN SEKATAK)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengeluaran rumah tangga miskin di Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner (primer) dan beberapa observasi serta wawancara langsung dengan pihak yang terkait, terkhusus kepada rumah tangga miskin mengenai tingkat kemiskinan, tingkat pendidikan kepala rumah tangga, jumlah tanggungan keluarga dan jenis pekerjaan utama kepala rumah tangga. Hasil penelitian ini yaitu menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan rumah tangga sekitar 49% dipengaruhi secara bersama-sama oleh varibael dalam model, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model. Secara parsial variabel tingkat pendidikan (X1) signifikan dan berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan rumah tangga di Kabupaten Bulungan, jumlah tanggungan keluarga (X2) signifikan dan berpengaruh positif terhadap tingkat kemiskinan rumah tangga di Kabupaten Bulungan, dan jenis pekerjaan (D1) tidak signifikan terhadap tingkat kemiskinan rumah tangga di Kabupaten Bulungan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN MASYARAKAT TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DAN KESEJAHTERAAN DESA PUNAN DULAU KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak MUHAMMAD ILHAM. Analisis Tingkat Pendidikan Dan Pendapatan Mayarakat Terhadap Tingkat Kemiskinan Dan Kesejahteraan Desa Punan Dulau Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Di bawah bimbingan Suud Ema Fauziah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Pendidikan Dan Pendapatan Mayarakat Terhadap Tingkat Kemiskinan Dan Kesejahteraan Desa Punan Dulau Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan menggunakan Wawancara dengan informan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan berpengaruh terhadap kemiskinan dan kesejahteraan terhadap ekonomi masyarakat desa Punan Dulau. Artinya ketika pendidikan tinggi maka tingkat kesejahteraan juga tinggi, sebaliknya apabilah pendidikan itu rendah otomatis masyarakatnya miskin. Dengan kata lain pendidikan desa Punan Dulau masih sangat rendah rata-rata banyak anak putus sekolah. Kesimpulan Pendidikan dan kemiskinan secara bersama-sama merupakan permasalahan bagi Kabupaten Bulungan yaitu khususnya di desa Punan Dulau sehingga dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi desa tersebut. Hal itu dikarenakan l kemiskinan dan akngka putus sekolah yang cukup tinggi, srana minim tidak ada pengelolaan pelatihan untuk anak putus sekolah. Selain itu juga jumlah pendidikan yang terbatas dan tidak mempunyai sarana penunjng terhadap pendidikan tersebut.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Pengaruh Kesetaraan Gender di ukur sektor pendidikan dan ketenagakerjaan terhadap peningkatan PDRB Provinsi Kalimantan Utara

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui kesetaraan gender dan pertumbuhan ekonomi terhadap PDRB Provinsi Kalimantan Utara dan faktor pendidkan dan tenagakerjaan berpengaruh terdapat terhadap PDRB Provinsi Kalimantan Utara. Dalam Penelitian ini menggunakan metode deskripsif kualitatif berdasarkan data sukender yang diperoleh dari, BPS Kalimantan Utara, BKD Provinsi Kalimantan Utara. Hasil penelitian Kesetaraan Gender Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap PDRB Provinsi Kalimantan Utara Peran Perempuan Pembangunan Terhadap Pembangunan Ekonomi. Dari tabel 4.3 bahwa adanya kesetaraan gender di Kalimantan Utara antara laki-laki dan perempuan dalam pekerjaan menjadi PNS rata banding rata ini menunjukan bahwa di Kalimantan Utara sudah tidak terjadi kesenjangan gender. Selain itu Pada saat ini wanita merupakan kaum yang terdidik, memiliki hak-hak yang sama dengan lelaki, bebas untuk bekerja selain sebagai ibu rumah tangga serta menghasilkan pendapatan yang mandiri, hal ini merupakan tanda dari kesejahteraan rumah tangga lebih meningkat tarak hidupnya. Buktu nyata bahwa peran perempuan yang ada diKalimantan utara dapat memberi kontribusi dalam PDRB Provinsi Kalimantan Utara. Sama halnya tingkat pendidikan di Kalimantan Utara juga berpengaruh terhadap PDRB. Selain itu juga Indeks Pembangunan Manusia (IPM). "Pada 2017, IPM Kaltara mencapai 69,84, atau meningkat 0,64 poin dibandingkan IPM tahun lalu yang sebesar 69,20. Kemajuan pembangunan manusia Kaltara pada 2017 mengalami percepatan. Ditandai oleh pertumbuhan IPM yang mencapai 0,92 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2016 yang hanya mencapai 0,64 persen,"

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PENINGKATAN MUTU SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH PADA SMP NEGERI 1 TANJUNG SELOR

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya dan kendala dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dalam manajemen berbasis sekolah melalui manajemen sarana dan prasarana yang didalamnya terdapat perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemeliharaan dan pengawasan terhadap sarana dan prasarana dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Tanjung Selor. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dalam penelitian ini menggunakan model analisis interaktif Sugiyono yaitu melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan mutu sarana dan prasarana dalam manajemen berbasis sekolah melalui manajemen sarana dan prasarana di SMP Negeri 1 Tanjung Selor berdasarkan 5 tahap yaitu: (1) Perencanaan berdasarkan usulan kebutuhan dari setiap kepala ruangan dan penentuan skala prioritas (2) Pengadaan dilakukan dengan cara membeli menggunakan dana BOS, bekerja sama dengan komite sekolah dan menerima hibah dari pemerintah. (3) Penggunaan sarana dan prasarana dilakukan oleh setiap guru sesuai bidang studinya dan memiliki aturan jadwal untuk penggunaan beberapa sarana dan prasarana. (4) Pemeliharaan dilakukan oleh semua warga sekolah baik kepala sekolah, guru dan siswa-siswi yang dilakukan secara berkala dan setiap hari. (5) Pengawasan ditanggungjawabi oleh wakil kepala bidang sarana dan prasarana dilakukan untuk mengetahui keadaan sarana dan prasarana apakah masih layak atau tidak. Adapun kendala dalam upaya peningkatan berdasarkan 5 indikator yaitu: (1) Perencanaan adalah tidak semua yang direncanakan dapat dilakukan pengadaan. (2) Pengadaan adalah terbatasnya anggaran. (3) Penggunaan sarana dan prasarana masih belum maksimal. (4) Pemeliharaan adalah kurangnya kepedulian siswa. (5) Pengawasan masih kurang maksimal.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENDIDIKAN TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENDIDIKAN TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Nur Adni Feby Monica “Pengaruh pertumbuhan Ekonomi dan pendidikan terhadap tingkat kemiskinan di kabupaten Bulungan” di bawah Pembimbing ASLAN M.Ec., Dev. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan, pendidikan terhadap tingkat kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi dan pendidikan secara bersama-sama terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Bulungan . Untuk memperoleh data yang dibutuhkan, dilakukan metode Observasi dan Research dalam pengambilan data skunder untuk penelitian ini. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan regresi berganda, yaitu Y= 2,700 + 0,211 Xi1 + -0,249 Xi2 + e. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien regresinya yaitu : β0 = 2,700 berarti bahwa untuk kemiskinan (Yi) tidak dipengaruhi pertumbuhan ekonomi (Xi1) dan pendidikan (Xi2). β1 = 0,211, variabel pertumbuhan ekonomi (Xi1) dengan anggapan variabel perubahan pendidikan (Xi2) akan meningkatkan variabel kemiskinan (Yi) sebesar 0,211. β2 = -0,249 variabel pendidikan (Xi2) dengan anggapan variabel pertumbuhan ekonomi (Xi1) konstan akan meningkatkan variabel Inflasi (Yi) sebesar -0,249. Berdasarkan Hipotesa yang diajukan maka pengujian hipotesa dengan menggunakan uji t terbukti. Pengaruh pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan, diuji kebenarannya dengan uji t yaitu thitung 1,670 2,179 ttabel. Pengaruh pendidikan, diuji kebenarannya dengan uji t yaitu thitung -0,947 2,179 ttabel. Pengaruh pertumbuhan ekonomi dan pendidikan terhadap tingkat kemiskinan diuji kebenarannya dan dibuktikan dengan uji F, yaitu Fhitung = 3,28 Ftabel = 4,68. Berdasarkan uji kebenaran yang menggunakan uji t dan uji F, ini berarti bahwa hubungan positif antara ketiga variabel, dengan tingkat korelasi sebesar r = 0,723 dan r 2 = 0,523.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA TENAGA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI KAMPUS UNIVERSITAS KALTARA

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ARDI RAMADHAN NUR, Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Tenaga Pendidik Dan Tenaga Kependidika Dikampus Universitas Kaltara, dibawah bimbingan Dedik Wiryawan, ST., MM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah motivasi kerja dan kompetensi berpengaruh terhadap kinerja tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, pengambilan sampel menggunakan teknik sensus. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 82 responden. Pengumpulan data berupa koesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 20 dan stuctural equation modeling (SEM). Hasil penelitian ini adalah, pertama, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja dengan nilai koefisien sebesar 0,28 dan nilai probability 0,048, variabel motivasi kerja lebih terlihat dari rasa aman dengan nilai loading faktor sebesar 0,87 dan terdapat hubungan antara kompetensi berpengaruh positif sangat signifikan terhadap kinerja dengan nilai koefisien sebesar 0,56 dan nilai probability ***, variabel kompetensi lebih terlihat dari pengetahuan dengan nilai loading faktor sebesar 0,87. Kedua ditemukan bahwa terdapat hubungan antara motivasi kerja berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap kinerja tenaga kependidikan dengan nilai koefisien sebesar 0,19 dan nilai probability 0,399, variabel motivasi kerja lebih terlihat dari aktualisasi diri dengan nilai loading faktor sebesar 0,80 dan terdapat hubungan antara kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja tenaga kependidikan dengan nilai koefisien sebesar 0,76 dan nilai probability 0,002, variabel kompetensi lebih terlihat dari keterampilan dengan nilai loading faktor sebesar 1,00. Ketiga, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara motivasi kerja berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap kinerja tenaga pendidik dengan nilai koefisien sebesar 0,29 dengan nilai probability 0,151, variabel motivasi kerja lebih terlihat dari rasa aman dengan nilai loading faktor sebesar 0,92 dan terdapat hubungan antara kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja dengan nilai koefisien sebesar 0,47 dan nilai probability 0,008, kompetensi lebih terlihat dari pengetahuan dengan nilai loading faktor sebesar 0,92.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH JUMLAH TENAGA MEDIS DENGAN KEJADIAN ANGKA KEMATIAN BAYI DI KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Arni Puspa (2018). Hubungan Jumlah Tenaga Medis Dengan Kejadian Lahir Mati Pada Bayi Di Kabupaten Bulungan. Dengan bimbingan Bapak Adi Aspian Nur.. Tujuan penelitian adalah Mengetahui serta menganalisis bahwa jumlah tenaga medis memberikan pengaruh signifikan terhadap perubahan kematian bayi di Kabupaten Bulungan.Penelitian ini menggunakan data tahunan yaitu tahun 2003 sampai dengan tahun 2017.Dengan menggunakan perhitungan regresi berganda. Hasil perhitungan menghasilkan bahwa jumlah tenaga medis memberikan pengaruh signifikan terhadap pengurangan lahir mati pada bayi di Kabupaten Bulungan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH BELANJA PEMERINTAH DIBIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sejauh mana pengaruh belanja Pemerintah di bidang pendidikan dan kesehatan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh belanja pemerintah di bidang pendidikan dan kesehatan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan periode 2013-2017 dan diestimasikan dengan Regresi Sederhana, memakai SPSS. Belanja Pemerintah atas pendidikan dan kesehatan merupakan suatu investasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Ketika Pemerintah mengeluarkan anggaran pembangunan atau belanja negara untuk kedua bidang tersebut, maka dampak kebijakan tersebut, akan dapat di lihat di masa yang akan datang. Investasi Pemerintah dalam pendidikan dan kesehatan akan menyebabkan peningkatan kualitas modal manusia dan prasarana fisik, hal ini akan memacu investasi ekonomi. Investasi ekonomi selanjutnya akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, karena banyak nya modal yang tersedia untuk pembangunan. Hasil estimasi penelitian menunjukkan belanja Pemerintah pendidikan dan kesehatan secara bersama berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS PENGELUARAN RUMAH TANGGA MISKIN DII PROVINSI KALIMANTAN UTARA ( KASUS KABUPATEN BULUNGAN )

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PENGELUARAN RUMAH TANGGA MISKIN DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA (KASUS KABUPATEN BULUNGAN) MUH. KASIM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengeluaran rumah tangga miskin di Kalimantan utara. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner (primer) dan beberapa observasi serta wawancara langsung dengan pihak yang terkait,terkhusus kepada rumah tangga miskin mengenai tingkat kemiskinan, tingkat pendidikan kepala rumah tangga, jumlah tanggungan keluarga dan jenis pekerjaan utama kepala rumah tangga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan rumah tangga sekitar 66% dipengaruhi secara bersama- sama oleh variabel dalam model, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model. Secara parsial variabel tingkat pendidikan (X1) signifikan dan berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan rumah tangga di Kabupaten Bulungan,jumlah tanggungan keluarga (X2) dan jenis pekerjaan (D1) signifikan dan berpengaruh positif terhadap tingkat kemiskinan rumah tangga di Kabupaten Bulungan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN TERHADAP TINGKAT FERTILITAS DI KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Ishak, Pengaruh Tingkat Pendidikan dan Pendapatan terhadap tingkat Fertilitas di Kabupaten Bulungan. Dibawah bimbingan bapak Machmud Al Amrie. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pendidikan, serta tingkat pendapatan secara bersama-sama (Simultaneous) berpengaruh secara signifikan terhadap tingkatfertilitas di Kabupaten Bulungan. Serta menganalisis di antara variabel-variabel tersebut yaitu tingkat pendidikan serta tingkat pendapatan yang mempunyai pengaruh dominan terhadap tingkatfertilitas di Kabupaten Bulungan. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data cross section yaitu bulan September 2018 (selama 1 bulan). Hasil akhir menjelaskan bahwa tingkat pendidikan mempunyai pengaruh yang positif terhadap tingkat fertilitas di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menjelaskan bahwa semakin besartingkat pendidikan yang diperoleh oleh seseorang maka akan semakin besar pilihan seseorang tersebut, apakah akan meningkatkan jumlah kelahiran anak atau mengikuti program pemerintahyaitu Keluarga Berencana (KB). Kata kunci : Tingkat Fertilitas, Tingkat pendidikan, Pendapatan

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan DI SMA AGAPE Tanjung Selor

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan peneilitan ini yaitu bagaimana pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di SMA AGAPE Tanjung Selor dan apa saja kendala yang dihadapi dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di SMA AGAPE Tanjung Selor. Jenis penelitian adalah deskriptif keualitatif. Informormen penelitian yaitu Kepala Sekola, WK Kurikulum, Guru, Staf TU/Bendahara, Staf/TU bagian Sarana dan Prasarana. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh yaitu pengelolaa sarana dan prasarana pendidikan di SMA AGAPE Tanjug Selor dilaksanakan mulai dari perencanaan sarana dan prasarana pendidikan dengan melibatkan semua guru atau komite sekolah dengan tujuan aga kebutuhan sekolah dapat terpenuhi. Pengadaan sarana dan prasarana pendidikan di SMA AGAPE Tajung Selor dilakukan untuk menyediakan semua jenis sarana dan prasarana pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Inventarisasi merupakan bagian dari pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan untuk mengetahui daftar nama, jumlah sarana dan prasarana yang dimiliki. Penggunaan sarana dan prasarana di SMA AGAPE Tanjung Selor dapat digunakan oleh semua warga sekolah. Pemeliharaan yang dilaksanakan dalam pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di SMA AGAPE Tanjung Selor merupakan kegiatan penjagaan atau pencegahan dari kerusakan barang. Kendala pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di SMA AGAPE Tanjung Selor yaitu kurangnya dana untuk pengadaan barang sehingga kebutuhan sekolah akan sarana pembelajaran tidak terpenuhi. SMA AGAPE Tanjung Selor merupakan sekolah swasta yang dikelola oleh yayasan dan dalam operasionalnya kami sangat keterbatasan dana sehingga kebutuhan sarana dan prasarana tidak terpenuhi dengan baik. Kurangnya perhatian pemerintah membuat sekolah SMA AGAPE Tanjung Selor sering menombok dalam pembiayaan atau gaji guru dan tenaga kependidikan. Perhatian pemerintah terhadap sekolah swasata, khususnya SMA AGAPE Tanjung Selor masih kurang. Hal itu dapat kita lihat di lapangan bahwa sarana dan prasarana yang dibutuhkan masih terbatas terutama lapangan olahraga yang tidak diperhatikan dan peralatan laboratorium IPA belum terpenuhi.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN KELUARGA DAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nur Aisyah, Peran Keluarga dan Pendidikan Kewirausahaan Dalam Meningkatkan Motivasi Berwirausaha Pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Univeritas Kaltara dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE.,MM.,Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah peran keluarga dan pendidikan kewirausahaan berpengaruh dalam meningkatkan motivasi berwirausaha pada mahasiswa. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota proportional eccidant sampling dengan jumlah responden sebanyak 161 responden. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan peran keluarga terhadap motivasi berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan pendidikan kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail