ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Dwi Septiani. 2026. Peran Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan
Kompetensi Anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak. Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu
upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kompetensi anggota PKK melalui pemanfaatan potensi lokal.
Namun, peningkatan kompetensi anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak belum sepenuhnya optimal
sehingga diperlukan peran pemerintah desa dalam melaksanakan program pemberdayaan yang
berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pemerintah desa dalam pemberdayaan
masyarakat untuk meningkatkan kompetensi anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak serta
mengidentifikasi faktor yang memengaruhi peningkatan kompetensi anggota PKK. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah 7
orang yang terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua PKK, Sekretaris PKK, Bendahara PKK, dan
dua anggota PKK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi,
sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah
melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program berbasis potensi lokal. Pemerintah desa
juga berperan sebagai fasilitator, motivator, mediator, dan dinamisator dalam pelaksanaan programprogram tersebut. Pemberdayaan yang dilaksanakan menghasilkan peningkatan kompetensi anggota PKK
yang ditunjukkan melalui bertambahnya pengetahuan mengenai pemanfaatan potensi lokal, meningkatnya
keterampilan dalam mengolah produk berbasis sumber daya desa, serta terbentuknya sikap yang lebih aktif,
percaya diri, dan partisipatif dalam mengikuti kegiatan pemberdayaan. Meskipun demikian, masih terdapat
kendala berupa perbedaan tingkat pemahaman anggota, keterbatasan pemasaran produk, belum optimalnya
pendampingan dan pelatihan lanjutan, serta belum berkembangnya hasil pelatihan menjadi usaha produktif
yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemerintah desa telah
menjalankan perannya dengan baik dalam pemberdayaan masyarakat melalui program-program berbasis
potensi lokal sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi anggota PKK pada aspek
pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Namun, efektivitas program pemberdayaan masih perlu ditingkatkan
melalui pendampingan yang berkelanjutan, penguatan pemasaran produk, serta penyelenggaraan pelatihan
yang lebih sesuai dengan kebutuhan anggota PKK agar kompetensi yang dimiliki dapat berkembang
menjadi usaha produktif yang berkelanjutan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fauziah Asma Sabbina, Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya dan Kompetensi Dosen terhadap Motivasi Belajar yang Berdampak Pada Semangat Belajar Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara. Berkuliah di Universitas Kaltara dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, M.M.Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Lingkungan Teman Sebaya dan Kompetensi Dosen berpengaruh terhadap Semangat Belajar dengan variabel intervening Motivasi Belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Menggunakan sampel jenuh, dengan jumlah responden yang diteliti adalah 138 responden yaitu mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara angkatan 2021-2025. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 24 dan SEM AMOS 24. Hasil penelitian ditemukan bahwa : (1) Lingkungan Teman Sebaya berpengaruh positif signifikan terhadap Motivasi Belajar. (2) Kompetensi Dosen berpengaruh positif signifikan terhadap Motivasi Belajar. (3) Motivasi Belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Belajar. (4) Lingkungan Teman Sebaya berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Semangat Belajar. (5) Kompetensi Dosen berpengaruh positif signifikan terhadap Semangat Belajar. (6) Lingkungan Teman Sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Belajar melalui Motivasi Belajar. (7) Kompetensi Dosen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Belajar melalui Motivasi Belajar.
Kata kunci: Lingkungan Teman Sebaya, Kompetensi Dosen, Motivasi Belajar, dan Semangat Belajar
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nabilah Rahmadhany (2026). Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan
Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Efektivitas Kerja pada Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh pentingnya efektivitas kerja pegawai dalam mendukung tercapainya tujuan
organisasi, khususnya pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten
Bulungan yang memiliki tugas dalam penyelenggaraan pelayanan perpustakaan dan
kearsipan. Efektivitas kerja pegawai diduga dapat dipengaruhi oleh gaya
kepemimpinan dan kompetensi sumber daya manusia. Oleh karena itu, penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan
dan kompetensi sumber daya manusia terhadap efektivitas kerja pegawai, baik
secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif
dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 41
pegawai yang terdiri dari PNS dan PPPK, dengan teknik sampling jenuh, sehingga
seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner,
wawancara, dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 23 dengan
analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil
penelitian menunjukkan bahwa secara parsial gaya kepemimpinan tidak
berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan nilai t hitung = -1,966
dan signifikansi 0,057 > 0,05. Kompetensi sumber daya manusia berpengaruh
positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan nilai t hitung = 9,248 dan
signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, gaya kepemimpinan dan kompetensi
sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan
nilai F hitung = 44,857 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi
menunjukkan nilai R Square sebesar 0,708, yang berarti bahwa gaya kepemimpinan
dan kompetensi sumber daya manusia mampu menjelaskan efektivitas kerja sebesar
70,8%, sedangkan sisanya sebesar 29,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar
penelitian. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya
manusia menjadi faktor yang berperan penting dalam meningkatkan efektivitas
kerja, sedangkan gaya kepemimpinan secara parsial belum memberikan pengaruh
yang signifikan. Namun, kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh
signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai pada Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Peran Pemerintah Terhadap Kinerja Usaha Dengan Intervening Kompetensi SDM (Studi Kasus Pelaku Usaha Mikro Di Tideng Pale Dan Tideng Pale Timur). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Peran Pemerintah terhadap Kinerja Usaha dengan intervening Kompetensi SDM pelaku usaha mikro di Tideng Pale dan Tideng Pale Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 264 pelaku usaha mikro dan sampel yang digunakan berjumlah 160 pelaku usaha mikro di Tideng Pale dan Tideng Pale Timur. Pengumpulan data berupa kuesioner, Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS dan SEM AMOS. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa: (1) Peran Pemerintah berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Kinerja Usaha. (2) Peran Pemerintah berpengaruh positif signifikan terhadap Kompetensi SDM. (3) Kompetensi SDM berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Usaha. (4) Peran Pemerintah terhadap Kinerja Usaha melalui Kompetensi SDM berpengaruh positif signifikan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pengaruh Kompetensi, Profesionalisme Dan Disiplin Kerja Terhadapa Promosi Jabatan Pada Pt. Dharma Intisawit Lestari (DIL) Di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Skripsi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara. Dibimbing oleh Bapak Dedik Wiryawan S.T, M.M Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kompetensi, Profesionalisme Dan Disiplin Kerja Terhadapa Promosi Jabatan Pada Pt. Dharma Intisawit Lestari. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan/pegawai pada PT. Dharma Intisawit Lestari yang berjumlah 38 Orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh variabel X1 terhadap variabel Y adalah sebesar 0,071 > 0,05 dan nilai t hitung 1,865 t tabel 2,032 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh Variabel X1 terhadap variabel Y. Pengaruh variabel X2 terhadap variabel Y adalah sebesar 0,041 0,05 dan nilai t hitung 2,122 > t tabel 2,032 sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 diterima yang berarti terdapat pengaruh Variabel X2 terhadap variabel Y. Pengaruh variabel X1 terhadap variabel Y adalah sebesar 0,441 > 0,05 dan nilai t hitung 0,833 t tabel 2,032 sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 ditolak yang berarti tidak terdapat pengaruh Variabel X3 terhadap variabel Y.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Soraya, Pengaruh Pelatihan Terhadap Pengembangan Usaha Melalui Kompetensi Sumber Daya Manusia Pada Era Digitalisasi (Studi Kasus Pada Pelaku Usaha Kecil Dan Mikro Di Kecamatan Tanjung Selor) bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE., MM., Ak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah Pelatihan berpengaruh terhadap Pengembangan Usaha melalui Kompetensi Sumber Daya Manusia pada era digitalisasi para pelaku usaha kecil dan mikro di Kecamatan Tanjung Selor. Jumlah responden yang diteliti adalah 127 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 23 dan SEM 24. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa : (1) terdapat pengaruh hubungan Pelatihan terhadap Pengembangan Usaha berpengaruh positif signifikan. (2) hubungan Pelatihan terhadap Kompetensi Sumber daya Manusia berpengaruh positif signifikan. (3) dan hubungan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Pengembangan Usaha berpengaruh positif signifikan. Kata kunci : Pelatihan, Kompetensi Sumber Daya Manusia, dan Pengembangan Usaha
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Sulistyo Widiana, 2023 Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Mnusia Terhadap Inovasi dan Dampaknya Pada Kinerja Usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Produk Cemilan Berkemasan di Tanjung Selor, dibawah bimbingan ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi SDM Terhadap Inovasi dan Dampaknya pada Kinerja Usaha Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Produk cemilan berkemasan Di Tanjung Selor. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM industri di Kabupaten Bulungan sebanyak 386 pelaku UMKM. Teknik pengambilan sempel menggunakan probability sampling dengan jumlah responden sebanyak 99 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah structural equation modeling (SEM). Seluruh instrumen telah diuji reliabilitas (hasilnya > 0,06), dan validitas (hasilnya > 0,03) sehingga seluruhnya dinyatakan reliabel dan valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi SDM berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha, hal ini terlihat dari p-value, sebesar *** alfa (0.05). (2) Inovasi berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha, hal ini terlihat dari p-value sebesar *** alfa (0.05) . (3) Kompetensi SDM berpengaruh signifikan terhadap Inovasi. Hal ini terlihat dari p-value sebesar 0.010 alfa (0.05).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Iswal Nur Rahmat, Pengaruh Kompetensi Penyuluh Pertanian, Pelatihan, dan Motivasi Petani, Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur Tanjung Buka SP 6 Tanjung Palas Tengah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Kompetensi Penyuluh, Pelatihan, dan Motivasi Petani berpengaruh Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur Tanjung Buka SP 6 Tanjung Palas Tengah. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. Pada penelitian ini menggunakan Sampling Jenuh dimana semua populasi di jadikan sampel pada penelitian kali ini yaitu berjumlah 30 anggota Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. Pengumpulan data berupa penyebaran kuisioner. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini Regresi Linear Berganda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh negatif dan tidak signifikan Kompetensi Penyuluh Pertanian Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. (2) Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan Pelatihan Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. (3) Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan Motivasi Petani Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. (4) Kompetensi Penyuluh Pertanian, Pelatihan, dan Motivasi tidak berpengaruh secara stimultan Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Juan Andini Silip, Pengaruh Pengaruh Kompetensi SDM Terhadap Keunggulan Bersaing UMKM Dengan Intervening Inovasi Produk Bakery (Study Kasus Pada UMKM di Kabupaten Bulungan), dibawah bimbingan Dewi Qomariah Imelda, MM.Ak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Kompetensi SDM berpengaruh terhadap Keunggulan Bersaing UMKM Dengan Intervening Inovasi Produk Bakery. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah Pelaku UMKM Pada Bidang Bakery.Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 160 responden. Pengumpulan data berupa quisioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 23 dan structural equation modeling (SEM). Hasil penelitian ini adalah, pertama, ditemukan bahwa terdapat hubunganKompetensi SDM terhadap Inovasiberpengaruh Signifikan, dimana Bedasarkan hasil analisis deskritif menunjukan bahwa nilai rata-rata variabel 3.53. yang berarti dapat dikategorikan baik. Sedangkan nilai rata – rata pada variabel Inovasi adalah 3. 80. Hal ini menunjukkan pengaruh signifikan. kedua Variabel Kompetensi SDM berpengaruh signifikan terhadap Keunggulan Bersaing, Berdasarkan hasil análisis, koefisien hubungan antara Kompetensi SDM (X1) dengan Keunggulan Bersaing (Y2) adalah sebesar 0.95 dengan p-value 0.000. Karena nilai p-value 0.05 mengidentifikasikan bahwa Kompetensi SDM berpengaruh signifikan terhadap Keunggulan Bersaing. Artinya semakin baik Kompetensi SDM, maka akan semakin tinggi pula Keunggulan bersaing. Untuk variabel Inovasi berpengaruh signifikan terhadap Keunggulan Bersaing, Bedasarkan hasil analisis deskritif menunjukan bahwa nilai rata-rata variabel Inovasi 3.80.yang bearti dapat dikategorikan baik. Sedangkan nilai rata – rata pada variabel Keunggulan Bersaing adalah 3. 19. Hal ini menunjukkan pengaruh tidak signifikan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelatihan merupakan cara untuk membangun SDM menuju era globalitas yang penuh dengan tantangan. Karena itu kegiatan pelatihan tidak dapat diabaikan begitu saja terutama dalam memasuki era persaingan yang semakin ketat dan berat. Kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi SDM dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Pelatihan kerja merupakan aktivitas yang dilakukan untuk meningkatkan keahlian, pemgetahuan dan sikap untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia saat ini dan masa yang akan datang. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan untuk pengumpulan data untuk menguji atau menjawab pertanyaan mengenai suatu objek yang akan diteliti. Sumber data yang diperoleh melalui sumber data primer dan skunder, dengan menggunkan metode pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Teknis analisis data yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengambilan kesimpulam dengan menggunakan metode berfikir induktif. Hasil penelitian pada UMKM diwilayah Tanjung Palas menunjukan bahwa paran pelatihan ini efektif dalam menigkatkan kompetensi sumber daya manusia, karena bertambahnya kompetensi/keahlian dan pegetahuan sehingga meningkatkan juga kualitas produk yang mereka buat dan dapat berdaya saing dalam era globalisasi ini. Dengan adanya pelatihan peningkatan mutu sumber daya manusia juga meningkat. Keefektifan pelatihan ini terlihat dari sesi wawancara para pelaku UMKM yang memberikan pernyataan bahwa pelatihan sangat berperngaruh dalam meningkatkan kompetensi SDM sehingga dapat berdaya saing dalam memberikan produk-produk terbaik mereka.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Husnul Hafsah, Pengaruh Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Dan Motivasi Terhadap Kinerja Pengurus BUMDesa Di Kecamatan Sekatak dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Dan Motivasi berpengaruh Terhadap Kinerja Pengurus BUMDesa di Kecamatan Sekatak. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengurus BUMDesa di Kecamatan Sekatak. Pada penelitian ini mengunakan teknik Sampling Jenuh dimana semua populasi di jadikan sampel pada penelitian ini yaitu bejumlah 66 pengurus BUMDesa di Kecamatan Sekatak. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi SDM terhadap kinerja pengurus BUMDesa di Kecamatan Sekatak. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja pengurus BUMDesa di Kecamatan Sekatak. (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan kompetensi SDM dan motivasi secara bersama-sama terhadap kinerja pengurus BUMDesa di Kecamatan Sekatak. Kata Kunci: Kompetensi SDM, Motivasi, Kinerja
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Vena Sandriana, 2022 Peran Pemerintah Desa Dalam Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia Masyarakat Desa Long Bia Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan Skripsi Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara Tanjung Selor. Dibimbing Oleh Pembimbing Bapak Dedik Wiryawan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran yang dilakukan pemerintah desa Long Bia dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif, dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapat data yang lebih jelas sesuai dengan yang dibutuhkan dalam penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemerintah desa mengadakan pembinaan kemasyarakatan seperti memberikan sosialisasi kepemudaan, pelatihan menganyam dan seni tari, penyuluhan keamanan dan ketertiban. Akan tetapi dalam melaksanakaan pembinaan kemasyarakatan, pemerintah desa mengalami hambatan diantaranya budaya malas, serta kurangnya prasarana yang tersedia dalam mendukung kegiatan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Emiel Ubang, 2022 Pengaruh Kompetensi SDM, Lingkungan Keluarga Terhadap Motivasi Dan Minat Berwirausaha Pada Masyarakat di Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat, dibawah bimbingan ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi SDM, Lingkungan Keluarga Terhadap Motivasi Dan Minat Berwirausaha Pada Masyarakat Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat Desa Mara Satu. Teknik pengambilan sempel menggunakan probability sampling dengan jumlah responden sebanyak 210 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah structural equation modeling (SEM). Seluruh instrumen telah diuji reliabilitas (hasilnya > 0,06), dan validitas (hasilnya > 0,03) sehingga seluruhnya dinyatakan reliabel dan valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Kompetensi SDM (X1) berpengaruh signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y2), hal ini terlihat dari p-value sebesar 0.032 ≤ alfa (0.05). (2) Kompetensi SDM (X1) berpengaruh Tidak signifikan terhadap Motivasi (Y1), hal ini terlihat dari P-Value, sebesar P 0.456 ≥ alfa (0.05). (3) Lingkungan Keluarga (X1) berpengaruh tidak signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y2). Hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0,081 ≥ alfa (0.05). (4) Lingkungan Keluarga (X1) berpengaruh tidak signifikan terhadap Motivasi (Y1). Hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0,061 ≥ alfa (0.05). (5) Motivasi (Y1) berpengaruh signifikan terhadap Minat Berwirausaha (Y2). Hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0,006 ≤ alfa (0.05). (6) Kompetensi SDM (X1) terhadap Minat Berwirausaha (Y2) melalui Motivasi (Y1), diperoleh koefisien pengaruh tidak langsung sebesar (-0,092). Karena pengaruh langsung antara Kompetensi SDM (X1) ke Motivasi (Y1) tidak signifikan sedangkan pengaruh langsung antara Motivasi (Y1) ke Minat Berwirausaha (Y2) signifikan, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh tidak langsung yang tidak signifikan antara Kompetensi SDM terhadap Minat Berwirausaha melalui Motivasi, (7) Lingkungan (X2) terhadap Minat Berwirausaha (Y2) melalui Motivasi (Y1), diperoleh koefisien pengaruh tidak langsung sebesar (0,023). Karena pengaruh langsung antara Lingkungan (X2) ke Motivasi (Y1) tidak signifikan sedangkan pengaruh langsung antara Motivasi (Y1) ke Minat Berwirausaha (Y2) signifikan, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh tidak langsung yang tidak signifikan antara Lingkungan Keluarga terhadap Minat Berwirausaha melalui Motivasi. variabel Kompetensi SDM (X1) dan Lingkungan Keluarga (X2) Terhadap Motivasi (Y1) memiliki pengaruh sebesar 0,03%, yang artinya adalah masih terdapat 0,97% Variabel lain di luar dari Variabel Kompetensi SDM dan Lingkungan Keluarga yang dapat mempengaruhi Variabel Motivasi (Y1). lalu variabel Kompetensi SDM (X1) dan Lingkungan Keluarga (X2) Terhadap Minat Berwirausaha (Y2) di dapati pengaruh sebesar 0.35%, yang artinya adalah masih terdapat 0,65% Variabel lain di luar dari Variabel Kompetensi SDM (X1) dan Lingkungan Keluarga (X2) yang dapat mempengaruhi Variabel Minat Berwirausaha (Y2).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Upaya pelatihan kompetensi yang dilakukan aparatur desa dalam pengelolaan anggaran dana desa (add) kurang optimal. Salah satu penyebabnya adalah aparatur yang kurang berkompeten dalam menjalankan tugasnya. Tujuan penelitian untuk mendiskripsikan dan mengetahui faktor-faktor penghambat pengembangan kompetensi aparatur perspektif pengelolaan maupun penganggaran. Metode penelitian menggunakan Jenis penelitian kualitatif, dengan sumber: data primer dan sekunder. Kemudian teknik pengumpulan data: observasi, wawancara dan dokumentasi sedangkan teknik penentuan informan yaitu purposive sampling. Informanya adalah Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kaur Kaur Umum Dan Tata Usaha, Seksi Kepemerintahan, Karang Taruna, Tokoh Perempuan, Tokoh Masyarakat. Selanjutnya data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Untuk menguji keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Pemerintah Desa Pandanrejo dalam pengembangan kompetensi yaitu selain di internal ada studi banding atau workshop juga mendelegasikan aparaturnya untuk mengikuti pembinaan dan bimbingan teknis (Bimtek). Hambatan diantarannya, SDM yang sudah tua dan terbatasnya alokasi dana untuk pengembangan kompetensi aparatur tersebut.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH KOMPETENSI TERHADAP KINERJA APARATUR PENGAWAS INTERN PEMERINTAH (APIP) (Studi Pada Kantor Inspektorat Provinsi Kalimantan Utara) ABSTRAK Kompetensi adalah sebagai karakteristik dasar yang dimiliki seseorang individu yang berhubungan secara kausal dalam memenuhi kriteria yang diperlukan dalam menduduki suatu jabatan (Spencer dan Spencer dalam palan :2007) Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) adalah Aparat yang dibentuk dengan tugas melaksanakan pengawasan intern dilingkungan pusat atau pemerintah daerah, yang terdiri atas Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Inspektorat Jendral Kementerian, Inspektorat Provinsi/Kabupaten/Kota dan Unit pengawasan Intern pada badan hukum pemerintah lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undnagan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) pada kantor Inspektorat Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif. Metode penelitian ini digunakan untuk menguji Hipotis dan mengetahui pengaruh antar Variabel yang sudah dibangun menjadi model penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pengaruh antara variabel Independent yaitu Kompetensi terhadap variabel Dependent yaitu Kinerja APIP (Sugiono, 2013 : 13) Penelitian ini dilaksanakan pada Kantor Inspektorat Provinsi Kalimantan Utara, dengan jumlah Populasi sebanyak 51 Orang. Data ini diambil dengan menggunakan metode Observasi, Kuesioner dan studi pustaka. Teknik pengelolaan Data dengan cara Editting, Cording, Scoring. Melakukan pengujian Intrumen untuk menguji data valid dan reliabel. Teknik analisis data yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah Analisis Regresi Linear Sederhana dan Stuctural Equation Modeling (SEM). Dimana diharuskan melakukan beberapa uji asumsi seperti uji asumsi Normalitas, asumsi tidak adanya Outlier dan linieritas. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa Variabel Kompetensi berpengaruh positif dan Signifikan terhadap Kinerja Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) Sebesar 80% selebihnya 20% dipengaruhi faktor lain dari penelitian ini. Variabel Kompetensi lebih terlihat pada indikator Motif sebesar 0.82 atau 67% sedangkan pada variabel Kinerja terlihat pada indikator Ketepatan waktu sebesar 0.75 atau 57%. Kata Kunci : Kompetensi, Kinerja Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP)
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggapan Pelaku Usaha mengenai Peran Pemerintah dalam Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Kinerja Usaha Kecil dan Menengah di Kabupaten Bulungan. Serta untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Peran Pemerintah Terhadap Kompetensi Sumber Daya Manusia dan Kinerja Pelaku Usaha Kecil dan Menengah. Objek penelitian dalam penelitian ini yaitu Pelaku Usaha Kecil dan Menengah yang ada di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kuantitatif dengan jumlah sampel 90 orang teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah roscoe. Hasil penelitian menunjukan Peran Pemerintah berpengaruh positif (searah) tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Usaha Kecil dan Menengah, Kompetensi Sumber Daya Manusia berpengaruh positif (searah) dan signifikan terhadap Kinerja Usaha Kecil dan Menengah, Peran Pemerintah berpengaruh positif (searah) dan signifikan terhadap Kompetensi Sumber Daya Manusia. Adapun hubungan tidak langsung antara peran pemerintah terhadap kinerja Usaha Kecil dan Menengah, melalui variabel mediasi (intervening) Kompetensi Sumber Daya Manusia pengaruh positif searah tidak signifikan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ARDI RAMADHAN NUR, Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kompetensi Terhadap Kinerja Tenaga Pendidik Dan Tenaga Kependidika Dikampus Universitas Kaltara, dibawah bimbingan Dedik Wiryawan, ST., MM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah motivasi kerja dan kompetensi berpengaruh terhadap kinerja tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, pengambilan sampel menggunakan teknik sensus. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 82 responden. Pengumpulan data berupa koesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 20 dan stuctural equation modeling (SEM). Hasil penelitian ini adalah, pertama, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara motivasi kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja dengan nilai koefisien sebesar 0,28 dan nilai probability 0,048, variabel motivasi kerja lebih terlihat dari rasa aman dengan nilai loading faktor sebesar 0,87 dan terdapat hubungan antara kompetensi berpengaruh positif sangat signifikan terhadap kinerja dengan nilai koefisien sebesar 0,56 dan nilai probability ***, variabel kompetensi lebih terlihat dari pengetahuan dengan nilai loading faktor sebesar 0,87. Kedua ditemukan bahwa terdapat hubungan antara motivasi kerja berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap kinerja tenaga kependidikan dengan nilai koefisien sebesar 0,19 dan nilai probability 0,399, variabel motivasi kerja lebih terlihat dari aktualisasi diri dengan nilai loading faktor sebesar 0,80 dan terdapat hubungan antara kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja tenaga kependidikan dengan nilai koefisien sebesar 0,76 dan nilai probability 0,002, variabel kompetensi lebih terlihat dari keterampilan dengan nilai loading faktor sebesar 1,00. Ketiga, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara motivasi kerja berpengaruh positif tapi tidak signifikan terhadap kinerja tenaga pendidik dengan nilai koefisien sebesar 0,29 dengan nilai probability 0,151, variabel motivasi kerja lebih terlihat dari rasa aman dengan nilai loading faktor sebesar 0,92 dan terdapat hubungan antara kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja dengan nilai koefisien sebesar 0,47 dan nilai probability 0,008, kompetensi lebih terlihat dari pengetahuan dengan nilai loading faktor sebesar 0,92.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Desy Kawalis, kompetensi sumber daya manusia (SDM) bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE.,MM.,Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi sumber daya manusia (SDM) terhadap kinerja usaha kecil makanan di Tanjung Selor. . Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah para pelaku usaha kecil Produk Makanan Kemasan di Tanjung Selor. Teknik pengambilan sampel menggunakan quota proportional eccidant sampling dengan jumlah responden sebanyak 80 responden. Pengumpulan data berupa penyebaran kuesioner. Teknik pengambilan sample menggunakan pendekatan Roescoe minimal dikali 10 indikator, karena dalam penelitianini terdapat 8 indikator x 10, maka jumlah responden sebanyak 80 responden. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Structural Equation Modeling (SEM). hasil penelitian dan pembahasan mengenai kompetensi sumber daya manusia (SDM) dan pengaruhnya terhadap kinerja usaha kecil produk makanan kemasan, diperoleh kesimpulan sebagai berikut. Kompetensi berpengaruh negatif dan signifikan pada kinerja usaha kecil produk makanan kemasan di Tanjung selor. kompetensi terutama terlihat dari kemampuan. Sedangkan kinerja terlihat dari ketepatan waktu. Berpengaruh negatif berarti semakin baik kompetensi utamanya terlihat dari kemampuan tidak menyebabkan terjadinya peningkatan kinerja usaha kecil produk makanan kemasan yang utamanya terlihat dari ketepatan waktu
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “Pengaruh Gaya Kepemimpinan
dan Kompetensi Terhadap Kinerja Guru di SD Negeri 010 Tanjung Selor”.
Penelitian ini merupakan penelitian sensus. Seluruh guru berjumlah 29 orang
menjadi responden penelitian. Data primer yang terkumpul melalui kuesioner
yang disebar selanjutnya diolah menggunakan alat analisis Regresi Berganda
dengan software SPPS-AMOS 20. Seluruh instrument telah diuji reliabilitas
(hasilnya diatas 0,6) dan validitas (hasilnya diatas 0,3) sehingga seluruhnya
dinyatakan reliabel dan valid. Instrument dibuat dalam bentuk kuesioner sebanyak
15 pernyataan untuk mengukur 15 indikator dengan skala likert.
Penelitian ini menghasilkan temuan ternyata gaya kepemimpinan
berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja guru dengan koefisien regresi 0,09
dan nilai P = 0.607 ( > 0,05 ). Kompetensi berpengaruh signifikan terhadap
kinerja guru dengan koefisien regresi 0,62 dan nilai P =*** ( < 0,05 ). Variabel
gaya kepemimpinan dan kompetensi mempengaruhi variasi data pada variabel
kinerja guru sebesar 47%. Selebihnya sebesar 53% dipengaruhi oleh variabel lain
di luar penelitian ini.