ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
-Permen jelly merupakan permen yang terbuat dari sari-sari buah, dengan tekstur yang kenyal karena mengandung bahan pembentuk gel, baik alami maupun pengenyal tambahan seperti gelatin, karagenan, CMC (Carboxy Methyl Cellulosa) dan agar. Ubi jalar orange dan rosella berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan pembuatan permen jelly, dikarenakan mengandung pektin yang berfungsi sebagai pembentuk gel alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi permen jelly berbahan dasar ubi jalar orange dan dan bungan rosella terhadap sifat organoleptik dan juga ingin mengetahui formulasi pembuatan permen jelly berbahan dasar ubi jalar orange dan bunga rosella yang disukai oleh konsumen. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan, dengan 3 kali pengulangan. Formulasi permen jelly berbahan dasar ubi jalar orange dan ekstrak rosella terhadap pH dan kadar air 5% (p>0,05). Namun tidak memberikan pengaruh terhadap sifat organoleptik, melalui 4 (empat) perlakuan kkarakteristik tekstur, warna, aroma dan rasa secara organoleptik. Berdasarkan hasil penelitian, formulasi pembuatan permen jelly berbahan dasar ubi jalar orange dan ekstrak rosella formulasi yang disukai oleh konsumen adalah pada perlakuan U1R4 dengan campuran 20% bubur ubi jalar orange dan 80% ekstrak rosella, dengan karakteristik tekstur agak kenyal, warna agak kuning, aroma cukup khas ubi, dan rasa agak manis
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
-Permen jelly merupakan permen yang terbuat dari sari-sari buah, dengan tekstur yang kenyal karena mengandung bahan pembentuk gel, baik alami maupun pengenyal tambahan seperti gelatin, karagenan, CMC (Carboxy Methyl Cellulosa) dan agar. Ubi jalar orange dan rosella berpotensi untuk dijadikan sebagai bahan pembuatan permen jelly, dikarenakan mengandung pektin yang berfungsi sebagai pembentuk gel alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh formulasi permen jelly berbahan dasar ubi jalar orange dan bunga rosella terhadap sifat organoleptik dan juga ingin mengetahui formulasi pembuatan permen jelly berbahan dasar ubi jalar orange dan bunga rosella yang disukai oleh konsumen. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 taraf perlakuan, dengan 3 kali pengulangan. Formulasi permen jelly berbahan dasar ubi jalar orange dan ekstrak rosella terhadap pH dan kadar air 5% (p>0,05). Namun tidak memberikan pengaruh terhadap sifat organoleptik, melalui 4 (empat) perlakuan karakteristik tekstur, warna, aroma dan rasa secara organoleptik. Berdasarkan hasil penelitian, formulasi pembuatan permen jelly berbahan dasar ubi jalar orange dan ekstrak rosella formulasi yang disukai oleh konsumen adalah pada perlakuan U1R4 dengan campuran 20% bubur ubi jalar orange dan 80% ekstrak rosella, dengan karakteristik tekstur agak kenyal, warna agak kuning, aroma cukup khas ubi dan rasa agak manis.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Surtinawati npm : 201431027, karakterisasi fisiologi dan organoleptik mie kering subtitusi tepung ubi jalar (ipomoea batatas) orange, Pembimbingan Siti Masitha F. STP., MSc. (Ipomoea batatas L) merupakan salah satu sumber karbohidrat, memiliki kandungan indeks glikemik rendah, dan memiliki harga yang murah produk mie kering berbahan subtitusi tepung ubi jalar digunakan dengan tujuan untuk menimalisirkan pengunaan tepung terigu, selain meminimalisir penggunaan tepung terigu, tepung ubi jalar juga berfungsi untuk memberikan warna alami pada mie. Penelitian ini bertujuan untuk mengelola hasil pertanian dalam bentuk produk yaitu mie kering berbahan substitusi tepung ubi jalar Orange. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tepung ubi jalar (15 gram, 20 gram, 25 gram) dan dilakukan tiga kali ulangan. Analisa mie kering meliputi uji organoleptik kesukaan dan deskriptif dengan memberikan kuesioner kepada penelis yang jumlah nya 30 orang tidak terlatih, parameter uji meliputi rasa, aroma, tekstur dan warna dan analisa fisik meliputi uji KPAP (kehilangan padatan akibat pemasakan) dan kadar air. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara statistik terdapat perbedaan nyata uji organoleptik kesukaan pada parameter perlakuan terbaik terdapat pada 25 gr tepung ubi jalar dan 75 gr tepung terigu rata- rata nilai 3 (suka) warna (orange tua) dan aroma (cukup khas ubi jalar) rasa (cukup bertepung) dan tekstur (agak kenyal) dengan nilai KPAP (12,33%) dan Kadar air (11,98%). Pada uji organoleptik kesukaan berbeda nyata antara parameter warna dan aroma namun pada parameter rasa dan tekstur tidak berbeda nyata pada deskriptif tidak terdapat berbeda nyata antara parameter warna, tektur, aroma dan rasa. Pada uji fisik kehilangan padatan akibat pemasakan (KPAP) tidak terdapat beda nyata antar perlakuan, sedangkan uji kadar air terdapat beda nyata antar perlakuan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Substitusi Tepung Ubi Jalar Orange (Ipomoea Batatas L) pada pembuatan Roti Tawar ABSTRAK Sri Rahayu, 201431020. Substitusi tepung ubi jalar orange (Ipomeae batatas L) pada pembuatan roti tawar, dibawah bimbingan ibu Siti Masitha F. STP., MSc. Roti tawar merupakan produk yang dihasilkan dari sumber karbohidrat yang berasal dari gandum, produk dari sumber karbohidrat seperti roti tawar telah diterima secara luas di kebanyakan negara, termasuk negara bukan penghasil terigu seperti Indonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui subtitusi tepung ubi jalar orange pada pembutan roti tawar. Rancangan yang digunakan dalam penilitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 (empat) perlakuan dan 2 (dua) kali ulangan. Parameter yang diamati pada penelitian ini adalah uji daya kembang, uji organoleptik dan uji deskriptif. Uji daya kembang diperoleh hasil beda nyata dari 4 perlakuan. uji kesukaan yang disukai oleh panelis terdapat pada perlakuan 75 gram tepung terigu : 25 gram tepung ubi jalar orange pada kontrol dengan rata-rata 3 yaitu suka, dengan parameter warna (orange muda), aroma (cukup harum), tekstur (agak lembut) dan rasa (agak manis). Kata kunci: Ubi jalar, roti, daya kembang, organoleptik, deskriptif