ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam perencanaan desa mandiri melalui program ketahanan pangan Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Tahun 2020 dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat dalam perencanaan desa mandiri melalui program ketahanan pangan Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. dengan informan yaitu Kepala Desa Bumi Rahayu, BPD Desa Bumi Rahayu, Pemimpin Organisasi Kemasyarakatan, dan masyarakat Desa Bumi Rahayu. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, Observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian yaitu partisipasi masyarakat dalam perencanaan desa mandiri melalui program ketahanan pangan Desa Bumi Rahayu Tahun 2020 dapat dilihat dari aktiviaatas masyarakat mencakup (1) Kecukupan ketersediaan pangan di desa, (2) Stabilitas ketersediaan pangan di Desa Bumi Rahayu tetap stabil mengingat kebutuhan masyarakat selalu terpenuhi, (3) aksesibilitas/keterjangkauan pangan di Desa Bumi Rahayu sangat mudah dijangkau oleh masyarakat desa., (4) Kualitas ketahanan pangan di Desa Bumi Rahayu cukup baik untuk dijual kembali dan dikonsumsi masyarakat desa. Faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat dalam perencanaan desa mandiri melalui program ketahanan pangan Desa Bumi Rahayu Tahun 2020 yaitu (1) faktor pendukung yaitu adanya bantuan pemerintah, adanya dukungan dari masyarakat Desa Bumi Rahayu, kemampuan masyarakat dalam pengelolaan bantuan, dan ketersediaan lahan masyarakat Desa Bumi Rahayu. (2) Faktor penghambat yaitu fasilitas untuk menjual hasil produksi terbatas, harga hasil produksi masih sangat rendah, pemborang atau pengepul di desa belum ada, dan bantuan modal dari pemerintah desa belum merata.. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan, bimtek studi banding dan juga diklat sudah sering dilakukan hanya saja tidak ada perubahan atau pun kemajuan administrasi yang ada di kantor desa. Selain itu pelayanan yang ada di kantor desa juga masih perlu melakukan perbaikan-perbaikan lagi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam rangka memberikan kualitas pelayanan yang baik dari aparatur pemerintah, pemerintah membuat keputusan menteri pendayagunaan aparatur negara nomor: 63/KEP/M.PAN/7?2003 tentang pedoman umum penyelengaraan pelayanan publik, namun kebijakan ini tidak akan bisa dicapai secara maksimal apabila aparatur pemerintah tidak bekerja secara optimal. Oleh karena iyu, apabila aparartur pemerintah tidak bekerja secara optimal. Oleh karena itu, upaya meningkatkan kualitas pelayananharus diimbangi dengan upaya optimalisasi kinerja aparatur pemerintah dan melakukan secara konsisten juga meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung kelancaran pelayanan sesuai dengan fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan pembuatan kartu pencari kerja pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan, serta mengetahui hambatan-hambatan dalam pelaksanaan dalam pembuatan kartu pencari kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa pelayanan pembuatan kartu pencari kerja pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan adalah belum efektif, hal ini disebabkan oleh kurang sumber daya manusia, selain itu juga ditemukan hambatan-hambatandalam pembuatankartu pencari kerja pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Penelitian ini mendeskripsikan model kemitraan yang dilakukan di Objek Wisata Pantai Desa Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan dan Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengelolaan Objek Wisata Desa Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif teknik wawancara dan observasi lapangan. Jenis penelitian bersifat deskriptif, yaitu untuk mendeskripsikan serta mengkaji data yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam (indepth interview), observasi, maupun data dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil Penelitian menunjukkan model Kemitraan Partnership yang cocok dikembangkan dalam pengelolaan Wisata Pantai Desa Tanah Kuning. Kemitraan Pemerintah dan Kelompok Masyarakat membuat sebuah kebijakan untuk peningkatan kebersihan dan keindahan di objek wisata Pantai Tanah Kuning. Pemerintah dan Kelompok Masyarakat menghimbau kepada seluruh jajaran yang ikut berpartisipasi dalam pengembangan Objek wisata Pantai Tanah Kuning ini untuk lebih meningkatkan lagi kualitas kerjanya sesuai dengan Visi dan Misi. Faktor Pendukung dan Penghambat dalam pengelolaan wisata pantai tanah kuning berupa letak pantai tanah kuning yang dekat dari jalan raya dan berada tepat di pesisir kota kabupaten bulungan, kesadaran masyarakat yang mulai tumbuh akan pentingnya menjaga kebersihan, terjalinnya komunikasi antara dinas pariwisata dengan instansi lain yang terkait, lahan yang masih kurang mengakibatkan sarana dan prasarana di pantai tanah kuning ini belum memadai.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata kec. Gunung sari. Pengumpulan data dilakukan melalui metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Gunung sari. berada pada level yang cukup tinggi, ditandai dengan keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pengelolaan wisata. Faktor-faktor yang mendorong partisipasi meliputi kesadaran akan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya yang diperoleh dari kegiatan wisata. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan dukungan dari pemerintah yang masih perlu ditingkatkan. Rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan peningkatan kerjasama antara masyarakat dengan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan di desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan yang berlangsung pada bulan juni 2024 hingga selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Salimbatu dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan. Dalam penelitian ini peniliti melakukan wawancara langsung kepada beberapa masyarakat. Peneliti menggunakan metode penelitian secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa tingkat partisipasi Masyarakat di Desa Salimbatu terbilang baik. Dari indikator pengambilan keputusan, masyarakat memberikan pendapat pada setiap rapat yang dilakukan, dalam pelaksanaan, masyarakat berpartisipasi secara materi maupun tenaga, dalam pengambilan manfaat, masyarakat dapat terbantu dengan adanya pembangunan yang sudah terlaksana seperti akses ke sawah, dan dalam evaluasi, masyarakat langsung melihat apa yang menjadi kekurangan dari kegiatan pembangunan. Faktor yang menghambat Masyarakat dalam berpartisipasi karena adanya faktor usia, jenis kelamin, Pendidikan, pekerjaan/penghasilan dan lamanya tinggal sehingga membatasi mereka ikut berpartisipasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan di desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan yang berlangsung pada bulan juni 2024 hingga selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Salimbatu dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan. Dalam penelitian ini peniliti melakukan wawancara langsung kepada beberapa masyarakat. Peneliti menggunakan metode penelitian secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa tingkat partisipasi Masyarakat di Desa Salimbatu terbilang baik. Dari indikator pengambilan keputusan, masyarakat memberikan pendapat pada setiap rapat yang dilakukan, dalam pelaksanaan, masyarakat berpartisipasi secara materi maupun tenaga, dalam pengambilan manfaat, masyarakat dapat terbantu dengan adanya pembangunan yang sudah terlaksana seperti akses ke sawah, dan dalam evaluasi, masyarakat langsung melihat apa yang menjadi kekurangan dari kegiatan pembangunan. Faktor yang menghambat Masyarakat dalam berpartisipasi karena adanya faktor usia, jenis kelamin, Pendidikan, pekerjaan/penghasilan dan lamanya tinggal sehingga membatasi mereka ikut berpartisipasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sesuai penetapan Provinsi baru Kalimantan Utara pada tahun 2012 berdampak dengan meningkatnya jumlah penduduk serta mobilitas harian masyarakatnya. hal ini berpotensi menimbulkan masalah baru, salah satunya adalah meningkatnya tingkat jenuh dan stress pada masyarakatnya. Pada dasarnya Tanjung Selor meiliki banyak objek wisata yang berpotensi namun dengan jarak tempuh dari pusat kota yang cukup jauh. hal ini yang menjadi dasar kenapa Perencanaan dan Perancangan Bulungan Waterpark dilakukan. wisata dengan base air dipilih karena sifat air yang menengangkan dan mampu menurunkan tingkat stress pada manusia serta konsep indoor yang dipilih menjadikan wisata air ini tidak bergantung pada cuaca.
Lokasi Kota Tanjung Selor yang memiliki iklim tropis, namun dalam kenyataannya musim kian tidak menentu dan berubah ubah. Pengunjung cenderung menghindari cuaca hujan saat berkunjung di tempat wisata air, dan juga menghindari saat cuaca sedang terik. Desain perencanaan dan perancangan waterpark indoor dengan tema Arsitektur Techno Artistic dipilih, hal ini karena konsep Arsitektur Techno Artistic lebih mudah dieksplor terkait bentukannya dan kebutuhan bentangan bangunannya yang bervariasi karena bersifat pabrikasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemilih pemula memiliki karakteristik yang berbeda dengan orang-orang tua pada umumnya. Pemilih pemula cenderung kritis, mandiri, independen serta tidak puas dengan kemapanan, pro perubahan dan sebagainya. Karakteristrik itu cukup kondusif untuk membangun komunitas pemilih cerdas dalam pemilu yakni pemilih yang memiliki pertimbangan rasional dalam menentukan pilihannya. Misalnya karena integritas tokoh yang dicalonkan partai politik, track record atau program kerja yang ditawarkan. Karena belum punya pengalaman memilih dalam pemilu, pemilih pemula perlu mengetahui dan memahami berbagai hal yang terkait dengan pemilu.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui strategi komisi pemilihan umum dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilihan umum kepala daerah provinsi kalimantan utara tahun 2024. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini Sebagai sarana aktualisasi diri dan pengaplikasian teori yang diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam instansi pemerintah, terutama dalam bidang politik dan Kebijakan publik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan tujuan untuk memahami fenomena mengenai apa yang dialami subyek penelitian secara menyeluruh dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata serta bahasa, pada konteks khusus yang dialami serta dengan memanfaatkan berbagai metode ilmiah. Secara umum fokus utama penelitian ini adalah mengenai Strategi Komisi Pemilihan Umum Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Dalam Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan Strategi KPU Provinsi Kalimantan Utara dalam melaksanakan peningkatan partisipasi pemilih pada Pilkada tahun 2024 menurut Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 Tahun 2022 Tentang Partisipasi Masyarakat Dalam Pemilihan Umum Dan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati Dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota Dan Wakil Walikota pada pasa 28 dan 29. Pelaksanaan Strategi Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kaltara Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemilih Terdapat formulasi yang akan diambil oleh KPU Provinsi Kalimantan Utara dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada pemilu kada tahun 2024. Terddapat faktor internal dan eksternal yang berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat/Pemilih.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan untuk mengetahui upaya pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Tanjung Agung dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala desa beserta Perangkat Desa Tanjung Agung, Ketua BPD, Karang Taruna, PKK, Ketua RT dan masyarakat setempat.. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil yaitu Upaya pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Tanjung Agung yaitu pemerintah desa sebagai motivator yang menggerakkan, memotivasi partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan untuk mendorong dan memelihara pembangunan desa. Pemerintah sebagai fasilitator sudah berupaya memfasilitasi masyarakat desa supaya berpartisipasi dalam pembangunan, baik yang bersifat fisik ataupun berkaitan dengan pembangunan masyarakat desa. Pemerinta Desa Tanjung Agung sebagai mobilisator mengarahkan atau menggerakkan masyarakat Desa Tanjung Agung untuk berpartisipasi dalam pembangunan guna untuk kepentingan bersama. Pemerintah desa Tanjung Agung sudah mengarahkan atau menggerakkan masyarakat desa untuk lebih aktif dalam pembangunan, baik mulai dari punyusunan perencanaan pembangunan sampai dengan realisasi pembangunan. Faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di desa Tanjung Agung yaitu faktor pendukung mencakup adanya inisiatif dan motivasi dari pemerintah desa untuk mengajak dan menggerakan masyarakat, tersedianya fasilitas dari pemerintah desa untuk menunjang pembangunan, adanya sumber daya alam dan sumber daya pertanian yang menjadi potensi unggu dalam pembangunan di Desa Tanjung Agung. Faktor penghambat mencakup: kurang dalam pelaksanaan pembangunan dan dana desa terbatas.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan untuk mengetahui peran kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan desa pentian, kecamatan sekatak, kabupaten bulungan, kalimantan utara serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat peran kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan desa. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskritif dengan mengunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian yaitu masyarakat yang memahami keadaan desa, masyarakat yang sudah lama tinggal di desa, masyarakat yang mau di wawancarai dan perhatian mereka pada pembangunan desa. Taknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data meliputi reduksi data, display, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu peran kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan desa : (1) kepala desa sebagai motivator ; (2) kepala desa sebagai fasilitator ; (3) kepala desa sebagai mobilisator. Faktor pendukung dan faltor penghambat peran kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan desa. Faktor pendukung (1) Adapun faktor pendukungnya semua aparatur desa bekerja sama untuk meningkatkan mutu dan kualitas masyarakatnya agar dapat memahami semua kegiatan yang dilakukan oleh kepala desa terhadap partisipasi masyarakat pada pembangunan desa; faktor penghambat (2) Semua aparatur desa bekerja sama untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar terciptanya kepedulian masyarakat terhadap desa Pentian.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam mendorong percepatan pembangunan. Pembangunan tidak akan berjalan dengan baik apabila tanpa adanya keterlibatan aktif dari masyarakat. Partisipasi meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pemanfaatan hasil. Pemerintah pusat memberikan bantuan dalam bentuk Dana Desa yang bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan di pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana partisipasi masyarakat dalam pembangunan pembukaan jalan usaha tani di Desa Silva Rahayu. Jalan usaha tani merupakan jalan yang dibangun oleh pemerintah atau masyarakat dengan tujuan untuk memudahkan transportasi dan aksesibilitas ke lahan pertanian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan pembukaan jalan usaha tani di Desa Silva Rahayu sudah ada dan sudah berjalan dengan cukup baik, terutama dalam hal pelaksanaan dan pemanfaatan hasil pembangunan. Dimulai dari pengambilan keputusan masyarakat yang sudah turut andil dalam memberikan suara, walaupun ada yang tidak dapat hadir dikarenakan faktor pekerjaan. Tenaga kerja dalam pelaksanaan pembangunan pun semua berasal dari masyarakat Desa Silva Rahayu, dikarenakan adanya kemauan dan kemampuan berpengalaman dari masing-masing individu masyarakat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendampingan dalam pembangunan desa perlu mendorong pemerintah desa untuk segera melaksanakan pembangunan yang disesuaikan dengan potensi dan kearifan lokal yang ada. Pendamping desa di harapkan memberi pengetahuan pengelolaan dana desa yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga dalam pelaksanaan pembangunan tidak terjadi kegiatan melawan hukum. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan membahas obyek yang diteliti secara mendalam. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah di mana peneliti berperan sebagai instrumen kunci, dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan secara gabungan dan analisis data bersifat induktif guna memperoleh hasil penelitian yang lebih menekankan makna daripada generalisasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan pada dapat disimpulkan Peran Pendamping Desa dalam pemberdayaan partisipasi masyarakat untuk pembangunan Di Desa Kuala Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau Berdasarkan Peraturan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pendampingan Desa, adapun tujuan pendampingan desa dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pendampingan desa, meliputi: a. Meningkatkan kapasitas, efektivitas dan akuntabilitas pemerintahan desa dan pembangunan desa; b. Meningkatkan prakarsa, kesadaran dan partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan desa yang partisipatif; c.Meningkatkan sinergi program pembangunan Desa antar sektor; dan d. Mengoptimalkan aset lokal desa secara emansipatoris. Adapun kendala pendamping desa dalam pemberdayaan partisipasi masyarakat dengan pemerintah desa kuala lapang dalam pembangunan. Pertama, dalam tahap perencanaan, Kedua, kendala juga datang dari kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan di BUMDes Maju Bersama yang merupakan BUMDes yang berada di Desa Sapari. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana Partisipasi Masyarakat Dalam Optimalisasi Pengelolaan BUMDes Desa Sapari. penelitian menggunakan metode kualitatif deskiptif populasi pada penelitian ini berjumlah 6 orang dan sampelnya yaitu : pengurus BUMDes Desa Sapari, serta masyarakat Desa Sapari. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam optimalisasi pengelolaan di BUMDes Desa Sapari tidak berjalan maksimal. hasil ini ditunjukan bahwa masyarakat kurang aktif dalam kegiatan-kegiatan yang di adakan oleh bumdes karena pihak bumdes sangatlah membatasi dalam hal partisipasi yang dimana bumdes sendiri belum mampu memperdayakan masyarakat. Di dalam optimalisasi pengelolaan bumdes saat ini kekurangan anggota inilah yang menjadi permasalahan utama karena bagi Bumdes sendiri pentingnya peran sumber daya manusia dalam menjalankan unit-unit usaha yang menjadi faktor pendukung agar dapat lebih optimal lagi dalam membantu meningkatkan perekonomian Desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perhutanan sosial merupakan kebijakan yang dibuat oleh pemerintah melalui peraturan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Mantri nomor 9 tahun 2021 menantang perhutanan sosial Kehadiran peraturan ini tidak terlepas dari kondisi faktual yang terjadi, yaitu ketimpangan konflik, penguasaan, penggunaan dan pemanfaatan tanah oleh elit, mengakibatkan ketidakadilan sosial ekonomi rakyat dan kerusakan sumber daya alam antara penguasa dan masyarakat, Dimana selama ini masyarakat baik di kawasan hutan maupun tidak di khususnya petani, dimana petani mengalami kendala saat pembukaan lahan di wilayah yang dianggap kran ilegal tidak memiliki legalitas hukum. Melihat kondisi faktual yang terjadi, pemerintah mengambil kebijakan yang bertujuan untuk mewujudkan masyarakat yang berkeadilan, masyarakat yang sejahtera, menciptakan sumber daya yang berkelanjutan, ramah lingkungan dan kemandirian ekonomi, sehingga dengan kebijakan perhutanan sosial ini memberikan kesempatan kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan untuk mengakses kawasan selama 30 tahun. Untuk sampai pada tahap mendapatkan akses legal perhutanan sosial, perlu adanya pemetaan baik partisipatif maupun parsial, dimana tujuan pemetaan partisipatif adalah bagaimana mengolah dan mengajak seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam mengambil bagian dalam penggunaan informasi spasial, terutama kebijakan personal dan data spasial itu sendiri digunakan untuk mengolah root data secara lebih akurat, salah satu aplikasi yang digunakan dalam pengolahan data spasial adalah Arc Map 10.8 Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah PRA (Participatory Rural Appraisal) dikombinasikan dengan focus group dsikusi dimana peneliti dalam hal ini menjadi fasilitator yang mendorong dan mengarahkan masyarakat pada topik yang akan dibahas terkait perhutanan sosial selain FGD dan wawancara, metode yang digunakan adalah observasi dimana peneliti mengamati dan meneliti secara langsung di lapangan. Berdasarkan penelitian, dapat disimpulkan bahwa dari 5 (lima) skema yang ada, desa panjang memiliki potensi untuk semua skema yang ada, namun penentuan skema melalui pemetaan partisipatif masyarakat terhadap skema hutan desa dapat ditentukan dengan cara musyawarah mufakat yang kemudian menjadi dasar penetapan kawasan hutan menjadi kawasan hutan desa, selain pemetaan partisipatif secara parsial data juga sangat penting terutama Arc Map 10.8 karena selain memudahkan untuk menggambarkan detail area juga menggunakan Arcgis cukup direkomendasikan karena banyak juga tutorial menggunakan ArcGis.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan infrastruktur lapangan sepak bola yang berada di desa Jelarai Selor. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menjelaskan dan menggambarkan hal yang benar terjadi di lapangan. Dalam penelitian ini terdapat informan sebanyak 8 orang terdiri dari kepala dan sekretaris desa Jelarai Selor, 2 tokoh masyarakat, 2 ketua RW, 1 ketua LPM & 1 Wakil BPD. Pengambilan data ini dilakukan dengan cara observasi lapangan, wawancara dan dokumentasi dengan informan. Hasil penilitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan infrastruktur di Desa Jelarai Selor adalah dalam bentuk : 1). Partisipasi Pikiran dalam bentuk menyuarakan ide atau gagasan terhadap pemeliharaan lapangan sepak bola. 2). Partisipasi tenaga dalam bentuk gotong royong atau kerja bakti. 3). Partisipasi dana secara tidak langsung dengan menyumbangkan konsumsi, 4). Partisipasi keahlian dalam bentuk kesenian dan masih perlu adanya bantuan teknis dari luar tentang ilmu pertukangan. Selain itu ada juga faktor pendukung yaitu peran pemuda dan Perusahaan setempat. Terdapat pula faktor penghambar antara lain egoisme orang – orang setempat, rendahnya pendapatan warga & komunikasi tidak efektif kepada pemerintah.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Untuk dapat mengembang amanat Undang-Undang penyelenggaraan pemerintah daerah tersebut, maka pemerintah membutuhkan dukungan dari aparatur pemerintah daerah yang tangguh, profesional dan mampu berbuat lokal serta bersaing secara global. Adapun tujuan penelitian adalah mengetahui upaya Kelurahan Tanjung Selor Hulu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kampung vii buluh perindu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan serta mengetahui bagaimana partisipasi masyarakat kampung buluh perindu dalam pembangunan. Apabila dilihat dari jenis datanya maka penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan membahas obyek yang diteliti secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dalam pelaksanaannya. Oleh karena itu, data yang dibutuhkan adalah data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara. Data kualitatif ini adalah data yang disajikan dalam bentuk kata verbal, bukan dalam bentuk angka. Berdasarkan data yang diperoleh, maka pengujian keabsahan data atau uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan Peran Kelurahan Tanjung Selor Hulu telah melakukan upaya dan perannya, seperti mengajak masyarakat untuk ikut dalam berbagai kegiatan Kelurahan dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sesuai dengan isi, tujuan, dan maksud dari setiap program-program pembangunan yang ingin dilaksanakan sesuai dengan tanggung jawabnya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa dan faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa didesa lubakan kecamatan sembakung kabupaten nunukan tahun 2021. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Data-data yang digunakan penelitian ini diperoleh dengan Teknik observasi berdasarkan keadaan dilapangan serta Teknik wawancara. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Desa, Staf Desa, Ketua BPD, Ketua Panitia Pilkades, Panitia Pilkades dan Tokoh Masyarakat. Sedangkan sampel penelitian yang digunakan sebanyak 12 (dua belas) orang dengan Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa bagaimana partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa. Dalam negara demokrasi rakyat diharapkan dapat ikut berpartisipasi dalam politik secara aktif. Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa di desa lubakan dilihat dalam berbagai bentuk yaitu partisipasi masyarakat dalam pencalonan, partisipasi masyarakat dalam mengikuti kampanye dan partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suara. Dilihat dari partisipasi masyarakat dalam pencalonan sangat tinggi, dan partisipasi masyarakat dalam memberikan hak suara cukup tinggi. Berbeda dengan partisipasi masayarakat dalam mengikuti kampanye dilihat kurang aktif dalam kegiatan kampanye nya. Padahal ini sangat penting untuk mengenal program kerja pemimpin untuk mewujudkan desa yang desa yang Makmur dan sejahtera.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kehidupan Generasi Millennial sangat bergantung akan penggunaan teknologi. Kedekatan akan informasi dan teknologi ahkirnya menciptakan sebuah perubahan karakter, sikap, sudut pandang, pola pikir, serta nilai-nilai tatanan sosial yang membedakan generasi Millennial dengan generasi sebelumnya . perubahan tersebut mempengaruhi cara Millennial menentukan politiknya. Komunitas Youth Bethany Di Kabupaten Bulungan memiliki andil besar dalam partisipasi politik yang terjadi di ruang lingkup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan Budaya Politik yang terdapat pada Generasi Milenial Komunitas Youth Bethany Di Kabupaten Bulungan. Metode penelitian menggunakan Penelitian Kualitatif dengan menggunakan jenis data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data dengan cara wawancara dan dokumentasi data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Generasi Milenial Komunitas Youth Bethany termasuk ke dalam ciri Budaya Politik Partisipan, sekalipun Komunitas Youth Bethany berorganisasi di bawah naungan pemimpin agama Kristen, namun mereka tetap objektif dengan tidak mencampur aduk agama dengan Politik. Di temukan dalam hasil penelitian bahwa Komunitas Youth Bethany tidak secara langsung terlibat dalam Politik Praktis, karena aktifitas Politik terhadap Komunitas Youth Bethany belum terbangun.