Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Tanjung Buka
DaftarKartu
ArticleOpen AccessMetadata saja

Karakterisasi Morfologi Padi Lokal Desa Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah Kab. Bulungan

2021•Artikel Penelitian dan Pengabdian

Padi merupakan sumber bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kalimantan Utara. Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka, Kec. Tanjung Palas Tengah salah satu wilayah penghasil tanaman padi lokal yang beragam pada lahan pasang surut dan terbentuknya keanekaragaman karakteristik setiap varietas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi keragaman serta analisis kekerabatan kultivar padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif analisis, meliputi eksplorasi dengan mengunjungi wilayah SP. VIII dan mencari informasi padi lokal, koleksi sampel padi lokal untuk pengamatan, karakterisasi dengan mengamati panjang malai, jumlah gabah, bentuk gabah, warna gabah, ekor gabah, tingkat kerontokan gabah dan berat 1000 gabah di lakukan pengulangan 5 kali uji karakteristik pada setiap malai, dan selanjutnya di lakukan analisis kekerabatan dengan menggunakan program SPSS pc-version 20.0. Hasil koleksi padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka terdapat 8 kultivar padi lokal yaitu padi Cikin, Embreh, Ikan, Ketan Putih, Ketan Hitam, Krisna, Ladongi dan Londo. Terdapat persamaan maupun perbedaan dari setiap karakteristik yang diamati dan analisis kekerabatan padi lokal membentuk 3 cluster. Padi Cikin dengan Padi Krisna memiliki tingkat kemiripan karakter yang paling dekat, dengan nilai koefisien 1,732 yang mendasari adanya hubungan kekerabatan. Sementara padi Ketan Hitam memiliki hubungan kekerabatan yang paling jauh dari semua padi lokal dengan jarak koefisien 5,657.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS PEMBANTU DI SP 8 TANJUNG BUKA KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah : 1) mengetahui Persepsi Masyarakat Terhadap Pelayanan Kesehatan Puskesmas Pembantu di Sp 8 Tanjung Buka. 2) untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menghambat pelayanan Puskesmas Pembantu di Sp 8 Tanjung Buka. Jenis penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Pemilihan informan dengan cara memilih informan secara sengaja berdasarkan kriteria dengan menggunakan teknik analisis data seperti observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Persepsi Masyararakat Terhadap Pelayanan Kesehatan Puskesmas Pembantu di Sp 8 Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan yaitu 1). Transparansi sudah dianggap baik oleh masyarakat dalam memberikan pelayanan selalu terbuka dan tidak pernah mempersulit masyarakat, 2). Akuntabilitas belum dianggap baik karena karena pihak pustu tidak sepenuhnya memenuhi tugasnya, 3). Kondisional adapun pustu ini layak dijadikan tempat berobat dengan fasilitas minim, 4). Partisipatif sudah dianggap baik oleh masyarakat dalam memberikan pelayanan, 5). Courtesy sudah dianggap baik oleh masyarakat karena sikap dan prilaku yang ramah tidak membeda-bedakan pasien, 6). Credibility sudah sangat baik dan masyarakat karena telah memberikan kepercayaan sepenuhnya dengan pegawai pustu, 7). Security sudah dianggap cukup baik oleh masyarakat dalam hal memberikan obat-obatan, 8). Acces belum dianggap baik oleh masyarakat karena jalanan yang ada di sp 8 tidak cukup baik, 9). Communication sudah dianggap baik oleh masyarakat karena selalu berkomunikasi menggunakan bahasa yang dapat dipahami oleh masyarakat, 10), Understanding The Custemer sudah dianggap baik oleh masyarakat dalam memahami setiap kebutuhan pasiennya.Faktor Penghambat Pelayanan Puskesmas Pembantu di Sp 8 Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah yaitu obat-obatan serta sarana dan prasarana yang kurang memadai.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Karakterisasi Morfologi dan Analisis Kekerabatan Padi Lokal di SP. VIII Desa Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RINA LESTARI. Jurusan Agroteknologi Pertanian Universitas Kaltara, Tanjung Selor Tahun 2020. Karakterisasi Morfologi dan Analisis Kekerabatan Padi Lokal di SP. VIII Desa Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. (Pembimbing Tati Hariyati, SP., MP.). Padi merupakan sumber bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kalimantan Utara. Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka, Kec. Tanjung Palas Tengah salah satu wilayah penghasil tanaman padi lokal yang beragam pada lahan pasang surut dan terbentuknya keanekaragaman karakteristik setiap varietas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi keragaman serta analisis kekerabatan kultivar padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif analisis, meliputi eksplorasi dengan mengunjungi wilayah SP. VIII dan mencari informasi padi lokal, koleksi sampel padi lokal untuk pengamatan, karakterisasi dengan mengamati panjang malai, jumlah gabah, bentuk gabah, warna gabah, ekor gabah, tingkat kerontokan gabah dan berat 1000 gabah di lakukan pengulangan 5 kali uji karakteristik pada setiap malai, dan selanjutnya di lakukan analisis kekerabatan dengan menggunakan program SPSS pc-version 20.0. Hasil koleksi padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka terdapat 8 kultivar padi lokal yaitu padi Cikin, Embreh, Ikan, Ketan Putih, Ketan Hitam, Krisna, Ladongi dan Londo. Terdapat persamaan maupun perbedaan dari setiap karakteristik yang diamati dan analisis kekerabatan padi lokal membentuk 3 cluster. Padi Cikin dengan Padi Krisna memiliki tingkat kemiripan karakter yang paling dekat, dengan nilai koefisien 1,732 yang mendasari adanya hubungan kekerabatan. Sementara padi Ketan Hitam memiliki hubungan kekerabatan yang paling jauh dari semua padi lokal dengan jarak koefisien 5,657. Kata Kunci: Padi Lokal, Karakterisasi, Analisis Kekerabatan, SP. VIII Desa Tanjung Buka.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

MANFAAT SEMENISASI YANG DIRASAKAN OLEH MASYARAKAT SP 1 TANJUNG BUKA

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembangunan ekonomi adalah pertumbuhan ekonomi yang diikuti oleh moderenisasi kegiatan ekonomi. Untuk membantu pembangunan ekonomi di daerah munculah otonomi daerah. otonomi daerah memungkinkan pemerintah daerah dapat mengelola daerahnya dan membangun ekonomi daerahnya sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah tersebut. Akan tetapi daerah memiliki keterbatasan keuangan untuk melakukan pembangunan ekonomi, oleh karena itu pembangunan harus difokuskan pada sektor unggulan yang apabila dikembangkan akan memberikan multiplayer effect terhadap sektor-sektor lainnya. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis sektor-sektor unggulan yang ada di Kalimantan Utara yang dapat dijadikan prioritas dalam perencanaan pembangunan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Shift-Share. Dari tujuh belas sektor yang ada di Kalimantan Utara, dapat diketahui lima sektor yang dapat dikatakan sebagai sektor unggulan berdasarkan alat analisis. Lima sektor yang termasuk dalam sektor unggulan adalah sektor Perdagangan Besar dan ecer , sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan, sekor penyediaan akomodasi dan makan minum, sektor kesehatan dan kegiatan social, sektor jasa lainnya. Sektor-sektor inilah yang dapat dijadikan sebagai prioritas dalam perencanaan pembangunan ekonomi di Kalimantan Utara Kata kunci: Sektor Unggulan, Perencanaan Pembangunan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi jaringan saluran irigasi daerah irigasi tanjung buka kabupaten bulungan

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Desa Tanjung Buka terletak di dalam wilayah Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara yang berbatasan dengan : - Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Salimbatu dan Laut Tarakan. - Sebelah Timur berbatasan dengan Selat Makassar - Sebelah Selatan berbatasan dengan Desa Tanah Kuning Desa Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur. - Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Salimbatu, dan Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor. Luas wilayah Desa Tanjung Buka adalah +28.860 Ha dimana 50% berupa wilayah Pertanian Pasang surut dan yang sebagian 50 % dimanfaatkan sebagai lahan Pertambakan yang dimanfaatkan oleh orang luar Desa Tanjung Buka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem jaringan irigasi yang terdapat di daerah irigasi Tanjung Buka dan menganalisis kebutuhan air irigasi pada kondisi normal dengan tujuan mendapatkan nilai kebutuhan air irigasi maksimum dan minimum pada daerah irigasi Tanjung Buka. Penelitian ini menganalisa kebutuhan air irigasi pada kondisi normal dengan mendapatkan nilai kebutuhan air irigasi pada pola tanam Padi-Padi yang dimulai awal bulan November maka pada kebutuhan air irigasi maksimum didapat sebesar 2,30 m³/dtk, sedangkan untuk kebutuhan air irigasi minimum 0.20 m³/dtk. Kebutuhan maksimum terjadi pada bulan kedua Januari sedangkan untuk yang minimum terjadi pada awal bulan Juni. Analisa ini didapatkan berdasarkan dari data 10 tahun terakhir. Dari penelitian ini sistem jaringan irigasi pada daerah Tanjung Buka menyatakan bahwa system jaringan irigasi masih dalam keadaan baik. Dimana kebutuhan air irigasi sebelumnya sebesar 2,76 l/dt/ha, menunjukkan bahwa tidak ada penurunan kebutuhan air irigasi yang signifikan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail