Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

50 hasil
Subjek: Uang
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Karakteristik Parkir Dan Kebutuhan Ruang Parkir Pada Hotel Luminor Tanjung Selor

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peningkatan aktivitas akomodasi dan penyelenggaraan kegiatan di Hotel Luminor Tanjung Selor berpotensi meningkatkan permintaan parkir, terutama pada waktu dengan tingkat hunian tinggi, kondisi tersebut dapat mendorong pengguna memanfaatkan on-street parking di sekitar lokasi hotel sehingga berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan menurunkan tingkat pelayanan kawasan. Lokasi penelitian ini dilakukan di ruang parkir Hotel Luminor Tanjung Selor. Parkir dibadan jalan Penelitian bertujuan menganalisis karakteristik parkir serta mengevaluasi kecukupan kapasitas ruang parkir eksisting pada kondisi puncak. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei kendaraan masuk dan keluar yang dilaksanakan pada hari Senin, Jumat, dan Minggu pukul 10.00–22.00 WITA dengan interval pengamatan 15 menit. Objek pengamatan meliputi kendaraan roda dua dan roda empat. Data dianalisis berdasarkan volume parkir, akumulasi parkir, durasi parkir, tingkat pergantian parkir, kapasitas, indeks parkir, dan kebutuhan ruang parkir berdasarkan satuan ruang parkir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permintaan parkir tertinggi terjadi pada hari Senin. Volume maksimum mencapai 36 sepeda motor dan 29 mobil, sedangkan akumulasi puncak mencapai 28 sepeda motor dan 23 mobil. Dengan kapasitas efektif 50 SRP sepeda motor dan 26 SRP mobil, tingkat pergantian tertinggi masing-masing sebesar 0,72 kendaraan/SRP/periode survei dan 1,12 kendaraan/SRP/periode survei, dengan indeks parkir maksimum sebesar 56,00% dan 88,46%. Pada kondisi puncak, kebutuhan area parkir diperkirakan sebesar 42,0 m² untuk sepeda motor dan 287,5 m² untuk mobil, masih lebih rendah dibandingkan luas eksisting masing-masing sebesar 114 m² dan 426,6 m².

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENATAAN RUANG DAN SIRKULASI PADA PASAR AGROTANJUNG SELOR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pasar agro pasar induk Tanjung Selor merupakan pasar yang terletak di ibukota provinsi Kalimantan Utara yang dimana merupakan salah satu pusat perbelanjaan bahan makanan yang cukup murah sehingga menarik banyak pengunjung untuk berbelanja di pasar agro pasar induk ini,luasan lapak pedagang yang tidak memnentu memakan sirkulasi untuk pengguna pasar sehingga menghambat sirkulasi pada pasar agro . selain itu pengelolaan limbah sisa pedagang yang kurang diperhatikan sehingga masih tersisa hingga sore hari, dengan menggunakan pendekatan arsitektur hijau dalam meningkatkan efisiensi pasar agro di pasar induk Tanjung Selor dapat memberikan kenyamanan dan keamanan pada pengguna pasar agro pasar induk Tanjung Selor.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Kinerja Simpang Empat Tidak Bersinyal (Studi Kasus : Simpang Empat Jl. Kol. Sutadji - Jl. Agathis - Jl. Ulin - Jl. Meranti di Tanjung Selor

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertumbuhan pesat Kota Tanjung Selor sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Utara menyebabkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan setiap tahunnya. Salah satu titik yang rawan mengalami kemacetan adalah simpang empat tak bersinyal di Jalan Kol. Sutadji – Jalan Agathis – Jalan Ulin – Jalan Meranti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang tersebut dengan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 melalui parameter derajat kejenuhan, tundaan, dan peluang antrian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data primer melalui survei volume lalu lintas dan geometri simpang selama tiga hari pada jam-jam sibuk. Hasil analisis menunjukkan bahwa simpang termasuk dalam kategori tipe 424 dengan kapasitas dasar 3.400 SMP/jam. Hasil perhitungan menunjukkan nilai derajat kejenuhan tertinggi sebesar 0.19, tundaan rata-rata sebesar 7,3 detik per kendaraan dan Peluang Antrian 2,47 % – 8,47 % yang mengindikasikan tingkat pelayanan pada kategori B, artinya simpang masih biasa menampung kendaraan namu sudah mulai ada tundaan. Disarankan agar dilakukan rekayasa lalu lintas atau pemasangan alat rambu pendukung untuk meningkatkan efisiensi dan keselamatan di simpang tersebut.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KAPASITAS RUANG PARKIR PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS (U.P.T) PUSAT KESAHATAN MASYARAKAT (PUSKESMAS) TANJUNG PALAS

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK UPT Puskemas ini memiliki dua ruang parkir, yaitu Parkir Karyawan dan Parkir Umum.Tempat parkir yang tidak memadai terkhusus pada tempat parker karyawan. Akibatnya, banyak kendaraan motor karyawan yang tidak tertata dengan rapi sesuai dengan ruang parkir yang telah disediakan oleh pihak UPT Puskesmas Tanjung Palas. Rumusan masalah yaitu Berapa kapasitas ruang parkir untuk menampung kendaraan UPT Puskesmas Tanjung Palas berdasarkan luasannya, Berapa kapasitas ruang parkir kendaraan UPT Puskesmas Tanjung Palas berdasarkan kondisi Existing dengan menggunakan tipe sudut 90°. Tujuannya adalah Mengetahui kapasitas ruang parkir untuk menampung kendaraan UPT Puskesmas Tanjung Palas berdasarkan luasannya. Mengetahui kapasitas ruang parkir kendaraan UPT Puskesmas Tanjung Palas berdasarkan kondisi Existing dengan menggunakan tipe sudut 90°. Penelitian di lakukan di ruang parkir pada UPT Puskesmas Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Kecamatan Tanjung Palas Provinsi Kalimantan Utara Jalan M. Tayib. Dalam pelaksanaan kegiatan penelitian ini, data yang ingin dikumpulkan diklasifikasikan menjadi 2 (dua) yaitu data primer dan data sekunder. Dimana untuk memperoleh data primer dilakukan dengan survei langsung lokasi penelitian tersebut, sedangkan untuk mendapatkan data sekunder diperoleh dari pihak instansi yang terkait dengan studi penelitian. Dari hasil penelitian pada kapasitas ruang parkir UPT Puskesmas Tanjung palas, dapat disimpulkan bahwa Kapasitas Ruang Parkir UPT Puskesmas Tanjung Palas adalah 78 kendaraan, dengan 70 kendaraan sepeda motor dan 8 kendaraan mobil dengan luasan total 210 m2. Mampu menampung kendaraan mobil karyawan, sepeda motor untuk umum, dan mobil untuk umum. Untuk kapasitas ruang parkir Motor Karyawan dengan luasan 42 m2 tidak dapat menampung 40 kendaraan Motor Karyawan yang parkir karena hanya dapat menampung 28 kendaraan saja. Selain Kapasitas Ruang Parkir juga terdapat perhitungan untuk Akumulasi Parkir Maksimal, Volume Parkir Maksimal, Parking Turn Over, Indeks Parkir, dan Kebutuhan Ruang Parkir. Kapasitas Ruang Parkir UPT Puskesmas Tanjung Palas berdasarkan kondisi Existing dengan menggunakan tipe sudut 90° adalah 52 kendaraan, dengan 47 kendaraan sepeda motor dan 5 kendaraan mobil.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI KEBUTUHAN RUANG PARKIR DI KULINER TEPI KAYAN (KULTEKA) DI TANJUNG SELOR

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Parkir merupakan kebutuhan bagi masyarakat, terutama pada temmpat-tempat perbelanjaan, perttokoan, perkantoran, dan tempat wisata. Tujuan awal dari pembuatan tempat parkir adalah untuk merapihkan kendaraan yang di parkirkan di sembarang tempat, agar tata letak tidak mengganggu lalu lintas dan jalan umum maka terciptalah tempat parkir. Proses pembuatan didasarkan pada tinjauan terhadap kapasitas ruang parkir dan penataan pola ruang parkir. Ruang parkir yang digambarkan dengan layout menggunakan autocad, berdasarkan gambar dari layout kita dapat mengetahui dengan spesifik kebutuhan ruang parkir dan penataannya. Penelitian ini menggunakan metode perhitungan akumulasi parkir, volume parkir, turnover, indeks, kebutuhan ruang parkir, dan perencanaan ruang parkir. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah suvey pendahuluan, peninjauan lokasi, survey dan data primer serta wawancara langsung kepada pihak pengelola lahan parkir tersebut. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa kapasitas ruang parkir di Kulteka Tanjung Selor adalah 146 kendaraan sepeda motor dan 44 kendaraan mobil dengan parkir motor dan mobil tertinggi yaitu 40 kendaraan sepeda motor dan 32 kendaraan mobil dengan luas 322 m2 dimana mampu menampung kendaraan dengan perencanaan ruang parkir yang dapat menangani kemacetan di jalan Kulteka dan dapat di pindah ke area parkir dengan pola parkir kombinasi yang terdiri dari pola parkir sudut 900 dan sudut 450 .

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KAPASITAS RUANG PARKIR PADA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) DR. H SOEMARNO SOSROATMODJO DI TANJUNG SELOR

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Parkir di luar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo di Tanjung Selor menggunkan bahu jalan sebagai media parkir, parkiran di luar lebih banyak di gunakan oleh pengunjung maupun pasien inap di bandingkan dengan ruang parkiran di dalam, yang menyebabkan terjadinya keterlambatan pada arus Jalan Cenderawasi pada saaat kendaraan mobil dan kendaraan sepeda motor masuk maupun keluar dari rumah sakit Penggunaan bahu jalan sebagai media parkir memberikan kontribusi sebesar 10% terjadi nya konflik menurut skripsi yang di susun oleh Taufik Noholo dengan judul Pengaruh Parkir Badan Jalan Terhadap Kinerja Ruas Jalan, penggunaan badan jalan sebagai tempat parkir jelas memperkecil kapasitas jalan, Pelaksanaan parkir juga perlu didukung oleh ketertiban diharapkan dengan pelayanan parkir yang dijalankan dengan baik dan aman, dapat memberikan rasa kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor dalam memenuhi pelayanan kesehatan masyarakat umum, terutama pada jam besuk.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas ruang parkir serta merencanakan ruang parkir di RSUD dr.H Soemarno Sosroatmodjo. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian ini memakai metode Satuan Ruang Parkir dari Direktorat Jenderal, Perhubungan Darat (1998) dan analisis karakteristik parkir dari Hobbs 1995. data yang didapat dari survei di lapangan kemudian dimasukkan ke dalam tabel Microsoft Excel dan mengolah data tersebut menggunakan bantuan laptop. lokasi penelitian dilakukan di ruang parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H Soemarno Sosroatmodjo di Tanjung Selor Jalan Cenderawasi. Kapasitas parkir di ruang parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor berdasarkan survei dapat disimpulkan bahwa Kapasitas ruang parkir RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo adalah 160 kendaraan sepeda motor dan 50 kendaraan mobil dengan luasan 1195.3m2 dimana mampu menampung kendaraan di luar selain kapasitas dan dengan Perencanaan ruang parkir untuk menangani kemacaetan di jalan dan bahu jalan cenderawasi, area rumah sakit dapat di lakukan dengan cara area parkir di luar dapat di pindahakan di area parkir dalam dengan pola pola parkir kombinasi yang terdiri dari pola parkir dengan sudut 60⁰ sama sisi, pola parkir berpulau dengan sudut 60⁰, dan pola parkir sama sisi 90⁰, pola parkir berpulau dengan sudut 90⁰.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI TENTANG STANDAR KEBERSIHAN AREA KERJA PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (BKAD) KABUPATEN BULUNGAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

STUDI TENTANG STANDAR KEBERSIHAN AREA KERJA PADA BADAN KEUANGAN DAN ASET DAERAH (BKAD) KABUPATEN BULUNGAN Oleh : Muhammad Rizal NPM. 201751034 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang standar kebersihan area kerja pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bulungan. Lokasi penelitian pada Kantor Bupati Kabupaten Bulungan. Penelitian ini mengunakan metode deskriptif kualitatif, pada penelitian ini terdapat 12 (dua belas) orang narasumber, yang terdiri dari delapan orang laki-laki dan empat orang perempuan. Dengan berupaya menjelaskan fakta lapangan terkait Standar Oprasional Prosedur (SOP) kebersihan area kerja pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data mengunakan teknik wawancara secara langsung kepada responden dan melalui pengumpulan data dokumentasi yang terkait dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukan tidak ditemukannya Standar Oprasional Prosedur (SOP) Kebersihan Area Kerja pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bulungan dikarenakan proses kebersihan area kerja dilakukan dengan mengunakan pihak ketiga di bawah kordinasi sekertariat bagian umum. Kedepannya sudah seharusnya proses tentang kebersihan area kerja pada kantor pemerintah daerah sudah diatur mengunakan pedoman standar yang berlaku.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

MODEL KAMPANYE POLITIK UANG (MONEY POLITIC) PADA MASYARAKAT DESA JELARAI SELOR DALAM PEMILU KEPALA DAERAH (Studi Kasus:Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bulungan Tahun 2020)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas tentang Model Kampanye Politik Uang (Money Politic) Pada Masyarakat Desa Jelarai Selor Dalam Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020. Fokus masalah dari penelitian ini yaitu: Bagaimana Model Kampanye Politik Uang di Desa Jelarai Selor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis model kampanye yang terjadi di desa jelarai selor serta bagaimana tanggapan masyarakat terhadap proses kampanye politik uang yang ada dilingkungan masyarakat selama pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 sampai sekarang. Dalam pembahasan yang peneliti angkat “Model Kampanye Politik Uang (Money Politic), menggunakan teori dari Hamdah Zoelva, (2015). Pembahasan money politic ini mencangkup 3 lapisan model yang menjadi dasar untuk melihat kampanye Politik Uang (money politic) di lingkungan masyarakat Desa Jelarai Selor meliputi: Model kampanye politik uang pada Lapisan Atas, Model kampanye politik uang pada Lapisan Tengah dan Model kampanye politik uang pada Lapisan Bawah.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bank Dan Lembaga Keuangan Lainnya

2021•Koleksi Perpustakaan

Melalui buku ini, penulis ingin mengenalkan secara lengkap beberapa jenis lembaga kuangan yang ada di Indonesia beserta poin-poin penting yang tercakup didalamnya. Ulasan di dalam buku dibagi menjadi lima bagian, sesuai dengan jenis lembaga keuangan yang ada di Indonesia, dintaranya mencakup lembaga keuangan bank, lembaga keuangan nonbank, lembaga pembiayaan, serta pasar keuangan. Di dalam setiap bagian, penulis menjabarkan mengenai sudut pandang teori dan implikasi pada lembaga-lembaga keuangan tersebut. Bank Dan Lembaga Keuangan Lainnya ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bank & Lembaga Keuangan Syariah

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ini secara khusus membahas Bank dan Lembaga Keuangan Syariah, terutama yang berkembang di Indonesia. Di dalam buku ini disajikan konsep dan praktik Bank Syariah, Pasar Uang Syariah, Pasar Modal Syariah, Reksadana Syariah, Pasar Uang Syariah, Asuransi Syariah, Dana Pensiun Syariah, Perusahaan Modal Ventura Syariah, Lembaga Pembiayaan Syariah yang terdiri dari Perusahaan Sewa Guna Usaha, Perusahaan Anjak Piutang, Perusahaan Kartu Plastik, dan Perusahaan Pembiayaan Konsumen. Ada pula Lembaga Keuangan Mikro Syariah yang terdiri dari Pegadaian Syariah, Lembaga Pengelola Zakat, Lembaga Pengelola Wakaf, dan Koperasi Syariah atau BMT. Dalam buku edisi kedua ini berbagai hal telah dimutakhirkan sesuai dengan perkembangan yang telah terjadi. Buku Persembahan Penerbit PrenadaMedia -Kencana-

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bank dan Lembaga Keuangan Syariah (Teori dan Aplikasi)

2021•Koleksi Perpustakaan

Judul : Bank dan Lembaga Keuangan Syariah (Teori dan Aplikasi) Penulis : Muhammad Kurniawan, S.E., M.E.Sy. Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 304 Halaman ISBN : 978-623-6233-09-2 SINOPSIS BUKU Ditengah eksistensi lembaga lembaga keuangan syariah yang sedang memunculkan gebrakan baru dengan salah satu marger bank syariah yang dilakukan serta guna untuk mengatasi adanya krisis moneter dan keuangan yang mengglobal saat ini, kehadiran lembaga lembaga keuangan syariah merupakan salah satu solusi atau jalan keluar bagi umat islam. Ditengah hiruk pikuk eksistensi lembaga keuangan konvensional dan kurangnya pengetahuan umat islam terhadap lembaga keuangan syariah, kehadiran buku ini salah satu jawaban akan semua pertanyaan pertanyaan umum mengenai kauangan syariah dimana buku ini menjelaskan keuangan syariah dalam bentuk teoritis dan praktis. Buku ini berjudul “Bank dan Lembaga Keuangan Syariah (Teori dan Aplikasi)”. Buku ini penulis kontribusikan untuk dunia pendidikan dan dunia perbankan syariah di Indonesia. Secara umum buku ini mengakomodasi berbagai perubahan dan penambahan materi yang terjadi selama kurun waktu terakhir. Regulator yang tadinya diperankan oleh Bank Indonesia dan Kementrian Keuangan kini telah di serahkan dibawah Otoritas Jasa Keuangan. Regulasi yang diterbitkan juga mengalami perubahan dan penambahan seiring dengan kebutuhan industri, fatwa DSN MUI juga telah bertambah mencapai angka 100 fatwa hingga akhir 2015. Oleh karena nya revisi buku Bank Dan Lembaga Keuangan Syariah ini masih sangat memperlukan revisi untuk menjadikan buku ini lebih lengkap dan memadai. Buku ini terdiri dari sepuluh bab. Bab pertama membahas tentang Konsep Dasar Ekonomi Islam, bab kedua membahas tentang Bank Sentral, bab ketiga membahas tentang Bank Syariah, bab keempat membahas tentang Produk-Produk Bank Syariah, bab kelima membahas tentang BPRS (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah), bab keenam membahas tentang Asuransi Syariah, bab ketujuh membahas tentang Perusahaan Pembiayaan Syariah, bab kedelapan membahas tentang Pegadaian Syariah, bab sembilan membahas tentang BMT (Baitul Maal wa Tamwil), bab kesepuluh membahas tentang Pasar Modal Syariah, bab kesebelas membahas tentang Badan Amil Zakat dan bab keduabelas membahas tentang Lembaga Wakaf.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Kejahatan Transfer Dana

2021•Koleksi Perpustakaan

Transfer dana merupakan kegiatan yang biasa dilakukan oleh masyarakat terutama nasabah bank. Seiring dengan perkembangan teknologi yang mempercepat dan mempermudah transfer dana. Proses transfer dana dilakukan melalui cara Lalu Lintas Giro (LLG) dan Real Time Gross Settlement (RTGS). Yang memudahkan nasabah melakukan kegiatan transfer dana. Kegiatan ini bukan tanpa risiko karena oknum tertentu berkolaborasi dengan internal bank dapat dan telah menyalahgunakan fasilitas yang tersedia. Penyalahgunaan tersebut berujung pada terjadinya tindak pidana yang merugikan nasabah secara finansial. Buku ini memaparkan aspek transfer dana, contoh dan analisis kasus sampai dengan penanggulangan serta bagaimana merespons kejahatan dengan segera. Karya tulis ini cocok dipelajari oleh para praktisi, akademisi, pelaku bisnis, penegak hukum dan masyarakat khususnya nasabah suatu bank untuk semakin memahami perihal transfer dana.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah Non Bank (Adopsi IFRS)

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ini berisi tujuh bagian: (1) Akuntansi Transaksi Asuransi Syariah; (2) Akuntansi Zakat dan Infak/Sedekah; (3) Akuntansi Wakaf; (4) Akuntansi Qart, Shart, & Transaksi Berbasis Imbalan; (5) Penyajian dan Pengungkapan Laporan Keuangan Lembaga Keuangan Syariah; (6) IFRS (International Financial Reporting Standars); dan (7) Penutup.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Kinerja Keuangan Bank Syariah - Rajawali Pers

2021•Koleksi Perpustakaan

Informasi akuntansi yang berkualitas akan menghasilkan penilaian kinerja keuangan yang berkualitas pula. Kinerja keuangan merupakan gambaran kondisi keuangan yang berguna bagi manajemen dan pihak eksternal untuk mengambil keputusan dalam suatu perusahaan. Oleh karena itu, Bank Syariah sebagai institusi jasa keuangan syariah sudah selayaknya memperhatikan kondisi keuangannya. Buku ini mengungkapkan hasil perhitungan rasio-rasio keuangan penting dalam keuangan pada Bank Umum Syariah Indonesia seperti kualitas aset (Asset Quality) untuk melihat kondisi sebagai antisipasi risiko gagal bayar atas pinjaman yang diberikan berupa pembiayaan atau kredit, pendapatan (Earnings) untuk melihat kemampuan bank dalam meningkatkan laba dan efisiensi usaha yang dicapai, serta Likuiditas (Liquidity) yang berguna untuk melihat kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban kepada deposit- ornya/dana pihak ketiga (DPK). Selain itu, sesuai dengan karakteristik Bank Syariah yang harus memenuhi kepatuhan syariah, buku ini juga menyajikan pengukuran secara kuantitatif melalui rasio Investasi Syariah (Islamic Investment), Pendapatan Syariah (Islamic Income), dan Bagi Hasil (Profit Sharing). Oleh karena itu, buku ini memberikan pengetahuan baru dalam keuangan syariah yang sangat cocok untuk para praktisi, akademisi serta stakeholder yang memiliki perhatian terhadap kinerja keuangan lembaga keuangan syariah khususnya pada perbankan syariah.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Bank Dan Lembaga Keuangan Lainnya

2021•Koleksi Perpustakaan

Buku ini terdiri dari sepuluh bab. Bab pertama berisi sejarah lembaga keuangan dan perbankan, bab dua tentang tipe bank, bab tiga tentang manajemen dana bank, bab empat tentang manajemen kredit, bab lima tentang Bank Indonesia, bab enam tentang Bank Syariah, bab tujuh tentang Sewa Guna Usaha, bab delapan tentang Pegadaian, bab kesembilan tentang pasar modal dan bab terakhir tentang Lembaga Keuangan Internasional. Sejarah mencatat asal mula dikenalnya kegiatan perbankan adalah pada zaman kerajaan tempo dulu di daratan Eropa. Kemudian usaha perbankan ini berkembang ke Asia Barat oleh para pedagang. Perkembangan perbankan di Asia, Afrika dan Amerika dibawa oleh bangsa Eropa pada saat melakukan penjajahan ke negara jajahannya baik di Asia, Afrika maupun benua Amerika. Sejarah perbankan di Indonesia tidak terlepas dari zaman penjajahan Hindia Belanda.Pada masa itu terdapat beberapa bank yang memegang peranan penting di Hindia Belanda. Bank‐bank yang ada yaitu De Javasce NV, De Post Poar Bank, De Algemenevolks Crediet Bank, Nederland Handles Maatscappi (NHM), Nationale Handles Bank (NHB), De Escompto Bank NV. Di Indonesia, praktek perbankan sudah tersebar sampai ke pelosok pedesaan. Lembaga keuangan berbentuk bank di Indonesia berupa Bank Umum, Bank Perkreditan Rakyat (BPR), Bank Umum Syariah, dan juga BPR Syariah (BPRS). Masing‐masing bentuk lembaga bank tersebut berbeda karakteristik dan fungsinya. Istilah Bank berasal dari bahasa Itali, “Banca”, yang berarti meja yang dipergunakan oleh para penukar uang di pasar. Pada dasarnya bank merupakan tempat penitipan atau penyimpanan uang, pemberi atau penyalur kredit dan juga perantara di dalam lalu lintas pembayaran. Menurut Undang-undang Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 Tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, yang dimaksud dengan bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentukkredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Dalam buku ini juga menjelaskan dari mana sumber dana Bank berasal dan bagaimana Bank melakukan pengelolaan sumber dana Bank. Dijelaskan juga bagaimana kegiatan pengelolaan kredit yang dikenal dengan manajemen kredit. Bagaimana cara mengelola pemberian kredit mulai dari kredit tersebut diberikan sampai dengan kredit tersebut lunas. Lembaga keuangan lainnya seperti Pegadaian juga berperan penting bagi masyarakat. Dengan usaha gadai masyarakat tidak perlu takut kehilangan barang-barang berharganya dan jumlah uang yang diinginkan dapat disesuaikan dengan harga barang yang dijaminkan. Perusahaan yang menjalankan usaha gadai disebut perusahaan pegadaian dan secara resmi satu-satunya usaha gadai di Indonesia hanya dilakukan oleh Perum Pegadaian. Pada bagian terakhir dijelaskan lembaga keuangan internasional yang terdiri dari World Bank, The Asian Development Bank, dan International Monetary Fund (IMF).

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail