ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fokus penelitian ini adalah masalah pengelolaan parkir di Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Permasalahan ini dicirikan oleh fasilitas parkir yang tidak memadai, penempatan kendaraan yang tidak teratur, dan kurangnya petugas yang mengawasi. Kondisi ini menyebabkan kemacetan dan tidak nyaman bagi pengunjung, jadi penting untuk melihat bagaimana masyarakat melihat layanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mempelajari bagaimana masyarakat melihat pengelolaan parkir. Selain itu, penelitian ini berfungsi sebagai referensi bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Studi ini sangat penting karena penataan parkir sebagai bagian dari sistem transportasi dan pelayanan publik sangat penting karena berdampak langsung pada ketertiban dan kenyamanan di pasar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model Miles dan Huberman digunakan untuk menganalisis data. Teori persepsi masyarakat (Liliweri) dengan indikator tanggapan, pendapat, dan penilaian digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang pengelolaan parkir cukup negatif. Dari segi tanggapan, pengelolaan dianggap sudah berjalan tetapi belum optimal. Dari segi pendapat, masyarakat mengeluhkan keterbatasan lahan, tidak adanya rambu dan marka parkir, dan kurangnya petugas. Dari segi penilaian, pengelolaan dianggap belum memenuhi harapan masyarakat, terutama dalam hal fasilitas dan ketertiban. Pembicaraan menunjukkan bahwa ada perbedaan antara keadaan sebenarnya dan harapan masyarakat, yang dipengaruhi oleh kekurangan infrastruktur, kurangnya pengawasan, dan kurangnya kesadaran pengguna. Akibatnya, diperlukan perbaikan dengan menyediakan fasilitas yang memadai, meningkatkan kinerja petugas, dan menata sistem parkir dengan lebih baik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Peran UPTD Pasar dalam Pengelolaan Pasar pada Pasar Induk Tanjung Selor, yang berdasarkan 7 indikator tugas pokok UPTD Pasar dalam Peraturan Bupati Bulungan No. 4 Tahun 2018 Tentang Pembentukan Unit pelaksana Teknis Daerah Pasar pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Bulungan, Serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan kepustakaan. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan metode, dengan analisis di awali tahap Pengumpulan data, Reduksi data, Penyajian data, Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian UPTD Pasar telah menjalankan peran secara teknis operasional pada seluruh lingkup aspek tugas pokok yang tertuang dalam Peraturan Bupati Bulungan No. 4 Tahun 2018 Tentang Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah Pasar. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal, yang mana masih terdapat pelanggaran-pelanggaran operasional yang ditemukan. Serta masalah penaataan yang tak kunjung tuntas pada cakupan pasar induk secara keseluruhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Peran UPTD Pasar sangat dipengaruhi pada partisipasi aktif seluruh stakeholder terkait, bukan hanya kapasitas internal UPTD Pasar. Disarankan adanya penguatan pendekatan partisipatif, peningkatan ketegasan penertiban, serta penetapan lokasi permanen yang sesuai karakteristik pedagang yang telah terbangun sebelumnya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengolahan sampah adalah proses untuk mengurangi jumlah dan dampak negatif sampah agar lebih bermanfaat dan ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah organik dan anorganik di Kelurahan Tanjung Selor Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sampah organik dan anorganik di Kelurahan Tanjung Selor Timur belum sepenuhnya berjalan dengan baik. Sebagian masyarakat telah memiliki pengetahuan dan kesadaran dalam mengelola sampah, seperti melakukan pemilahan, pengomposan, pemanfaatan kembali barang bekas, serta pengurangan penggunaan plastik. Namun, masih terdapat masyarakat yang belum konsisten, seperti tidak melakukan pemilahan dan membuang sampah tanpa pengolahan. Faktor pendukung meliputi peran aktif RT dan RW serta kondisi geografis yang memudahkan pengangkutan sampah. Adapun faktor penghambat meliputi rendahnya kesadaran masyarakat, keterbatasan sarana prasarana, dan lingkungan yang belum mendukung pengelolaan sampah secara optimal.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Serta untuk mengetahui faktor penghambat Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, penelitian kualitatif merupakan suatu penelitian dengan mengumpulkan data di lapangan dan menganalisis serta menarik kesimpulan dari data. Dalam penelitian ini data primer merupakan data yang didapatkan langsung dari hasil observasi, dokumentasi, wawancara dengan informan yang telah ditentukan. Adapun metode atau teknik pengumpulan data adalah, observasi,wawancara, dokumentasi, penelusuran online, Kepustakaan. Uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Kesimpulan pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan bahwa dana yang dikucurkan untuk pembangunan desa yaitu sebesar Rp.2.545.460.759. Terkait pengelolaan dana desa bahwa pelaporan pengelolaan alokasi dana desa pada desa salimbatu dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban telah sesuai dengan permendagri nomor 20 tahun 2018 pengganti Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 . Faktor penghambat Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah pemerintahan desa belum professional dalam menjalankan pemerintahannya peraturan yang kurang tersosialisakan dan kurangnya perhatian pemerintah Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bulungan yang berlangsung pada bulan april 2025 hingga selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Makmur di Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Dalam penelitian ini peneliti melakukan wawancara langsung kepada beberapa masyarakat. Peneliti menggunakan metode penelitian jenis Kulitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu : 1) Profesional dalam pengelolaan BUMDes ini belum berjalan dengan baik dikarenakan tidak adanya pelatihan terhadap pengurus BUMDes. 2) Terbuka dan bertanggungjawab. Dalam pengelolaan BUMDes ini belum berjalan dikarenakan seluruh informasi keuangan dan informasi terkait BUMDes tidak tranparan. 3) Partisipatif terkait pengelolaan BUMDes di Desa Tengkapak sudah berjalan namun belum maksimal dikarenakan masyarakat sibuk dengan pekerjaan masing-masing. 4) Prioritas Sumber Daya Lokal dalam pengelolaan BUMDes ini belum berjalan sesuai yang diharapkan dikarenakan tidak adanya sumber daya alam yang bisa diolah dan dikembangkan. 5) Berkelanjutan terkait pengelolaan Badan Usaha Milik Desa ini masih belum bisa di lanjutkan dikarenakan keterbatasan dana. Faktor penghambat dan pendukung dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Makmur di Desa Tengkapak (1) Faktor penghambat yaitu kurangnya pelatihan, kurangnya keterbukaan informasi terkait BUMDes, tidak adanya sumber daya yang bisa di manfaatkan, minimnya dana untuk melanjutkan usaha BUMDes. (2) Faktor pendukung yaitu: adanya pengurus yang memahami pengelolaan BUMDes sehingga BUMDes ini bisa berjalan, didukung dengan adanya pelaporan hasil keuangan BUMDes, didukung dengan sumber dana awal, sehingga dana ini yang digunakan untuk membangun kandang usaha BUMDes yang ad di Desa Tengkapak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sebauah prilaku Masyarakat Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Dalam Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik yang mana terdapat permasalahan di Desa tersebut yakni seringnya Masyarakat yang membuang sampah di Sungai dan menimbun sampah disamping hutan yang ada di Desa tersebut. Metode Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif teknik wawancara dan observasi lapangan. Jenis penelitian bersifat deskriptif, yaitu untuk mendeskripsikan serta mengkaji data yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam (indepth interview), observasi, maupun data dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini antara lain dalam mengelola sampah organik dan anorganik menimbulkan perilaku yang bermacam-macam antara lain melakukan pembakaran sampah-sampah kering, kemudian melakukan pegomposan terhadap sampah organik, serta pemanfaatn Kembali sampah dan pemisahan sampah yang tidak dilakukan secara pengelolaan dengan baik bahkan bisa dikatakan tidak dilaksanakan secara terstruktur. Hanya kesadaran secara mendiri yang mengelola sampah-sampah tersebut menjadi sesuatu yang dapat dimanfaatkan Kembali seperti pupuk organik untuk sampah basah dan kerajinan tangan untuk sampah kering tersebut. Serta terdapat faktor pendukung yakni faktor aspek sosial dan faktor geografis serta terdapat faktor penghambat yakni faktor individu, faktor lingkungan dan faktor sarana dan prasarana yang tidak tersedianya tong sampah untuk memisahkan sampah, tidak adanya tempat pembuangan sampah sementara dan tidak adanya angkutan untuk mengangkut sampah di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sebauah prilaku Masyarakat Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Dalam Pengelolaan Sampah Organik dan Anorganik yang mana terdapat permasalahan di Desa tersebut yakni seringnya Masyarakat yang membuang sampah di Sungai dan menimbun sampah disamping hutan yang ada di Desa tersebut. Metode Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif teknik wawancara dan observasi lapangan. Jenis penelitian bersifat deskriptif, yaitu untuk mendeskripsikan serta mengkaji data yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam (indepth interview), observasi, maupun data dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini antara lain dalam mengelola sampah organik dan anorganik menimbulkan perilaku yang bermacam-macam antara lain melakukan pembakaran sampah-sampah kering, kemudian melakukan pegomposan terhadap sampah organik, serta pemanfaatn Kembali sampah dan pemisahan sampah yang tidak dilakukan secara pengelolaan dengan baik bahkan bisa dikatakan tidak dilaksanakan secara terstruktur. Hanya kesadaran secara mendiri yang mengelola sampah-sampah tersebut menjadi sesuatu yang dapat dimanfaatkan Kembali seperti pupuk organik untuk sampah basah dan kerajinan tangan untuk sampah kering tersebut. Serta terdapat faktor pendukung yakni faktor aspek sosial dan faktor geografis serta terdapat faktor penghambat yakni faktor individu, faktor lingkungan dan faktor sarana dan prasarana yang tidak tersedianya tong sampah untuk memisahkan sampah, tidak adanya tempat pembuangan sampah sementara dan tidak adanya angkutan untuk mengangkut sampah di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Beasiswa Kaltara Unggul pada Biro Kesejahteraan Rakyat di Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Utara khususnya beasiswa pada tahun 2022 berdasarkan teori yang dikemukakan oleh George R Terry (Hasibuan, 2006) yaitu: Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerakan dan Pengawasan, serta untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dari Beasiswa Kaltara Unggul Tahun Anggaran 2022. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Fokus penelitian ini yang dilakukan adalah berfokus pada peran Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kalimantan Utara yang dimana biro tersebut mengurusi pencairan dana Beasiswa Kaltara Unggul Tahun Anggaran 2022. Informan dalam penelitian ini berjumlah 20 orang yang terdiri dari Biro Kesejahteraan Rakyat serta Mahasiswa yang lolos dan yang tidak lolos dalam seleksi beasiswa ini. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya dalam pengelolaan Beasiswa Kaltara Unggul ini dilakukan dengan sangat baik. Biro Kesejahteraan Rakyat memenuhi standar pengelolaan yang baik menurut George R Terry (Hasibuan, 2006) yang di mana dalam proses perencanaan sudah terjalankan dengan adanya rapat-rapat oleh tim manajemen dan kemudian membentuk juknis. Tim manajemen juga bertugas melakukan proses seleksi beasiswa yang terdiri dari sosialisasi, pendaftaran, verfikasi dan validasi. Pengawasan dalam beasiswa ini diawasi langsung oleh inspektorat dan hasil pertanggungjawabannya diserahkan kepada BPK. Namun yang jadi faktor utama penghambat dalam pengelolaan beasiswa ini adalah kurangnya SDM, sedangkan yang menjadi faktor pendukung ialah dengan adanya Peraturan Gubernur Nomor 35 Tahun 2021.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pengelolaan BUMDes Jelarai Sejahtera Unit Simpan Pinjam dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan serta untuk mengetahui upaya-upaya apa saja yang dilakukan BUMDes Jelarai Sejahtera untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis Penilitian yang digunakan di dalam penilitian ini yaitu Penilitian Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Tehnik yang digunakan oleh peneliti dalam pengambilan sampel yaitu menggunakan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara serta kepustakaan. Berdasarkan data yang diperoleh, maka pengujian keabsahan data atau uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pengelolaan BUMDes Jelarai Sejahtera di Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dilihat dari enam dimensi. Kooperatif, sudah terlihat cukup maksimal bentuk kerjasama yang baik antara pengelola BUMDes dengan pemerintah desa. Emansipatif, persamaan perlakuan/pelayanan yang diberikan kepada setiap pelanggan BUMDes. Partisipatif, kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam mengembalikan dana yang dipinjam masih sangat rendah. Transparan, BUMDes Jelarai Sejahtera sudah melaksanakan prinsip pengelolaan transparan dengan baik. Akuntabel, cukup bertanggung jawab dibuktikan dengan laporan secara administrasi yang rutin dilaporkan. Sustainable, secara umum dapat dikatakan sudah berjalan dengan baik karena sebagian besar masyarakat Desa Jelarai Selor bekerja sebagai petani
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Peran Pemerintah Desa dalam mengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Gunung Sari kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Berdasarkan Kenyataan yang ada desa Gunung sari merupakan desa yang memilki potensi alam yang banyak. Desa ini juga merupakan salah satu daerah memliki tingkat kesejahteraan masyarkat masih kurang. Untuk memajukan kesejahteraan masyarakat Desa Gunung Sari, pemerintah Desa membentuk sebuah badan Usaha di tingkat desa pada tahun 2017. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). inibertujuan untuk memperkuat perkonomian masyarakat desa dan dibentuk berdasarkan kebutuhan dan potensi desa. Badan Usaha Milik Desa Gunung Sari bergerak dalam bidang usaha yaitu penyedia jasa sewa alat pertanian dan perlengkapan acara. Dalam proses pengelolaan Badan Usaha Milik Desa ini tidak terlepas dari peran pemerintah desa dan pasrtisipasi dari masyarakat setempat. Pemerintah juga beperan dalam mengavluasi pengelolaan BUMDes. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dan teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan observasi, wawancara dan. dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data ada tiga tahapan yakni tahap redukasi data, tahap penyajian data (data display) dan tahap verifikasi data.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan di BUMDes Maju Bersama yang merupakan BUMDes yang berada di Desa Sapari. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana Partisipasi Masyarakat Dalam Optimalisasi Pengelolaan BUMDes Desa Sapari. penelitian menggunakan metode kualitatif deskiptif populasi pada penelitian ini berjumlah 6 orang dan sampelnya yaitu : pengurus BUMDes Desa Sapari, serta masyarakat Desa Sapari. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam optimalisasi pengelolaan di BUMDes Desa Sapari tidak berjalan maksimal. hasil ini ditunjukan bahwa masyarakat kurang aktif dalam kegiatan-kegiatan yang di adakan oleh bumdes karena pihak bumdes sangatlah membatasi dalam hal partisipasi yang dimana bumdes sendiri belum mampu memperdayakan masyarakat. Di dalam optimalisasi pengelolaan bumdes saat ini kekurangan anggota inilah yang menjadi permasalahan utama karena bagi Bumdes sendiri pentingnya peran sumber daya manusia dalam menjalankan unit-unit usaha yang menjadi faktor pendukung agar dapat lebih optimal lagi dalam membantu meningkatkan perekonomian Desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam meningkatkan sumber daya manusia pengelolaan alokasi dana desa di Kabupaten Bulungan serta faktor penghambatnya. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan membahas objek yang diteliti secara mendalam. Pada penelitian kualitatif ini pemilihan informan atau subjek penelitian menggunakan criterion based selection, yaitu pemilihan informan atau subjek penelitian yang didasarkan pada asumsi bahwa subjek tersebut sebagai aktor dalam tema penelitian yang diajukan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan adalah Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam meningkatkan sumber daya manusia pengelolaan alokasi dana desa Di Kabupaten Bulungan belum maksimal dilakukan karena rendahnya sumber daya manusia. Sumber daya manusia dari penduduk desa yang rendah dapat dilihat dari tingkat pendidikan mayoritas penduduk yaitu lulusan SD sedangkan perangkat desa sendiri mayoritas lulusan SMP. Faktor penghambat dalam pengelolaan ADD dalam pemberdayaan selanjutnya yaitu rendahnya swadaya masyarakat, swadaya masyarakat desa dinilai sangat kurang, padahal swadaya masyarakat merupakan Pendapatan Asli Desa (PADes) yang sah. Kurangnya swadaya masyarakat dilihat dari mayoritas mata pencaharian masyarakat desa sebagaian besar adalah petani. Faktor penghambat Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dalam meningkatkan sumber daya manusia pengelolaan alokasi dana desa di Kabupaten Bulungan dilatarbelakangi oleh tiga faktor penghambat utama, yaitu kualitas yang dimiliki perangkat desa, aksesibilitas yaitu keterbatasan DPMD untuk menjangkau seluruh desa yang relatif cukup banyak dalam satu wilayah kecamatan dan koordinasi yaitu kurang mendapat dukungan dari masyarakat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini dilakukan di BUMDesa Jaya Makmur yang merupakan BUMDesa yang berada di Desa tengkapak. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana Implementasi fungsi manajerial pada pengelolaan BUMDesa Tengkapak. penelitian menggunakan metode kualtitatif deskiptif populasi pada penelitian ini berjumlah 6 orang dan sampelnya yaitu : ketua BUMDesa Tengkapak, Sekertaris BUMDes Tengkapak, 1 anggota BUMDesa, pengawas BUMDesa dari BPD Tengkapak, Sekertaris desa Tengkapak, dan 1 masyarakat desa Tengkapak. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengimplementasian fungsi manajerial di BUMDesa Tengkapak tidak berjalan maksimal hasil ini ditunjukan dengan kurangnya Pengendalian, pengarahan, dalam menjalankan roda organisasi. Factor yang menghambat implementasi fungsi manajerial yang sudah diterapkan namun dalam perjalanannya tidak berlangsung sesuai dengan teori ataupun fungsinya hal ini di tunjukan dengan komunikasi yang buruk antar sesama pengurus kemudian independensi masing-masing anggota dalam menjalakan Lembaga, dimana didalam merencanakan dan menjalakan program kerja terdapat kepentingan ataupun kekuasaan tersendiri baik dari anggota maupun ketua seperti dalam menjalankan program kerja yang terbagi dan tidak ada singkronisasi laporan hasil ataupun pengeluaran dari setiap program kerja.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui pengelolaan pengarsipan surat masuk dan keluar disekolah SMP Negeri 3 Tanjung Palas Timur dan untuk mengetahui pendukung dan faktor penghambat pengelolaan surat masuk dan keluar disekolah SMP Negeri 3 Tanjung Palas Timur.. Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian Kualitatif. Dengan informan yaitu Kepala Sekolah ,Kurikulum , Tata Usaha (TU) di sekolah SMP Negeri 3 Tanjung Palas Timur. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, Observasi, dan dokumentasi/Catatan Lapangan. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data (penyederhanaan data), penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian yaitu pengelolaan pengarsipan surat masuk dan keluar di Sekolah SMP Negeri 3 Tanjung Palas Timur yaitu adanya kegiatan penciptaan yang meliputi kegiatan pembuatan arsip dan penerimaan arsip. Kegiatan penciptaan kearsipan sangat sederhana dilakukan manual dan tidak berdasarkan prosedur ataupun metode, diantaranya yaitu sistem abjad, sistem nomor, dan sistem tanggal. Kegiatan penyimpanan dan penemuan arsip di sekolah SMPN3 Tanjung Palas Timur sifatnya manual dan tinggal dimasukkan dalam map bantek.Arsip surat masuk dan surat keluar di sekolah SMP Negeri 3 Tanjung Palas Timur belum dapat menjamin ketersediaan arsip berdasarkan suatu sistem yang andal, sistematis, utuh, menyeluruh, dan sesuai dengan prosedur atau kriteria. Pengarsipan yang baik pada umumnya harus memiliki pengkodean khusus seperti dengan memakai abjad, numerik / nomor, sehingga mempermuda untuk menemukan kembali. Kegiatan penyelamatan arsip meliputi menjaga kerasiaan arsip, menyimpan di tempat yang aman. Penyusutan dilakukan dengan cara pemusnahan arsip dengan dibakar, dicacah, dan dilebur yang retensinya di bawah 10 (sepuluh). Faktor pendukung mencakup tersedianya peralatan dan perlengkapan dalam pengelolaan pengarsipan surat masuk dan surat keluar dan adanya pegawai kusus yang menangani arsip. Faktor penghambat mencakup kemampuan pegawai masih terbatas dalam pengelolaan arsip, tidak adanya kegiatan pelatihan, dan belum pernah mengadakan kegiatan evaluasi pengelolaan arsip.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Implementasi merupakan serangkaian tindakan berdasarkan proses perencanaan matang dan terperinci yang telah dibuat oleh pihak yang berwenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan sampah di Kabupaten Bulungan sudah sesuai atau belum dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bulungan Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat pengelolaan sampah di Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan jumlah narasumber sebanyak 16 orang. Teknik pengumpulan data yaitu Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi guna mendapatkan data dan informasi secara tepat dan jelas. Analisis data dalam penelitian ini meliputi Reduksi Data, Model Data (Data Display), dan Verifikasi (Conclusion Drawing). Dalam penelitian ini pula peneliti menggunakan metode triangulasi dalam melakukan teknik validitas data. Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyimpulkan bahwa Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Bulungan Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga sudah berusaha dijalankan sebagaimana mestinya namun memiliki beberapa faktor yang mempengaruhi yaitu, 1) Faktor Pendukung : Adanya Komitmen Pemerintah Daerah dalam Mengimplementasikan Perda Kabupaten Bulungan Nomor 8 Tahun 2015, Adanya Komunitas Peduli Lingkungan yang Siap Memberikan Edukasi Kepada Masyarakat, Adanya Program Bank Sampah. 2) Faktor Penghambat : Masih Kurangnya Pengetahuan dan Pemahaman Masyarakat Terhadap Perda Kabupaten Bulungan Nomor 8 Tahun 2015, Masih Kurangnya Kesadaran dan Kepedulian Masyarakat Terhadap Sampah, Masih Seringnya Terjadi Toleransi Kepada Masyarakat yang Kurang Peduli Terhadap Sampah, Jangkauan Wilayah yang Diberi Pelayanan Sampah Masih Terbatas, dan Sarana dan Prasarana yang Masih Kurang Memadai.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pedagang kaki lima adalah bagian dari aktivitas ekonomi yang merupakan kegiatan pada sektor informal. Pertumbuhan kegiatan pedagang kaki lima yang cukup pesat tanpa adanya penanganan yang baik dapat mengakibatkan ketidakaturan pedagang kaki lima dalam melakukan usahanya. Oleh karena itu pemerintah daerah mengeluarkan peraturan daerah tentang penataan pedagang kaki lima dan juga pengelolaan terhadap pedagang kaki lima. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan pemerintah daerah dalam mengelola pedagang kaki lima dan faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi dalam pengelolaan pedagang kaki lima khususnya di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu suatu tipe penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran atau lukisan situasi secara sistematis, faktual dan akurat mengenai objek yang diteliti dimana hasil deskriptif dilanjutkan dengan penjelasan secara rinci dan detail. Penelitian ini menggunakan teori George Edward III mengenai empat faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan pemerintah daerah yaitu 1) Communication yaitu bagaimana komunikasi antar pemerintah dan pedagang kaki lima, 2) Resource yaitu orang-orang yang melakukan pengelolaan secara langsung sesuai dengan keahliannya atau tidak, 3) Disposition yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengelolaan, 4) Bureaucratic yaitu lembaga atau organisasi yang terlibat dalam pengelolaan pedagang kaki lima. Adapun hasil penelitian ini adalah bahwa pemerintah belum maksimal dalam pengelolaan pedagang kaki lima sehingga sering terjadi kecemburuan antar pedagang dan penataan yang tidak strategis.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemerintah desa dalam melakukan pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Atap Kecamatan Sembakung Kabupaten Nunukan. Dengan melakukan analisis pada setiap proses pengelolaan keuangan desa mulai dari tahap perencanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka dan studi dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif . Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemerintah desa dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Atap Kecamatan Sembakung secara umum sudah berjalan dengan baik sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang - undangan yang berlaku. Kemampuan pemerintah desa dari aspek kognitif (pengetahuan) dalam hal ini Pemerintah Desa Atap sudah mengetahui cara pengelolaan keuangan desa secara baik dan benar berdasarkan mekanisme dan peraturan perundang - undangan, Kemudian dari aspek afektif (sikap) Pemerintah Desa Atap dalam hal ini sudah dapat melakukan pelayanan prima pada masyarakat dengan melibatkan masyarakat dalam proses rangkaian proses perencanaan, dan pada aspek psikomotorik (keterampilan) Pemerintah Desa Atap berbekal pengelaman yang ada selama menjadi aparatur desa dalam pengelolalan Alokasi Dana Desa dapat dikerjakan dengan baik dan lancar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penlitian yaitu untuk mendeskripsikan pengelolaan surat masuk di Kantor Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dan ntuk mendeskripsikan faktor kendala dalam pengelolaan surat masuk di Kantor Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, informan yaitu Pimpinan Kelurahan dan sekertaris Kelurahan, seksi bidang di kantor Kelurahan, dan staf Kantor Kelurahan. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: pengumpulan data, reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK STRATEGI PEMERINTAH DESA TANAH KUNING DALAM PENGELOLAAN KAWASAN PARIWISATA PANTAI TANAH KUNING II Rumusan masalah penelitian yaitu bagaimana strategi pemerintah Desa Tanah Kuning dalam pengelolaan kawasan pariwisata pantai Tanah Kuning II ?. untuk mengetahui strategi yang tepat bagi Pemerintah Desa Tanah Kuning dalam pengelolaan Kawasan pariwisata pantai Tanah Kuning II. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala Desa, Sekertaris Desa dan staf desa, toko masyarakat desa.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu strategi yang dilakukan oleh pemerntah Desa Tanah Kuning dalam pengelolaan kawasan pariwisata pantai Tanah Kuning II dimulai dari tahap perencanaan yang mencakup perencanaan pemanfaatan tata ruang, perencanaan pengembangan jaringan transportasi, perencanaan penataan pembangunan lebih menarik, perencanaan membangun fasilitas wisata sesuai dengan tingkat kebutuhan, dan perencanaan promosi. Tahap kedua yaitu pembentukan organisasi, dengan pengorganisasian hanya bersifat umum. Tahap ketiga yaitu pelaksanaa pengelolaan kawasan Pantai Tanah Kuning II meliputi: melibatkan masyarakat, pemeliharaan terhadap pemandangan wisata, menjaga kebersihan, penataan ruang, fasilitas penunjang wisata secara umum, menajaga keamanan kawasan Wisata, penambahan fasilitas penunjang pariwisata, pengembangan sistem jaringan transportasi, pengembangan kuliner khas, yaitu makanan laut (seafood), dan promosi wisata pantai, tahap keempat yiatu pengawasan dilakukan oleh pemeritaha desa tanah Kuning dan melibatkan lapisan masyarakat. Tujuan agar kawasan wisata Pantai Tanah Kuning II tetap terjaga dan terpelihara baik sarana prasarana ataupun pemandangan wisata.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Abstrak Budiman, Program Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Kaltara menyusun skripsi dengan judul Analisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan, dibawah bimbingan Bapak Dedik Wiryawan, ST, MM sebagai Pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan serta faktor- factor yang mempengaruhinya. Untuk mencapai tujuan tersebut,digunakan metode penelitian kualitatif dengan mengurai data secara deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, serta dokumen dan arsip dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan: Analisis Pengelolaan Alokasi Dana Desa Di Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan dimana dalam Proses pengelolaan ADD meliputi Perencanaan, Pelaksanaan, Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggung jawaban. Pengelolaan ADD yang dilakukan oleh pemerintah Desa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Kata kunci: ADD. Pengelolaan keuangan Desa Abstract Budiman, Development Study Program, Faculty of Economics, Kaltara University compiled a thesis with the title Analysis of Village Fund Allocation Management (ADD) in Salimbatu Village, Tanjung Palas Tengah District, Bulungan Regency, under the guidance of Mr. Dedik Wiryawan, ST, MM as a Supervisor. This study aims to determine the Management of Village Fund Allocation (ADD) in Salimbatu Village, Tanjung Palas Tengah District, Bulungan Regency and the factors that influence it. To achieve these objectives, qualitative research methods are used to parse the data descriptively. Data collection techniques are done by observation, interviews, and documents and archives using qualitative descriptive analysis techniques. The results showed: Analysis of Village Fund Allocation Management in Salimbatu Village, Tanjung Palas Tengah District, Bulungan Regency, where in the ADD management process included Planning, Implementation, Administration, Reporting and Accountability. ADD management is carried out by the government of Salimbatu Village, Tanjung Palas Tengah District, Bulungan Regency. Keywords: ADD. Village financial management