ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Parkir di luar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo di Tanjung Selor menggunkan bahu jalan sebagai media parkir, parkiran di luar lebih banyak di gunakan oleh pengunjung maupun pasien inap di bandingkan dengan ruang parkiran di dalam, yang menyebabkan terjadinya keterlambatan pada arus Jalan Cenderawasi pada saaat kendaraan mobil dan kendaraan sepeda motor masuk maupun keluar dari rumah sakit Penggunaan bahu jalan sebagai media parkir memberikan kontribusi sebesar 10% terjadi nya konflik menurut skripsi yang di susun oleh Taufik Noholo dengan judul Pengaruh Parkir Badan Jalan Terhadap Kinerja Ruas Jalan, penggunaan badan jalan sebagai tempat parkir jelas memperkecil kapasitas jalan, Pelaksanaan parkir juga perlu didukung oleh ketertiban diharapkan dengan pelayanan parkir yang dijalankan dengan baik dan aman, dapat memberikan rasa kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor dalam memenuhi pelayanan kesehatan masyarakat umum, terutama pada jam besuk.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas ruang parkir serta merencanakan ruang parkir di RSUD dr.H Soemarno Sosroatmodjo. Adapun metode yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian ini memakai metode Satuan Ruang Parkir dari Direktorat Jenderal, Perhubungan Darat (1998) dan analisis karakteristik parkir dari Hobbs 1995. data yang didapat dari survei di lapangan kemudian dimasukkan ke dalam tabel Microsoft Excel dan mengolah data tersebut menggunakan bantuan laptop. lokasi penelitian dilakukan di ruang parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. H Soemarno Sosroatmodjo di Tanjung Selor Jalan Cenderawasi. Kapasitas parkir di ruang parkir Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor berdasarkan survei dapat disimpulkan bahwa Kapasitas ruang parkir RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo adalah 160 kendaraan sepeda motor dan 50 kendaraan mobil dengan luasan 1195.3m2 dimana mampu menampung kendaraan di luar selain kapasitas dan dengan Perencanaan ruang parkir untuk menangani kemacaetan di jalan dan bahu jalan cenderawasi, area rumah sakit dapat di lakukan dengan cara area parkir di luar dapat di pindahakan di area parkir dalam dengan pola pola parkir kombinasi yang terdiri dari pola parkir dengan sudut 60⁰ sama sisi, pola parkir berpulau dengan sudut 60⁰, dan pola parkir sama sisi 90⁰, pola parkir berpulau dengan sudut 90⁰.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Di Indonesia jalan raya terus ditingkatkan guna sebagai faktor penunjang suatu perkembangan suatu daerah, keberadaan sistem transportasi yang memadai yang dapat menunjang mobilisasi penduduk Oleh karena itu perencanaan yang terdiri dari prmbuatan gambar rencana , pemilihan alat berat , penentuan jumlah kebutuhan alat berat dan perhitungan rencana anggaran biaya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui kebutuhan volume tanah timbunan pilihan dari sumber galian yang ada dilapangan, Mengetahui kebutuhan pemakaian alat berat yang dibutuhkan untuk pekerjan timbunan pilhan dari sumber galian berdasarkan waktu rencana kerja yang telah di tentukan dan Mengetahui Rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan timbunan pilihan pada badan jalan dengan metode yang digunakan adalah dengan menghitung rencana kebutuhan volume tanah timbunan dan pemakaian alat berat yang akan digunakan, menghitung biaya pekerjaan timbunan dan biaya total pemakaian alat berat pada pekerjaan tanah. Selanjutnya data-data yang telah dikumpulkan
akan dihitung dengan menggunakan metodologi bina marga. lokasi penelitian yaitu terletak jalan kenari selimau 1 kelurahan tanjung selor timur, kecamatan tanjung selor kabupaten Bulungan provinsi kalimantan utara . Hasil yang diperoleh yaitu volume yang dibutuhkan untuk item pekerjaan timbunan
pilihan dari sumber galian adalah sebesar 1,707 m 3 dan Alat berat yang digunakan dengan menggunakan metode perhitungan Bina Marga 2018 berupa 1 buah Excavator, 5 buah Dump Truck, 1 Motor Grader ,1 buah Vibratory Roller, 1 Water Tank dengan total waktu rencana pekerjaan selesai dalam 14 hari Serta Rencana anggaran biaya (RAB) yang terdiri dari item pekerjaan mobilisasi dan timbunan pilihan dari sumber galian dengan total rencana anggaran biaya Rp. Rp. 480,135,000.00 (Empat Ratus Delapan Puluh Juta Seratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah ) Sudah termasuk PPN 10%. Jadi Kesimpulan yang didapat adalah dalam merencanakan suatu pekerjaan jumlah penggunaan alat berat dan jenis alat berat yang digunakan dari waktu total rencana selesainya suatu pekerjaan sangat berpengaruh kepada besar kecil nya nilai Rencana anggaran biaya (RAB).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gaya gempa yang merupakan salah satu beban lateral, sehingga struktur di atas tanah yang mengalami gempa juga akan terkena beban lateral tersebut. Tepat di lokasi perencanaan SMA N 1 Tanjung Selor dengan asumsi kelas situs tanah lunak memiliki nilai SDS sebesar 0,47 g dan nilai SD1 sebesar 0,36 g dimana nilai tersebut berada pada rentang 0,330,50 dan SD1> 0,20 g, sehingga termasuk dalam kategori desain seismik D. Maka dari itu struktur gedung yang digunakan akan direncanakan dengan struktur beton bertulang dan sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK). Komponen struktur yang akan direncanakan hanya komponen struktur atas (upper structure) yaitu balok, kolom, pelat. Beban yang akan dihitung dalam perencanaan ini adalah beban mati, beban hidup, dan beban gempa. Beban gempa akan dianalisis secara dinamik terlebih dahulu menggunakan aplikasi RSA 2019 untuk kemudian dilanjutkan pada perhitungan gempa statik dan dinamik. Pemodelan dan analisis struktur akan memakai program ETABS 18. Berdasarkan hasil analisa dan desain yang telah dilakukan, Simpangan antar lantai maksimal yang terjadi sebesar 27,24 mm lebih kecil dari nilai simpangan izin 45 mm. Sedangkan pada kontrol struktur terhadap P-Delta diperoleh koefisien stabilitas terbesar 0,018 mm lebih kecil dari koefisien stabilitas maksimal sebesar 0,091 mm dan pada uji ketidakberaturan awal, struktur mengalami ketidakberaturan torsi A pada arah Y dan ketidakberaturan berat (massa). Sehingga beban gempa yang diizinkan adalah beban gempa respon spectrum dengan scale factor yang telah diperbesar menjadi 1859,94 Kn. Sesuai hasil yang telah dihitung. Berdasarkan hasil perencanaan yang sudah dilakukan diperoleh dimensi balok induk B1 (300 x 500), balok induk B2 (400 x 600), balok induk BR (250 x 500), balok anak BA (200 x 400), dimensi kolom K1 (400 x 400), kolom K2 (500 x 500), dimensi pelat lantai 150 mm dan pelat atap 125 mm.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Proyek Pembangunan gedung baru RSUD dr. Soemanrno Sosroatmodjo di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan meliputi 8 (delapan) aktivitas, yakni Pekerjaan Persiapan, Pekerjaan Pondasi, Pembetonan, Penutup Lantai, Sanitasi Air dan Plumbing dan Pekerjaan Saluran Keliling. Dalam penelitian ini yaitu Evaluasi Waktu Pelaksanaan Pekerjaan Pada Kegiatan Pembangunan menggunakan metode penjadwalan Project Evaluation Review Technique (PERT). Dari hasil analisis diatas dapat diketahui bahwa :1. kemungkinan proyek dapat diselesaikan dalam waktu 286 hari adalah 0,78%. 2. kemungkinan proyek dapat diselesaikan dalam waktu 315 hari adalah 50%. Berdasarkan evaluasi data dari hasil penelitian dan uraian-uraian yang didapat dari bab pembahasan, maka dapat ditarik kesimpulan adalah kemungkinan waktu yang direncanakan pada proyek Pembangunan Ruang Kelas III dr. Soemarno Sosroatmodjo, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara dengan menggunakan metode PERT adalah 315 hari dengan probabilitas penyelesaian adalah 50% dan kemungkinan waktu penyelesaian 286 hari dengan probabilitas penyelesaian adalah 0,78%. Waktu lebih lambat 15 hari daripada realisasi di lapangan selama 300 hari.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Badan narkotika nasional Pusat (BNN) telah merilis data terbaru tentang pemakai narkoba di Kaltara, menurut data tersebut pengguna narkotika di Kaltara berada pada peringkat 3 nasional. Namun demikian jumlah pecandu Narkotika yang menjalani proses rehabilitasi medis dan sosial saat ini sangat minim. Hal ini dikarenakan tidak adanya pusat rehabilitasi di Kalimantan Utara khususnya Tanjung Selor. Menurut hukum yang berlaku di Indonesia, pecandu narkotika dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. Hal ini diperjelas dalam Pasal 3 ayat (1) Peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor 11 Tahun 2014 tentang Tata Cara Penanganan Tersangka dan/atau Terdakwa Pecandu Narkotika dan Korban Penyalahgunaan Narkotika ke Dalam Lembaga Rehabilitasi (Peraturan BNN 11/2014). Pusat Rehabilitasi Narkoba adalah tempat terapi untuk penyembuhan dan pemulihan para korban napza. Dengan dibangunnya Pusat Rehabilitasi Narkoba diharapkan dapat membantu para korban Penyalah gunaan narkoba ( NAPZA) untuk lepas dari pengunaan narkoba dan bisa kembali hidup normal di masyarakat. Untuk dapat merrencanakan dan merancang pusat rehabilitasi pengguna narkoba, meliputi metode pengumpulan data dengan cara: Survei lapangan secara langsung, studi literatur yang berkaitan dengan tema dan obyek rancangan. Untuk mendapatkan data-data mengenai obyek rancangan, dilakukan studi banding melalui literatur serta studi obyek tentang Pusat Rehabilitasi Narkoba secara langsung yang memiliki kesamaan fungsi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemerintah melalui Menteri Perhubungan mulai menggiatkan sebuah konsep spirit zero accident disemua moda transportasi terutama pada angkutan lalu lintas jalan, karena jumlah kecelakaan lalu lintas jalan lebih tinggi jika dibandingkan dengan lalu lintas air dan udara. Ruas Jalan Nasional Transkaltara yaitu salah satu jalan yang belum semua dilengkapi rambu lalu lintas jalan, dalam hal tersebut perlu suatu perencanaan rambu lalu lintas jalan untuk dapat menjaga keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan saat melintasi ruas jalan tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Jumlah dan jenis rambu lalu lintas yang diperlukan dan untuk mengetahui jumlah anggaran biaya yang dibutuhkan. Dari hasil perencanaan sepanjang 9,092 KM diperlukan rambu peringatan sebanyak 72 buah rambu dengan ukuran 75x75 cm, rambu larangan sebanyak 2 buah dengan ukuran 75x75 cm dan rambu petunjuk sebanyak 3 buah rambu dengan ukuran 75x75 cm sebanyak 2 buah dan ukuran 120x180 cm sebanyak 1 buah, dari perencanaan tersebut dapat direncanakan anggaran biaya sebesar Rp. 146,863,748 (seratus empat puluh enam juta delapan ratus enam puluh tiga ribu tujuh ratus empat puluh delapan rupiah). Jumlah belum termasuk pajak.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ruas Jalan Budiman Arifin merupakan Jalan Kabupaten yang berada di daerah Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Jalan ini sudah dalam kondisi yang rusak berat maka harus dilakukan rekonstruksi ulang. Tujuan penelitian untuk mencari nilai kerusakan pada STA 0+000 sampai STA 1+100 dan ternyata mengalami kerusakan berat dan harus di rekonstruksi ulang. Metode yang digunakan untuk penilaian kerusakan yaitu metode Surface Distress Index (SDI) dan untuk perencanaan menggunakan Analisis Komponen SKBI 1978 kemudian Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dari hasil analisis penelitian yang di peroleh penilaian kerusakan tersebut rata-rata mengalami rusak berat dan menurut Permen PU No.13/PRT/M/2011 tentang Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan maka jalan tersebut harus di rekonstruksi ulang, kemudian melakukan perencanaan ulang jalan menggunakan metode analisis komponen SKBI 1978 dan didapatkan tebal perkerasan. Dan setelah didapatkan tebal perkerasan maka hasil akhir dari penelitian ini dimasukkan ke dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan menggunakan AHS 2019 Dinas PUPR-PERKIM Bidang Bina Marga Provinsi Kalimantan Utara untuk mengetahui berapa besar biaya perencanaan tersebut.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sungai selor merupakan salah satu sungai yang ada di Tanjung Selor yang dimana sungai selor tersebut merupakan salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Dengan kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang sangat memprihatinkan, menimbulkan banyak dampak bagi masyarakat sekitar. Kondisi itu pula yang menyebabkan banjir meluap kedaerah permukiman warga sekitar. Oleh sebab itu dibuatlah analisa perencanaan menggunakan metode HEC.RAS 5.0.7. Perhitugan Analisis yang digunakan adalah perhitungan metode RAPS , distribusi Log Pearson Type III ,Uji Chi Square dan Uji Smirnov Kolmogorov. Dari hasil analisa penelitian yang telah dilakukan Debit maksimum yang didapatkan melalui perhitungan HIdrograf Banjir Nakayasu periode tahun 2 = 187.636 m³/det, periode tahun 5 = 153.213 m³/det, periode tahun 10 = 243.253 m³/det, periode tahun 20 = 259.272 m³/det, periode tahun 25 = 267.659 m³/det, periode tahun 50 = 284.760 m³/det.Berdasarkan hasil anilisis menggunakan program bantu Hec-Ras Perencanaan yang tepat untuk kondisi Sungai Selor saat ini adalah perbaikan normalisasi, karena pendangkalan dibeberapa titik serta site pile yang hanya di sebagiian sisi dan titik, Perbaikan normalisasi lah yang tepat untuk membuat badan sungai terlihat dan sebagai proses awal untuk keeperencanaan selanjutnya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Agrowisata merupakan salah satu destinasi wisata yang memanfaatkan usaha pertanian sebagai daya tariknya, dengan tujuan menambah pengetahuan, sarana edukatif aktif dalam bertanam, rekreasi serta umumnya mempromosikan pertanian masyarakat setempat. Perancangan agrowisata di Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara memanfaatkan potensi pertanian pangan, dengan suasana alam yang asri, dan budaya masyarakat setempat. Dirancang untuk menjadi salah satu fasilitas rekreatif dan edukatif.
Selaras dengan tujuan agrowisata, aplikasi arsitektur organik dapat memberikan solusi terhadap perancangan. Arsitektur organik memanfaatkan potensi tapak yang berkontur dan terdapat aliran sungai. Aplikasi arsitektur organik terdapat pada perancangan fasilitas berupa fasad dan struktur. Arsitektur organik memberikan kesan kenyamanan pada lingkungan sekitar, dengan melibatkan masyarakat desa maupun pengunjung.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Damar Satria Wardana, Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Kaltara Tanjung Selor, Februari 2020. Perencanaan dan Perancangan Bangunan dan Area Pendukung di Kawasan Desa Jelarai Selor sebagai Ecomuseum dengan Pendekatan Arsitektur Berkelanjutan. Dosen Pembimbing : Sholehah, ST., MT. Kata kunci : Perencanaan dan Perancangan, Ecomuseum, Arsitektur Berkelanjutan Potensi masyarakat suku Dayak di Desa Jelarai Selor antara lain karya seni dan kegiatan kesenian baik dalam bentuk tarian, kerajinan tangan dan aktifitas kebudayaan lainnya. Namun seiring perkembangan jaman, dangan semakin dekatnya masyarakat desa dengan kehidupan perkotaan mengakibatkan terjadinya modernisasi sehingga tradisi dan kebudayaan masyarakat desa menjadi luntur. Dengan melihat kondisi tersebut, pengembangan Desa Jelarai Selor dapat diarahkan menuju ecomuseum budaya sehingga mampu melestarikan kebudayaan dan memberdayakan masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, yaitu dengan mengumpulkan, memaparkan, kompilasi dan menganalisa data yang diperoleh baik data primer maupun sekunder sehingga diperoleh suatu pendekatan program perencanaan dan perancangan untuk selanjutnya digunakan dalam menyusun program dan konsep dasar perencanaan dan perancangan. Konsep Perancangan Ecomuseum ini merupakan desain ecomuseum yang mampu menghadirkan suasana khas suku dayak kenyah dengan mendukung nilai-nilai budaya suku ini. Dengan pemanfaatan potensi lokasi site yang dekat dengan sungai yang merupakan salah satu ciri khas suku dayak kenyah pada masa lampau yang selalu berorientasi dekat dengan sungai. Arsitektur berkelanjutan adalah arsitektur yang memenuhi kebutuhan saat ini, tanpa membahayakan kemampuan generasi mendatang, dalam memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Kebutuhan itu berbeda dari satu masyarakat ke masyarakat lain, dari satu kawasan ke kawasan lain dan paling baik bila ditentukan oleh masyarakat terkait.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembangunan ekonomi adalahpertumbuhanekonomi yang diikutiolehmoderenisasikegiatanekonomi.Untukmembantupembangunanekonomi di daerahmunculahotonomidaerah.otonomidaerahmemungkinkanpemerintahdaerahdapatmengeloladaerahnyadanmembangunekonomidaerahnyasesuaidenganpotensi yang dimilikidaerahtersebut. Akan tetapidaerahmemilikiketerbatasankeuanganuntukmelakukanpembangunanekonomi, olehkarenaitupembangunanharusdifokuskanpadasektorunggulan yang apabiladikembangkanakanmemberikan multiplayer effect terhadapsektor-sektorlainnya. Sehinggatujuandaripenelitianiniadalahmenganalisissektor-sektorunggulan yang ada di Kalimantan Utara yang dapatdijadikanprioritasdalamperencanaanpembangunan.Alatanalisis yang digunakandalampenelitianiniadalahanalisis Shift-Share. Dari tujuhbelassektor yang ada di Kalimantan Utara, dapatdiketahuilimasektor yang dapatdikatakansebagaisektorunggulanberdasarkanalatanalisis. Limasektor yang termasukdalamsektorunggulanadalahsektorPerdaganganBesardanecer, sektorpertanian, peternakan, kehutanandanperikanan, sekorpenyediaanakomodasidanmakanminum, sektorkesehatandankegiatan social, sektorjasalainnya. Sektor-sektorinilah yang dapatdijadikansebagaiprioritasdalamperencanaanpembangunanekonomi di Kalimantan Utara
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mohamad Maliki,Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Kaltara Tanjung Selor, Februari 2019. Perencanaan dan Perancangan Mangkupadi Beach Resort dengan Pendekatan Arsitektur Biomorfik. Dosen Pembimbing : Hj. Sholehah, ST.,MT. Kata kunci : Perencanaan dan Perancangan, Beach Resort, Arsitektur Biomorfik Permasalahan yang mungkin timbul pada perencanaan pembangunan beach resort dengan view menghadap ke pantai ini adalah bagaimana merencanakan dan merancang fasilitas beach resort mulai dari view setiap type,sirkulasi,utilitas dan lain-lain. Tujuan yang ingin dicapai dalam proyek ini adalah : Merencanakan dan merancang Mangkupadi Beach Resort dengan pendekatan Arsitektur Biomorfik yang mampuh menampung semua kegiatan yang mendukung pariwisata yang bersifat fungsional, komersial dan rekreatif . Bangunan yang direncanakan adalah sebuah resort, dengan aspek fisik meliputi perencanaan lingkungan tapak,masa bangunan, pembetukan ruang dan arus sirkulasi dalam luar banguna maupun sirkulasi dalam lokasi tapak yang akan direncanakan. Tema yang akan digunakan dalam proyek Mangkupadi Beach Resort dengan pendekatan arsitektur biomorfik. Konsep biomorfik cocok diterapkan dalam sebuah perencanaan bangunan pendukung wisata. Karena, bentukan bangunan,struktur,maupun site plan bisa mengaplikasikan bentuk dari sebuah makhluk hidup, sehingga akan menciptakan suasana yang unik dan mudah di ingat. Lokasi terletak di Desa Mangkupadi Kecamatan tanjung palas timur, lokasinya sangat strategis, karena posisi tersebut adalah tempat wisata pantai bagi warga sekitar. Letak lokasi proyek berada pada area pantai kelapa. Untuk Luas lahan sendiri yang akan direncanakan untuk Lokasi proyek yang direncanaakan proyek ini adalah 90.000 m2 (9 hektar), dengan panjang pantai 450 m dan lebar pantai 200 m diukur dari titik gelombang tertinggi ke jalan utama. GSP 100 m dari bibir pantai, 450 m x 100 m = 45.000 m2 (4,5 hektar) . Jadi area yang bisa dibangun 45.000 m2 (4,5 hektar). Manfaat yang di dapat dalam pembangunan proyek beach resort di pantai kelapa desa mangkupadi ini bisa menambah pendapatan daerah, memberikan fasilitas bagi masyarakat yang ingin menginap dipantai dengan menikmati view alam yang ada di kawasan tersebut dan bisa Memberikan peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bendungan PLTA Toru I Tarutung Sumatera Utara merupakan salah satu komponen penting dalam sebuah PLTA yang telah direncanakan sejak tahun 1995. PLTA merupakan sarana pembangkit listrik terbesar dengan memanfaatkan potensi air, dimana air di bendung untuk digunakan memutar turbine. Bangunan hidrolik seperti bendung merupakan bangunan sipil yang cukup beresiko jika terjadi kerusakkan atau tidak lagi memiliki keamanan yang sesuai dengan kriteria perencanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perencanaan bendung yang dikhawatirkan mempengaruhi stabilitas keamanan bangunan bendung tersebut terhadap daya tampung dan kestabilannya terhadap gaya guling dan geser. Perhitungan analisis stabilitas bendung, nilai debit banjir rencana (Q100 = 1558 m3/det); Nilai stabilitas bendung pada kondisi air normal; stabilitas terhadap guling (SF = 3,299 ≥ 1,5); Stabilitas terhadap geser (SF = 2,554 ≥ 1,5). Nilai stabilitas bendung pada kondisi air banjir; stabilitas terhadap guling (SF = 1,577 ≥ 1,5); Stabilitas terhadap geser (SF = 2,266 ≥ 1,5). Dari hasil perhitungan kontrol stabilitas masih memenuhi syarat dan aman.