ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perbedaan dan persamaan karakter morfologi pada kultivar tanaman padi dapat dibedakan melalui kegiatan karakterisasi. Karakterisasi morfologi perlu dilakukan untuk mengidentifikasi karakter-karakter spesifik yang tampak secara langsung, terutama karakter yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan tanaman padi yang dapat meningkatkan potensi hasil padi. Hasil analisa karakterisasi morfologi tersebut dapat digunakan untuk mengatahui jauh atau dekatnya jarak genetic dan hubungan kekerabatan antar kultivar padi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan karakter morfologi dan hubungan kekerabatan antar 6 kultivar padi lokal yang ada di beberapa daerah Kabupaten Bulungan. Penelitian dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Kaltara. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif bersifat deskriptif. Data hasil pengamatan diolah dan dianalisis menggunakan software SPSS pc 23.0 dengan bentuk scoring yang membentuk suatu gerombol (cluster) dan menghasilkan dendogram. Hasil penelitian menunjukkan beberapa kultivar padi lokal memiliki persamaan pada beberapa karakter morfologi seperti pada karakter umur tanaman (HSS), tinggi tanaman (cm), warna batang, warna helai daun, warna telinga daun dan warn lidah daun. Koefisien kemiripan yang terbentuk bernilai 1,000 dan terbentuk 2 kelompok (cluster) dengan hubungan kekerabatan yang dekat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Proyek merupakan suatu rangkaian aktivitas yang dapat direncanakan, yang didalamnya menggunakan sumber-sumber (input), misalnya uang dan tenaga kerja, untuk mendapatkan manfaat (benefit) atau hasil (return) di masa yang akan datang. Rencana Anggaran Biaya suatu bangunan atau proyek adalah perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya-biaya tidak langsung yang berhubungan dengan pelaksanaan bangunan. Dalam suatu pelaksanaan proyek dikenal juga Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). RAP adalah biaya nyata yang digunakan selama berlangsungnya proyek sampai dengan kegiatan selesai. Berapa besar selisih antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). Tujuan penelitian ini, adalah untuk mengetahui Selisih antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). Lokasi penelitian dalam Tugas akhir ini dilakukan pada Proyek Pembangunan Kantor Balak Aju Makorem 092 Bulungan, Kalimantan Utara. Di Jalan Semangka Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan yaitu perbandingan antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) . Menghitung koefesien tenaga kerja berdasarkam rata-rata progres mingguan yang di ambil dari laporan mingguan.. Melakukan survey harga material di Bulungan. Menghitung Analisa harga satuan pekerjaan dengan memasukan hasil koefesien dan harga bahan di bulungan. Berdasarkan hasil perbandingan antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). Hasil Analisa penelitian yang telah dilakukan, maka dapat di ambil kesimpulan Analisa diperoleh selisih harga Rencana Anggaran Biaya ( RAB ) dan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dari pekerjaan yang diteliti adalah Rp. 13.946.542.52 atau 3.28 % terhadap nilai RAP, Selisih nilai harga terbesar terdapat di pekerjaan Pemasangan Acian dinding senilai Rp. 16.564.719.22.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pengendalian biaya yang baik diharapkan mampu membantu pelaksanaan proyek sesuai dengan biaya yang telah direncanakan untuk mencapai tujuan proyek tanpa ada penyimpangan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya pelaksanaan proyek serta keuntungan dan kerugian biaya dalam pengerjaan proyek Pelaksanaan Pembangunan Analisis Rencana Anggaran Biaya Dengan Metode EVM Pada Proyek Drainase Dan Semenisasi Di Jl Pertanian Gg. Lingkungan Rt 78 Tanjung Selor.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis nilai hasil. Data yang didapat dari proyek antara lain Time Schedule proyek, Rencana Anggaran Biaya, dan Laporan Mingguan proyek. Metode ini memberikan informasi Nilai Hasil (EV), Biaya Aktual (AC), Indeks Kinerja Biaya (CPI) dan Varians Biaya (CV) yang akan digunakan untuk analisis. Data pengerjaan proyek selama 05 minggu pelaporan.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dengan menggunakan metode analisis nilai hasil, biaya pelaksanaan proyek lebih kecil dari nilai kontrak ditunjukkan dengan nilai Biaya Aktual (AC) minggu ke-05 sebesar Rp.64.945.417,02 Dalam pengerjaan proyek ini kontraktor mendapatkan keuntungan sebesar Rp.1.982,98 ditunjukkan dengan nilai CV (Cost Varians) komulatif minggu ke-05 yang hasilnya positif dan indeks CPI =1.0 (>1) yang menyatakan lebih kecil dari anggaran. Kata kunci : actual coast,analisis nilai hasil,BCWP & BCWS,RAB
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Di Indonesia jalan raya terus ditingkatkan guna sebagai faktor penunjang suatu perkembangan suatu daerah, keberadaan sistem transportasi yang memadai yang dapat menunjang mobilisasi penduduk Oleh karena itu perencanaan yang terdiri dari prmbuatan gambar rencana , pemilihan alat berat , penentuan jumlah kebutuhan alat berat dan perhitungan rencana anggaran biaya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui kebutuhan volume tanah timbunan pilihan dari sumber galian yang ada dilapangan, Mengetahui kebutuhan pemakaian alat berat yang dibutuhkan untuk pekerjan timbunan pilhan dari sumber galian berdasarkan waktu rencana kerja yang telah di tentukan dan Mengetahui Rencana anggaran biaya yang dibutuhkan untuk pekerjaan timbunan pilihan pada badan jalan dengan metode yang digunakan adalah dengan menghitung rencana kebutuhan volume tanah timbunan dan pemakaian alat berat yang akan digunakan, menghitung biaya pekerjaan timbunan dan biaya total pemakaian alat berat pada pekerjaan tanah. Selanjutnya data-data yang telah dikumpulkan
akan dihitung dengan menggunakan metodologi bina marga. lokasi penelitian yaitu terletak jalan kenari selimau 1 kelurahan tanjung selor timur, kecamatan tanjung selor kabupaten Bulungan provinsi kalimantan utara . Hasil yang diperoleh yaitu volume yang dibutuhkan untuk item pekerjaan timbunan
pilihan dari sumber galian adalah sebesar 1,707 m 3 dan Alat berat yang digunakan dengan menggunakan metode perhitungan Bina Marga 2018 berupa 1 buah Excavator, 5 buah Dump Truck, 1 Motor Grader ,1 buah Vibratory Roller, 1 Water Tank dengan total waktu rencana pekerjaan selesai dalam 14 hari Serta Rencana anggaran biaya (RAB) yang terdiri dari item pekerjaan mobilisasi dan timbunan pilihan dari sumber galian dengan total rencana anggaran biaya Rp. Rp. 480,135,000.00 (Empat Ratus Delapan Puluh Juta Seratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah ) Sudah termasuk PPN 10%. Jadi Kesimpulan yang didapat adalah dalam merencanakan suatu pekerjaan jumlah penggunaan alat berat dan jenis alat berat yang digunakan dari waktu total rencana selesainya suatu pekerjaan sangat berpengaruh kepada besar kecil nya nilai Rencana anggaran biaya (RAB).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Jalan Meranti terletak di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung
Selor KabupatenBulungan Provinsi Kalimantan Utara.Jalan inimerupakan akses
jalan ke beberapa Fasilitas umum antara lain, PLTMG Tanjung selor, PLTU
Buluh perindu, PLTU Tanjung selor dan sektor perekonomian sertapermukiman
penduduk yang ada di sekitarnya. Jalan tersebut masih belum mengalami
peningkatan yang dapat dikataka jalan yang sudah cukup layak untuk digunakan.
Dengan adanya ketertarikan pada ruas jalan ini maka penelitian ini bertujuan
untukmembandingan perkerasan yang cocok digunakan untukmeningkatkan dan
perbaikan kerusakan yang ada pada ruas jalan meranti,dengan metode analisis
perbandingan biaya antara konruksi perkerasan kaku dengan kontruksi
perkerasan lentur.
Pengamatan yang dilakukan pada ruas Jalan Meranti Kelurahan Tanjung Selor
hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dengan panjang jalan1.022
meter dan lebar jalan 8 meter ini bertujuan untuk melakukan penilaian kondisi
jalan dengan membagi ruas jalan dalam beberapa area sampel dan setiap area
sampel berjarak 50 meter,
Dari hasil perhitungan perencanaan perkerasan kaku maka di depat ketebalan
pelat beton yang di rencanakan yaitu tebal sebesar 25 cm. sedangkan Dari hasil
data yang di dapat selisih Rencana Anggaran Biaya (RAB) antara Konstruksi
Perkerasan Kaku dengan Konstruksi Perkerasan Lentur dapat dilihat perbedaan
selisih dari setiap item pekerjaan, mulai dari item pekerjaan persiapan, item
pekerjaan badan jalan sampai item pekerjaan bahu jalan yang memiliki selisih
biaya yang cukup jauh, yang dimana dalam perhitungan Rencana Anggaran
Biaya (RAB) di atas menunjukkan bahwa untuk Konstruksi Perkerasan Kaku
lebih mahal dari berbagai item pekerjaan jika dilihat dari segi biayanya. Tapi
jika di tinjau dari segi pemeliharaan Konstruksi Perkerasan Jalan, untuk
Perawatan Konstruksi Perkerasan Lentur dan Perawatan Konstruksi Perekerasan
Kaku masa perawatan untuk Perkerasan lentur lebih panjang dibandingkan
perkerasan kaku dengan masa pemeliharaan untuk konstruksi kaku 5 tahun
sedangkan untuk konstruksi lentur 10 tahun
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbandingan RAB dan RAP dengan menghitung ulang Analisa Satuan Pekerjaan pada item pekerjaan galian tanah pondasi, pasangan bata merah, lantai keramik granit 40x40 dan plesteran dan acian pada dinding yang dapat di efisiensi, meminimalisir harga satuan material berdasarkan hasil survei harga material terendah, sehingga dapat mengetahui seberapa besar keuntungan yang di peroleh pada proyek. Data diperoleh dengan mengumpulkan data dan survei di lapangan dengan mengajukan permohonan secara lisan kepada tim monitoring proyek tersebut yang berasal dari pihak owner PT.Transkomindo Pratama kemudian dilakukan pengambilan data berupa wawancara terkait upah tenag kerja, untuk survei harga bahan dilkukan di panglong-panglong terdekat. Berdasarkan hasil analisis perbandingan antara RAB dan RAP pada item pekerjaan galian tanah pondasi, pasangan bata merah, lantai keramik granit 40x40 dan plesteran dan acian pada dinding pada proyek Pembangunan Rumah Susun Polda Kalimantan Utara diperoleh efisiensi sebesar 19,31% atau sebesar Rp. 589,820,000.0 dari terhadap nilai total Analisa RAB berdasarkan SNI.
ArticleOpen AccessMetadata saja
2021•Artikel Penelitian dan Pengabdian
Padi merupakan sumber bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kalimantan Utara. Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka, Kec. Tanjung Palas Tengah salah satu wilayah penghasil tanaman padi lokal yang beragam pada lahan pasang surut dan terbentuknya keanekaragaman karakteristik setiap varietas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi keragaman serta analisis kekerabatan kultivar padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif analisis, meliputi eksplorasi dengan mengunjungi wilayah SP. VIII dan mencari informasi padi lokal, koleksi sampel padi lokal untuk pengamatan, karakterisasi dengan mengamati panjang malai, jumlah gabah, bentuk gabah, warna gabah, ekor gabah, tingkat kerontokan gabah dan berat 1000 gabah di lakukan pengulangan 5 kali uji karakteristik pada setiap malai, dan selanjutnya di lakukan analisis kekerabatan dengan menggunakan program SPSS pc-version 20.0. Hasil koleksi padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka terdapat 8 kultivar padi lokal yaitu padi Cikin, Embreh, Ikan, Ketan Putih, Ketan Hitam, Krisna, Ladongi dan Londo. Terdapat persamaan maupun perbedaan dari setiap karakteristik yang diamati dan analisis kekerabatan padi lokal membentuk 3 cluster. Padi Cikin dengan Padi Krisna memiliki tingkat kemiripan karakter yang paling dekat, dengan nilai koefisien 1,732 yang mendasari adanya hubungan kekerabatan. Sementara padi Ketan Hitam memiliki hubungan kekerabatan yang paling jauh dari semua padi lokal dengan jarak koefisien 5,657.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jalan Semangka terletak di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Jalan ini merupakan akses jalan ke beberapa sektor pendidikan, sektor militer dan sektor perekonomian serta permukiman penduduk yang ada di sekitarnya. Jalan tersebut masih banyak mengalami kerusakan pada badan jalan, contohnya seperti adanya penurunan pada badan jalan lalu adanya genangan air yang mengakibatkan terjadinya banjir pada ruas jalan. Dengan adanya ketertarikan pada ruas jalan ini maka penelitian ini bertujuan untuk membandingan perkerasan yang cocok digunakan untuk meningkatkan perbaikan kerusakan yang ada pada ruas jalan semangka,dengan metode analisis perbandingan biaya antara konruksi perkerasan kaku dengan kontruksi perkerasan lentur pada pembuatan jalan baru. Pengamatan yang dilakukan pada ruas Jalan Semangka Kelurahan Tanjung Selor hilir Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan dengan panjang jalan 1.400 meter dan lebar jalan 5 meter ini bertujuan untuk melakukan penilaian kondisi perkerasan jalan dengan membagi ruas jalan dalam beberapa area sampel dan setiap area sampel berjarak 50 meter, Dari hasil Rencana Anggaran Biaya (RAB), masing- masing kontruksi untuk lapis perkerasan Lentur sebesar Rp. 4,921,787,000.00dan untuk lapis perkerasan kaku sebesar Rp. 5,058,115,000.00 sudah termasuk PPN 10%. Dengan memperhatikan perbandingan kedua perkerasan tersebut, memiliki perbedaan yang signifikan pada proses suatu pekerjaan kontruksi perkerasan kaku dengan kontruksi perkerasan lentur. Maka dapat kita ketahui perbedaan dari pekerjaan kontruksi perkerasan kaku, yaitu dapat kita lihat di table 4.4 untuk pekerjaan penghamparan beton K-225 dengan tebal 25 cm (Ready mix) kuantitas 1,750.00 M3 dengan jumlah harga sebesar Rp 3,405,884,562.50. Maka kita bandingkan pada proses pekerjaan kontruksi perkerasan lentur di table 4.6 dapat kita lihat pada pekerjaan laston lapis antara AC-BC tebal 6 cm kuantitas 966.00 ton dengan jumlah harga sebesar Rp. 2,042,571,045.48.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dalam hal perkiraan rencana anggaran biaya bangunan (RAB), di Indonesia menggunakan analisa satuan harga dan upah yang berpedoman pada metode BOW (Burgeslijke Openbare Werken) dan SNI (Standar Nasional Indonesia) yang mana metode SNI adalah penyesuaian dan pembaharuan dari analisa BOW yang merupakan analisa peninggalan Pemerintahan Belanda yang berisi sistem pekerjaan padat karya dan konvesional. Tujuan dari Penelitian ini dilakukan dengan menganalisa rencana anggaran biaya bangunan Rumah Layak Huni (RAB) di Desa Pungit dengan menghitung ulang harga satuan pekerjaan menggunakan metode SNI dan BOW untuk wilayah Sekatak Kabupaten Bulungan.Sehingga hasil rencana anggaran biaya bangunan dari kedua metode tersebut dapat di bandingkan Hasil yang didapat dari analisa adanya perbedaan hasil akhir maupun tiap sub analisa pekerjaan dari kedua metode. Rencana anggaran biaya bangunan (RAB) dengan menggunakan metode SNI adalah Rp. 70.491.013 ( Tujuh puluh juta, empat ratus sembilan satu ribu,tiga belas rupiah) sementara dengan menggunakan metode BOW adalah Rp.72.143.407,83 (Tujuh puluh juta, seratus seratus empat puluh tigas ribu, empat ratus tujuh rupiah). Sehingga didapat selisih Rp.1.652.394 ( Satu Juta Enam Ratus Lima Puluh Dua Ribu Tiga Ratus Sembilan Puluh Empat Rupiah)
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RINA LESTARI. Jurusan Agroteknologi Pertanian Universitas Kaltara, Tanjung Selor Tahun 2020. Karakterisasi Morfologi dan Analisis Kekerabatan Padi Lokal di SP. VIII Desa Tanjung Buka Kec. Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. (Pembimbing Tati Hariyati, SP., MP.). Padi merupakan sumber bahan makanan pokok bagi masyarakat Indonesia khususnya di Kalimantan Utara. Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka, Kec. Tanjung Palas Tengah salah satu wilayah penghasil tanaman padi lokal yang beragam pada lahan pasang surut dan terbentuknya keanekaragaman karakteristik setiap varietas yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk menggali informasi keragaman serta analisis kekerabatan kultivar padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif bersifat deskriptif analisis, meliputi eksplorasi dengan mengunjungi wilayah SP. VIII dan mencari informasi padi lokal, koleksi sampel padi lokal untuk pengamatan, karakterisasi dengan mengamati panjang malai, jumlah gabah, bentuk gabah, warna gabah, ekor gabah, tingkat kerontokan gabah dan berat 1000 gabah di lakukan pengulangan 5 kali uji karakteristik pada setiap malai, dan selanjutnya di lakukan analisis kekerabatan dengan menggunakan program SPSS pc-version 20.0. Hasil koleksi padi di Daerah SP. VIII (Delapan) Desa Tanjung Buka terdapat 8 kultivar padi lokal yaitu padi Cikin, Embreh, Ikan, Ketan Putih, Ketan Hitam, Krisna, Ladongi dan Londo. Terdapat persamaan maupun perbedaan dari setiap karakteristik yang diamati dan analisis kekerabatan padi lokal membentuk 3 cluster. Padi Cikin dengan Padi Krisna memiliki tingkat kemiripan karakter yang paling dekat, dengan nilai koefisien 1,732 yang mendasari adanya hubungan kekerabatan. Sementara padi Ketan Hitam memiliki hubungan kekerabatan yang paling jauh dari semua padi lokal dengan jarak koefisien 5,657. Kata Kunci: Padi Lokal, Karakterisasi, Analisis Kekerabatan, SP. VIII Desa Tanjung Buka.
BookOpen AccessMetadata saja
2018•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan