ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ruas Jalan Poros Trans Kalimantan Utara di kawasan Sungai Urang, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan merupakan infrastruktur strategis yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor akibat kondisi topografi yang curam, curah hujan tinggi, karakteristik geologi, serta penggunaan lahan di sekitar jalan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu fungsi pelayanan jalan dan keselamatan pengguna jalan sehingga diperlukan kajian risiko sebagai dasar dalam penyusunan prioritas mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat risiko tanah longsor, mengidentifikasi distribusi spasial tingkat risiko, serta menetapkan zona prioritas penanganan melalui integrasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Geographic Information System (GIS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode AHP untuk menentukan bobot kepentingan dari 12 parameter yang dikelompokkan ke dalam tiga variabel, yaitu bahaya (hazard), kerentanan (vulnerability) dan keterpaparan (exposure). Pembobotan dilakukan berdasarkan penilaian lima responden ahli. Selanjutnya, bobot Level 2 (L2) hasil AHP diintegrasikan ke dalam analisis spasial menggunakan metode Weighted Overlay pada perangkat lunak GIS untuk menghasilkan peta tingkat risiko tanah longsor dan zona prioritas penanganan. Hasil pembobotan kumulatif AHP menunjukkan bahwa parameter aktivitas sosial ekonomi (18%), kepadatan penduduk (16%), dan volume lalu lintas harian rata-rata (15%) merupakan parameter yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi dalam analisis risiko tanah longsor. Berdasarkan bobot Level 2 (L2) yang digunakan dalam analisis GIS, diperoleh nilai indeks risiko tanah longsor berkisar antara 4,54 hingga 5,39, yang diklasifikasikan menjadi tiga kelas, yaitu risiko rendah (4,54–4,82), risiko sedang (>4,82–5,10), dan risiko tinggi (>5,10–5,39). Distribusi spasial menunjukkan bahwa Segmen 1 didominasi oleh kelas risiko rendah, Segmen 2 didominasi oleh kelas risiko tinggi, sedangkan Segmen 3 berada pada kelas risiko sedang hingga tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, Segmen 2 dan Segmen 3 ditetapkan sebagai Zona Prioritas I, sedangkan Segmen 1 ditetapkan sebagai Zona Prioritas II. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penentuan prioritas mitigasi bencana serta pengelolaan infrastruktur jalan berbasis risiko di Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tri Astuti, “Pengaruh Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal”. Dibawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S.Psi.,M.M
Tujuan penelitiaan ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal. Metode yang digunakan penelitiaan ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitiaan ini adalah tenaga kerja lokal yang bekerja di KIHI (Kawasan Industri Hijau Indonesia) di Desa Mangkupadi. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 60 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner fisik, teknik analisis data yang digunakan pada penelitiaan ini adalah SPSS versi 23.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Pemberdayaan Masyarakat berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal (nilai t hitung = 0,853 < t tabel = 2,002 dan signifikansi 0,397 > 0,05). Sementara itu, variabel Kualitas SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal (nilai t hitung = 2,766 > t tabel = 2,002 dan signifikansi 0,008 < 0,05). Secara simultan, variabel Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM tidak berpengaruh signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal (nilai F hitung = 3,126 < F tabel = 3,16 dan signifikansi 0,051 > 0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) yang diperoleh sebesar 0,080, yang berarti Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM secara bersama-sama hanya dapat menjelaskan 8% dari variasi Penyerapan Tenaga Kerja Lokal, sedangkan sisanya sebesar 92% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan untuk mengetahui Penerapan Pelayanan Prima Pada PT. BPR Bank Bulungan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Informan penelitian yaitu Karyawan PT. BPR Bank Bulungan mencakup Direktur Bank, Customer Service, Teller, Staf Back Office, Sales Officer, dan Funding Officer dan Nasabah PT. BPR Bank Bulungan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu penerapan pelayanan prima pada PT. BPR Bank Bulungan terkait sikap yaitu menghargai nasabah, berprilaku sopan, menyapa nasabah dengan ramah dan membuat nasabah merasa aman dan nyaman. Perhatian dalam pelayanan prima pada PT. BPR Bank Bulungan yaitu kepedulian penuh kepada nasabah, baik yang berkaitan dengan kebutuhan dan keinginan nasabah. Namun, kepedulian ini belum berjalan dengan maksimal karena fasilitas ATM PT. BPR Bulungan belum terpenuhi. Tindakan dalam pelayanan prima pada PT. BPR Bank Bulungan yaitu kegiatan nyata dilakukan dalam memberikan layanan kepada nasabah, meliputi mencatat setiap pesanan para nasabah, mencatat kebutuhan para nasabah, menegaskan kembali kebutuhan para nasabah, mewujudkan kebutuhan para nasabah dan menyatakan terima kasih kepada nasabah. Kemampuan dalam pelayanan prima pada PT. BPR Bank Bulungan yaitu sudah bagus, dimana karyawan memilki pengetahuan dan keterampilan dalam bekerja. Penampilan dalam pelayanan prima pada PT. BPR Bank Bulungan yaitu sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Penampilan tersebut mencakup penampilan secara fisik maupun non fisik. Tanggung jawab dalam pelayanan prima pada PT. BPR Bank Bulungan diwajibkan terhadap tugas, fungsi dan taat terhadap peraturan yang ada.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
skripsi ini berjudul implementasi program keluarga harapan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan. pertama implementasi program keluarga harapan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, kedua apa sajakah faktor-faktor pendukung dan penghambat kesejahteraan masyarakat desa salimbatu. jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. pengeumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara, dokumentasi dan penelusuran referensi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Aprilliana. Program Sarjana Universitas Kaltara Tanjung Selor Karakteristik Sifat Fisik Mie Instan Subtitusi Tepung Talas (Colocasia Esculenta) Dan Tepung Terigu Dengan Penambahan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Dibawah Bimbingan Fitrah Pangerang S.TP M.Si Mie instan atau mie siap hidang adalah mie mentah yang telah mengalami pengukusan dan dikeringkan sehingga menjadi mie instan kering atau digoreng sehingga menjadi mie instan goreng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat fisik mie instan yang di subtitusi tepung talas , dan mengetahui formulasi subtitusi tepung talas pada tepung terigu yang yang terbaik dalam pembuatan mie instan. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Mei sampai bulan Juli 2023. Bertempat di Laboratorium Kimia dan Pengolahan Pascapanen Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Kaltara, Tanjung Selor. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan masing-masing perlakuan ditambahkan Ekstrak cair daun kelor sebanyak 40 ml yang terdiri dari 4 perlakuan dengan proporsi tepung talas dan tepung terigu yang berbeda-beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara Uji DSA tertinggi terdapat pada perlakuan 30% :70%, elastisitas pada perlakuan 30% :70 %, Namun sebaliknya untuk cooking time paling cepat terdapat pada perlakuan B . Kata kunci : Mie Instan, , Talas , Daya Serap Air, Elastisitas, Cooking Time
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Meisita Dwinanda, 2023 Pengaruh Penerapan E-Kinerja Terhadap Motivasi Kerja Yang Dampaknya Pada Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bulungan, dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE., MM., Ak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan E-Kinerja Terhadap Motivasi Kerja Yang Dampaknya Pada Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bulungan. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bulungan. Teknik pengambilan sempel menggunakan probability sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah structural equation modeling (SEM). Seluruh instrumen telah diuji reliabilitas (hasilnya > 0,06), dan validitas (hasilnya > 0,03) sehingga seluruhnya dinyatakan reliabel dan valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penerapan E-Kinerja (X) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja ASN (Y), hal ini terlihat dari p-value sebesar 0.028 ≤ alfa (0.05). (2) Penerapan E-Kinerja (X) berpengaruh signifikan terhadap Motivasi Kerja (Z), hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0.000* ≥ alfa (0.05). (3) Motivasi Kerja (Z) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja ASN (Y). Hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0.016 ≥ alfa (0.05). (4) Penerapan E-Kinerja (X) terhadap Kinerja ASN (Y) melalui Motivasi Kerja (Z), diperoleh koefisien pengaruh tidak langsung sebesar (0.259ns). Karena pengaruh langsung antara Penerapan E-Kinerja (X) ke Motivasi Kerja (Z) signifikan sedangkan pengaruh langsung antara Motivasi Kerja (Z) ke Kinerja ASN (Y) signifikan, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh tidak langsung yang tidak signifikan antara Penerapan E-Kinerja terhadap Kinerja ASN melalui Motivasi Kerja, variabel Penerapan E-Kinerja (X) Terhadap Motivasi Kerja (Z) memiliki pengaruh sebesar 0,09%, yang artinya adalah masih terdapat 0,91% Variabel lain di luar dari Variabel Penerapan E-Kinerja. Lalu variabel Penerapan E-Kinerja (X) dan Motivasi Kerja (Z) Terhadap Kinerja ASN (Y) di dapati pengaruh sebesar 0.02%, yang artinya adalah masih terdapat 0,98% variabel lain di luar dari Variabel Penerapan E-Kinerja (X) dan Motivasi Kerja (Z) yang dapat mempengaruhi Variabel Kinerja ASN (Y).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERENCANAAN DAN PERANCANGAN RESORT TERAPUNG DI PANTAI MANGKUPADI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR TROPIS Abstrak Sebagai ibu kota provinsi Kalimantan Utara, kabupaten bulungan tanjung palas timur menjadi pusat perhatian saya untuk mengembangkan wisata pantai di tanjung palas timur dari tahun ke tahun semakin berkembang dan membawa pengaruh besar bagi perkembangan ibu kota. Resort Apung kali ini mengusung tema arsitektur tropis yang nantinya membuat para pengunjung betah berada di resort.Dalam perancangan ini metode yang di gunakan adalah Survey Lapangan Melakukan survey dengan melakukan pengamatan langsung ke lokasi dan melakukan pengukuran di pesisir pantai data yang di dapat akurat berdasarkan fakta-fakta yang diperoleh baik data primer maupun sekunder Identifikasi Masalah Kurangnya fasilitas berupa penginapan di pantai mangkupadi. Pendekatan pada bangunan dengan menggunakan konsep arsitektur teropis Rumusan Masalah Bagaimana merancang resort apung di pantai mangkupadi dengan pendekatan arsitektur teropis Batasan Perancangan Perancangan bangunan resort apung yang mampu menyediakan fasilitas penginapan yang menggunakan tema arsitektur tropis dipantai mangkupadi Perancangan ini mengambil tema arsitektur teropis, dengan tujuan untuk menjadikan bangunan ini mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Kata Kunci : Resort Terapung Di Pantai Mangkupadi Dengan Pendekatan Arsitektur Tropis
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NISCAYAH KIRING. implementation of the Sequential Coloring Algorithm and Welch Powell's Algorithm in graph coloring (mentor by Ratna Dwi Cristyanti). This study discusses the implementation of the Sequential Coloring Algorithm and Welch Powell's Algorithm in graph coloring. Graph coloring to solve course scheduling problems. Graph coloring is one of the applications in Graph theory, which is to give a color to a vertex, both minimum and maximum colors. The coloring process is carried out by avoiding the same color at the neighboring ends, so that a minimum color is obtained. Thus the user can more easily make a schedule. Based on the results of the study, it was shown that coloring graphs using both algorithms obtained color comparisons for each subject, where the coloring of scheduling nodes using Welch Powell's algorithm produced a chromatic number X(G) = 10 and the Sequential Coloring algorithm produced a chromatic number X(G) = 8 .
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NURLINA. 201731023. “KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BUBUK TEH JELAI (Coix Lacryma-Jobi.L) DAN SEDUHANNYA DENGAN PERLAKUAN WAKTU DAN SUHU ROASTING YANG BERBEDA” Teh merupakan minuman yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Umumnya teh berasal dari tanaman Camellia sinensis. Selain itu, tanaman lain yang dapat diolah menjadi teh adalah jelai. Teh jelai merupakan teh yang bebas dari kafein sehingga jika dikonsumsi secara berlebih tidak menimbulkan dampak negatif pada kesehatan. Teh jelai termasuk ke dalam kategori teh herbal karena berasal dari biji-bijian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bubuk teh jelai dan mengetahui kualitas organoleptik teh jelai setelah di roasting dengan menggunakan waktu dan suhu yang berbeda. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 (tiga) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan dengan waktu dan suhu roasting yang berbeda. Karakteristik bubuk teh jelai yang telah di roasting menunjukkan semakin tinggi suhu yang digunakan maka semakin menurun kadar air pada bubuk teh jelai, obrix akan meningkat akibat proses pemanasan, jika kadar air semakin menurun maka presentase total gula akan meningkat. pH akan menurun jika suhu roasting yang digunakan semakin tinggi. Daya serap air berkaitan dengan kadar air, semakin rendah kadar air, maka semakin tinggi daya serap air yang dihasilkan. Organoleptik bubuk teh dan seduhan teh jelai menunjukkan bahwa semakin lama waktu dan suhu roasting yang digunakan, maka semakin berpengaruh terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa yang dihasilkan. Semakin tinggi suhu yang digunakan, maka semakin gelap warna yang akan dihasilkan akibat terjadinya proses karamelisasi. Aroma dan rasa yang diberikan akan semakin hangus akibat suhu roasting yang tinggi. Suhu roasting yang tinggi memberikan pengaruh pada tekstur bubuk jelai akibat penggunaan suhu tinggi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Proyek merupakan suatu rangkaian aktivitas yang dapat direncanakan, yang didalamnya menggunakan sumber-sumber (input), misalnya uang dan tenaga kerja, untuk mendapatkan manfaat (benefit) atau hasil (return) di masa yang akan datang. Rencana Anggaran Biaya suatu bangunan atau proyek adalah perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya-biaya tidak langsung yang berhubungan dengan pelaksanaan bangunan. Dalam suatu pelaksanaan proyek dikenal juga Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). RAP adalah biaya nyata yang digunakan selama berlangsungnya proyek sampai dengan kegiatan selesai. Berapa besar selisih antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). Tujuan penelitian ini, adalah untuk mengetahui Selisih antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). Lokasi penelitian dalam Tugas akhir ini dilakukan pada Proyek Pembangunan Kantor Balak Aju Makorem 092 Bulungan, Kalimantan Utara. Di Jalan Semangka Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Metode yang digunakan yaitu perbandingan antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) . Menghitung koefesien tenaga kerja berdasarkam rata-rata progres mingguan yang di ambil dari laporan mingguan.. Melakukan survey harga material di Bulungan. Menghitung Analisa harga satuan pekerjaan dengan memasukan hasil koefesien dan harga bahan di bulungan. Berdasarkan hasil perbandingan antara Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). Hasil Analisa penelitian yang telah dilakukan, maka dapat di ambil kesimpulan Analisa diperoleh selisih harga Rencana Anggaran Biaya ( RAB ) dan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) dari pekerjaan yang diteliti adalah Rp. 13.946.542.52 atau 3.28 % terhadap nilai RAP, Selisih nilai harga terbesar terdapat di pekerjaan Pemasangan Acian dinding senilai Rp. 16.564.719.22.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kantor bupati merupakan suatu bangunan yang disediakan oleh pemerintah yang digunakan oleh para pegawai bupati untuk bekerja. yang juga dilengkapi dengan beberapa fasilitas pendukung didalamnya. Selain dari pada itu kantor bupati juga merupakan salah satu instansi yang bergerak dalam bidang pelayanan publik. perencanaan dan perancangan kantor bupati bulungan dengan pendekatan arsitektur analogi ditulis dan dirancang sebagai respon terhadap perkembangan yang ada dikabupaten bulungan yaitu untuk memenuhi syarat daerah otonomi baru di kabupaten bulungan, dengan mengankat budaya lokal yang ada di kabupaten bulungan serta budaya yang diangkat dapat dipahami langsung oleh masyarakat umum.
pada perencanaan dan perancangan ini penggunaan metode daskriptif analisis, yang dirancang langsung dengan memperhatikan kaidah-kaidah arsitektur analogi dan memperhatikan standar-standar besaran ruang maupun standar lainnya seperti standar persyaratan ruang, serta memperhatikan sistem utilitas pada bangunan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbandingan RAB dan RAP dengan menghitung ulang Analisa Satuan Pekerjaan pada item pekerjaan galian tanah pondasi, pasangan bata merah, lantai keramik granit 40x40 dan plesteran dan acian pada dinding yang dapat di efisiensi, meminimalisir harga satuan material berdasarkan hasil survei harga material terendah, sehingga dapat mengetahui seberapa besar keuntungan yang di peroleh pada proyek. Data diperoleh dengan mengumpulkan data dan survei di lapangan dengan mengajukan permohonan secara lisan kepada tim monitoring proyek tersebut yang berasal dari pihak owner PT.Transkomindo Pratama kemudian dilakukan pengambilan data berupa wawancara terkait upah tenag kerja, untuk survei harga bahan dilkukan di panglong-panglong terdekat. Berdasarkan hasil analisis perbandingan antara RAB dan RAP pada item pekerjaan galian tanah pondasi, pasangan bata merah, lantai keramik granit 40x40 dan plesteran dan acian pada dinding pada proyek Pembangunan Rumah Susun Polda Kalimantan Utara diperoleh efisiensi sebesar 19,31% atau sebesar Rp. 589,820,000.0 dari terhadap nilai total Analisa RAB berdasarkan SNI.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sungai selor merupakan salah satu sungai yang ada di Tanjung Selor yang dimana sungai selor tersebut merupakan salah satu sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar. Dengan kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang sangat memprihatinkan, menimbulkan banyak dampak bagi masyarakat sekitar. Kondisi itu pula yang menyebabkan banjir meluap kedaerah permukiman warga sekitar. Oleh sebab itu dibuatlah analisa perencanaan menggunakan metode HEC.RAS 5.0.7. Perhitugan Analisis yang digunakan adalah perhitungan metode RAPS , distribusi Log Pearson Type III ,Uji Chi Square dan Uji Smirnov Kolmogorov. Dari hasil analisa penelitian yang telah dilakukan Debit maksimum yang didapatkan melalui perhitungan HIdrograf Banjir Nakayasu periode tahun 2 = 187.636 m³/det, periode tahun 5 = 153.213 m³/det, periode tahun 10 = 243.253 m³/det, periode tahun 20 = 259.272 m³/det, periode tahun 25 = 267.659 m³/det, periode tahun 50 = 284.760 m³/det.Berdasarkan hasil anilisis menggunakan program bantu Hec-Ras Perencanaan yang tepat untuk kondisi Sungai Selor saat ini adalah perbaikan normalisasi, karena pendangkalan dibeberapa titik serta site pile yang hanya di sebagiian sisi dan titik, Perbaikan normalisasi lah yang tepat untuk membuat badan sungai terlihat dan sebagai proses awal untuk keeperencanaan selanjutnya.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•Koleksi Perpustakaan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan utuk mengetahui bagaimanakah sistem pelayanan anggaran berbasis kinerja pada sekretariat dprd provinsi Kalimantan utara. Penelitian ini dilakukan selama kurang lebih 3 (tiga) bulan terhitung mulai januari 2019 sampai dengan maret 2019 pada kantor sekretairat dprd provinsi Kalimantan utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Metode kualitatif adalah suatu proses penelitian yang dilakukan secara wajar dan natural sesuai dengan kondisi objektif di lapangan tanpa adanya manipulasi, serta jenis data yang dikumpulakan terutama data kualitatif. Sekretaris DPRD harus bersikap tegas dalam menanggapi permintaan penggunaan anggaran yang tidak jelas peruntukkannya tidak dialokasikan sebelumnya dalam APBD dan tidak sesuai dengan proses dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
ArticleOpen AccessMetadata saja
2019•Artikel Penelitian dan Pengabdian
Durio (Durio Zibethinus Murr.) is one of tropical fruits from Bombacaceae family which has economic value in Kasembon Regency, Jati Kerto and Wagir Malang is a durian distribution has high diversity. The purpose of this research is to identify pylogenetic diversity of durian fruit as much as 19 sampling. The method used is DNA extraction with RAPD Mark. The results of analysis DNA with UPGMA using NTSYS-pc program. 2.02. The result of matrix analysis durio similarity of 19 individual gained a similarity level of 0.40-1.0%. Cluster analysis produces dendrogram that form two groups clustered by character.