Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

16 hasil
Subjek: pH
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Rancang Bangun prototipe Sistem Monitoring kualitas air (ph dan kekeruhan) dan kontrol Level Ketinggian air Berbasis Arduino Uno Pada Tandon Air

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mewujudkan rancangan pemodelan sistem monitoring kualitas air (pH dan kekeruhan) dan sistem kontrol level ketinggian air berbasis arduino. Alat ini menggunakan sensor ultrasonik untuk membaca level, sensor pH untuk membaca pH dan sensor kekeruhan untuk membaca kekeruhan air. Mikrokontroler akan memberikan perintah ke rangkaian output berupa display nilai level, status pompa, nilai pH dan nilai kekeruhan serta mengendalikan relay untuk menghidupkan dan mematikan pompa. Penelitian yang dilakukan menghasilkan sistem monitoring pH dan kekeruhan serta kontrol otomatis yang dapat menghidupkan dan mematikan pompa air untuk mengisi tandon air. Pompa air akan menyala jika level kurang dari 6 cm dan akan mati saat level mencapai 25 cm. Kesalahan pembacaan sensor ultrasonik sebesar 0%, sensor ph sebesar 4,11 % pada pH standar 4,01 dan 1,46 % pada pH. standar 9,18. Untuk sensor kekeruhan sebesar 0,43% pada tingkat kekeruhan 0,5 NTU.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KAJIAN RISIKO INFRASTRUKTUR JALAN POROS TRANS KALIMANTAN UTARA, KEC.TANJUNG PALAS AKIBAT BENCANA TANAH LONGSOR (MENGGUNAKAN METODE AHP DAN GIS)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ruas Jalan Poros Trans Kalimantan Utara di kawasan Sungai Urang, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan merupakan infrastruktur strategis yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana tanah longsor akibat kondisi topografi yang curam, curah hujan tinggi, karakteristik geologi, serta penggunaan lahan di sekitar jalan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu fungsi pelayanan jalan dan keselamatan pengguna jalan sehingga diperlukan kajian risiko sebagai dasar dalam penyusunan prioritas mitigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat risiko tanah longsor, mengidentifikasi distribusi spasial tingkat risiko, serta menetapkan zona prioritas penanganan melalui integrasi metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Geographic Information System (GIS). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode AHP untuk menentukan bobot kepentingan dari 12 parameter yang dikelompokkan ke dalam tiga variabel, yaitu bahaya (hazard), kerentanan (vulnerability) dan keterpaparan (exposure). Pembobotan dilakukan berdasarkan penilaian lima responden ahli. Selanjutnya, bobot Level 2 (L2) hasil AHP diintegrasikan ke dalam analisis spasial menggunakan metode Weighted Overlay pada perangkat lunak GIS untuk menghasilkan peta tingkat risiko tanah longsor dan zona prioritas penanganan. Hasil pembobotan kumulatif AHP menunjukkan bahwa parameter aktivitas sosial ekonomi (18%), kepadatan penduduk (16%), dan volume lalu lintas harian rata-rata (15%) merupakan parameter yang memiliki tingkat kepentingan tertinggi dalam analisis risiko tanah longsor. Berdasarkan bobot Level 2 (L2) yang digunakan dalam analisis GIS, diperoleh nilai indeks risiko tanah longsor berkisar antara 4,54 hingga 5,39, yang diklasifikasikan menjadi tiga kelas, yaitu risiko rendah (4,54–4,82), risiko sedang (>4,82–5,10), dan risiko tinggi (>5,10–5,39). Distribusi spasial menunjukkan bahwa Segmen 1 didominasi oleh kelas risiko rendah, Segmen 2 didominasi oleh kelas risiko tinggi, sedangkan Segmen 3 berada pada kelas risiko sedang hingga tinggi. Berdasarkan hasil tersebut, Segmen 2 dan Segmen 3 ditetapkan sebagai Zona Prioritas I, sedangkan Segmen 1 ditetapkan sebagai Zona Prioritas II. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam penentuan prioritas mitigasi bencana serta pengelolaan infrastruktur jalan berbasis risiko di Kabupaten Bulungan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Aplikasi Jadam Liquid Fertilizer (JLF) dengan Lama Fermentasi Berbeda Terhadap PH Tanah Lahan Pasang Surut Di SP8 Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lahan pasang surut di SP8 Tanjung Buka, Kecamatan Tanjung Palas Tengah, Kabupaten Bulungan memiliki tingkat kemasaman tanah yang relatif tinggi sehingga menjadi kendala dalam budidaya tanaman. Kondisi tanah yang masam dapat menurunkan ketersediaan unsur hara dan meningkatkan kelarutan unsur toksik yang menghambat pertumbuhan tanaman. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk memperbaiki kondisi tersebut adalah aplikasi JADAM Liquid Fertilizer (JLF), yaitu pupuk organik cair hasil fermentasi bahan organik lokal yang mengandung unsur hara, bahan organik, dan mikroorganisme bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respons pH tanah lahan pasang surut terhadap aplikasi JADAM Liquid Fertilizer (JLF) dengan lama fermentasi berbeda serta menentukan lama fermentasi yang paling efektif dalam meningkatkan pH tanah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2026 di lahan Kelompok Tani Makmur SP8 Tanjung Buka. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (JLF fermentasi 14 hari), P2 (JLF fermentasi 21 hari), dan P3 (JLF fermentasi 28 hari), dengan lima ulangan. Parameter yang diamati meliputi pH, C-organik, Ca, dan Mg pada JLF serta perubahan pH tanah setelah aplikasi. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan (paired sample t-test) untuk mengetahui perbedaan pH tanah sebelum dan sesudah aplikasi JLF. Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa JLF fermentasi 14 hari memiliki pH 5,67, C-organik 32,66%, Ca 0,58%, dan Mg 0,23%; fermentasi 21 hari memiliki pH 5,82, C-organik 34,21%, Ca 0,51%, dan Mg 0,26%; sedangkan fermentasi 28 hari memiliki pH 5,52, C-organik 32,35%, Ca 0,49%, dan Mg 0,21%. Sebelum aplikasi, pH tanah berada pada kisaran 4,4-5,0. Setelah dua minggu aplikasi, pH tanah meningkat menjadi 5,68 pada perlakuan P1, 6,20 pada perlakuan P2, dan 5,80 pada perlakuan P3, sedangkan kontrol hanya mencapai 4,82. Perlakuan fermentasi 21 hari (P2) memberikan peningkatan pH tertinggi sebesar 1,20 unit dari pH awal 5,00 menjadi 6,20. Hasil uji t berpasangan menunjukkan bahwa aplikasi JADAM Liquid Fertilizer (JLF) mampu meningkatkan pH tanah lahan pasang surut secara nyata

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI ALGORITMA SEQUENTIAL COLORING DAN ALGORITMA WELCH POWELL DALAM PEWARNAAN GRAF

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NISCAYAH KIRING. implementation of the Sequential Coloring Algorithm and Welch Powell's Algorithm in graph coloring (mentor by Ratna Dwi Cristyanti). This study discusses the implementation of the Sequential Coloring Algorithm and Welch Powell's Algorithm in graph coloring. Graph coloring to solve course scheduling problems. Graph coloring is one of the applications in Graph theory, which is to give a color to a vertex, both minimum and maximum colors. The coloring process is carried out by avoiding the same color at the neighboring ends, so that a minimum color is obtained. Thus the user can more easily make a schedule. Based on the results of the study, it was shown that coloring graphs using both algorithms obtained color comparisons for each subject, where the coloring of scheduling nodes using Welch Powell's algorithm produced a chromatic number X(G) = 10 and the Sequential Coloring algorithm produced a chromatic number X(G) = 8 .

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BUBUK TEH JELAI (Coix Lacryma-Jobi.L) DAN SEDUHANNYA DENGAN PERLAKUAN WAKTU DAN SUHU ROASTING YANG BERBEDA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NURLINA. 201731023. “KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK BUBUK TEH JELAI (Coix Lacryma-Jobi.L) DAN SEDUHANNYA DENGAN PERLAKUAN WAKTU DAN SUHU ROASTING YANG BERBEDA” Teh merupakan minuman yang umum dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Umumnya teh berasal dari tanaman Camellia sinensis. Selain itu, tanaman lain yang dapat diolah menjadi teh adalah jelai. Teh jelai merupakan teh yang bebas dari kafein sehingga jika dikonsumsi secara berlebih tidak menimbulkan dampak negatif pada kesehatan. Teh jelai termasuk ke dalam kategori teh herbal karena berasal dari biji-bijian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bubuk teh jelai dan mengetahui kualitas organoleptik teh jelai setelah di roasting dengan menggunakan waktu dan suhu yang berbeda. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan 3 (tiga) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan dengan waktu dan suhu roasting yang berbeda. Karakteristik bubuk teh jelai yang telah di roasting menunjukkan semakin tinggi suhu yang digunakan maka semakin menurun kadar air pada bubuk teh jelai, obrix akan meningkat akibat proses pemanasan, jika kadar air semakin menurun maka presentase total gula akan meningkat. pH akan menurun jika suhu roasting yang digunakan semakin tinggi. Daya serap air berkaitan dengan kadar air, semakin rendah kadar air, maka semakin tinggi daya serap air yang dihasilkan. Organoleptik bubuk teh dan seduhan teh jelai menunjukkan bahwa semakin lama waktu dan suhu roasting yang digunakan, maka semakin berpengaruh terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa yang dihasilkan. Semakin tinggi suhu yang digunakan, maka semakin gelap warna yang akan dihasilkan akibat terjadinya proses karamelisasi. Aroma dan rasa yang diberikan akan semakin hangus akibat suhu roasting yang tinggi. Suhu roasting yang tinggi memberikan pengaruh pada tekstur bubuk jelai akibat penggunaan suhu tinggi.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Kajian Pembuatan Minyak goreng dari Kelapa (Cocos nucifera L.) dengan Proses Basah Secara Kimiawi Menggunakan Asam Sitrat (C6H8O7)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DEBI PERMATA AYU. 201831010. KAJIAN PEMBUATAN MINYAK GORENG DARI KELAPA (COCOS NUCIFERA L.) DENGAN PROSES BASAH SECARA KIMIAWI MENGGUNAKAN ASAM SITRAT (C6H8O7) Minyak goreng kelapa merupakan salah satu jenis minyak nabati yang diekstrak dari daging buah kelapa tua (Cocos nucifera L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi penambahan asam sitrat yang optimal serta pengaruhnya pada pembuatan minyak goreng kelapa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni hingga bulan Agustus 2022 di Laboratorium Pangan dan Pasca Panen Agroteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Kaltara. Rancangan yang digunakan pada penilitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan satu faktor yaitu penambahan asam sitrat yang terdiri dari 7 perlakuan dan 3 ulangan. Adapun perlakuannya yaitu 0% asam sitrat, 1% asam sitrat, 2% asam sitrat, 3% asam sitrat, 4% asam sitrat, 5% asam sitrat dan 6% asam sitrat. Hasil penelitian diperoleh bahwa penambahan asam sitrat yang optimal (terbaik) pada proses pembuatan minyak goreng kelapa adalah sebanyak 2%. Serta penambahan asam sitrat pada proses pembuatan minyak goreng kelapa berpengaruh terhadap warna minyak goreng kelapa. Sementara pada rasa dan aroma minyak goreng kelapa penambahan asam sitrat tidak berpengaruh.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh program PTSL terhadap pajak BEA perolehan HAK atas tanah dan bangunan di kabupaten Bulungan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh PTSL terhadap pendapatan pajak BEA perolehan hak atas tanah dan bangunan di kabupaten Bulungan yang berkaitan dengan pajak BPHTB merupakan pajak pengalihan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Pengalihan ini merupakan langkah maju yang dilakukan negara Indonesia dalam penataan sistem perpajakan nasional. Dalam penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh program PTSL terhadap penertiban sertifikat hak milik terhadap pajak BPHTB di kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan alat analisis regresi berganda jenis time series data yang di gunakan dalam bentuk tahunan di mulai dari awal tahun 2016 sampai 2020. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengaruh program PTSL terhadap penertiban sertifikat hak milik mempunyai pengaruh positif terhadap pajak BPHTB.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KUALITAS PELAYANAN DALAM PEMBUATAN SURAT PERNYATAAN PELEPASAN HAK ATAS TANAH (SPPHT) PADA KELURAHAN TANJUNG SELOR HILIR KABUPATEN BULUNGAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut untuk menganalisis kualitas pelayanan dalam pembuatan Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHT) pada Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui factor-faktor penghambat dan pendukung terhadap kualitas pelayanan dalam pembuatan Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHT) pada Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan. Tipe penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah tipe penelitian deskriptif dengan menginterpretasikan data kualitatif, penelitian deskriptif adalah jenis penelitian yang memberikan gambaran atau uraian atas suatu keadaan sejelas mungkin tanpa ada perlakuan terhadap objek yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian SPOPP (Standar Prosedur Operasional Pelayanan Pertanahan) Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota atau yang sekarang lebih akrab dikenal dengan SOP menyebutkan bahwa sebuah alas hak sekurang-kurangnya terdiri atas Surat Pernyataan Penguasaan Fisik Bidang Tanah yang ditandatangani di atas materai secukupnya oleh subyek hak yang memuat berbagai keterangan mengenai tanahnya meliputi data diri pemilik, letak, batas dan luasnya, jenis tanah yang dikuasai (Pertanian/non Pertanian), Rencana Penggunaan Tanah, dan Status Tanahnya (Tanah Hak atau Tanah Negara). Surat Penryataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHT) mempunyai kekuatan hukum sebagai bukti atas penguasaan sebidang tanah. surat keterangan pengusaan tanah di Kabupaten Bulungan, yang mana masyarakat di Kelurahan Tanjung Selor banyak mempercayakan proses jual beli tanah kepada kepala Lurah. Kualitas pelayanan pembuatan sertifikat tanah yang dilihat dari dimensi tangible dan emphaty sudah berjalan dengan baik , sedangkan pada dimensi reliability, responsiveness dan assurance masih belum berjalan dengan baik,yang menghambat kualitas pembuatan Surat Penryataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHT) di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan diantaranya : reliability terkait dengan masih ada petugas yang tidak dapat mengoperasiakn komputer, responsiveness terkait dengan kurangnya kecermatan petugas dalam memeriksa berkas pemohon, assurance terkait dengan syarat dan prosedur yang rumit dan waktu penerbitan Surat Penryataan Pelepasan Hak Atas Tanah (SPPHT) yang mengalami keterlambatan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pola Konsumsi Masyarakat Bulungan Selama Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Situasi pada masa pandemi COVID-19, segala aspek kehidupan cenderung mengarah pada situasi normal baru. Himbauan pemerintah kepada masyarakat untuk melakukan pekerjaan dari rumah (working for home) dan menjaga jarak secara fisik (social/physical distancing) serta beberapa kebijakan pemerintah daerah yang mengimplementasikan karantina wilayah secara parsial dan melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kegiatan dikeramaian, telah membuat perubahan situasi yang baru di hampir semua aspek kehidupan, termasuk perubahan pola rantai pasok pangan mulai dari hulu hingga hilir sehingga menimbulkan permasalahan konsumsi pangan masyarakat terkait keseimbangan jumlah dan jenis pangan yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola konsumsi dan kualitas komsumsi pangan rumah tangga di Kelurahan Tanjung Selor Hilir.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENDAPATAN PEMERINTAH TERHADAP PENERBITAN SERTIFIKAT HAK MILIK PAJAK BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) DIKABUPATEN BULUNGAN TAHUN (2013-2017).

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT BPHTB tax is a tax on the transfer of the central government to local governments. This transfer is a step forward that made Indonesian State in structuring the national taxation system. This study aims to demonstrate empirically the effect of the issuance of the tax certificate proprietary BPHTB in Bulungan. Data collection is done by conducting research data supporting through literature as well as records or reports related to this research with data collection on the list of IN 301. Listing application for registration on the ground that the Land Office Bulungan Agencies. This study uses quantitative data with the type of time series data used in the annual forms ranging from 2013 to 2017. The results of this study indicate that the issuance of the certificate of HM positively influences BPHTB tax. Keywords: Freehold (HM), Customs Acquisition of Land and Building (BPHTB) Bulungan .

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail