Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

17 hasil
Subjek: persepsi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT KECAMATAN TANJUNG SELOR TERHADAP RENCANA PEMBENTUKAN DAERAH OTONOMI BARU KOTA TANJUNG SELOR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembentukan Daerah Otonomi Baru Kota Tanjung selor terus dipersiapkan oleh pemerintah daerah. Persyaratan secara fisik maupun administrasi terus dipersiapkan. Untuk pemekaran wilayah terus dilakukan, untuk membentuk kota minimal ada empat kecamatan yang terbentuk. Pembentukan DOB kota Tanjung selor muncul berdasarkan aspirasi masyarakat dan dukungan Tokoh masyarakat. Penelitian skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Tokoh masyarakat kecamatan Tanjung selor terhadap rencana pembentukan daerah otonomi baru kota tanjung selor dan faktor pendukung dan penghambat terhadap rencana pembentukan daerah otonomi baru kota Tanjung selor. Metode yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Deskriptif kualitatif adalah metode menggambarkan, mendeskripsikan, menjelaskan, dan menjawab masalah secara lebih rinci yang akan ditemukan dengan meneliti sebanyak mungkin individu, kelompok atau peristiwa dan data penelitian diperoleh melalui observasi dengan cara mewawancarai para informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi tokoh masyarakat kecamatan tanjung selor terhadap rencana pembentukan daerah otonomi baru kota Tanjung selor yaitu mendukung hal tersebut karena pembentukan daerah otonomi baru meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan infrastruktur dan membuka lapangan pekerjaan. Faktor pendukung pembentukan DOB kota tanjung selor; jumlah penduduk, perintah dari UU, dukungan masyarakat, SDA mendukung serta sarana dan prasarana mendukung. Faktor penghambat; belum memenuhi syarat, permasalahan anggaran, kurangnya sosialisasi, pemerintah lambat dan moratorium.

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

persepsi masyarakat desa Tanah Kuning terhadap pengembangan Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI) di kecamatan Tanjung Palas Timur kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERSEPSI MASYARAKAT DESA TANAH KUNING TERHADAP PEMBANGUNAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA (KIPI) DI KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam melakukan penelitian ini untuk mengetahui untuk mengtahui persepsi masyarakat Desa Tanah Kuning terhadap pembangunan KIPI di Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Metode kuantitatif adalah metode penelitian untuk menguji teori-teori tertentu dengan cara meneliti hubungan antarvariabel yang diukur dengan instrumen-instrumen penelitian sehingga data yang terdiri dari angka-angka dapat dianalisis berdasarkan prosedur-prosedur statistik. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu persepsi masyarakat desa tanah kuning terhadap pembangunan Kalimantan Industrial Park Indonesia (Kipi) di Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan yaitu 1)Persepsi masyarakat desa Tanah Kuning terhadap pembangunan KIPI dari aspek kognitif yaitu 80% mengatakan Sangat Setuju, 15,66 % mengatakan Setuju, 4,33% mengatakan Cukup.2). Persepsi masyarakat desa Tanah Kuning terhadap pembangunan KIPI dari aspek afektif berkaitan dengan rasa senang masyarakat yaitu 29,33% mengatakan Sangat Setuju, 27,33 % mengatakan Setuju, 14,66% mengatakan Cukup, 17% mengatakan tidak setuju, dan 11,66% mengatakan sangat tidak setuju.3.)Persepsi masyarakat desa Tanah Kuning terhadap pembangunan KIPI dari aspek konatif atau dukungan masyarakat yaitu 13% mengatakan Sangat Setuju, 17,33 % mengatakan Setuju, 24% mengatakan Cukup, 24,33% mengatakan tidak setuju, dan 24,66% mengatakan sangat tidak setuju.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI MASYARAKAT TERKAIT PENGELOLAAN PARKIR DI PASAR INDUK KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fokus penelitian ini adalah masalah pengelolaan parkir di Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Permasalahan ini dicirikan oleh fasilitas parkir yang tidak memadai, penempatan kendaraan yang tidak teratur, dan kurangnya petugas yang mengawasi. Kondisi ini menyebabkan kemacetan dan tidak nyaman bagi pengunjung, jadi penting untuk melihat bagaimana masyarakat melihat layanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mempelajari bagaimana masyarakat melihat pengelolaan parkir. Selain itu, penelitian ini berfungsi sebagai referensi bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Studi ini sangat penting karena penataan parkir sebagai bagian dari sistem transportasi dan pelayanan publik sangat penting karena berdampak langsung pada ketertiban dan kenyamanan di pasar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Model Miles dan Huberman digunakan untuk menganalisis data. Teori persepsi masyarakat (Liliweri) dengan indikator tanggapan, pendapat, dan penilaian digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat tentang pengelolaan parkir cukup negatif. Dari segi tanggapan, pengelolaan dianggap sudah berjalan tetapi belum optimal. Dari segi pendapat, masyarakat mengeluhkan keterbatasan lahan, tidak adanya rambu dan marka parkir, dan kurangnya petugas. Dari segi penilaian, pengelolaan dianggap belum memenuhi harapan masyarakat, terutama dalam hal fasilitas dan ketertiban. Pembicaraan menunjukkan bahwa ada perbedaan antara keadaan sebenarnya dan harapan masyarakat, yang dipengaruhi oleh kekurangan infrastruktur, kurangnya pengawasan, dan kurangnya kesadaran pengguna. Akibatnya, diperlukan perbaikan dengan menyediakan fasilitas yang memadai, meningkatkan kinerja petugas, dan menata sistem parkir dengan lebih baik.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Persepsi pengguna terhadap pelayanan perpustakaan SD Negeri 007 Tanjung Palas Kabupaten Bulungan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui persepsi pengguna terhadap pelayanan pengguna di perpustakaan SD Negeri 007 Tanjung Palas Hulu kabupaten bulungan.Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan membahas obyek yang diteliti secara mendalam. Pada penelitian kualitatif ini pemilihan informan atau subjek penelitian menggunakan criterion based selection, yaitu pemilihan informan atau subjek penelitian yang didasarkan pada asumsi bahwa subjek tersebut sebagai aktor dalam tema penelitian yang diajukan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif.Pelayanan sirkulasi adalah kegiatan melayani peminjaman dan pengembalian buku-buku perpustakaan sekolah. Pelayanan sirkulasi di perpustakaan merupakan salah satu kegiatan yang bersifat langsung dengan pengguna perpustakaan.bagian dalam pelayanan sirkulasi ialah melayani peminjaman buku dan pengembalian Buku . Pelayanan teknis di perpustakaan adalah seluruh kegiatan yang berhubungan dengan persiapan penyajian bahan pustaka kepada pengguna seperti kegiatan pengadaan dan pengelolaan bahan pustaka. Pelayanan teknis perpustakaan merupakan layanan yang tidak langsung berhubungan dengan pembaca (technical servis) pengerjaannya meliputi Klasifikasi bahan-bahan pustaka dan Penyusunan Buku.Pelayanan Sirkulasi berjalan dengan cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan pelayanan sirkulasi yang meliputi melayani peminjaman buku yang terdapat pada dua sistem yaitu sistem terbuka dan sistem tertutup.Pada pelayanan ini petugas perpustakaan berhubungan langsung dengan pengguna perpustakaan dalam hal membantu pengguna menemukan buku yang diinginkan. Melayani pengembalian buku, petugas perpustakaan memberikan denda apabila siswa tidak mengembalikan buku pada waktu yang telah ditentukan. Pelayanan Teknis berlangsung cukup baik. Hal ini bisa dilihat dari kegiatan pelayanan teknis di sekolah meliputi Klasifikasi bahan-bahan pustaka menggolongkan bahan pustaka sesuai dengan jenis dan subjeknya dan penyusunan buku-buku dilakukan sesuai dengan sistem tertentu.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI DAN INTENSI PELAKU USAHA (UMKM) TERHADAP PENGGUNAAN QRIS SEBAGAI SISTEM PEMBAYARAN TRANSAKSI DIGITAL PASCA PANDEMI COVID-19 DI BULUNGAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan intensi UMKM terhadap penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran berbasis digital di Kabupaten Bulungan. Pendekatan penelitian kualitatif digunakan untuk menguraikan fenomena tersebut. Teknik yang digunakan berupa triangulasi data yakni dengan menggabungkan sumber data yang didapat dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Sampel penelitian sebanyak 7 UMKM di Kabupaten Bulungan yang telah menggunakan QRIS sebagai proses pembayaran secara digital. Indikator yang digunakan untuk melihat persepsi pada pelaku UMKM ditinjau dari persepsi manfaat, pengaruh eksternal, persepsi hambatan, persepsi kemudahan, dan pemahaman akan QRIS. Adapun intensi pelaku UMKM terhadap QRIS juga dibentuk dari ketiga persepsi tersebut disertai kendala atau pun hambatan dan faktor eksternal yang mempengaruhinya. Penelitian ini megindikasikan bahwa pelaku UMKM memiliki persepsi positif terhadap QRIS sehingga bisa membentuk intensi yang kuat bagi mereka untuk menerapkan sistem pembayaran secara digital melalui QRIS.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Persepsi Masyarakat Desa Long Pelban dan Long Lejuh Terhadap Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air di Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat Desa Long Pelban dan Long Lejuh terhadap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air di Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air di Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari informan yang terkait terhadap judul. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik observasi berdasarkan keadaan di lapangan serta teknik wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pihak yang terkait yakni Pemerintah Desa Long Pelban dan Long Lejuh, dan masyarakat Desa Long Pelban dan Long Lejuh yang berjumlah 30 orang. Dari hasil penelitian ini diketahui persepsi masyarakat dalam komponen kognitif dimana masyarakat kedua desa telah mengetahui dan mendukung kegiatan pembangunan yang akan dilakukan, dalam komponen afektif tanggapan dari masyarakat kedua desa sangat menerima program pembangunnan ini, dalam komponen konatif masyarakat dari kedua desa telah siap dengan keadaan kedepannya baik dalam kegiatan relokasi hingga menyesuaikan dengan kehidupan dilokasi pemukiman baru, sedangkan faktor pendukung dalam pembangunan ini yakni pengawasan dan sumber daya alam, dan faktor penghambat terdiri atas pembebasan lahan dan akses transportasi.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN PUSKESMAS PEMBANTU DI SP 8 TANJUNG BUKA KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah : 1) mengetahui Persepsi Masyarakat Terhadap Pelayanan Kesehatan Puskesmas Pembantu di Sp 8 Tanjung Buka. 2) untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menghambat pelayanan Puskesmas Pembantu di Sp 8 Tanjung Buka. Jenis penelitian yaitu kualitatif deskriptif. Pemilihan informan dengan cara memilih informan secara sengaja berdasarkan kriteria dengan menggunakan teknik analisis data seperti observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Persepsi Masyararakat Terhadap Pelayanan Kesehatan Puskesmas Pembantu di Sp 8 Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan yaitu 1). Transparansi sudah dianggap baik oleh masyarakat dalam memberikan pelayanan selalu terbuka dan tidak pernah mempersulit masyarakat, 2). Akuntabilitas belum dianggap baik karena karena pihak pustu tidak sepenuhnya memenuhi tugasnya, 3). Kondisional adapun pustu ini layak dijadikan tempat berobat dengan fasilitas minim, 4). Partisipatif sudah dianggap baik oleh masyarakat dalam memberikan pelayanan, 5). Courtesy sudah dianggap baik oleh masyarakat karena sikap dan prilaku yang ramah tidak membeda-bedakan pasien, 6). Credibility sudah sangat baik dan masyarakat karena telah memberikan kepercayaan sepenuhnya dengan pegawai pustu, 7). Security sudah dianggap cukup baik oleh masyarakat dalam hal memberikan obat-obatan, 8). Acces belum dianggap baik oleh masyarakat karena jalanan yang ada di sp 8 tidak cukup baik, 9). Communication sudah dianggap baik oleh masyarakat karena selalu berkomunikasi menggunakan bahasa yang dapat dipahami oleh masyarakat, 10), Understanding The Custemer sudah dianggap baik oleh masyarakat dalam memahami setiap kebutuhan pasiennya.Faktor Penghambat Pelayanan Puskesmas Pembantu di Sp 8 Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah yaitu obat-obatan serta sarana dan prasarana yang kurang memadai.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Ekuitas Merek (Brand Equity) Pada Keputusan Pembelian Produk Smartphone Vivo Di Tanjung Selor

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Barbara Bolen Aran. Melakukan Penelitian tentang Pengaruh Ekuitas Merek (Brand Equity) Pada Keputusan Pembelian Produk Smartphone Vivo Di Tanjung Selor. Dengan bimbingan Ibu Rina Sri Wahyuni,SE.,M.ACC. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Ekuitas Merek (Brand Equity) Pada Keputusan Pembelian Produk Smartphone Vivo Di Tanjung Selor. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh pengunjung Konter Vivo di Tanjung Selor, karena pengunjung tidak bisa diketahui secara pasti jumlahnya maka pengambilan sampel menggunakan Pendekatan Roscoe. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 150 responden. Pengumpulan data berupa kuisioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 20 dan structural equation modeling (SEM). Hasil penelitian ini adalah, pertama, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara Kesadaran Merek berpengaruh positif signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai Koefisien 0.35 dan nilai probability 0.009. Variabel Kesadaran Merek lebih terlihat dari mengenal logo dengan nilai loading faktor sebesar 0.77 dan nilai probality 0.000, variabel keputusan pembelian lebih terlihat dari Kemantapan dengan nilai loading faktor sebesar 0.69. Kedua, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara Asosiasi Merek berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai Koefisien 0.18 dan nilai probability 0.406. Variabel Asosiasi Merek lebih terlihat dari Inovatif dengan nilai loading faktor sebesar 0.61 dan nilai probality ***,variabel Keputusan Pembelian lebih terlihat dari Kemantapan dengan nilai loading faktor sebesar 0.69. ketiga, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara Persepsi Kualitas berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai Koefisien 0.08 dan nilai probability 0.658. Variabel Persepsi Kualitas lebih terlihat dari Kemudahan dengan nilai loading faktor sebesar 0.83 dan nilai probality ***, variabel Keputusan Pembelian lebih terlihat dari Kemantapan dengan nilai loading faktor sebesar 0.69. keempat, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara Loyalitas Merek berpengaruh positif signifikan terhadap Keputusan Pembelian dengan nilai Koefisien 0.73 dan nilai probability ***. Variabel Loyalitas Merek lebih terlihat dari Harga Optimum dengan nilai loading faktor sebesar 0.79 dan nilai probality ***, variabel Keputusan Pembelian lebih terlihat dari Kemantapan dengan nilai loading faktor sebesar 0.69.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN PASAR SORE DI TANJUNG SELOR (studi pasar sore, tanjung selor, kabupaten bulungan, kalimantan utara)

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai persepsi masyarakat terhadap keberadaan pasar sore di Tanjung selor dan untuk mengetahui faktor faktor apa saja yang membuat pasar sore sampai sekarang masih dipertahankan keberadaan nya . Informan kunci dalam penelitian ini adalah masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar area pasar sore, sedangkan informan pendukung terdiri dari pejabat Dinas Disperindagkop, serta beberapa masyarakat umum yang tidak bertempat tinggal di area pasar sore. Menurut jenis data yang digunakan serta tingkat eksplanasinya, maka penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari tiga hal utama dalam menganalsis data, yaitu : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa secara umum, mayoritas masyarakat tidak keberatan ataupun terganggu dengan keberadaan pasar sore. Hal tersebut dapat dilihat dari data-data yang ada serta hasil wawancara dengan berbagai informan..Kemudian adapun faktor – faktor yang membuat pasar sore masih dipertahankan keberadaannya sampai saat ini adalah belum tercapainya kesepakatan antara pedagang dengan pemerintah terkait penempatan lokasi baru serta kedisiplinan pengelola pasar serta aturan terkait kebersihan pasar yang dinilai cukup baik.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI MASYARAKAT TANJUNG SELOR TERHADAP FENOMENA PERILAKU PEDAGANG BENSIN ECERAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Masyarakat Tanjung Selor Terhadap Fenomena Perilaku Pedagang Bensin Eceran agar dapat mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap fenomena ini. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan tehnik Observasi berdasarkan keadaan dilapangan serta tehnik Wawancara.Populasi penelitian adalah karyawan SPBU, Masyarakat Tanjung Selor, Pedagang Bensin Eceran dan instansi terkait. pengelolaan Data dilakukan dengan Analisis Kualitatif melalui tahapan pengumpulan Data, reduksi data,penyajian data dan Penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini diketahui Bahwa persepsi masyarakat tanjung selor tebagi menjadi dua yaitu setuju dengan adanya pedagang bensin eceran dan tidak setuju dengan adanya pedagang bensin eceran serta prilaku dan karakteristik orang lain, Peroses kognitif, faktor lingkungan dan latar budaya menjadi peran dalam membentuk pola prilaku bagi pedagang bensin eceran.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PDAM (Studi pada Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Bulungan)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Bulungan. Persepsi merupakan persepsi dapat dilihat dalam arti sempit yaitu penglihatan bagaimana cara seseorang melihat sesuatu. Manusia tidak lepas dari kegiatan berpresepsi, hampir setiap hari manusia berpresepsi seperti persepsi ketika berkomunikasi dengan masyarakat, mengenai dengan perizinan, bertemu dengan petugas instansi, dan sebagainya. Jenis metode yang di lakukan dalam penelitian ini adalah jenis deskriptif kualitatif. Fokus penelitian yang dilakukan berfokus kepada Persepsi masyarakat terhadap Pelayanan PDAM Kabupaten Bulungan dengan memilih informan yaitu Kepala PDAM, Pegawai PDAM dan Masyarakat pelanggan PDAM Kabupaten bulungan. Dan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukan bahwa persepsi masyarakat terhadap pelayanan PDAM Kabupaten bulungan adalah sejauh ini dari tahun ketahun kualitas pelayanan sudah cukup baik dalam pelayanan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN PENGADAAN BARANG/JASA SECARA ELEKTRONIK (Studi pada LPSE Provinsi Kalimantan Utara)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap layanan pengadaan barang/jasa pada LPSE Provinsi Kalimantan Utara. Jenis penelitian yang dilakukan apabila ditinjau menurut pendekatan yang digunakan merupakan jenis penelitian naturalistik. Metode penelitian ini sering disebut dengan metode kualitatif. Informan penelitian ini berjumlah 13 orang yang diperoleh dengan teknik sampling purposive. Data penelitian ini diperoleh dengan teknik observasi pemeran serta, wawancara, angket/kuesioner, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif dari dari Miles dan Huberman (1992) yang terdiri dari tiga tahapan analisis yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Komponen pengukuran layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik pada LPSE Provinsi Kalimantan Utara terdiri dari : Persyaratan pelayanan, Sistem, mekanisme, dan prosedur, Jangka waktu penyelesaian, Biaya, Produk pelayanan, dan Penanganan pengaduan, saran dan masukan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan diketahui bahwa persepsi masyarakat terhadap layanan pengadaan barang/jasa secara elektronik pada LPSE Provinsi Kalimantan Utara secara keseluruhan tergolong baik dengan tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi khususnya pada komponen biaya pelayanan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Persepsi masyarakat dalam pemilihan kepala desa pejalin periode 2019-2025 kecamatan tanjung palas kabupaten bulungan

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Juleha M, 2019. Persepsi masyarakat dalam Pemilihan kepala Desa Pejalin Periode 2019-2025 Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Skripsi Jurusan Administrasi Negara. Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik. Universitas Unikaltar Tanjung Selor. Pembimbing Utama: Syaini, S.soS.M.IP. Kata Kunci: Persepsi, masyarakat, Kepala Desa, Pengertian Desa Subjek Penelitian ini adalah Kepala desa, BPD, RT dan Masyarakat desa yang merupakan bagian dari masyrakat desa Pejalin yang memegang peran penting di lingkungan masyarakat terutama dibidang Pelayanan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menggambarkan persepsi masyarakat terhadap pemilihan Kepala Desa Pejalin untuk periode 2019-2025 Kabupaten Bulungan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada aspek Kognitif, hampir seluruh informan menyatakan bahwa mengetahui sosok calon kepala desa yang akan dipilih, mendukung serta memandang positif untuk penyelenggaraan pesta demokrasi pemilihan kepala desa Pejalin untuk masa jabatan 6 tahun sekali.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RENCANA PEMBANGUNAN KAWASAN INDUSTRI DAN PELABUHAN INTERNASIONAL DI DESA MANGKUPADI KABUPATEN BULUNGAN PROPINSI KALIMANTAN UTARA

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RENCANA PEMBANGUNAN KAWASAN INDUSTRI DAN PELABUHAN INTERNASIONAL DI DESA MANGKUPADI KAB. BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA ABSTRAK Arjuna “persepsi masyarakat terhadap rencana pembangunan kawasan industri dan pelabuhan internasional di desa mangkupadi kab. Bulungan provinsi kalimantan utara di bawah Pembimbing ASLAN M.Ec., Dev. Adapun Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis persepsi masyarakat terhadap rencana pembangunan kawasan industri dan pelabuhan internasional di desa mangkupadi kab. bulungan provinsi kalimantan utara. mangkupadi adalah sebuah desa di kecamatan Tanjung palas timur, kabupaten bulungan, kalimantan utara, indonesia. desa ini termasuk dalam wilayah pengembangan zona industri pelabuhan internasional (KIPI) yang merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) dan termasuk dalam 11 program prioritas nasional pemerintah provinsi kalimantan utara. perencanaan pengembangan KIPI dimasukkan dalam master plan pengembangan industri nasional (RIPIN) 2015-2035. pengembangan lahan industri tanah kuning mangkupadi akan disertai dengan pembangunan infrastruktur berupa jalan dan jembatan, pelabuhan, bandara dan didukung oleh pembangunan pembangkit listrik tenaga air di kabupaten bulungan dengan kapasitas hingga 6.600 MW, dan diharapkan dapat menyediakan listrik yang murah dan kompetitif untuk industri alumnia dan turunannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari persepsi masyarakat tentang rencana pengembangan KIPI di desa mangkupadi, hal ini dilatar belakangi oleh luas hingga lebih dari 10.000 hektar. di mana industri inti yang akan dikembangkan di wilayah ini tidak hanya industri hilir pengolahan mineral, tetapi juga industri pengolahan minyak kelapa sawit, kakao dan produk perikanan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI DESA LONG BELUAH KECAMATAN TANJUNG PALAS BARAT KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengetahui pendapat masyarakat terhadap keberadaan perkebunan kelapa sawit di desa Long Beluah kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui dampak keberadaan perkebunan kelapa sawit terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di desa Long Beluah kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Informan penelitian kepala desa desa Long Beluah, Tokoh adat, Perangkat desa, Pemuda Karang Taruna, Masyarakat 4 orang (bekerja di kebun kelapa sawit), Pihak Perusahaan PT. Inti Selaras Perkasa. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu Persepsi masyarakat terhadap keberadaan perkebunan kelapa sawit di Desa Long Beluah Kecamatan Tanjung Palas Barat dari aspek kehidupan sosial ekonomi dinilai baik karena karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Dari aspek kehidupan sosial budaya, masyarakat desa Long Beluah menilai bahwa sosial budaya masyarakat mengalami perubahan, dimana budaya gotong-royong semakin berkurang. Dari aspek lingkungan alam, masyarakat desa Long Beluah mempersepsikan kurang baik karena menimbulkan pencemaran air bersih dan hilangnya satwa, dan semakin berkurangnya hutan. Dampak keberadaan perkebunan kelapa sawit terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat di Desa Long Beluah dari sisi positif meningkatnya pendapatan ekonomi masyarakat, membuka lapangan pekerjaan, membangun infrastruktur. Dampak negatif yang dirasakan masyarakat terjadinya banjir, hilangnya keragaman hayati, terjadinya erosi, banyaknya hama yang menyebabkan kesuburan tanaman masyarakat berkurang, air keru, dan terjadi konflik dalam masyarakat. Kata Kunci: persepsi, masyarakat, perkebunan kelapa sawit

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI MASYARAKAT SUKU DAYAK UMA LASAN TERHADAP PERATURAN PEMERINTAH TENTANG LARANGAN PEMBAKARAN LAHAN (Studi tentang ladang berpindah di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

James Ronaldy, Persepsi Masyarakat Suku Dayak Uma Lasan Terhadap Praturan Pemerintah Tentang Larangan Pembakaran Lahan (Studi Khasus Tentang Ladang Berpinda Di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan). Dibawah Burhanuddin, M.Si. Tujuan penlitian yaitu Untuk mendeskripsikan persepsi masyarakat suku Dayak Uma Lasan di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan terhadap larangan pemerintah tentang pembakaran hutan dalam sistem ladang berpindah dan untuk menhetahui pemahaman suku Dayak Uma Lasan di Desa Antutan Kecamatan Tanjung Palas terhadap peraturan pemerintah tentang larangan pembakaran hutan yang membatasi ladang berpindah. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif, informan yaitu Kepala Desa, Wakil, Ketua Adat, ketua RT, dan Tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: pengumpulan data, reduksi data, display data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu Persepsi masyarakat Suku Dayak Uma Lasan terhadap larangan pemerintah tentang ladang berpindah di Desa Antutan tidak sesuai dengan tradisi suku Dayak Uma Lasan di Desa Antutan dalam mencari dan memenuhi kebutuhan dengan cara sistem ladang berpindah yang harus melalui proses penebasan hutan, penebang dan dibakar. Masyarakat Dayak Uma Lasan peduli terhadap hutan, tidak membakar hutan dengan sembarangan, dan dalam sistem ladang berpindah, lahan yang dibakar merupakan hutan yang sudah dibersikan dan ditebang. Dalam pembuatan ladang berpindah Dayak Uma Lasan mencega dan menanggulangi jika terjadinya kebakaran hutan dan berupaya menjaga dan melestarikan hutan supaya hutan tersebut dapat digunakan kembali. Pemahaman suku Dayak Uma Lasan di Desa Antutan terhadap peraturan pemerintah tentang larangan pembakaran hutan yang membatasi ladang berpindah dipahami bahwa membakar huatan dengan sembarangan merupakan suatu tindakan yang tidak benar dan bertentangan dengan peraturan pemerintah. Dalam sistem ladang berpindah salah satu kegiatan yang harus dilakukan yaitu membakar lahan yang sudah ditebas dan ditebang, itu merupakan suatu tradisi atau adat istiadat dalam pembuatan ladang berpindah. Sebagai masyarakat adat, masyarakat memahami untuk berkewajiban mencega kerusakan dan atau pencemaran lingkungan yang diakibatkan kebakaran hutan dan tidak membakar hutan sembarangan tanpa melihat kondisi alam dan izin dari kepala adat.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PEMBANGUNAN DESA (Studi Desa Bumi Rahayu)

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAKSI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap terhadap pembangunan desa di Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembangunan di Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang dilakukan jika ditinjau dari tingkat eksplanasinya merupakan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian diperoleh dengan teknik observasi pemeran serta, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan analisis interaktif dari Miles dan Huberman (1992) terdiri dari tiga tahapan analisis yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Pada penelitian ini indikator pembangunan desa yang digunakan meliputi bidang penyelenggaraan pemerintahan desa, bidang pelaksanaan pembangunan desa, bidang pembinaan kemasyarakatan desa, dan bidang pemberdayaan masyarakat desa. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diketahui bahwa persepsi masyarakat terhadap pembangunan desa di Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor secara keseluruhan dapat dikatakan sudah baik khususnya pada bidang pelaksanaan pembangunan desa dan bidang pemberdayaan masyarakat desa. Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembangunan desa di Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor terdiri dari faktor dana desa, partisipasi masyarakat, kualitas sumber daya manusia, dan kinerja pemerintahan desa. Kata Kunci : Persepsi masyarakat, Pembangunan desa, dan Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor. THE PERCEPTION OF THE COMMUNITY TO VILLAGE DEVELOPMENT (Study on Bumi Rahayu Village, Tanjung Selor Sub-District, Bulungan District) ABSTRACT This study aims to determine the public perception of the village development in Bumi Rahayu Village, Tanjung Selor District, Bulungan District, and the factors that influence the implementation of development in Bumi Rahayu Village, Tanjung Selor Sub-District, Bulungan District. Type of research conducted when viewed from the level eksplanasinya is a descriptive research type. The research data were obtained by observation technique of the cast, questionaire, interview, and documentation. While the analysis of research data using interactive analysis of Miles and Huberman (1992) consists of three stages of analysis of data reduction, data presentation, and withdrawal of conclusions / verification. In this study the indicators of village development that are used include the field of administration of village administration, the field of implementation of village development, the field of village community development, and the empowerment of village communities. Based on the results of research and discussion is known that the perception of the community on the development of villages in Bumi Rahayu Village Tanjung Selor District as a whole can be said to have been good, especially in the field of village development and empowerment of village communities. Factors influencing the implementation of village development in Bumi Rahayu Village, Tanjung Selor District consists of village funding factors, community participation, human resource quality, and village government performance. Keywords : Public perception, Village development, and Bumi Rahayu Village, Tanjung Selor District.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail