Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

72 hasil
Subjek: PERT
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Optimasi Formulasi Biskuit Berbasis Tepung Mocaf dan Bubuk Ampas Kelapa dengan Fortifikasi Tepung Daun Kelor

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi optimum biskuit berbasis tepung mocaf, bubuk ampas kelapa, dan tepung daun kelor berdasarkan tingkat kesukaan panelis, menganalisis pengaruh perbedaan proporsi bahan terhadap karakteristik fisik dan organoleptik biskuit, serta mengetahui kandungan serat dan nutrisi pada formulasi terbaik. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2026 di Laboratorium Universitas Kaltara dan Laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech (SIG). Penentuan formulasi menggunakan perangkat lunak Design Expert versi 13.0 dengan metode Mixture D-Optimal yang menghasilkan 14 formulasi percobaan. Respon yang diamati meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan kadar air. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan penentuan formulasi optimum dilakukan dengan metode Numerical Optimization, kemudian divalidasi menggunakan One-Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan proporsi tepung mocaf, bubuk ampas kelapa, dan tepung daun kelor memberikan pengaruh nyata terhadap respon warna, aroma, rasa, dan tekstur, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air. Optimasi menghasilkan formulasi terbaik yang selanjutnya divalidasi dan menunjukkan bahwa model mampu memprediksi sebagian besar respon dengan baik. Hasil analisis laboratorium pada formulasi optimum menunjukkan bahwa biskuit memenuhi persyaratan kadar air sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) serta mengandung protein, lemak, karbohidrat, serat pangan, energi, besi (Fe), dan kalsium (Ca), sehingga berpotensi dikembangkan sebagai produk pangan fungsional berbasis bahan pangan lokal.

10 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Potensi pengembangan pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal di Kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan pariwisata dan kearifan lokal terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat dan pelaku sektor pariwisata di Kabupaten Bulungan, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel pengembangan pariwisata tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,885. Sementara itu, variabel kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,579. Secara simultan, pengembangan pariwisata dan kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,494 menunjukkan bahwa 49,4% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 50,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Tenaga kerja dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tutik Wulandari, “Pengaruh Tenaga Kerja dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Bulungan” di bawah bimbingan Nurus Soimah, S.Pd., M.Ec.Dev.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tenaga kerja dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi diKabupaten Bulungan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series selama periode tahun 2017–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan instansi terkait. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tenaga kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, pengeluaran pemerintah berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, tenaga kerja dan pengeluaran pemerintahberpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, yang menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama memiliki peran dalam menjelaskan variasi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh lingkungan pertemanan terhadap perilaku sosial yang berdampak pada gaya hidup Generasi Z di Kota Tanjung Selor

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurul Atiqah, Pengaruh Lingkungan Pertemanan Terhadap Perilaku Sosial Yang Berdampak Pada Gaya Hidup Generasi Z Di Kota Tanjung Selor. Berkuliah di Universitas Kaltara dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, S.E., MM., AK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh signifikan Lingkungan Pertemanan terhadap Gaya Hidup, Lingkungan Pertemanan terhadap Perilaku Sosial, dan Perilaku Sosial terhadap Gaya Hidup Generasi Z Di Kota Tanjung Selor. Metode penelitian yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Generasi Z yang ada di Kota Tanjung Selor. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 100 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23 dan SEM versi 23. Hasil penelitian ini adalah pertama, ditemukan bahwa Lingkungan Pertemanan berpengaruh negatif dan tidak signifikan pada Gaya Hidup. Kedua, Lingkungan Pertemanan berpengaruh positif namun tidak signifikan pada Perilaku Sosial. Dan ketiga, Perilaku Sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Gaya Hidup.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Lama Perendaman Dengan Pupuk Hormon Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Varietas Mentimun (Cucumis sativus L.)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh lama perendaman benih menggunakan pupuk hormon terhadap varietas mentimun. Rancangan Percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial. Faktor 1: Varietas (L) terdiri dari L₁ = Mentimun Lokal, L₂ = Mentimun Jepang. Faktor 2: Perlakuan Pupuk Hormon terdiri dari J₀ = tanpa perlakuan (kontrol), J₁ = perendaman 5 menit, J₂ = perendaman 10 menit, J₃ = perendaman 15 menit, sehingga diperoleh 8 Interaksi Perlakuan. Parameter yang diamati antara lain panjang sulur (cm), jumlah daun (helai), lebar daun (cm), umur berbunga (hst), umur panen (hst), panjang buah (cm), diameter buah (cm), bobot buah (cm), jumlah buah per tanaman. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa perlakuan pupuk hormon berpengaruh nyata terhadap panjang sulur 7 hst, 14 hst, panjang buah, diameter buah dan jumlah buah pertanaman. Interaksi antara lama perendaman menggunakan pupuk hormon dan varietas mentimun tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter tanaman.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS DETERMINAN PERTUMBUHAN EKONOMI PADA KABUPATEN BULUNGAN PERIODE 2014 - 2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Analisis Determinan Pertumbuhan Ekonomi Pada Kabupaten Bulungan Periode 2014-2022 Oleh: Farhan Asy’ari NPM: 201942018 Pengangguran dan inflasi merupakan dua masalah ekonomi utama yang dihadapi oleh setiap masyarakat, dari kedua masalah tersebut dapat menyebabkan perekonomian yang buruk serta akan menimbulkan efek buruk terhadap ekonomi, politik dan sosial. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode pendekataan secara kuantitatif. Metode kuantitatif adalah metode penelitian yang dapat diartikan sebagai metode penelitian yang pada filsafat positivisme, yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantitatif dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan (Sugiono, 2014:11). Berdasarkan rumusan masalah dalam penelitian ini, penelitian ini berbasis pada penelitian eksplanatory. Penelitian ini merupakan penelitian yang menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta hubungan antara satu variabel dengan yang lain. Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pengangguran berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Artinya jika inflasi tinggi maka tingkat pertumbuhan ekonomi akan rendah. Penelitian ini menunjukkan bahwa variabel independent (pengangguran, dan inflasi) secara bersama-sama dapat mempengaruhi variabel dependen (pertumbuhan ekonomi). Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan terhadap keseluruhan data yang diperoleh, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : 1. Pengangguran berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikan 0,034 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jika pengangguran naik maka pertumbuhan ekonomi akan menurun. 2. Inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikan 0,124 > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jika inflasi naik/tinggi maka pertumbuhan ekonomi akan tetap karena variabel inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel pertumbuhan ekonomi. 3. Pengujian secara simultan pengangguran dan inflasi melalui uji f dengan nilai signifikan probabilitas signifikannya sebesar 0,026 dimana tingkat signifikannya adalah 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa 0,016 0,05. Artinya pengangguran dan inflasi mampu mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara bersamaan. Kata kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, Inflasi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis sebaran Spasial Indeks potensi Lahan Pertanian menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) Kabupaten Bulungan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

AGUS SANTOSO. 201831018. ANALISIS SEBARAN SPASIAL INDEKS POTENSI LAHAN PERTANIAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KABUPATEN BULUNGAN Indeks potensi lahan merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mengetahui potensi dari suatu lahan. Hal ini akan sangat bermanfaat dalam pengelolaan berkelanjutan pada lahan, sesuai dengan kemampuan dan potensi yang ada pada lahan tersebut. Penentuan indeks potensi lahan ini tentu akan lebih efisien jika disajikan dalam bentuk spasial. Kabupaten Bulungan merupakan kabupaten yang terletak di Provinsi Kalimantan Utara dengan luas 13.181,92 Km persei. Wilayah administrasi Kabupaten Bulungan terdiri atas 10 (sepuluh) kecamatan. Kecamatan Peso merupakan kecamatan terbesar dengan luas 3.142,79 Km persegi dari total wilayah Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis indeks potensi lahan dengan lima parameter penyusun, yaitu kemiringan lereng, litologi, jenis tanah, dan curah hujan serta faktor pembatas yaitu kerawanan bencana banjir. Parameter yang sudah dilakukan pengskoran kemudian di overlay dan dikelaskan sesuai dengan klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas indeks potensi lahan (IPL) di Kabupaten Bulungan terbagi menjadi 4 kelas, yaitu kelas tinggi dengan nilai IPL 14,9 – 18,9, kelas sedang dengan nilai IPL 10,8 – 14,8, kelas rendah dengan nilai IPL 6,7 – 10,7, dan kelas sangat rendah dengan nilai IPL 2,5 – 6,6. Untuk potensi lahan pertanian tingkat tinggi di Kabupaten Bulungan yang dapat direkomendasikan kepada pemerintah dan masyarakat berada di Kecamatan Bunyu dengan luas 269,8 Ha, Kecamatan Peso Hilir dengan luas 31,7 Ha, Kecamatan Sekatak dengan luas 3.030,8 Ha, Kecamatan Tanjung Palas dengan luas 4,8 Ha, Kecamatan Tanjung Palas Barat dengan luas 1.220,8 Ha, Kecamatan Tanjung Palas Tengah dengan luas 503,2 Ha, Kecamatan Tanjung Palas Timur dengan luas 4.145,7 Ha, Kecamatan Tanjung Palas Utara dengan luas 997,0 Ha, dan Kecamatan Tanjung Selor dengan luas 562,4 Ha. Kata Kunci : Indeks Potensi lahan, Lahan pertanian, Sistem Informasi Geografis

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Aplikasi beberapa jenis pupuk kandang dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil Mentimun (cucumis sativus L.)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YAGIN. Fakultas Pertanian Universitas Kaltara, 2023. Aplikasi Beberapa Jenis Pupuk Kandang dan Varietas Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Mentimun (Cucumis sativus L.). Dibawah bimbingan Bapak Sabarauddin, SP, MM. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 4 (empat) faktor dan 3 (tiga) ulangan. Faktor I. Pupuk Kandang (P) terdiri dari empat perlakuan yaitu : P0 = tanpa pupuk, PA = Pupuk Kandang Ayam, PK = Pupuk Kandang Kambing, PS = Pupuk Kandang Sapi. Faktor II Varietas (V) terdiri dari dua perlakuan yaitu : V1 = Mercey F1, V2 = Monza F1, sehingga diperoleh 8 Interaksi perlakuan. Parameter yang diamati adalah panjang tanaman (cm), jumlah daun (helai), panjang buah (cm), diameter buah (mm),berat buah (g). dari hasil penelitian diperoleh bahwa pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman 1-4 MST, jumlah daun 1-4 MST, panjang buah, diameter buah, berta buah. Varietas berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman 2-4 MST. Jumlah daun 3-4 MST, panjang buah, diameter buah, berat buah. Sedangkan interaksi berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman 3-4 MST, jumlah daun 3-4 MST, panjang buah, diameter buah, berat buah. Kata kunci : mentimun, pupuk kandang, varietas, pertumbuhan, hasil.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS HUBUNGAN PERTUMBUHAN EKONOMI, INFLASI DAN PENGANGGURAN TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI KABUPATEN BULUNGAN 2014 - 2022

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemiskinan merupakan permasalahan global yang mencakup berbagai dimensi kehidupan. Kemiskinan memberikan berbagai dampak buruk di lingkungan masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Bulungan, hubungan antara variabel inflasi terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Bulungan, hubungan antara variabel tingkat pengangguran terhadap tingkat kemiskinan di Kabupaten Bulungan dan hubungan antara variabel pertumbuhan ekonomi, inflasi dan tingkat pengangguran secara bersama-sama di Kabupaten Bulungan. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu Regresi Linier Berganda, Uji Multikolinearitas, Uji Autokorelasi, Uji Heterokediasitas, Koenfisien Determinasi, Uji Signifikan Simultan (Uji F) dan Uji Signifikansi Parameter (Uji T).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

pertumbuhan penduduk berdasarkan jenis kelamin di kelurahan tanjung selor hilir kecamatan tanjung selor kabupaten bulungan tahun 2019-2021

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini membahas tentang pertumbuhan penduduk berdasarkan jenis kelamin dan faktor yang memengaruhi pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan penduduk berdasarkan jenis kelamin dan faktor apa yang memengaruhi pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir Kecamatan Tanjung Selor. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan penduduk yang ditunjukkan dengan angka laju pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir mengalami penurunan laju pertumbuhan penduduk di tahun 2021 jika dibandingkan dengan tahun 2019 dan 2020 yang mengalami peningkatan. Berdasarkan jenis kelamin, struktur penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir dari tahun 2019 hingga 2021 didominasi oleh penduduk laki-laki dengan perbandingan jumlah penduduk laki-laki dan perempuan berada di atas angka 100, yang artinya jumlah penduduk laki-laki di Kelurahan Tanjung Selor Hilir masih lebih banyak dari jumlah penduduk perempuan. Faktor yang memengaruhi pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir dari tahun 2019 hingga 2021 ialah perpindahan penduduk (migrasi) yang ditunjukkan dengan angka migrasi neto yang terus mengalami penurunan dari tahun 2019 hingga 2021. Sedangkan, faktor lain seperti kelahiran (fertilitas) dan kematian (mortalitas) tidak cukup berpengaruh terhadap pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir dari tahun 2019 hingga 2021.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS PERTUMBUHAN PENDUDUK BERDASARKAN USIA DI KELURAHAN TANJUNG SELOR HILIR KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN TAHUN 2019-2021

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pertumbuhan penduduk merupakan perubahan populasi penduduk dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu. Pertumbuhan penduduk berdasarkan usia berperan untuk mengukur, membandingkan, dan memprediksi pertumbuhan yang terjadi di suatu daerah dengan daerah lain dari tahun sebelumnya ke tahun selanjutnya. dalam hal ini Kelurahan Tanjung Selor Hilir memiliki andil dalam setiap pertumbuhan penduduk yang terjadi di wilayahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laju pertumbuhan penduduk, pengaruh usia terhadap pertumbuhan penduduk dan faktor yg mempengaruhi pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir. Metode penelitian yang di gunakan dalam Penelitian ini adalah metode Kuanlitatif dengan memanfaatkan jenis data sekunder dan Metode pengumpulan data di lakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir 60 % merupakan penduduk pendatang sedangkan 40% lainnya merupakan penduduk asli dengan usia rata-rata berada pada usia produktif ( dewasa ) yaitu 21-45 tahun berdasarkan hasil regresi linier sederhana untuk menguji pengaruh variabel independen X ( usia ) terhadap variabel Y ( pertumbuhan penduduk ) di nyatakan bahwa variabel X berpengaruh terhadap variabel Y sebesar 88,2 %. Dan Pertumbuhan penduduk di Kelurahan Tanjung Selor Hilir pada tahun 2019-2021 menurun sebesar 45 %. Sedangkan faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk adalah faktor kelahiran, kematian, migrasi, ditemukan bahwa jumlah kelahiran kasar meningkat sebesar 27,3 %, jumah kematian kasar meningkat sebesar 3,02 %, dan jumlah migrasi total mengalami penurunan hingga – 11,97 % pada tahun 2019-2021.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERANAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA SAJAU HILIR KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PERANAN PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA SAJAU HILIR KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui peranan pemerintah desa untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa Sajau Hilir Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi peranan pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Desa Sajau Hilir Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. dengan informan yaitu Kepala Desa Sajau Hilir, Sekertaris Desa Sajau Hilir, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sajau Hilir, Ketua RT Desa Sajau Hilir, Tokoh masyarakat Desa Sajau Hilir, dan Masyarakat Desa Sajau Hilir. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, Observasi, dan dokumentasi/Catatan Lapangan. Teknik analiis data yaitu pengumpulan data, reduksi data (penyederhanaan data), penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian yaitu peran pemerintah Desa dalam hal ini peranan kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Sajau Hilir sebagai motivator yaitu memotivasi warga untuk aktif dalam pelaksanaan pembangunan dan memberikan dorongan kepada masyarakat untuk aktif dalam kegiatan-kegiatan pembangunan. Peran kepala desa sebagai mobilisator yaitu menggerakkan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan serta memberikan arahan untuk terlibat secara langsung dalam kegiatan gotong-royong. Sebagai fasilitator berupaya untuk memfasilitasi masyarakat dengan mengadakan pembangunan berupa pembuatan jalan desa, irigasi, jembatan, air bersi, balai pertemuan dan sarana olahraga. Sebagai mediator selalu berusaha membantu dan menyelesaikan setiap permasalahan yang timbul dalam masyarakat, dan memberikan solusi baik, serta kepala Desa menampung aspirasi masyarakat, menjalankan dengan melibatkan masyarakat dalam melaksanakan program pembangunan desa. Faktor pendukung dalam pelaksanaan pembangunan Desa Sajau Hilir yaitu adanya peran pemerintah tingkat kabupaten yang memberikan danah bantuan pembangunan desa, dan adanya kerja sama yang baik antara aparatur desa dengan masyarakat, serta partisipasi masyarakat desa yang turut campur dalam pelaksanaan pembangunan desa. Faktor penghambat dalam yaitu anggaran yang diberikan oleh pemerintah daerah masih terbatas, tingkat pendidikan Aparatur Pemerintah Desa relatif rendah, dan masih ada sebagian masyarakat yang sengaja yang tidak mau terlibat dalam pelaksanaan kegiatan gotong royong.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH BERBAGAI KOMPOSISI MEDIA TANAM PASIR PANTAI DI DESA TANAH KUNING KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica Juncea L)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SARDIANSYAH. Fakultas Pertanian Universitas Kaltara, 2022. Pengaruh Berbagai Komposisi Media Tanam Pasir Pantai Di Desa Tanah Kuning Kecamatan Tanjung Palas Timur Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.). (Dibawah bimbingan Rina Lesmana, SP., MM.) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh komposisi perlakuan media tanam pasir pantai terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau (Brassica Juncea L). Penelitian ini dilaksanakan di Tanah Kuning, Kecamatan Tanjung Palas Timur, dimulai pada bulan Juni 2019 dan selesai pada bulan Agustus 2019. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan pertama yaitu P0 (pasir pantai), perlakuan kedua P1 (pasir pantai dan kotoran sapi), perlakuan ketiga P2 (pasir pantai dan tanah mineral), dan perlakuan keempat P3 (pasir pantai, kotoran sapi dan tanah mineral). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, dan lebar daun. Perlakuan P0 (pasir pantai) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman umur 7 HST dan Panen, jumlah daun 14 HST dan 28 HST. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 14-28 HST, jumlah daun 7 HST, 21 HST dan panen. Perlakuan media tanam pasir pantai dan tanah mineral berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 7 HST dan panen, jumlah daun 14 HST dan 28 HST, lebar daun pada saat panen. Tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman 14-28 HST, jumlah daun 7 HST, 21 HST, dan panen. Perlakuan media tanam pasir pantai dan kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 7 HST dan panen, jumlah daun 14 HST dan 28 HST, lebar daun pada saat panen, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, 14-28 HST, jumlah daun 7 HST, 21 HST, dan panen. Perlakuan media tanam pasir pantai, tanah mineral, kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 7 HST dan panen, jumlah daun, 14 HST dan 28 HST, lebar daun pada saat panen, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, 14-28 HST, jumlah daun 7 HST, 21 HST, dan panen. Terdapat respon pertumbuhan tanaman sawi terhadap berbagai perlakuan media tanam pasir pantai.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PENYALURAN AIR DERAH IRIGASI DESA KELUBIR TANJUNG PALAS UTARA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Usaha peningkatkan produktivitas pertanian dan ketahanan pangan merupakan program pemerintah yang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat. Kebutuhan air Irigasi yang sudah disiapkan pemerintah salah satunya yang terletak di Kabupaten Bulungan, Desa Kelubir Kecamatan Tanjung Palas Utara. Tetapi juga masih belum dirasa optimal oleh sebagian besar petani nya, Hal itu karena pada sawah yang telah aktif digunakan pemenuhan kebutuhan airnya masih sangat minim, walaupun jaringan irigasi sudah dibangun, tetapi pada kenyataannya masih belum berfungsi secara maksimal. Analisa yang di gunakan mengunakan untuk menncari kebutuhan air dengan Metode Penman Modifikasi dari hasil analisis didapatkan debit kebutuhan air untuk persiapan lahan pertanian, kebutuhan air lahan, dari musim pra taman hingga panen. Serta untuk pengukuran debit kebutuhan saluran pada irigasi mengunakan Analisa Hidrolika Efesiensi kebutuhan air irigasi, dimana bertujuan untuk menganalisa debit (Q) yang dapat di aliri oleh saluran irigasi. Berdasarkan perhitungan, kebutuhan air untuk sawah pada periode tanam pertama NFR max 0,14 l/dt/ha dan periode ke dua NFR max 0,29 l/dt/ha. Dan debit jaringan irigasi sudah mampu melayani kebutuhan Air untuk kebutuhan sawah dimana debit air yang di hasilkan saluran 1 (satu) 6,55 m3/det, saluran 2 (dua) 11,50 m3/det dan saluran 3 (tiga) 14,34 m3/det dengan efisiensi saluaran 92 %. Dalam hal ini saluran dapat menampung dan menyalurkan air pada persawahan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EVALUASI PENGENDALIAN BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PEMBANGUNAN POSKESDES (POS KESEHATAN DESA KILOMETER 10 DESA AMBALAT KECAMATAN SEKATAK MENGGUNAKAN METODE PERT

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proyek kontruksi merupakan keseluruhan aktivitas dengan menggunakan sumber-sumber daya yang tersedia dan anggaran dana,yang harus di selesaikan dalam jangka waktu tertentu untuk mencapai suatu tujuan. Dalam usaha pencapaian hasil pekerjaan kontruksi yang baik dibutuhkan berbagai macam elemen pendukung dalam pelaksanaan pekerjaan. Selain itu dibutuhakan juga suatu manajemen pengelolaan baik itu manajemen pengelolaan perencanaan maupun manajemen pengelolaan pelaksanaan kontruksi. Manajemen pengelolaan Perencanaan meliputi mutu fisik kontruksi, biaya dan waktu sedangkan manajemen pengelolaan pelaksananaan meliputi manajemen pengelolaan material dan tenaga kerja. Penelitian ini menerapkan metode PERT (Program Evaluation and Review Technique). Memperpendek durasi proyek terhadap durasi normalnya memerlukan peningkatan sumber daya seperti tenaga kerja, material dan lain sebagainya. Optimalisasi perlu dilakukan untuk memperpendek durasi proyek dengan pengeluaran biaya seminimal mungkin. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dengan mengevaluasi pengendalian biaya dan waktu dengan menggunakan metode PERT, paling cepat dapat diselesaikan selama 69 hari dengan kemungkinan 21 %, paling lambat dapat diselesaiakn selama 83 hari dengan kemungkinan 77 %, paling mungkin diselesaikan selama 76 hari dengan kemungkinan 50 %.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi Pelaksanaan Prooyek Dengan Menggunakan Metode PERT Studi Kasus Pembangunan Gedung SMA Negeri 1 Tanjung Selor

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam dunia proyek konstruksi keberhasilan dan kegagalan dalam sering dikaitkan dengan kurang telitinya pengawasan kinerja pelaksanaan perencanaan dalam melakukan pengendalian suatu proyek kosntruksi menyebabkan kurang efisien dan efektif sehingga mengakibatkan keterlambatan dalam pelaksaan suatu proyek konstruksi berlangsung. Manajemen proyek merupakan sebuah kedisiplinan keilmuan yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengelolahan serta pengendalian untuk mencapai tujuan- tujuan dalam pelaksanaan proyek. Untuk meningkatkan suatu perencanaan dan pengendalian waktu dalam sebuah proyek konstruksi digunakan metode yaitu P E R T (Program Evaluation and Review Technique), Pada proyek konstruksi Pembangunan Gedung Sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Selor memiliki 3 lantai pembangunan dari pondasi sampai atap. Alat bantu peneliti menggunakan Microsoft project 2007. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara yaitu 3 orang yang berpengalaman dalam bidang konstruksi dalam mengasumsikan waktu kegiatan yaitu waktu optimis (a), waktu pesimistik (b), waktu paling mungkin (m). Jaringan kerja disusun berdasarkan urutan pengerjaannya yaitu dimana kegiatan pekerjaan pendahulunya (predeccessor) dan dikuti pekerjaan selanjutnya sampai selesai. Mencari jalur kritis dengan menggunakan rumus Expected Time (te), Standar Deviasi (Sd), dan Varians (V=Sd²) dan probabilitas yang di tunjukan dengan z . Hasil penelitian dalam mencari jalur kritis di uraikan dengan simbol A+ C + E + F + G + I + K + L + M. Dengan total waktu penyelesaian proyek (TE) yaitu jumlah (te) pada kegiatan kritis = 173.48 Hari. Varians (Sd²) dari kegiatan kritis pada uraian pekerjaan simbol A+ C + E + F + G + I + K + L + M, V=Sd² = √ 0.250 + 0.250 + 0.023 + 0.250 + 0.250 +0.250 + 0.250 + 0.250 + 0.028 =1.8 Hari. σ = √1.8 Hari = 1.342 Hari di bulatkan menjadi 2 hari. probabilitas yang di tunjukan dengan z = 8.58 adalah 0.9999 (pada tabel sebaran peluang kumulatif normal z).

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN CSR PT PERTAMINA DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DI KECAMATAN BUNYU KABUPATEN BULUNGAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rika Nurjanah. “Peran CSR PT. Pertamina di Pulau Bunyu Kabupaten Bulungan”. Hasil penelitian diperoleh bahwa Peran Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina tidak memberikan pengaruh dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Bunyu Kabupaten Bulungan. Hal ini dikarenakan masyarakat belum merasakan keefektifan CSR secara berkala dari PT Pertamina. Kata Kunci: CSR, Pulau Bunyu. Pertamina

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail