ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemerintah Yang besar dari kawasan tangerang yang terdiri dari kabupaten tangerang , kota tangerang , dan kota tangerang selatan . Pertumbuhan gedung dan industri konstruksi bangunan yang sangat tinggi dan meningkat dari waktu ke waktu .Ada beberapa kendala juga ditemukan di sepanjang bangunan proces yang dihasilkan akibat keterlambatan penyelesaian proyek pembangunan yang sesuai dengan jadwal dalam dokumen kontrak. Beberapa masalah telah diidentifikasi sebagai penyebab itu yakni masalah keuangan, tenaga kerja keterampilan, bahan bangunan perangkat pasir lingkungan, dan manajemen isu.Penelitian ini bertujuan menelaah beberapa faktor yang menunda incompletion causethe dari proyek tersebut, mencari peringkat urutan setiap faktor dan mencari faktor utama mempengaruhi penundaan selesainya pengerjaan di wilayah studi. Studi ini menggunakan metode anon-probability purposive sampling , dan satu set pertanyaan nairedistributed kepada 10 perusahaan kontraktor .Analisis deskriptif yang digunakan untuk menjelaskan hubungan variabel. Sebagai temuan utama, ada faktor terbesar berdasarkan nilai dari data berarti.Fisrtly, pengiriman penundaan dari bahan bangunan, 2 terbatas ketersediaan bahan bangunan di pasar, 3 isthe kekurangan pasokan oflabor, 4 adalah tingginya intensityof hujan, 6 adalah kurangnya tenaga kerja kehadiran, 6 dan faktor ke-7 adalah kurangnya buruh membunuh dan disiplin, 8 adalah faktor komunikasi antara perusahaan kontraktor dan pemilik 9 adalah miss komunikasi antara pekerja badan penasihat, andit dan las faktor adalah uncomplet desain dengan arsitek atau penata. Asosiasi antara kisaran penundaan 10 dan faktor yang menunjukkan keterampilan tenaga kerja dan tingginya intensitas curah hujan sebagai faktor penting yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pemeliharaan bangunan gedung sekolah merupakan aspek penting dalam menjamin kelayakan fungsi, keselamatan, dan kenyamanan pengguna, khususnya dalam mendukung proses belajar mengajar. Kondisi bangunan yang kurang terpelihara dapat menurunkan kenyamanan peserta didik, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan, serta berpotensi mengganggu aktivitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemeliharaan bangunan gedung terhadap kenyamanan pengguna serta mengetahui besarnya pengaruh pemeliharaan bangunan terhadap kenyamanan pengguna SMAN 1 Tanjung Selor. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pemeliharaan bangunan (X), sedangkan variabel dependen adalah kenyamanan pengguna (Y). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, menggunakan teknik survei dengan kuisioner terukur. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner berbasis skala Likert kepada 139 responden yang terdiri atas peserta didik kelas XII, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan, dengan stratified random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas serta analisis regresi linear sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil uji regresi menunjukkan persamaan Y = −0,600 + 0,650X, dengan nilai signifikansi 0,000 0,05 dan nilai t-hitung sebesar 18,150 > t-tabel 1,977, yang menandakan adanya pengaruh positif dan signifikan secara statistik antara pemeliharaan bangunan (X) terhadap kenyamanan pengguna (Y). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,705 menunjukkan bahwa pemeliharaan bangunan (X) berkontribusi sebesar 70,5% terhadap kenyamanan pengguna (Y). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemeliharaan bangunan yang baik dan berkelanjutan sangat berperan dalam meningkatkan kenyamanan pengguna gedung sekolah di SMA Negeri 1 Tanjung Selor.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERSEPSI MASYARAKAT DESA TANAH KUNING TERHADAP PEMBANGUNAN KALIMANTAN INDUSTRIAL PARK INDONESIA (KIPI) DI KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam melakukan penelitian ini untuk mengetahui untuk mengtahui persepsi masyarakat Desa Tanah Kuning terhadap pembangunan KIPI di Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey. Metode kuantitatif adalah metode penelitian untuk menguji teori-teori tertentu dengan cara meneliti hubungan antarvariabel yang diukur dengan instrumen-instrumen penelitian sehingga data yang terdiri dari angka-angka dapat dianalisis berdasarkan prosedur-prosedur statistik. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu persepsi masyarakat desa tanah kuning terhadap pembangunan Kalimantan Industrial Park Indonesia (Kipi) di Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan yaitu 1)Persepsi masyarakat desa Tanah Kuning terhadap pembangunan KIPI dari aspek kognitif yaitu 80% mengatakan Sangat Setuju, 15,66 % mengatakan Setuju, 4,33% mengatakan Cukup.2). Persepsi masyarakat desa Tanah Kuning terhadap pembangunan KIPI dari aspek afektif berkaitan dengan rasa senang masyarakat yaitu 29,33% mengatakan Sangat Setuju, 27,33 % mengatakan Setuju, 14,66% mengatakan Cukup, 17% mengatakan tidak setuju, dan 11,66% mengatakan sangat tidak setuju.3.)Persepsi masyarakat desa Tanah Kuning terhadap pembangunan KIPI dari aspek konatif atau dukungan masyarakat yaitu 13% mengatakan Sangat Setuju, 17,33 % mengatakan Setuju, 24% mengatakan Cukup, 24,33% mengatakan tidak setuju, dan 24,66% mengatakan sangat tidak setuju.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Dampak Ekonomi Festival Budaya Birau Terhadap Perekonomian Daerah Kabupaten Bulungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan dukungan data kuantitatif sederhana melalui kuesioner skala Likert. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa festival budaya memberikan dampak ekonomi yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Secara langsung, festival mampu meningkatkan jumlah pelanggan, pendapatan, dan keuntungan usaha, dengan tingkat persetujuan responden mencapai lebih dari 80%. Selain itu, festival juga berperan dalam memperluas pasar, meningkatkan promosi dan reputasi usaha, serta membuka peluang kerja sama dan jaringan bisnis baru. Dampak tidak langsung yang dihasilkan meliputi peningkatan kapasitas usaha, inovasi produk, serta penguatan ekonomi lokal melalui efek pengganda (multiplier effect). Dalam jangka panjang, festival budaya terbukti mampu mendukung keberlangsungan usaha, meningkatkan permintaan produk, serta memperkuat identitas dan daya tarik daerah. Namun demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti fasilitas, penataan lokasi, dan manajemen penyelenggaraan agar dampak ekonomi yang dihasilkan dapat lebih optimal. Dengan demikian, festival budaya dalam perayaan HUT Kabupaten Bulungan tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi daerah berbasis potensi lokal.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Serta untuk mengetahui faktor penghambat Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, penelitian kualitatif merupakan suatu penelitian dengan mengumpulkan data di lapangan dan menganalisis serta menarik kesimpulan dari data. Dalam penelitian ini data primer merupakan data yang didapatkan langsung dari hasil observasi, dokumentasi, wawancara dengan informan yang telah ditentukan. Adapun metode atau teknik pengumpulan data adalah, observasi,wawancara, dokumentasi, penelusuran online, Kepustakaan. Uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Teknik analisa data yang dipergunakan adalah teknik analisa deskriptif. Kesimpulan pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa Salimbatu Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan bahwa dana yang dikucurkan untuk pembangunan desa yaitu sebesar Rp.2.545.460.759. Terkait pengelolaan dana desa bahwa pelaporan pengelolaan alokasi dana desa pada desa salimbatu dari tahap perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban telah sesuai dengan permendagri nomor 20 tahun 2018 pengganti Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 . Faktor penghambat Pengelolaan dana desa pada pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat didesa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah pemerintahan desa belum professional dalam menjalankan pemerintahannya peraturan yang kurang tersosialisakan dan kurangnya perhatian pemerintah Kabupaten Bulungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata kec. Gunung sari. Pengumpulan data dilakukan melalui metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Gunung sari. berada pada level yang cukup tinggi, ditandai dengan keterlibatan aktif dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pengelolaan wisata. Faktor-faktor yang mendorong partisipasi meliputi kesadaran akan manfaat ekonomi, sosial, dan budaya yang diperoleh dari kegiatan wisata. Namun, terdapat beberapa hambatan seperti keterbatasan sumber daya manusia dan dukungan dari pemerintah yang masih perlu ditingkatkan. Rekomendasi yang diberikan meliputi peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan peningkatan kerjasama antara masyarakat dengan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini membahas implementasi konsep Building Information Modeling (BIM) menggunakan perangkat lunak Autodesk Revit pada pekerjaan struktur Gedung SMA Negeri 1 Tanjung Selor, serta membandingkannya dengan metode Quantity Take-Off (QTO) konvensional. Fokus penelitian ditujukan pada perhitungan volume struktur beton dan penulangan pondasi, serta analisis efisiensi waktu pengerjaan. Metode konvensional dilakukan dengan menghitung secara manual melalui gambar 2D menggunakan spreadsheet, sedangkan metode BIM memanfaatkan pemodelan digital 3D yang menghasilkan data volume secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan volume beton metode BIM memiliki selisih sebesar +1,55% dibanding metode konvensional, sedangkan volume penulangan pondasi menunjukkan selisih -5,4%, dengan BIM menghasilkan nilai lebih efisien. Dari sisi durasi pekerjaan, metode BIM hanya memerlukan waktu 4 hari kerja, sedangkan metode konvensional memerlukan 6 hari, yang menunjukkan efisiensi waktu sebesar +37,5%, bahkan oleh pengguna pemula. Keunggulan BIM juga terletak pada visualisasi model 3D, kemudahan revisi desain, otomatisasi dokumen teknis, serta akurasi pengambilan data volume melalui fitur Schedule dan Tag. Temuan ini mendukung pentingnya adopsi BIM dalam pekerjaan struktur dan manajemen proyek, terutama dalam rangka mendukung transformasi digital sektor konstruksi. Implementasi lebih luas disarankan dengan dukungan pelatihan teknis dari institusi pendidikan dan kebijakan regulasi dari pemerintah
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan di desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan yang berlangsung pada bulan juni 2024 hingga selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Salimbatu dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan. Dalam penelitian ini peniliti melakukan wawancara langsung kepada beberapa masyarakat. Peneliti menggunakan metode penelitian secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa tingkat partisipasi Masyarakat di Desa Salimbatu terbilang baik. Dari indikator pengambilan keputusan, masyarakat memberikan pendapat pada setiap rapat yang dilakukan, dalam pelaksanaan, masyarakat berpartisipasi secara materi maupun tenaga, dalam pengambilan manfaat, masyarakat dapat terbantu dengan adanya pembangunan yang sudah terlaksana seperti akses ke sawah, dan dalam evaluasi, masyarakat langsung melihat apa yang menjadi kekurangan dari kegiatan pembangunan. Faktor yang menghambat Masyarakat dalam berpartisipasi karena adanya faktor usia, jenis kelamin, Pendidikan, pekerjaan/penghasilan dan lamanya tinggal sehingga membatasi mereka ikut berpartisipasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilakukan di desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan yang berlangsung pada bulan juni 2024 hingga selesai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Salimbatu dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan. Dalam penelitian ini peniliti melakukan wawancara langsung kepada beberapa masyarakat. Peneliti menggunakan metode penelitian secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini, menunjukan bahwa tingkat partisipasi Masyarakat di Desa Salimbatu terbilang baik. Dari indikator pengambilan keputusan, masyarakat memberikan pendapat pada setiap rapat yang dilakukan, dalam pelaksanaan, masyarakat berpartisipasi secara materi maupun tenaga, dalam pengambilan manfaat, masyarakat dapat terbantu dengan adanya pembangunan yang sudah terlaksana seperti akses ke sawah, dan dalam evaluasi, masyarakat langsung melihat apa yang menjadi kekurangan dari kegiatan pembangunan. Faktor yang menghambat Masyarakat dalam berpartisipasi karena adanya faktor usia, jenis kelamin, Pendidikan, pekerjaan/penghasilan dan lamanya tinggal sehingga membatasi mereka ikut berpartisipasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan untuk mengetahui upaya pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Tanjung Agung dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa di Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala desa beserta Perangkat Desa Tanjung Agung, Ketua BPD, Karang Taruna, PKK, Ketua RT dan masyarakat setempat.. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil yaitu Upaya pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan di Desa Tanjung Agung yaitu pemerintah desa sebagai motivator yang menggerakkan, memotivasi partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan untuk mendorong dan memelihara pembangunan desa. Pemerintah sebagai fasilitator sudah berupaya memfasilitasi masyarakat desa supaya berpartisipasi dalam pembangunan, baik yang bersifat fisik ataupun berkaitan dengan pembangunan masyarakat desa. Pemerinta Desa Tanjung Agung sebagai mobilisator mengarahkan atau menggerakkan masyarakat Desa Tanjung Agung untuk berpartisipasi dalam pembangunan guna untuk kepentingan bersama. Pemerintah desa Tanjung Agung sudah mengarahkan atau menggerakkan masyarakat desa untuk lebih aktif dalam pembangunan, baik mulai dari punyusunan perencanaan pembangunan sampai dengan realisasi pembangunan. Faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat dalam pembangunan di desa Tanjung Agung yaitu faktor pendukung mencakup adanya inisiatif dan motivasi dari pemerintah desa untuk mengajak dan menggerakan masyarakat, tersedianya fasilitas dari pemerintah desa untuk menunjang pembangunan, adanya sumber daya alam dan sumber daya pertanian yang menjadi potensi unggu dalam pembangunan di Desa Tanjung Agung. Faktor penghambat mencakup: kurang dalam pelaksanaan pembangunan dan dana desa terbatas.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan untuk mengetahui peran kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan desa pentian, kecamatan sekatak, kabupaten bulungan, kalimantan utara serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat peran kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan desa. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskritif dengan mengunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian yaitu masyarakat yang memahami keadaan desa, masyarakat yang sudah lama tinggal di desa, masyarakat yang mau di wawancarai dan perhatian mereka pada pembangunan desa. Taknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan analisis data meliputi reduksi data, display, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian yaitu peran kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan desa : (1) kepala desa sebagai motivator ; (2) kepala desa sebagai fasilitator ; (3) kepala desa sebagai mobilisator. Faktor pendukung dan faltor penghambat peran kepala desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat pada pembangunan desa. Faktor pendukung (1) Adapun faktor pendukungnya semua aparatur desa bekerja sama untuk meningkatkan mutu dan kualitas masyarakatnya agar dapat memahami semua kegiatan yang dilakukan oleh kepala desa terhadap partisipasi masyarakat pada pembangunan desa; faktor penghambat (2) Semua aparatur desa bekerja sama untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar terciptanya kepedulian masyarakat terhadap desa Pentian.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Partisipasi masyarakat sangat diperlukan dalam mendorong percepatan pembangunan. Pembangunan tidak akan berjalan dengan baik apabila tanpa adanya keterlibatan aktif dari masyarakat. Partisipasi meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pemanfaatan hasil. Pemerintah pusat memberikan bantuan dalam bentuk Dana Desa yang bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan di pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana partisipasi masyarakat dalam pembangunan pembukaan jalan usaha tani di Desa Silva Rahayu. Jalan usaha tani merupakan jalan yang dibangun oleh pemerintah atau masyarakat dengan tujuan untuk memudahkan transportasi dan aksesibilitas ke lahan pertanian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pembangunan pembukaan jalan usaha tani di Desa Silva Rahayu sudah ada dan sudah berjalan dengan cukup baik, terutama dalam hal pelaksanaan dan pemanfaatan hasil pembangunan. Dimulai dari pengambilan keputusan masyarakat yang sudah turut andil dalam memberikan suara, walaupun ada yang tidak dapat hadir dikarenakan faktor pekerjaan. Tenaga kerja dalam pelaksanaan pembangunan pun semua berasal dari masyarakat Desa Silva Rahayu, dikarenakan adanya kemauan dan kemampuan berpengalaman dari masing-masing individu masyarakat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Kebijakan Pemerintah Daerah Terhadap Pembangunan Gedung Sekolah Dasar Negeri 003 Kecamatan Tanjung Palas Utara Desa Karang Agung Kabupaten Bulungan serta untuk mengetahui bagaimana dampak serta faktor-faktor penghmbat bangunan terhenti SDN 003 terhadap kegiatan belajar mengajar Siswa/i SDN 003 Desa Karang Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilaksanakan Sekolah Dasar Negeri 003 Desa Karang Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara. Berdasarkan data yang diperoleh, maka pengujian keabsahan data atau uji validitas data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yaitu data yang diperoleh langsung melalui wawancara dan kajian dokumen. Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan sebagai berikut, Hal yang menyebabkan bangunan gedung SDN 003 Tanjung Palas Utara di Desa Karang Agung Kabupaten Bulungan menjadi terhenti, bisa terjadi karena kesalahan dalam perencanaan anggaran, kurangnya pemahaman mengenai risiko dan biaya yang terkait dengan proyek properti, atau terlalu optimis dalam merencanakan keuntungan yang akan diperoleh dari proyek tersebut.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendampingan dalam pembangunan desa perlu mendorong pemerintah desa untuk segera melaksanakan pembangunan yang disesuaikan dengan potensi dan kearifan lokal yang ada. Pendamping desa di harapkan memberi pengetahuan pengelolaan dana desa yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga dalam pelaksanaan pembangunan tidak terjadi kegiatan melawan hukum. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan membahas obyek yang diteliti secara mendalam. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah di mana peneliti berperan sebagai instrumen kunci, dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan secara gabungan dan analisis data bersifat induktif guna memperoleh hasil penelitian yang lebih menekankan makna daripada generalisasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan pada dapat disimpulkan Peran Pendamping Desa dalam pemberdayaan partisipasi masyarakat untuk pembangunan Di Desa Kuala Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau Berdasarkan Peraturan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pendampingan Desa, adapun tujuan pendampingan desa dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pendampingan desa, meliputi: a. Meningkatkan kapasitas, efektivitas dan akuntabilitas pemerintahan desa dan pembangunan desa; b. Meningkatkan prakarsa, kesadaran dan partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan desa yang partisipatif; c.Meningkatkan sinergi program pembangunan Desa antar sektor; dan d. Mengoptimalkan aset lokal desa secara emansipatoris. Adapun kendala pendamping desa dalam pemberdayaan partisipasi masyarakat dengan pemerintah desa kuala lapang dalam pembangunan. Pertama, dalam tahap perencanaan, Kedua, kendala juga datang dari kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dalam skripsi ini melatar belakangi kondisi sosial dalam pembangunan khususnya Rumah Ibadah upaya meningkatkan Kesejahteraan Rakyat sekitar dalam Menjalani atau melaksanakan Ibadah sesuai kepercayaannya Masing-masing, khususnya di Kalimantan Utara Kabupaten Bulongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan Bagian Kesejahteraan Rakyat Dalam Bantuan Pembangunan Dana Hibah Rumah Ibadah Tahun 2022, apakah program bantuan sosial ini bisa membantu mempercepat proses pembangunan Rumah Ibadah yang ada di Kalimantan Utara Kabupaten Bulungan. Peneliti mengunakan metode penelitian kualitatif adalah metode dimana akan dilakukan beberapa metode atau Teknik pengambilan data seperti interview atau wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian yang diambil mulai dari pengumpulan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi peneliti menyampaikan bawah program bantuan sosial yang dijalankan oleh bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten, hampir 99% Program bantuan tersebut telah terlaksana dengan baik dan sesuai dengan tata tertib yang tercantumkan dalam Peraturan Bupati Bulungan Nomor 28 Tahun 2011 Tentang tentang Tata cara pemberian Hibah dan bantuan sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan Dalam hal untuk mencapai kesejahteraan yang dicita-citakan tersebut, perlu adanya campur tangan dan peran dari pemerintah, mulai dari tingkat pemerintah lokal, provinsi sampai kepada tingkat pemerintah pusat. Guna dalam menerapkan beberapa program dan menjalankan program untuk mempercepat pembanguan dalam daerah itu sendiri.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Bidang jasa konstruksi merupakan salah satu dari sekian banyak bidang usaha yang tergolong sangat rentan terhadap kecelakaan. Faktor penyebab terjadinya kecelakaan kerja dalam suatu proyek konstruksi antara lain, faktor perilaku pekerja konstruksi yang cenderung kurang mengindahkan ketentuan standar keselamatan kerja, Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui potensi risiko, menentukan besar tingkat risiko, dan memberikan pengendalian risiko kecelakaan kerja akibat pekerjaan perkuatan Sungai Jelarai di Desa Tengkapak Tanjung Selor. Salah satu cara untuk mengetahui risiko kecelakaan kerja tersebut adalah metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA), Cara kerja metode ini mengidentifikasi potensi bahaya kerja dengan mendefinisikan karakteristik bahaya yang mungkin terjadi dan mengevaluasi risiko yang terjadi melalui penilaian risiko dengan menggunakan matriks penilaian risiko Hasil yang didapatkan dengan menggunakan metode Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) yaitu didapatkan Berdasarkan hasil observasi di lapangan mendapatkan 4 jenis pekerjaan yang mempunyai potensi risiko kecelakaan kerja, Pekerjaan deck slab mempunyai risiko 8 sumber potensi risiko, Pekerjaan tetrapod mempunyai 6 sumber potensi risiko, Pekerjaan krib mempunyai 6 sumber potensi risiko dan Pekerjaan akmond blok mempunyai 3 sumber potensi risiko , didapatkan aktivitas dengan tingkat risiko (Low) rendah sebanyak 8 sumber 34,78%. Kemudian terdapat 9 sumber 39,14% yang termasuk pada tingkat risiko menengah (Moderate) dan 1 sumber 4,35% risiko yang termasuk dalam kategori risiko tinggi (High) yang terdapat pada semua area aktivitas. Sedangkan pada kategori tingkat risiko ekstrim (Extreme) terdapat 5 sumber 21,74%. rekomendasi perbaikan usulan yang dapat dilakukan antara lain dengan memperketat pengawasan terhadap setiap aktivitas pekerja, memberlakukan SOP pada setiap kegiatan, memberikan safety sign pada area tertentu yang memungkinkan menimbulkan potensi bahaya, menyediakan alat pelindung diri (APD) yang sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan dan memberlakukan aturan- aturan sesuai dengan perundang undangan yang ditetapkan oleh peraturan Republik Indonesia.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ANALISIS PERAN PEMERINTAH DESA DAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA MARA SATU KECAMATAN TANJUNG PALAS BARAT KABUPATEN BULUNGAN ABSTRAK Tujuan dari penelitian adalah untuk mengatahui untuk mengetahui peran pemerintah desa dan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Desa Mara Satu serta untuk mengetahui faktor internal dan ekstrenal peran pemerintah desa dan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Desa Mara satu Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yaitu suatu tipe penelitian yang bertujuan untuk memberikan gambaran atau lukisan situasi secara sistematis, faktual, dan akurat mengenai objek yang diteliti di mana hasil deskriptif dilanjutkan dengan penjelasan secara rinci dan mendetail tentang peran pemerintah desa dan masyarakat dalam pembangunan infrastruktur di Desa Mara Satu. Informan dalam penelitian ini adalah orang – orang yang berkompeten memberikan informasi atau data yang akurat dan akuntabel berkaitan dengan permasalahan yang diteliti. Key-informan dalam penelitian ini adalah Kepala Desa Mara Satu, sedangkan untuk informan pendukung terdiri kelompok masyarakat atau lembaga masyarakat Desa yang dipilih secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan hal-hal berikut : Peran Pemerintah Desa dan Masyarakat dalam Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Desa) Tahun 2019 - 2025 Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan, ini merupakan adalah dokumen perencanaan strategis jangka menengah Desa yang berjangka waktu 6 tahun dan di tetapkan dengan Peraturan Desa. Peran masyarakat dalam bentuk non fisik adalah bagaimana masyarakat terlibat dalam memberikan buah pikirannya dalam proses pembangunan. Partisipasi dapat di wujudkan pada berbagai macam kesempatan, seperti melalui pertemuan / rapat, melalui surat / saran dan tanggapan terhadap proses pembangunan. Melihat tingkat peran masyarakat dalam pembangunan di Desa Mara Satu Kecamatan Tanjung Palas Barat yang kategorinya sedang, maka perlu adanya upaya-upaya oleh pemerintah untuk merangsang masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Sebagai salah satu contoh yang perlu ditempuh adalah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memilih cara bagaimana mereka mau berpartisipasi dalam pembangunan. Disamping itu pemerintah desa harus mampu menjalankan kepemimpinan sesuai karakter masyarakatnya, dengan demikian akan terjalin adanya komunikasi dan kerjasama dalam pelaksanaan pembangunan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat Desa Long Pelban dan Long Lejuh terhadap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air di Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air di Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari informan yang terkait terhadap judul. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik observasi berdasarkan keadaan di lapangan serta teknik wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pihak yang terkait yakni Pemerintah Desa Long Pelban dan Long Lejuh, dan masyarakat Desa Long Pelban dan Long Lejuh yang berjumlah 30 orang. Dari hasil penelitian ini diketahui persepsi masyarakat dalam komponen kognitif dimana masyarakat kedua desa telah mengetahui dan mendukung kegiatan pembangunan yang akan dilakukan, dalam komponen afektif tanggapan dari masyarakat kedua desa sangat menerima program pembangunnan ini, dalam komponen konatif masyarakat dari kedua desa telah siap dengan keadaan kedepannya baik dalam kegiatan relokasi hingga menyesuaikan dengan kehidupan dilokasi pemukiman baru, sedangkan faktor pendukung dalam pembangunan ini yakni pengawasan dan sumber daya alam, dan faktor penghambat terdiri atas pembebasan lahan dan akses transportasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan indikator untuk mengukur keberhasilan upaya pembangunan kualitas hidup manusia yang telah dicapai. Pertumbuhan IPM di suatu wilayah dapat dipengaruhi oleh faktor geografis yaitu besarnya angka IPM di suatu wilayah dapat mempengaruhi angka IPM pada wilayah yang berdekatan sehingga faktor geografis diduga dapat mempengaruhi dan memberikan efek dependensi spasial pada nilai IPM di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan pada faktor yang mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Kalimantan Utara. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah Spatial Error Model (SEM) untuk mengidentifikasi pengaruh variabel terhadap variabel pada suatu wilayah dengan matriks pembobot Queen Contiguity dan estimasi parameter Metode Kuadrat Terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan nilai uji Lagrange Multiplier (error) terdapat dependensi spasial error. Variabel prediktor yang secara signifikan berpengaruh terhadap nilai IPM pada model SEM antara lain Angka Harapan Hidup, Harapan Lama Sekolah, Rata-rata Lama Sekolah dan Kemampuan Daya Beli masyarakat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur di Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau (Studi Komparatif Antara Desa Long Nawang dan Desa Nawang Baru). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Long Nawang dan Desa Nawang Baru Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau dengan tujuan untuk mengetahui perbandingan pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Desa Long Nawang dan Nawang Baru. sumber data yang diambil meliputi data sekunder yang terdiri dari dokumen-dokumen, dan data primer dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berupa wawancara bersama pihak terkait. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara serta studi dokumentasi, kemudian dilakukan analisis kualitatif menggunakan analisis data model interaktif. Adapun hasil penelitian ini antara lain Perbandingan Pembangunan Infrastruktur di Kecamatan Kayan Hulu Kabupaten Malinau (Studi Komparatif Antara Desa Long Nawang dan Desa Nawang Baru). Dilihat dari kedua desa tersebut Desa Long Nawang dan Desa Nawang Baru belum berjalan secara bersinergi didalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur yang dimana Desa Long Nawang telah merasakan pembangunan yang nyata dari pemerintah, sedangkan di Desa Nawang Baru belum sama sekali terealisasi pembangunan infrastruktur yang ada karena dana yang belum ada. Diharapkan pemerintah harus mampu menjawab semua permasalahan pembangunan di Desa Long Nawang dan Desa Nawang Baru Kecamatan Kayan Hulu.