Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

134 hasil
Subjek: Kerja
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EFEKTIVITAS PELAYANAN PEMBUATAN KARTU PENCARI KERJA (AK-1) PADA DINAS TRANSMIGRASI DAN TENAGA KERJA KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam rangka memberikan kualitas pelayanan yang baik dari aparatur pemerintah, pemerintah membuat keputusan menteri pendayagunaan aparatur negara nomor: 63/KEP/M.PAN/7?2003 tentang pedoman umum penyelengaraan pelayanan publik, namun kebijakan ini tidak akan bisa dicapai secara maksimal apabila aparatur pemerintah tidak bekerja secara optimal. Oleh karena iyu, apabila aparartur pemerintah tidak bekerja secara optimal. Oleh karena itu, upaya meningkatkan kualitas pelayananharus diimbangi dengan upaya optimalisasi kinerja aparatur pemerintah dan melakukan secara konsisten juga meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung kelancaran pelayanan sesuai dengan fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan pembuatan kartu pencari kerja pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan, serta mengetahui hambatan-hambatan dalam pelaksanaan dalam pembuatan kartu pencari kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa pelayanan pembuatan kartu pencari kerja pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan adalah belum efektif, hal ini disebabkan oleh kurang sumber daya manusia, selain itu juga ditemukan hambatan-hambatandalam pembuatankartu pencari kerja pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PERANGKAT DESA TERINDAK KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Motivasi kerja terhadap kinerja Perangkat Desa Terindak kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan dari 8 indikator yaitu Kebutuhan fisilogis, kebutuhan rasa Aman, Kebutuhan Sosial, kebutuhan Pengharagaan, kemampuan, motivasi individu, oragnisasi dalam pelaksanaan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kuantitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada Pengaruh Motivasi kerja Terhadap Kinerja Perangkat Desa Terindak Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Metode Kuantitaif Informan, Kuesinoer penelitian berjumlah 30 orang yang terdiri dari kepala desa, aparat desa, Serta masyarakat, Desa Terindak Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengaruh motivasi kerja dan kinerja perangkat Desa Terindak kecamatan Sekatak kabupaten Bulungan Secara umum suda berjalan dengan baik sesuai dengan makanisme dan peraturan

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI TENTANG DISIPLIN KERJA PERANGKAT DESA PEJALIN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui disiplin kerja dan faktor pendukung serta faktor penghambat disiplin kerja perangkat desa di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh dari kepala desa, perangat desa, dan masyarakat desa sesuai dengan fokus penelitian. Jenis data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik, sedangkan analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja perangkat desa di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan dapat dilihat dari tanggung jawab perangkat desa seperti tanggung jawab pelayanan, tanggung jawab administrasi, dan tanggung jawab moral. Penggunaan waktu secara efektif, misalnya tepat waktu melayani masyarakat dan tepat waktu mengerjakan administrasi dengan baik. Selain itu, Ketaatan terhadap peraturan-peraturan di antaranya: 1) Peraturan Perundang-undangan; 2) UU No. 6 Tahun 2014 mengenai tata kelola desa; 3) Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati, Peraturan Desa (Perdes) & Peraturan Kepala Desa (Perkades), serta aturan internal yang disepakati di tingkat desa mengenai tata tertib kantor, dan pembagian piket. Faktor pendukung disiplin kerja perangkat desa di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan, yaitu kepemimpinan yang tegas dan teladan, kesejahteraan yang layak, kepastian penghasilan tetap, sanksi dan penghargaan yang jelas, fasilitas kantor yang memadai, dan pelatihan dan pembinaan berkala. Sedangkan faktor penghambat disiplin kerja perangkat desa di Desa Pejalin, yaitu budaya kekeluargaan, lemahnya pengawasan: sering kali kepala desa atau sekretaris desa, dan tidak adanya sanksi efek jera.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Efektivitas Kerja pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nabilah Rahmadhany (2026). Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Efektivitas Kerja pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya efektivitas kerja pegawai dalam mendukung tercapainya tujuan organisasi, khususnya pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan yang memiliki tugas dalam penyelenggaraan pelayanan perpustakaan dan kearsipan. Efektivitas kerja pegawai diduga dapat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan dan kompetensi sumber daya manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan kompetensi sumber daya manusia terhadap efektivitas kerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 41 pegawai yang terdiri dari PNS dan PPPK, dengan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 23 dengan analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan nilai t hitung = -1,966 dan signifikansi 0,057 > 0,05. Kompetensi sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan nilai t hitung = 9,248 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, gaya kepemimpinan dan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan nilai F hitung = 44,857 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,708, yang berarti bahwa gaya kepemimpinan dan kompetensi sumber daya manusia mampu menjelaskan efektivitas kerja sebesar 70,8%, sedangkan sisanya sebesar 29,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor yang berperan penting dalam meningkatkan efektivitas kerja, sedangkan gaya kepemimpinan secara parsial belum memberikan pengaruh yang signifikan. Namun, kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh jumlah penduduk dan jumlah lapangan pekerjaaan terhadap jumlah kemiskinan di Kalimantan Utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh urbanisasi dan jumlah lapangan kerja terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Kalimantan Utara. Urbanisasi sebagai proses perpindahan penduduk dari wilayah perdesaan ke wilayah perkotaan seringkali menimbulkan dinamika sosial ekonomi yang kompleks, termasuk peningkatan jumlah penduduk miskin apabila tidak diimbangi dengan tersedianya lapangan kerja yang memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Utara dalam kurun waktu tertentu. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda untuk mengetahui besarnya pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Tenaga kerja dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tutik Wulandari, “Pengaruh Tenaga Kerja dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Bulungan” di bawah bimbingan Nurus Soimah, S.Pd., M.Ec.Dev.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tenaga kerja dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi diKabupaten Bulungan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series selama periode tahun 2017–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan instansi terkait. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tenaga kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, pengeluaran pemerintah berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, tenaga kerja dan pengeluaran pemerintahberpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, yang menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama memiliki peran dalam menjelaskan variasi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis resiko kecelakaan kerja pada proyek pembangunan asrama diklat provinsi Kalimatan Utara tahap 2 dengan metode fine

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu faktor utama dalam sektor infrastruktur adalah Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yang dimana pada pelaksanaannya masih sering diabaikan. Pembangunan infrastruktur, terutama pada pekerjaan konstruksi, memiliki risiko kerja yang cukup tinggi yang apabila faktor Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tidak diperhatikan oleh pengelola proyek, dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja pada pekerja konstruksi. Penelitian ini mengambil studi kasus Analisa Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Pembangunan Diklat Asrama Provinsi Kalimatan Utara Tahap II. Pada pelaksanaannya dilakukan pengengidentifikasian risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang mungkin terjadi pada pekerjaan tersebut. Kemudian dilakukan analisis risiko menggunakan metode Fine. Analisis tersebut bertujuan untuk mengetahui risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang paling sering terjadi pada pekerjaan konstruksi gedung berdasarkan penilaian dari personel yang terlibat dalam pembangunan gedung. Responden dalam penelitian ini adalah pemimpin proyek, mandor, operator, serta ahli konstruksi. Dari kesimpulan pelaksanaan penelitian ini adalah dilakukannya pengendalian risiko. Dari pendapat para responden, faktor yang memiliki risiko tertinggi adalah risiko terkena bahan kimia dan iritasi pada kulit. Faktor tersebut memiliki nilai risiko sebesar 44,81 dan level risikonya dikategorikan Priority 1 atau Pengendalian risiko yang dapat dilakukan adalah menghentikan aktivitas sementara waktu sampai risiko dapat mencapai batas aman, serta menerapkan pedoman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat dengan menggunakan APD sesuai standar pekerjaan konstruksi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA) PADA PROYEK PEMBANGUNAN STADION MINI TANJUNG PALAS

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Proses pembangunan konstruksi pada umumnya merupakan kegiatan yang banyak mengandung unsur bahaya yang dalam pelaksanaanya mempunyai tingkat risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi. Sehingga perlu dilakukan upaya pengendalian diawal sebelum pekerjaan dimulai untuk menghindari kecelakaan kerja. Penelitian ini mengambil studi kasus pada Pembangunan Stadion Mini Tanjung palas tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui factor-faktor risiko kecelakaan kerja pada setiap tahapan pekerjaan mulai dari yang terendah sampai yang tertinggi dan menentukan strategi usulan pengendalian risiko. Data penelitian ini didapat melalui penyebaran kuesioner kepada kontraktor dan jasa konstruksi yang terdiri atas site manager, quality control, drafter, administrasi, logistik, pelaksana, k3, konsultan pengawas, sub kon, mandor, kepala tukang, pekerja untuk menentukan klasifikasi risiko low, medium, High, Very High dilakukan penilaian kemungkinan terjadi dampak risiko melalui hasil kuesioner dan diambil persentasi tertinggi. Nilai kemungkinan terjadi risiko akan dianalisis mengunakan matriks analisis risiko dengan mengunakan metode JSA (Job Safety Analysis). Hasil analisis dengan 7 tahapan pekerjaan diperoleh Pekerjaan dengan kategori level risiko medium ada 4 yaitu pada Pekerjaan Angkur Baja M16 & Baut Baja, Pekerjaan Pelat Baja Tebal 10 mm & 6 mm, Pekerjaan Baut Baja M12 (Antara CNF dan Kuda-kuda Baja WF 350.175.7.11 mm), Pekerjaan Trekstang Ø12, Pengikat Angin Ø12 & Turnbuckle Ø12. Pekerjaan dengan kategori level risiko Medium dan high ada 1 yaitu Kuda Pekerjaan Baja WF.350.175.7.11 mm). pengendalian penggunaan perancah yang memenuhi standar, pemasangan pagar pengaman, dan pengamanan alat kerja. penyusunan prosedur kerja aman, pemasangan rambu keselamatan, serta pelaksanaan briefing keselamatan atau toolbox meeting sebelum pekerjaan dimulai dan Pengunaan APD. Pihak kontraktor dan manajemen proyek disarankan untuk memberikan prioritas pengendalian pada pekerjaan yang termasuk dalam kategori risiko tinggi.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS RISIKO KERJA DENGAN METODE FMEA PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN BULUNGAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Pembangunan gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Bulungan terletak di Jalan Kolonel Soetadji nomor 46 Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Tujuan pembangunan gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Bulungan adalah untuk menghasilkan pembangunan yang dapat dipertanggungjawabkan dan memenuhi kriteria teknis bangunan negara yang layak secara mutu, biaya dan kriteria administrasi bagi bangunan negara, akan tetapi setiap pembangunan proyek konstruksi pasti memiliki risiko kecelakaan kerja sehingga perlu dilakukan manajemen risiko untuk diidentifikasi bahaya dan pengendalian risiko terhadap aktivitas konstruksi. Penelitian ini juga bertujuan mengetahui respon yang sesuai untuk meminimalisir ataupun meniadakan dampak negatif yang diberikan oleh risiko aktivitas konstruksi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei menggunakan kuisioner. Analisis dimulai dari identifikasi risiko melalui studi literatur, lalu dilakukan penyebaran kuisioner kepada 17 responden untuk menguji validitas dan reliabilitas, pertanyaan kuisioner disebarkan kebeberapa proyek yang ada di Kabupaten Bulungan. Selanjutnya analisis risiko dilakukan mancari nilai yang mewakili jawaban yang berasal dari 8 responden, kepada para pekerja pembangunan gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Bulungan menggunakan metode metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Dihitung dengan mengalikan nilai hasil severity index, keparahan (Severity), kejadian (Occurance) dan deteksi (Detection) untuk mengetahui nilai Risk Priority Numbers (RPN) nilai tertinggi dan kategori tingkat keparahan. Hasil penelitian dan pengujian yang di lakukan pada proyek pembangunan gedung Kantor Pertanahan Kabupaten Bulungan berdasarkan nilai RPN (Risk Priority Numbers) nilai tertinggi jenis pekerjaan diperoleh pada pemancangan tiang pancang beton (Minipile) 25 x 25 cm K-400 mengakibatkan failure mode atau mode kegagalan kebisingan dan getaran mempengaruhi bangunan yang ada di sekitar lokasi, seling drop hammer putus, retak atau pecah kepala tiang pancang saat dipukul, terdorong atau masuk jauh dari perkiran dan terpercik oli pancang sebesar 210.919,033. Berdasarkan kategori keparahan dari 38 jenis pekerjaan terdapat 24 tingkat risiko rendah, tingkat risiko 2 sedang dan 12 tingkat risiko tinggi.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PERANGKAT DESA DI DESA LONG BANG HULU KECAMATAN PESO HILIR KABUPATEN BULUNGAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis upaya pemerintah desa di Long Bang Hulu dalam meningkatkan disiplin kerja perangkat desa, sekaligus mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Urgensi dari penelitian ini adalah agar pemerintah desa dan pihak terkait dapat memahami langkahlangkah efektif yang telah diupayakan, serta menemukan solusi atas kendala yang menghambat peningkatan disiplin kerja perangkat desa demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan keberlangsungan pembangunan desa yang berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang melibatkan wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Data dianalisis secara interaktif menggunakan pendekatan Miles dan Huberman, dengan teori disiplin kerja dan peran pemerintah desa sebagai dasar analisis. Kerangka konseptual juga mengacu pada teori-teori tentang disiplin kerja, kepatuhan terhadap aturan, serta strategi manajemen sumber daya manusia di tingkat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemerintah desa dalam meningkatkan disiplin kerja telah berjalan cukup baik melalui pemberian arahan, motivasi, dan budaya kerja sama. Namun, terdapat kendala seperti minimnya sistem sanksi dan penghargaan yang tegas, serta kurangnya komunikasi dan pengawasan dari kepala desa. Diskusi menunjukkan bahwa keberhasilan peningkatan disiplin sangat bergantung pada pembangunan budaya tanggung jawab pribadi dan penguatan pengawasan formal maupun informal. Secara umum, hasil ini mengindikasikan perlunya langkah-langkah strategis yang berkelanjutan untuk mencapai disiplin kerja perangkat desa yang optimal demi pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL PADA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DIDINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA Oleh : Surniatim Bakri 202141024 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja dalam meneingkatakn kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara di Tanjung Selor. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 57 Responden. Tekinis yang Digunakan dalam pengumpulan data dengan mengunakan teknis pengumpulan data Primer (Metode angket/koesioner) dan metode data sekunder (tinjauan pusataka). Hasil penelitian (1) Variabel Motivasi Kerja berpengaruh positif tidak singnifikan terhadap variabel Kinerja Pegawai, dengan nilai P = 0,586 dimana aspek utama indikator dari variabel Motivasi Kerja dilihat dari Aktual. (2) Variabel Disiplin Kerja berpengaruh positif singnifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai P = 0,000 dimana aspek utama indikator dari variabel disipin kerja dilihat dari kehadiran. (3) Penelitian ini menghasilkan temuan bahawa Motivasi kerja mempengaruhi variasi data pada variabel Kinerja sebesar 0,027% sisanya sebesar 77,0% dipengaruhi faktor dari luar penelitian ini. Dan variabel disiplin Kerja mempengaruhi variassi data pada variabel Kinerja Pegawai sebesar 16,632% sisanay 3,16% dipengaruhi faktor lain diluar penelitian ini.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH JUDI ONLINE DAN KEHIDUPAN SOSIAL TERHADAP SEMANGAT KERJA (Studi Kasus Generasi Z Di Tanjung Selor)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Irwandi Barutu, “Pengaruh Judi Online dan Kehidupan Sosial terhadap Semangat Generasi Z di Tanjung Selor”. Dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, M.M.Ak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh judi online dan kehidupan sosial terhadap semangat kerja Generasi Z di Tanjung Selor, baik secara parsial maupun simultan. Fenomena maraknya judi online yang melibatkan generasi muda, khususnya yang telah bekerja, menjadi isu yang mendesak untuk diteliti karena dapat mengganggu stabilitas sosial dan profesional individu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 60 responden yang ditentukan melalui rumus Roscoe. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan analisis data menggunakan perangkat lunak SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa judi online tidak berpengaruh secara signifikan terhadap semangat kerja secara parsial, namun memiliki pengaruh yang signifikan terhadap semangat kerja. Secara simultan, judi online dan kehidupan sosial terbukti berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja generasi Z di Tanjung Selor. Temuan ini mengindikasikan bahwa aktivitas judi online dapat menjadi ancaman terhadap produktivitas dan kesehatan sosial generasi muda, khususnya di lingkungan kerja. Oleh karena itu, diperlukan perhatian serius dari berbagai pihak untuk mengatasi dampak negatif dari judi online. ABSTRACT Irwandi Barutu, The Influence of Online Gambling on the Social Life and Work Spirit of Generation Z in Tanjung Selor. Supervised by Mrs. Dewi Qomariah Imelda, M.M.Ak This study aims to analyze the influence of online gambling on the social life and work spirit of Generation Z in Tanjung Selor, both partially and simultaneously. The increasing prevalence of online gambling among young working individuals raises significant concerns, as it can disrupt both social stability and professional performance. This research employs a quantitative approach with a sample of 60 respondents determined using the Roscoe formula. Data were collected through questionnaires and analyzed using SPSS version 23. The results indicate that online gambling does not have a significant partial effect on social life, but it does significantly influence work spirit. Simultaneously, online gambling has a significant effect on both social life and work spirit among Generation Z in Tanjung Selor. These findings suggest that online gambling poses a threat to the productivity and social well-being of the younger workforce, especially in the workplace. Therefore, serious attention is needed from various stakeholders to mitigate the negative impacts of online gambling.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja perangkat desa di desa long buang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja Perangkat Desa Long Buang Kecamtan Long Peso Kabupaten Bulungan, YUDI OKTAVIANUS Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Motivasi Kerja dan disipilin Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Perangkat Desa. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung.Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 30 responden. Pengumpulan data berupa quisioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 23. Diketahui nilai signifikasi variabel Motivasi sebesar 0,413 dan thitung pada table hasil uji t coefficients sebesar 0.832 yang dimana 0.832 2.052. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Motivasi (X1) Tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja perangkat desa long buang. Diketahui nilai signifikasi variabel disiplin sebesar 0,009 yang artinya 0,009 0,05 dan thitung pada table hasil uji t coefficients sebesar 2.797 yang dimana 2.797 > 2.052. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, yang bearti disiplin berpengaruh positif dan tsignifikan terhadap Kinerja perangkat desa long buang. Berdasarkan dari Hasil analisi spss juga dapat disimpulkan bahwa, variabel Motivasi, dan Disiplin pada variabel Kinerja sebesar 46,4%, sedangkan sisanya sebesar 53,6 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh gaya kepemimpinan perempuan dan etos kerja terhadap disiplin kerja guru dan staf sekolah dasar di kota tanjung selor

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan perempuan dan etos kerja terhadap disiplin kerja guru dan staf di SDN 002 dan SDN 010 Tanjung Selor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 53 responden, serta dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan perempuan dan etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja, baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,490 menunjukkan bahwa 49% variasi disiplin kerja dapat dijelaskan oleh gaya kepemimpinan perempuan dan etos kerja. Temuan ini menegaskan bahwa gaya kepemimpinan perempuan yang komunikatif serta etos kerja yang tinggi berperan penting dalam meningkatkan disiplin kerja guru dan staf di sekolah dasar.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Beban kerja dan Kualitas kerja terhadap kinerja pegawai negeri sipil (PNS) di kantor Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Bulungan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Renita, Pengaruh Beban Kerja dan Kualitas Kerja terhadap Kinerja Pegawai. Mahasiswi Berkuliah di Universitas Kaltara di bawah Bimbingan Bapak Dedik wiryawan S.T.M.M Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah Beban Kerja dan Kualitas Kerja terhadap Kinerja Pegawai Metode yang digunakan penelitian ini adalah Metode Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kapubaten Bulungan. Jumlah responden yang diteliti adalah 35 responden. pengumpulan data berupa kuesioner, Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23. Hasil penelitian ditemukan bahwa secara parsial Bebaan kerja berpengaruh positif terhadap Kinerja Pegawai, berdasarkan dengan hasil uji t 0,561 > 0,05 yang berarti Beban Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai. Kemudian ditemukan Kualitas Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai, berdasarkan dengan hasil uji t 0,000 0,05 yang artinya Kualitas Kerja berpengaruh secara pasrsial terhadap kinerja pegawai. Ketiga ditemukan Beban Kerja dan Kualitas Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Pegawai, berdasarkan hasil Uji F menunjukkan bahwa nilai F hitung sebesar 17,111 dengan signifikan 0,000 0,05 yang berarti Beban Kerja dan Kualitas Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Pegawai.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh pemberdayaan masyarakat dan kualitas SDM terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tri Astuti, “Pengaruh Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal”. Dibawah bimbingan Ika Niswatin Budiarti, S.Psi.,M.M Tujuan penelitiaan ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal. Metode yang digunakan penelitiaan ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitiaan ini adalah tenaga kerja lokal yang bekerja di KIHI (Kawasan Industri Hijau Indonesia) di Desa Mangkupadi. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 60 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner fisik, teknik analisis data yang digunakan pada penelitiaan ini adalah SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Pemberdayaan Masyarakat berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal (nilai t hitung = 0,853 < t tabel = 2,002 dan signifikansi 0,397 > 0,05). Sementara itu, variabel Kualitas SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal (nilai t hitung = 2,766 > t tabel = 2,002 dan signifikansi 0,008 < 0,05). Secara simultan, variabel Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM tidak berpengaruh signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Lokal (nilai F hitung = 3,126 < F tabel = 3,16 dan signifikansi 0,051 > 0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) yang diperoleh sebesar 0,080, yang berarti Pemberdayaan Masyarakat dan Kualitas SDM secara bersama-sama hanya dapat menjelaskan 8% dari variasi Penyerapan Tenaga Kerja Lokal, sedangkan sisanya sebesar 92% dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KEPRIBADIAN DAN MOTIVASI MENJADI PENENTU PRODUKTIVITAS KERJA GEN Z (di Instansi Vertikal Kanwil DJPb Kalimantan Utara)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepribadian dan Motivasi terhadap Produktivitas Kerja pegawai Generasi Z pada Instansi Vertikal Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel jenuh, yaitu seluruh pegawai Generasi Z yang bekerja pada instansi vertikal Kanwil DJPb Kalimantan Utara sebanyak 51 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji F, dan uji determinasi melalui program SPSS versi 28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh Kepribadian pada instansi vertikal Kanwil DJPb Kalimantan Utara dinilai oleh mayoritas pegawai Generasi Z tergolong baik. Secara parsial, Kepribadian memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja pegawai Kanwil DJPb Kalimantan Utara, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,001 dan nilai t-hitung sebesar 2,143. Artinya, apabila kualitas Kepribadian pegawai meningkat maka kualitas Produktivitas Kerja pegawai Kanwil DJPb Kalimantan Utara juga akan meningkat. Motivasi kerja pada instansi Kanwil DJPb Kalimantan Utara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong baik. Secara parsial, Motivasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja pegawai instansi vertikal Kanwil DJPb Kalimantan Utara, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,037 dan nilai t-hitung sebesar 2,143. Hal ini menunjukkan bahwa apabila Motivasi kerja pegawai meningkat maka Produktivitas Kerja pegawai Kanwil DJPb Kalimantan Utara juga akan meningkat. Hasil uji F menunjukkan bahwa Kepribadian dan Motivasi secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja pegawai Generasi Z, dengan nilai F-hitung sebesar 16,389 dan nilai signifikansi sebesar 0,001. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa Kepribadian dan Motivasi secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 38,1% terhadap Produktivitas Kerja, sementara 61,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hal ini menunjukkan bahwa apabila Kepribadian dan Motivasi meningkat secara bersamaan maka Produktivitas Kerja pegawai Kanwil DJPb Kalimantan Utara juga akan meningkat This study aims to determine the effect of Personality and Motivation on the Work Productivity of Generation Z employees at the Vertical Office of the Directorate General of Treasury (DJPb) in North Kalimantan. This research is a quantitative study using a multiple linear regression analysis approach. The sample in this study was a saturated sample, consisting of all Generation Z employees working at the vertical office of DJPb North Kalimantan, totaling 51 respondents. Data were collected through a survey using questionnaires. The data analysis techniques included descriptive analysis and multiple linear regression analysis using t-tests, F-tests, and the coefficient of determination, processed using SPSS version 28. The results showed that the influence of Personality at the vertical office of DJPb North Kalimantan was rated as good by most Generation Z employees. Partially, Personality had a positive and significant effect on the employees' Work Productivity, as indicated by a significance value of 0.001 and a t-value of 2.143. This means that if employees’ personality quality increases, their work productivity will also increase. Work Motivation was also rated as good by most employees. Partially, Motivation had a positive and significant effect on Work Productivity, with a significance value of 0.037 and a t-value of 2.143. This shows that if employees' motivation increases, their work productivity will also increase. The F-test results indicated that Personality and Motivation simultaneously have a positive and significant effect on the Work Productivity of Generation Z employees, with an F-value of 16.389 and a significance level of 0.001. Furthermore, the coefficient of determination (R²) shows that Personality and Motivation jointly contribute 38.1% to Work Productivity, while the remaining 61.9% is influenced by other variables not examined in this study. This indicates that if both Personality and Motivation improve simultaneously, the Work Productivity of employees at the DJPb North Kalimantan Office will also increase.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulungan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Selvina Yulianti, Pengaruh Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) Di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bulungan. Mahasiswa Berkuliah di Universitas Kaltara dibawah bimbingan Bapak Dedik Wiryawan, S.T, M.M. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode Kuantitatif. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah Pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bulungan. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 35 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23. Hasil penelitian ditemukan bahwa secara parsial Lingkungan Kerja berpengaruh postif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai, berdasarkan dari hasil Uji t nilai signifikan dapat dilihat 0,048 0,05 yang berarti lingkungan kerja berpengaruh secara parsial terhadap kinerja pegawai. Kemudian ditemukan bahwa secara parsial Semangat Kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Kinerja Pegawai, berdasarkan dengan hasil Uji t nilai signifikan dapat dilihat 0,209 > 0,05 yang berarti Semangat Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Pegawai Ketiga ditemukan bahwa Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Pegawai, berdasarkan hasil Uji F menunjukkan bahwa nilai F hitung sebesar 17.809 dengan signifikan 0,000 0,05, yang berarti Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Pegawai.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA DI DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN PERSANDIAN KABUPATEN BULUNGAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Muhammad Ma’ruf Fadilah, Pengaruh Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja. Mahasiswa Berkuliah di Universitas Kaltara di bawah bimbingan Ibu Ika Niswatin Budiarti S.Psi, M.M Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja berpengaruh terhadap Produktivitas Kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dan sampel adalah 32 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23. Hasil penelitian ditemukan bahwa secara parsial Kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja, berdasarkan dari hasil Uji t, nilai signifikan dapat dilihat 0,000 0,05 yang berarti kepemimpinan berpengaruh secara parsial terhadap produktivitas kerja. Kemudian ditemukan bahwa secara parsial Lingkungan Kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Produktivitas Kerja, berdasarkan dengan hasil Uji t, nilai signifikan dapat dilihat 0,689 > 0,05 yang berarti Lingkungan Kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja Kemudian ditemukan bahwa Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Produktivitas Kerja. berdasarkan hasil Uji F menunjukkan bahwa nilai F hitung sebesar 55.822 dengan signifikan 0,000 0,05, yang berarti Lingkungan Kerja dan Semangat Kerja berpengaruh secara simultan terhadap Kinerja Pegawai. ABSTRACT Muhammad Ma'ruf Fadilah, The Influence of Leadership and Work Environment on Work Productivity. Student studying at the University of North Kalimantan under the guidance of Ms. Ika Niswatin Budiarti S.Psi, M.M. The purpose of this study was to determine whether Leadership and Work Environment influence Work Productivity. This study used quantitative methods. The population and sample were 32 respondents. Data collection was done using a questionnaire, and the data analysis technique used in this study was SPSS version 23. The results of the study found that Leadership partially has a positive and significant effect on Work Productivity. Based on the t-test results, the significance value is 0.000 0.05, indicating that leadership has a partial effect on work productivity. Furthermore, the Work Environment partially has a negative and insignificant effect on Work Productivity. Based on the t-test results, the significance value is 0.689 > 0.05, indicating that the Work Environment does not significantly influence Work Productivity. Furthermore, it was found that Leadership and Work Environment simultaneously influence Work Productivity. Based on the results of the F test, it shows that the calculated F value is 55,822 with a significance of 0.000 0.05, which means that the work environment and work enthusiasm have a simultaneous effect on employee performance.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, PENGEMBANGAN SDM DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA (Studi Kasus Pada Instasi Vertikal Kanwil DJPb Provinsi Kaltara)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), dan Stres Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kalimantan Utara. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel jenuh yaitu seluruh pegawai yang bekerja pada instansi kanwil DJPb Kaltara dengan jumlah 84 orang. Pengumpulan data dilakukan melelui survey menggunakan kuesioner. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji f, dan uji determinasi melalui program SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh Kepemimpinan Transformasional pada instansi vertikal kanwil DJPb Kaltara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong baik, secara parsial Kepemimpinan Transformasional memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara artinya apabila kualitas Kepemimpinan Transformasional meningkat maka kualitas Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara akan meningkat. Pengembangan SDM pada instansi Kanwil DJPb Kaltara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong sangat baik, secara parsial Pengembangan SDM juga memiliki pengaruh yang positif signifikan terhadap Kinerja pegawai instansi vertikal kanwil DJPb Kaltara. Hal ini menunjukan bahwa apabilla Pengembangan SDM meningkat maka Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara juga akan meningkat. Stres kerja dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong cukup, secara parsial Stres kerja memiliki pengaruh positif tidak signifikan terhadap Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara. Hal ini menunjukan bahwa ketika Stres kerja meningkat tidak memengaruhi Kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara. Hasil uji F menunjukan bahwa Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan SDM dan Stres Kerja secara simultan memilki pengaruh positif signifikan. Hal ini menunjukan bahwa Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan SDM dan Stres Kerja meningkat maka kinerja pegawai kanwil DJPb Kaltara akan meningkat.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail