Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

1.648 hasil
Subjek: s
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH BEBERAPA MODEL REKAYASA LAHAN GAMBUT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT ( Solanum Lycopersicum L.)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa model rekayasa lahan gambut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). Lahan gambut umumnya memiliki tingkat keasaman tinggi serta kandungan unsur hara yang rendah sehingga kurang optimal untuk budidaya tanaman. Oleh karena itu diperlukan upaya rekayasa lahan melalui penambahan bahan organik yang mampu memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Mei 2026 di Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan yang terdiri dari tiga model rekayasa lahan gambut, yaitu: R1 (lahan gambut + pupuk kandang ayam + tanah humus), R2 (lahan gambut + pupuk kandang ayam + pupuk organik padat tandan kosong kelapa sawit teraktivasi Jadam Microbial Solution/JMS), dan R3 (lahan gambut + pupuk kandang ayam + mulsa tandan kosong kelapa sawit). Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh sembilan unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah buah. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi mengenai model rekayasa lahan gambut yang paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat serta sebagai alternatif pemanfaatan limbah tandan kosong kelapa sawit sebagai bahan pembenah tanah.

17 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perencanaan & Perancangan GOR Multifungsi dengan Pendekatan Arsitektur Minimalis Hijau

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sektor olahraga menjadi lebih maju terutama pada daerah kabupaten bulungan, tanjung palas. Kalimantan utara telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam berbagai aspek, dari Pembangunan, ekonomi, transportasi, wisata, hiburan, dan masih banyak lagi, salah satu aspek yang menonjol adalah sektor cabang perlombaan olahraga Skripsi ini bertujuan untuk merancang Gedung Olahraga (GOR) multifungsi dengan pendekatan arsitektur minimalis hijau di Kabupaten Bulungan, Tanjung Palas, Kalimantan Utara. Latar belakang penelitian ini didasari oleh perkembangan sektor hiburan di bagian olahraga yang cukup signifikan pada tahun ini, seperti lomba dayung yang diadakan setiap ulang tahun kabupaten bulungan dan dihadiri banyak daerah. Metode perancangan yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, serta analisis kebutuhan ruang dan kondisi tapak. Pendekatan arsitektur minimalis hijau diterapkan melalui optimalisasi pencahayaan dan penghawaan alami, penggunaan material ramah lingkungan, efisiensi energi, serta pengelolaan air yang berkelanjutan. Konsep multifungsi diwujudkan dengan penyediaan ruang yang fleksibel untuk berbagai kegiatan olahraga maupun non-olahraga, seperti kegiatan sosial dan budaya. Hasil perancangan menunjukkan bahwa penerapan prinsip minimalis hijau mampu menciptakan bangunan yang efisien, estetis, dan berkelanjutan. Selain itu, GOR ini diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat yang mendukung kesehatan, interaksi sosial, pelestarian lingkungan, serta dapat menjaadi ikon bagi kabupaten Bulungan

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PADA KANTOR DESA JELARAI SELOR KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan apakah kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Desa Jelarai Selor Keamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kuantitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat pada Kantor Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang melakukan atau menerima pelayanan dari Kantor Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan sebanyak 1.650 orang sedangkan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner atau angket. Selanjutnya metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan rumus P. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan masyarakat pada masyarakat yang melakukan atau menerima pelayanan dari Kantor Desa Jelarai Selor Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

16 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT KECAMATAN TANJUNG SELOR TERHADAP RENCANA PEMBENTUKAN DAERAH OTONOMI BARU KOTA TANJUNG SELOR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pembentukan Daerah Otonomi Baru Kota Tanjung selor terus dipersiapkan oleh pemerintah daerah. Persyaratan secara fisik maupun administrasi terus dipersiapkan. Untuk pemekaran wilayah terus dilakukan, untuk membentuk kota minimal ada empat kecamatan yang terbentuk. Pembentukan DOB kota Tanjung selor muncul berdasarkan aspirasi masyarakat dan dukungan Tokoh masyarakat. Penelitian skripsi ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Tokoh masyarakat kecamatan Tanjung selor terhadap rencana pembentukan daerah otonomi baru kota tanjung selor dan faktor pendukung dan penghambat terhadap rencana pembentukan daerah otonomi baru kota Tanjung selor. Metode yang digunakan dalam penelitian skripsi ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Deskriptif kualitatif adalah metode menggambarkan, mendeskripsikan, menjelaskan, dan menjawab masalah secara lebih rinci yang akan ditemukan dengan meneliti sebanyak mungkin individu, kelompok atau peristiwa dan data penelitian diperoleh melalui observasi dengan cara mewawancarai para informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi tokoh masyarakat kecamatan tanjung selor terhadap rencana pembentukan daerah otonomi baru kota Tanjung selor yaitu mendukung hal tersebut karena pembentukan daerah otonomi baru meningkatkan kesejahteraan masyarakat, meningkatkan infrastruktur dan membuka lapangan pekerjaan. Faktor pendukung pembentukan DOB kota tanjung selor; jumlah penduduk, perintah dari UU, dukungan masyarakat, SDA mendukung serta sarana dan prasarana mendukung. Faktor penghambat; belum memenuhi syarat, permasalahan anggaran, kurangnya sosialisasi, pemerintah lambat dan moratorium.

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA JELARAI SELOR KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT UNTUK MENJAGA LINGKUNGAN (Studi Kasus Pada Masyarakat yang Membuang Sampah Ke Sungai Selor)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui upaya Pemerintah Desa Jelarai Selor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sungai selor dan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sungai selor. Penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian Kualitataif. Dengan informan yaitu Staf Pengawas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan, Sekretaris Desa Jelarai Selor, Lembaga Kemasyarakatan Desa Jelarai Selor dan Masyarakat Desa Jelarai Selor. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data (penyederhanaan data), penyajian data, dan penarikan kesipulan. Hasil penelitian yaitu 1. Upaya Pemerintah Desa Jelarai Selor dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sungai selor yaitu sudah cukup efektif karena pemerintah telah menyediakan tempat pengelolaan sampah, melakukan sosialisasi, dan menyampaikan larangan dan sanksi membuang sampah sembarangan dilingkugan desa jelarai selor maupun di lingkungan sungai selor. 2. Faktor pendukung dan faktor penghambat yang mempengaruhi kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan sungai selor. a) faktor pendukung yaitu menyediakan sarana fasilitas seperti penyediaan TPS 3R dan melakukan pembinaan serta sosialisasi kepada masyarakat. b). faktor penghambat yaitu, ekonomi masyarakat yang rendah, kurangnya kepedulian masyarakat, dan kurangnya pengetahuan yang dimiliki oleh lingkungan masyarakat.

14 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis kondisi kerusakan jalan raya pada lapisan permukaan dengan metode pavement condition index

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jalan raya merupakan salah satu sarana transportasi darat yang mempunyai peranan penting terhadap kehidupan manusia, terutama bagi pertumbuhan perekonomian dan sosial budaya untuk menunjang pembangunan nasional. Untuk memudahkan mobilitas masyarakat sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik sesuai dengan kapasitas yang diperlukan, bila terjadi kerusakan jalan, maka akan terhalang kegiatan masyarakat sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kerusakan dan nilai indeks perkerasan jalan Landai Sungai Data, sehingga dapat membandingkan nilai kondisi ruas jalan Landai Sungai Data berdasarkan dua metode yang telah ditentukan. Metode yang digunakan adalah metode PCI (Pavement Condition Index)

18 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Implementasi Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2018 (Studi pada Dinas Pertanian Kabupaten Malinau)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi peraturan bupati Malinau nomor 3 tahun 2018 tentang beras daerah sesuai dengan pedoman beras daerah tahun 2018 dan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi implementasi beras daerah di kabupaten Malinau Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada implementasi program beras daerah berdasarkan ketentuan yang ada di pedoman beras daerah serta faktor-faktor yang mempengaruhi berdasarkan teori George Edward III Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Bupati Malinau Nomor 3 Tahun 2018 sudah dilaksanakan sesuai dengan pedoman Rasda tahun 2018 serta, ada faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi rasda ini berdasarkan teori George Edward III yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi.

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDY TENTANG DAMPAK TRANSMIGRASI TANJUNG BUKA SP. 10 PADA PEMBANGUNAN DI KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi dampak transmigrasi Tanjung Buka SP. 10 pada pembangunan di Kabupaten Bulungan yaitu pelatihan dan pelaksanaan, pendidikan, bimbingan dan pembinaan dalam pelaksanaan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada peningkatan kapasitas aparatur UPT dalam menyelenggarakan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat di UPT Tanjung Buka SP. 10 Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Informan penelitian berjumlah 50 orang yang terdiri dari Kepala Bidang, aparat Disnakertran Kabupaten Bulungan, masyarakat, serta warga transmigrasi Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas aparatur UPT melalui pelatihan, bimtek studi banding dan juga diklat sudah sering dilakukan hanya saja tidak ada perubahan atau pun kemajuan administrasi yang ada di kantor UPT. Selain itu pelayanan yang ada di kantor UPT juga masih perlu melakukan perbaikan-perbaikan lagi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPELEMENTASI STANDAR PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN PINDAH DAN DATANG (Studi Pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IMPELEMENTASI STANDAR PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN PINDAH DAN DATANG (Studi Pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan) Oleh : Rio NPM. 201851031 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kapasitas aparatur desa dalam menyelenggarakan tertib administrasi pelayanan kepada masyarakat dari 4 indikator yaitu pelatihan dan pelaksanaan, pendidikan, bimbingan dan pembinaan dalam pelaksanaan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada impelementasi standar pelayanan pembuatan surat keterangan pindah dan datang pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Informan penelitian berjumlah 20 orang yang terdiri dari kepala camat, aparat kecamatan beserta seklur, serta masyarakat Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlu adanya kesadaran masyarakat terkait bagaimana prosedur pelayanan pembuatan surat keterangan pindah dan datang, serta masyarakat juga dapat menilai bagaimana pelayanan yang diberikan oleh para pegawai kantor apakah sesuai atau tidak, dan masyarakat pun ketika sudah berpindah tempat tinggal harus melaporkan ke ketua RT setempat agar RT tempat tinggal barunya tersebut dapat mendata penduduk barunya.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN DESA MANDIRI MELALUI PROGRAM KETAHANAN PANGAN DESA BUMI RAHAYU KECAMATAN TANJUNG SELOR KABUPATEN BULUNGAN TAHUN 2020

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam perencanaan desa mandiri melalui program ketahanan pangan Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Tahun 2020 dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat dalam perencanaan desa mandiri melalui program ketahanan pangan Desa Bumi Rahayu Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. dengan informan yaitu Kepala Desa Bumi Rahayu, BPD Desa Bumi Rahayu, Pemimpin Organisasi Kemasyarakatan, dan masyarakat Desa Bumi Rahayu. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, Observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian yaitu partisipasi masyarakat dalam perencanaan desa mandiri melalui program ketahanan pangan Desa Bumi Rahayu Tahun 2020 dapat dilihat dari aktiviaatas masyarakat mencakup (1) Kecukupan ketersediaan pangan di desa, (2) Stabilitas ketersediaan pangan di Desa Bumi Rahayu tetap stabil mengingat kebutuhan masyarakat selalu terpenuhi, (3) aksesibilitas/keterjangkauan pangan di Desa Bumi Rahayu sangat mudah dijangkau oleh masyarakat desa., (4) Kualitas ketahanan pangan di Desa Bumi Rahayu cukup baik untuk dijual kembali dan dikonsumsi masyarakat desa. Faktor pendukung dan penghambat partisipasi masyarakat dalam perencanaan desa mandiri melalui program ketahanan pangan Desa Bumi Rahayu Tahun 2020 yaitu (1) faktor pendukung yaitu adanya bantuan pemerintah, adanya dukungan dari masyarakat Desa Bumi Rahayu, kemampuan masyarakat dalam pengelolaan bantuan, dan ketersediaan lahan masyarakat Desa Bumi Rahayu. (2) Faktor penghambat yaitu fasilitas untuk menjual hasil produksi terbatas, harga hasil produksi masih sangat rendah, pemborang atau pengepul di desa belum ada, dan bantuan modal dari pemerintah desa belum merata.. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan, bimtek studi banding dan juga diklat sudah sering dilakukan hanya saja tidak ada perubahan atau pun kemajuan administrasi yang ada di kantor desa. Selain itu pelayanan yang ada di kantor desa juga masih perlu melakukan perbaikan-perbaikan lagi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

EFEKTIVITAS PELAYANAN PEMBUATAN KARTU PENCARI KERJA (AK-1) PADA DINAS TRANSMIGRASI DAN TENAGA KERJA KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dalam rangka memberikan kualitas pelayanan yang baik dari aparatur pemerintah, pemerintah membuat keputusan menteri pendayagunaan aparatur negara nomor: 63/KEP/M.PAN/7?2003 tentang pedoman umum penyelengaraan pelayanan publik, namun kebijakan ini tidak akan bisa dicapai secara maksimal apabila aparatur pemerintah tidak bekerja secara optimal. Oleh karena iyu, apabila aparartur pemerintah tidak bekerja secara optimal. Oleh karena itu, upaya meningkatkan kualitas pelayananharus diimbangi dengan upaya optimalisasi kinerja aparatur pemerintah dan melakukan secara konsisten juga meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung kelancaran pelayanan sesuai dengan fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelayanan pembuatan kartu pencari kerja pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan, serta mengetahui hambatan-hambatan dalam pelaksanaan dalam pembuatan kartu pencari kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa pelayanan pembuatan kartu pencari kerja pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan adalah belum efektif, hal ini disebabkan oleh kurang sumber daya manusia, selain itu juga ditemukan hambatan-hambatandalam pembuatankartu pencari kerja pada Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bulungan.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS PERILAKU PETANI KAKAO (Theobroma Cacao L.) DALAM PENJUALAN BIJI KAKAO KERING DAN BIJI KAKAO BASAH DI DESA ANTUTAN DAN DESA PEJALIN TANJUNG PALAS, KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kakao (Theobroma cacao L.) merupakan komoditas penting dalam perekonomian Indonesia, berperan sebagai penghasil devisa dan sumber pendapatan bagi banyak petani kecil. Dengan posisi Indonesia sebagai salah satu penghasil kakao terbesar di dunia, peluang untuk mengembangkan sektor ini menjadi semakin besar (Ikhwan , Jusni, 2023). Potensi tersebut semakin terlihat ketika kebutuhan pasar terhadap produk kakao terus meningkat, mendorong berbagai upaya untuk memperkuat kapasitas produksi di tingkat petani. Upaya untuk meningkatkan mutu dan hasil panen menjadi tantangan besar bagi para petani, seperti tingginya pengeluaran untuk produksi dan fasilitas, terutama yang terkait dengan biaya tenaga kerja serta benih.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KETERLAMBATAN PEKERJAAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SERBA GUNA POLDA KALTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pemerintah Yang besar dari kawasan tangerang yang terdiri dari kabupaten tangerang , kota tangerang , dan kota tangerang selatan . Pertumbuhan gedung dan industri konstruksi bangunan yang sangat tinggi dan meningkat dari waktu ke waktu .Ada beberapa kendala juga ditemukan di sepanjang bangunan proces yang dihasilkan akibat keterlambatan penyelesaian proyek pembangunan yang sesuai dengan jadwal dalam dokumen kontrak. Beberapa masalah telah diidentifikasi sebagai penyebab itu yakni masalah keuangan, tenaga kerja keterampilan, bahan bangunan perangkat pasir lingkungan, dan manajemen isu.Penelitian ini bertujuan menelaah beberapa faktor yang menunda incompletion causethe dari proyek tersebut, mencari peringkat urutan setiap faktor dan mencari faktor utama mempengaruhi penundaan selesainya pengerjaan di wilayah studi. Studi ini menggunakan metode anon-probability purposive sampling , dan satu set pertanyaan nairedistributed kepada 10 perusahaan kontraktor .Analisis deskriptif yang digunakan untuk menjelaskan hubungan variabel. Sebagai temuan utama, ada faktor terbesar berdasarkan nilai dari data berarti.Fisrtly, pengiriman penundaan dari bahan bangunan, 2 terbatas ketersediaan bahan bangunan di pasar, 3 isthe kekurangan pasokan oflabor, 4 adalah tingginya intensityof hujan, 6 adalah kurangnya tenaga kerja kehadiran, 6 dan faktor ke-7 adalah kurangnya buruh membunuh dan disiplin, 8 adalah faktor komunikasi antara perusahaan kontraktor dan pemilik 9 adalah miss komunikasi antara pekerja badan penasihat, andit dan las faktor adalah uncomplet desain dengan arsitek atau penata. Asosiasi antara kisaran penundaan 10 dan faktor yang menunjukkan keterampilan tenaga kerja dan tingginya intensitas curah hujan sebagai faktor penting yang menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA PEMERINTAH DESA DALAM PENYEDIAAN SARANA AIR BERSIH DI DESA ANTUTAN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini membahas tentang upaya pemerintah desa dalam penyediaan sarana air bersih di Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabuaten Bulungan. Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang penting bagi masyarakat, namun masih banyak desa di Indonesia yang mengalami kesulitan dalam mendapatkan akses terhadap air bersih yang layak dan aman untuk dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang dilakukan oleh pemerintah desa dalam menyediakan sarana air bersih di Desa Antutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kulatitatif dengan mengumpulkan data melalui observasi,wawancara,dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa antutan telah melakukan beberapa upaya dalam penyediaan sarana air bersih. Upaya tersebut meliputi penampungan air di profil, Instalasi pompa air,program penyediaan air minum sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS), dan jaringan distribusi air bersih kesetiap rumah di desa. Pemerintah desa juga melakukan bekerja sama dengan pihak terkait seperti dinas terkait,lembaga swadaya masyarakat dan perusahaan swasta untuk mendapatkan dukungan teknis dan finansial dalam penyediaan sarana air bersih. Meskipun pemerintah desa telah mengimplementasikan upaya dalam penyediaan sarana air bersih, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu diatasi. Tantangan tersebut antara lain keterbatasan anggaran,pemeliharaan dan perawatan air bersih yang kurang optimal, sumber mata air yang cukup jauh sulit untuk di jangkau.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN KEPEMIMPINAN KETUA ADAT DALAM MENJAGA DAN MELESTARIKAN HUTAN ADAT DI DESA LONG PESO KECAMATAN PESO KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam melakukan penelitian ini untuk mengetahui peran kepemimpinan ketua adat dalam menjaga dan melestarikan hutan adat di desa Long Peso Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan. Tujuan akhir dari hutan pengelola adalah kesejahteraan warga dan hutan pelaku, serta hutan lingkungan itu sendiri apabila tujuan pengelolaan untuk mensejahterakan dan menjadikan harmonisasi hubungan dengan alam maka perubahan ini akan mengancam kelestarian hutan apabila tujuan pengelolaan untuk mensejahterakan dan menjadikan harmonisasi hubungannya apabila tidak berjalan dengan baik melalui faktor kehutanan. Metode penelitian yang digunakan pada studi ini adalah metode kualitatif. Data primer, dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari pengamatan (observasi) langsung di lapangan dan atau wawancara dengan informan yang dipilih, Dengan demikian data primer sebagai data yang tidak menggunakan perantara orang lain. Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yaitu data yang diperoleh langsung melalui wawancara dan kajian dokumen. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan obyek penelitian dengan mengintepretasikan berdasarkan kerangka teori yang ada untuk memperoleh suatu kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian peran ketua adat sangat penting dalam hal pengelolaan hutan adat sesuai dengan fungsi masing-masing hutan yaitu menjaga hutan, mempertahankan hak ulayat dan memberi izin membuka lahan baru, ketua adat dalam merencanakan penyadaran mengamankan dan melestarikan hutan adat membuat kesepakatan bersama Lembaga adat secara musyawarah untuk merencanakan hal yang perlu dilakukan agar masyarakat adatnya sadar tentang kelestarian hutan dan ketua adat dalam membuat pesan penyadaran mengamankan dan melestarikan hutan adat ketua adat bisa berperan sebagai penasehat masyarakat adat dalam pidatonya beliau menyelipkan pesan agar masyarakat tetap menjaga kelestarian hutan yang ada di Desa Long Peso.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail