Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

253 hasil
Open Access
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Model Matematika Mangsa-Pemangsa Dengan Mangsa Yang Rentan Terinfeksi

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Model matematika mangsa-pemangsa dengan mangsa yang rentan terinfeksi merupakan suatu medel matematika yang diterapkan pada suatu kasus dimana penularan penyakit hanya terjadi diantara mangsa saja. Diasumsikan pada model ini untuk pemangsa hanya mengkonsumsi mangsa yang terinfeksi saja. Dari model tersebut dicari penyelesaian dari perrsamaan differensial non linier, Analisis dinamika model matematika mangsa-pemangsa dengan mangsa yang rentan terinfeksi meliputi penentuan titik kesetimbangan dan kestabilan dengan memperhatikan nilai eigen yang dihasilkan dari titik ketimbangan. Ketabilan titik kesetimbangan ditentukan dengan cara linierisasi pada sistem dan menggunakan kriteria Routh hurwitz. Simulasi model dengan menggunakan softwere Matlab untuk menguji hasil analisis. Pada penelitian ini mendapatkan solusi bahwa model matematika mangsa-pemangsa dengan mangsa yang rentan terinfeksi menghasilkan tiga titik kesetimbangan yaitu titik kesetimbangan trival atau asal,titik kesetimbangan bebas mangsa yang terinfeksi dan pemangsa, dan titik kesetimbangan endemik mangsa dan pemangsa.Dari analisis yang dilakukan, pada interaksi antara mangsa rentan dengan mangsa terinfeksi dapat disimpulkan bahwa populasi mangsa rentan bergerak lurus dan dalam jangka waktu yang lamamangsa rentan yang berinteraksi akan bergerak naik mendekati mangsa yang terinfeksi sehingga mengakibatkan mangsa rentan terjangkit infeksi dari mangsa yang terinfeksi.Sedangkan pada interaksi mangsa rentan, mangsa terinfeksi dan pemangsa disimpulkan bahwa populasi mangsa rentan yang awalnya bergerak lurus, kemudian dalam jangka waktu yang lama mangsa rentanakan terjangkit infeksi dari mangsa yang terinfeksi dan untuk populasi pemangsa bergerak naik sebanding dengan proporsi mangsanya.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Vitamin C pada Selai Nenas dengan Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiber afficinade)

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Syaiful Hidayat. Analisis Vitamin C Pada Selai Nenas (Ananascomosus) Dengan Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiberofficinale). Dibawah Bimbingan Fitrah Pangerang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fortifikasi larutan jahe pada selai nenas berpengaruh terhadap kandungan vitamin C. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Analisa Kimia dan Pascapanen Agroteknologi Pertanian UNIKALTAR, pada bulan November 2017. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah larutan iodium sebagai perhitungan kandungan vitamin C. Faktor perlakuan adalah fortifikasi larutan jahe 20 ml, 30 ml, 40 ml, 50 ml. Dari hasil uji analisis vitamin C setiap perlakuan menunjukan bahwa fortifikasi pada perlakuan memberikan pengaruh tidak signifikan hasil kandungan vitamin C yang diperoleh terhadap masing-masing perlakuan. Kandungan vitamin C pada fortifikasi larutan jahe pada selai nenas tertinggi pada selai perlakuan A3 (larutan jahe 40 ml) sebanyak (5,72%). Sedangkan kandungan pada selai perlakuan A4 (larutan jahe 50 ml) sebanyak (4,4%) memiliki kandungan vitamin C terendan dan selai A0 sebagai kontrol memiliki kandungan vitamin C (4,4%).

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Usaha Tani Padi Ladang (Varietas E'ho, Libang dan Usunuan) di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Siti Rosmina. 2013 31 004. Analisis Usaha Tani Padi Ladang Berpindah Di Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Kegiatan ladang berpindah sampai saat ini masih dilakukan oleh masyarakat pedesaan yang ada di daerah Kalimantan khususnya suku Dayak seperti yang ada di Desa Pejalin Kecematan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Masyarakat di Desa Pejalin sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani dengan sistem ladang berpindah. Sistem ladang berpindah yang mereeka lakukan yaitu hanya tebas, tebang, bakar dan tanam. Usaha tani yang dilakukan petani di Desa Pejalin adalah tanaman padi dengan berbagai varietas seperti padi E’ho, Libang dan Usunuan. Pada usaha tani padi sebagian petani khususnya di Desa Pejalin seringkali menggunakan faktor produksi yang berlebihan dengan harapan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Tetapi justru dengan mengunakan faktor produksi yang berlebihan akan menghasilkan biaya produksi yang akhirnya akan mengurangi pendapatan usha tani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis usaha tani padi ladang ladang varietas E’ho, Libang dan Usunuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Penentuan sampel menggunakan Sampling Jenuh (Sensus) yaitu sebanyak 35 responden. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan secara sengaja(purposive), yaitu Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, karena di daerah tersebut rata-rata petani membudidayakan padi ladang. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya tertinggi terdapat pada varietas padi Libang dengan biaya sebesar Rp. 3.060.724 kemudian varietas padi E’ho dengan biaya sebesar Rp. 2.900.687 dan varietas padi Usunuan dengan biaya sebesar Rp. 2.335.816. Sedangkan pendapatan tertinggi terdapat pada varietas padi E’ho sebesar Rp. 6.348.785 kemudian varietas padi Libang Rp. 5.203.175 dan varietas padi Usunuan sebesar Rp. 4.514.530 dalam satu musim tanam. Perhitungan R/C ratio sebesar 3 menunjukan bahwa usaha tani padi yang dilakukan petani layak diusahakan dan menguntungkan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Pemberian ZPT air Kelapa dan Ekstrak Jagung pada Produksi Tanaman Tomat (Lycopersican esculentum Mill)

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK SOFIAN YUSUF. Pengaruh Pemberian ZPT Air Kelapa dan Ekstrak Jagung Pada Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicum Esculentum Mill). Dibawah bimbingan Ibu Tati Hariyati SP, MP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian ZPT air kelapa dan ekstrak jagung pada produksi tanaman tomat (Lycopersicum Esculentum Mill). Penelitian dilaksanakan di jalan kemayoran (belakang pasar induk) Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara dari Juli sampai dengan September 2017. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan dan 4 ulangan. Faktor pertama adalah air kelapa yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa air kelapa(K0), air kelapa 50 ml (K1), air kelapa 100 ml (K2) dan air kelapa 150 ml (K3). Faktor kedua adalah ekstrak jagung yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa ekstrak jagung (J0), ekstrak jagung 50 ml (J1), ekstrak jagung 100 ml (J2), dan ekstrak jagung 150 ml (J3). Hasil data sidik ragam diperoleh bahwa pemberian air kelapa tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan umur panen, jumlah buah, berat buah, diameter buah dan tebal daging buah. Perlakuan ekstrak jagung juga tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan umur panen, jumlah buah, berat buah, diameter buah dan tebal daging buah. Interaksi pemberian air kelapa tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pengamatan umur panen, jumlah buah, berat buah, diameter buah dan tebal daging buah. Kata kunci : Air Kelapa, Ekstrak Jagung, Injeksi, Tanaman Tomat

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiber Officinale) pada Selai Nanas terhadap Penerimaan Konsumen.

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sultan Hasanuddin, 2017, “ Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiber officinale) Pada Selai Nanas (Ananas comosus) Terhadap Penerimaan Konsumen”. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Pembimbing : Fitrah Pangerang Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Fortifikasi Larutan Jahe (Zingiber officinale) Pada Selai Nanas (Ananas comosus) Terhadap Penerimaan Konsumen. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Kimia Pangan dan Pasca Panen Universitas Kaltara Tanjung Selor, pada bulan November 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah Fortifikasi Larutan Jahe Pada Selai Nanas dengan 5 perlakuan dan 2 kali ulangan. Parameter yang diamati adalah warna, aroma, dan rasa. fortifikasi larutan jahe pada selai nanas tidak berpengaruh nyata terhadap warna selai nanas, sedangkan fortifikasi larutan jahe pada selai nanas berpengaruh sangat nyata terhadap aroma dan rasa selai nanas. Dari hasil uji organoleptik menunjukkan yang dapat diterima sebagian besar panelis yaitu pada perlakuan A1 yaitu 20 ml larutan jahe dan A3 yaitu 40 ml larutan jahe.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KESADARAN AHLI WARIS DALAM PELAPORAN KEMATIAN PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN BULUNGAN

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

kependudukan dan pencatatan sipil sesuai dengan Undang Undang No. 24 Tahun 2013 dan salah satunya adalah pencatatan kematian dan akta kematian mempunyai manfaat yang sangat penting bagi masyarakat terutama kematian digunakan ketika ingin mengklaim asuransi. namun masih juga ada masyarakat yang belum mengurus akta kematian karena masih rendahnya kesadaran masyarakat. masyarakat Kabupaten Bulungan khususnya Kecamatan Tanjung Palas Barat yang menjadi lokus penelitian juga masih banyak yang belum mempunyai akta kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisa tahap pelaporan kematia; (2) menganalisa tingkat kesadaran ahli waris untuk melaporkan kematian dan (3 menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi kesadaran ahli waris melaporkan kematian untuk dilakuakan pencatatan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode. pengumpulan data melalui kegiatan observasi, wawancara langsung dan dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian. menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat Kecamatan Tanjung Palas Barat terhadap administrasi kependudukan khususnya untuk melakukan pencatatan kematiandan mengurus akta kematiandan dilaksankan pada tahun 2017 sudah cukup tinggi meskipun masih ada beberapa kendala yang ditemukan dilapangan. dilihat dari upaya merubah perilaku masyarakat untuk lebih sadar melaporkan kematian untuk dicatat dan diterbitkan Akta Kematian seperti amanat Undang Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Udang Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui peraturan tersebut dan masyarakat sudah mengetahui penting dan meminta dilakukannya pencatatan kematia sehingga manfaat dari akta kematian dapat dipergunakan ahli waris sesuai dengan peraturan perundangan yang ada.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Dosis Pupuk Organik Cair (POC) Nasa Terhadap Hasil Tanaman Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus)

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Syarul. 201231006. Program Sarjana. Universitas Kaltara. Tanjung Selor. Pengaruh Dosis Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap Hasil Tanaman Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus). di Bimbing oleh Tati Haryati SP. MP. Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu jamur konsumsi yang bernilai gizi tinggi. Jamur tiram putih biasa dimanfaatkan sebagai sayuran dan makanan ringan. Jamur tiram mempunyai manfaat bagi kesehatan, seperti penyakit darah tinggi dan jantung serta mengurangi berat badan dan diabetes. Dengan adanya penelitian ini harapan penulis dapat menjadi sumbangsih bagi petani Jamur khususnya dalam mengoptimalkan hasil produksi. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pengaruh dosis POC Nasa optimal terhadap hasil jamur tiram putih (Pleorotus Pstreatus). Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Sungai Fatimah Kabupaten Nunukan dari Maret sampai Juni 2017. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 1 faktor perlakuan dan 10 ulangan. Dosis POC Nasa yang terdiri dari lima taraf yaitu kontrol (D0), dosis Nasa 2,5 ml (D1), dosis Nasa 5 ml (D2), dosis Nasa 7,5 ml (D3), dosis Nasa 10 ml (D4). Hasil penelitian Perlakuan dosis POC Nasa tidak berpengaruh nyata terhadap parameter panjang tangkai dan diameter tudung jamur dan berpengaruh nyata terhadap parameter perlakuan berat segar dan jumlah tudung jamur tiram putih. Secara keseluruhan perlakukan terbaik adalah pemberian POC Nasa dengan dosis 5 ml/ baglog.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Ekstarksi Pigmen Antosianin pada Kulit Rambuatan (Nephelium lappacium linn) menggunakan Pelarut Etanol

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pujiono, 2017. “Ekstraksi pigmen antosianin pada kulit rmbutan (nephelium lappacium linn) menggunakan pelarut etanol”. Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Kaltara Tanjung Selor. Pembimbing : fitrah Pangerang, MSi. Antosianin merupakan pigmen pada kulit buah rambutan (nephelium lappacium linn) yang menghasilkan warna merah hingga ungu. Penelitian ini bertujuan untuk mencari konsentrasi etanol yang optimal dalam ekstraksi pigmen antosianin dari kulit rambutan. Ekstraksi pigmen antosianin dilakukan dengan berat sampel kulit rambutan 50 gram, konsentrasi etanol 70%, 80%, 96%, asam klorida 0,01% dengan perbandingan etanol : asam klorida (85% : 15%). dari data hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstraksi antosianin dipengaruhi konsentrasi etanol. Dimana pada konsentrasi etanol 80% dan 96% menghasilkan pH terendah yaitu pH 2.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KOMPENSASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. KAYAN LESTARI (SITE TANJUNG SELOR)

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Angelina Claudia Natasia Pede, Pengaruh Kompensasi Dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pt. Kayan Lestari (Site Tanjung Selor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kompensasi dan Disiplin kerja terhadap kinerja karyawan untuk bekerja di PT. Kayan Lestari Tanjung Selor. Metode penelitian ini yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang mengikuti data karyawan di PT. Kayan Lestari berjumlah 25 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan metode angket yang telah diujicobakan dengan uji validitas dan uji realibilitas. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda, koefisien korelasi dan determinasi, uji F dan uji t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh persamaan regresi linier berganda sebagai berikut -0,134 + 0,008.X1 + 0,576.X2 + e, artinya kinerja karyawan dipengaruhi oleh kompensasi dan disiplin kerja. Dari hasil analisis dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa kompensasi belum berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hal ini terbukti berdasar hasil perhitungan SPSS dengan nilai probabilitas uji t untuk variabel kompensasi 0,429 , sehingga nilai probabilitas > taraf signifikansi atau 0,429 > 0,05. Sedangkan untuk variabel dispilin kerja memberikan pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, ini terbukti berdasarkan hasil perhitungan spss dengan nilai probabilitas uji t untuk variabel kinerja karyawan sebesar 0,000 sehingga nilai probabilitas taraf signifikansi atau 0,000 0,05. Untuk kompensasi dan disiplin kerja secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap keputusan konsumen. Hal ini terbukti dari hasil uji F yang memperoleh nilai probabilitas sebesar 0,000 sehingga nilai probabilitas taraf signifikansi atau 0,000 0,05.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Kerja Pegawai Pada Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Bulungan

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pujiati, Pengaruh Kepemimpinan Dan Lingkungan Kerja Terhadap Motivasi Kerja Pegawai Pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bulungan” dibimbing oleh Bapak Machmud Al Amrie dan Bapak Adi Aspian Nur. Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan lingkungan kerja terhadap peningkatan motivasi kerja pegawai dan untuk mengetahui variabel yang lebih berpengaruh terhadap semangat kerja pegawai pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilakukan dengan responden Pegawai Negeri maupun pegawai honorer pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Bulungan dengan jumlah 50 orang. Dari analisis data, hasil uji statistik menyatakan bahwa variabel kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai sebesar 35,6%, dengan demikian terdapat pengaruh lain yang tidak dimasukkan sebagai variabel dalam penelitian ini. Berdasarkan perhitungan korelasi bahwa variabel kepemimpinan memiliki hubungan yang sedang terhadap semangat kerja pegawai pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kabupaten Bulungan hal ini ditunjukkan dengan nilai korelasinya sebesar 0,597. Disisi lain uji hipotesis menunjukkan Uji t atas Variabel kepemimpinan (X1) memiliki nilai t hitung sebesar 3.322 > 2.800.ini berarti Ho ditolak dan H1 diterima, yang artinya bahwa kepemimpinan (X1) berpengaruh signifikan terhadap semangat kerja pegawai (Y). Variabel lingkungan kerja (X2) memiliki nilai t hitung sebesar 0,982<2.800, sehingga dapat di jelaskan t hitung < t tabel. yang artinya variabel lingkungan kerja (X2) tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai(Y).

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PEGAWAI DAN FASILITAS PUSKESMAS PEMBANTU TERHADAP KEPUASAN PASIEN PUSKESMAS PEMBANTU DI DESA TERAS NAWANG

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Lingkin,Pengaruh Kualitas Pelayanan Pegawai Dan Fasilitas Puskesmas Pembantu Terhadap Kepuasan Pasien Puskesmas Pembantu Di Desa Teras Nawang. Peningkatan kualitas dan fasilitas pelayanan mutlak perlu dilakukan oleh unit pelayanan kesehatan termasuk Puskesmas dalam menghadapi era globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kualitas pelayanan kesehatan dan fasilitas mempengaruhi tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Pembantu Di Desa Teras Nawang. Dalam penelitian ini terdiri dari 3 variabel, yaitu Kualitas Pelayanan (X1), Fasilitas (X2), dan Kepuasan Pasien (Y). Sampel penelitian ini menggunakan tehnik kuisioner, wawancara, dan dokumentasi dengan sampling sebanyak 62 responden. Uji statistik dengan analisis regresi berganda, korelasi, koefisien determinasi, uji t dan uji f. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan bagi Puskesmas Pembantu Desa Teras Nawang untuk dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan mempertahankan fasilitas yang ada di Puskesmas Pembantu Desa Teras Nawang agar pelayanan yang diberikan kepada pasien dapat lebih baik lagi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERUBAHAN PERILAKU BERGOTONG ROYONG MASYARAKAT DI LOKASI UPT TANJUNG BUKA SP. 2 DESA TANJUNG BUKA KECAMATAN TANJUNG PALAS TENGAH KABUPATEN BULUNGAN

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penulisan skripsi ini adalah pertama, untuk menganalisa dan mendapatkan gambaran tentang Perubahan perilaku bergotong royong masyarakat di lokasi UPT Tanjung Buka SP.2 Desa Tanjung buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan sebelum dan sesudah kehadiran Transmigrasi. Kedua, untuk mengetahui bentuk-bentuk perilaku bergotong royong serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam menganalisa data yang diperoleh dari lapangan. Digunakan teori evolusi sosial Emile Durkheim tentang perubahan solidaritas mekanis menjadi solidaritas organis pada masyarakat Desa yang telah mengenal adanya pembagian kerja. Latar belakang penulisan ini melihat dari kian maraknya Transmigrasi di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah yang saat ini lokasinya telah dikelilingi oleh Hunian Transmigrasi. Hal ini mempengaruhi perilaku sosial masyarakat khususnya pada perilaku bergotong royong. Berdasarkan Pengalaman yang di alami oleh Tokoh Masyarakat Tanjung Buka, membuktikan bahwa semenjak hadirnya Tansmigrasi, frekuensi masyarakat dalam berpartisipasi mengikuti gotong royong menurun yang dibarengi dengan perubahan pada nilai-nilai gotong royong. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kehadiran Tranmigrasi di Desa Tanjung Buka Kecamatan Tanjung Palas Tengah berimplikasi pada perubahan perilaku bergotong royong masyarakat. Sebelum hadirnya Transmigrasi perilaku bergotong masyarakat lebih intensif, sangat antusias dan dilakukan secara tradisional dengan peralatan yang sederhana. Setelah hadirnya Transmigrasi masyarakat lebih berorientasi pada sistem upah. Dan bantuan yang diberikan oleh masyarakat lebih dominan pada bantuan finansial. Selain itu, intensitas partisipasi masyarakat dalam bergotong royong pun mengalami penurunan.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Aplikasi Sistem Jajar Legowo dan Metode Pengendalian Gulma Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

TEBUN SAUL. NPM. 2013 31 021. Aplikasi Sistem Jajar Legowo Dan Metode Pengendalian Gulma Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Jagung Manis (Zeamays). Dibawah bimbingan Sabarudin, SP, MM. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh jarak tanam jajar legowo terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis, Untuk mengetahui pengaruh metode pengendalian gulma terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis dan untuk mengetahui pengaruh interaksi sistem tanam jajar legowo dan metode pengendalian gulma terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan mulai Januari sampai dengan Maret 2017, terhitung mulai persiapan lahan sampai dengan pengolahan data. Bertempatan di Selimau Kelurahan Tanjung Selor Timur Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor perlakuan dan tiga ulangan. Faktor Pertama adalah sistem pengendalin gulma (G) yang terdiri dari 3 taraf yaitu Tanpa pengendalian Gulma (G0), = Bebas Gulma sepanjang musim tanam (G1) Pengendalian dengan Herbisida (G2), Faktor Kedua adalah sistem jajar legowo (J) yang terdiri dari 2 taraf, yaitu (J1 ) jajar legowo 2:1dan (J2) jajar legowo 4:1. Parameter yang diamati adalah Tinggi tanaman (cm) pada umur 2, 4, 6, 8 minggu setelah tanam (MST), Berat tongkol berkelobot (g), Panjang tongkol, Diameter tongkol tanpa kelobot (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian gulma (G) dan Sistem Jajar Legowo (J) berpengaruh tidak berbeda nyata pada tinggi tanaman, kemudian berpengaruh sangat berbeda nyata pada berat tongkol berkelobot dan panjang tongkol tanpa kelobot sedangkan pada diameter tongkol tanpa kelobot berpengaruh sangat berbeda nyata pada perlakuan sistem pengendalian gulma (G) dan berpengaruh tidak berbeda nyata pada perlakuan Sistem Jajar Legowo (J). Interaksi antara sistem pengendalian gulma (G) dan Sistem Jajar Legowo (J) terdapat pengaruh tidak berbeda nyata baik pada pertumbuhan maupun pada hasil tanaman jagung manis.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Aplikasi Pupuk Limbah Pasar Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica Oleraeacae)

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Meidelena Jaui. NPM. 201331022. Aplikasi Pupuk Limbah Pasar Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica oleraecea L). Dibawah bimbingan Sabarudin, SP, MM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk limbah pasar padat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Kailan (Brassica oleraecea). Untuk mengetahui pengaruh pupuk limbah pasar cair dapat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Kailan (Brassica oleraecea). Penelitian di lakukan di Desa Selimau Kelurahan Tanjung Selor Timur Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari sampai dengan bulan Maret 2017, terhitung mulai persiapan tanam sampai panen dan pengolahan data. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial yang terdiri dari 2 faktor yang diulang sepuluh kali. Faktor pertama adalah Pupuk Limbah Pasar Padat (P) dan factor kedua adalah Pupuk Limbah Pasar Cair (C). Faktor pertama Pupuk Limbah Pasar Padat (P) terdiri dari 4 taraf yaitu : tanpa pupuk (P0), Dosis 125 kg per hektar (P1), Dosis 250 kg per hektar (P2), Dosis 375 kg per hektar (P3). Faktor kedua Pupuk Limbah Pasar Cair (C) terdiri dari 4 taraf yaitu : Tanpa pupuk (C0), Dosis 25cc/ tanaman (C1), Dosis 50cc/tanaman (C2), Dosis 75cc/tanaman (C3). Parameter yang diamati adalah Tinggi Tanaman (cm), Jumlah Daun (Helai), Panjang Daun (cm), Lebar daun (cm), Berat Basah Tanaman / Berat segar (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Perlakuan Pupuk Limbah Pasar Padat (P) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang daun, jumlah daun umur 4 – 5 mst, lebar daun umur 3 – 5 mst, berat basah / berat segar tanaman. (2). Perlakuan Pupuk Limbah Pasar Cair (C) berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, panjang daun, lebar daun pada umur 5 mst, jumlah daun umur 4 – 5 mst, berat basah / berat segar tanaman. (3) Interaksi perlakuan Pupuk Limbah Pasar Padat (P) dan Pupuk Limbah Pasar Cair (C) berinteraksi nyata terhadap lebar daun pada umur 5 mst. Sedangkan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, berat basah / berat segar tanaman memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap interaksi perlakuan Pupuk Limbah Pasar Padat (P) dan Pupuk Limbah Pasar Cair (C).

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Populasi Cacing Tanah dan Jenis Media Terhadap Kualitas Pupuk Organik.

2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK OSANI. 2013 31 030. Pengaruh Populasi Cacing Tanah dan Jenis Media Terhadap Kualitas Pupuk Organik. Dibawah bimbingan Rina Lesmana SP.MM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh populasi cacing tanah dan jenis media terhadap kualitas pupuk organik. Penelitian dilaksanakan di Jl. Kamboja Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan mulai dari bulan April sampai dengan juli 2017. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah jenis media yang terdiri dari tiga taraf yaitu kotoran sapi (M1), kotoran ayam (M2), kotoran sapi dan kotoran ayam (M3). Faktor kedua adalah populasi cacing tanah yang terdiri dari empat taraf yaitu tanpa cacing tanah atau kontrol (P0), 10 ekor cacing tanah (P1), 20 ekor cacing tanah (P2), dan 30 ekor cacing tanah. Hasil penelitian diperoleh bahwa interaksi antara populasi cacing tanah dan jenis media berpengaruh sangat nyata terhadap parameter pengamatan jumlah telur cacing tanah dan jumlah populasi cacing tanah. Dengan pemberian cacing tanah pada bahan organik juga meningkatkan kandungan unsur hara pada pupuk organik sebelum diberi pelakuan pada kotoran sapi dan kotoran ayam kandungan unsur kimia pada bahan kompos masih kurang atau termasuk rendah dan setelah mengalami masa dekomposisi selama 4 minggu pupuk mengalami perubahan, media yang digunakan kotoran sapi dan kotoran ayam sebelumnya aroma berbau menyegat (busuk) setelah terdekomposisi baik dari bentuk fisik, warna, aroma, tekstur, dan kandungan unsur kimia C/N rasio, C-organik, N-total, P-tersedia dan K-tersedia pada pupuk organik tersebut mengalami perbahan atau peningkatan. Kata kunci : Kualitas Pupuk organik

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Woman in Modern Society

2017•Koleksi Perpustakaan

If we go back to the earliest forms of life, where the unit is simply a minute mass of protoplasm surrounded by a cell wall, we find each of these divisions to be a complete individual. It can feed itself, that its life may go on to-day; it can fight or run away, that it may be here to fight to-morrow; and by a process of division it can create a new life so that its existence may continue across the generations. With such units it is quite conceivable that life might go on through all eternity, death following birth, were it not that protoplasm contains within itself a principle of change. Life and change are synonymous.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Modern Color/modern Architecture

2017•Koleksi Perpustakaan

Do colours have different spatial and architectural effects? What is the psychological impact of colour? Are colours endowed with symbolic meaning? What is a natural colour? These questions have a long, contentious history, especially among architects of the modern period. A key figure in that history is Amedee Ozenfant, painter, critic and friend of Le Corbusier, who in the first half of the 20th century founded a school in London where he conducted experiments and wrote about colour in architecture. Those experiments have been reconstructed for this book, which also includes reprints of his most important articles on the subject. The book provides a survey of this most contemporary topic that aims to inspire and inform designers and architects.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Christianity, Education, and Modern Society

2017•Koleksi Perpustakaan

The issues that these authors address in this book are some of the most salient in American society. It is imperative that Americans today address these issues and establish an appropriate world view. There is little question that how people resolve these issues will have a long-lasting impact on the future of civilization.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail