Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

251 hasil
Subjek: Kata kunci
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH BEBERAPA MODEL REKAYASA LAHAN GAMBUT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN TOMAT ( Solanum Lycopersicum L.)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa model rekayasa lahan gambut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Solanum lycopersicum L.). Lahan gambut umumnya memiliki tingkat keasaman tinggi serta kandungan unsur hara yang rendah sehingga kurang optimal untuk budidaya tanaman. Oleh karena itu diperlukan upaya rekayasa lahan melalui penambahan bahan organik yang mampu memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Mei 2026 di Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor perlakuan yang terdiri dari tiga model rekayasa lahan gambut, yaitu: R1 (lahan gambut + pupuk kandang ayam + tanah humus), R2 (lahan gambut + pupuk kandang ayam + pupuk organik padat tandan kosong kelapa sawit teraktivasi Jadam Microbial Solution/JMS), dan R3 (lahan gambut + pupuk kandang ayam + mulsa tandan kosong kelapa sawit). Setiap perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh sembilan unit percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah buah. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi mengenai model rekayasa lahan gambut yang paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman tomat serta sebagai alternatif pemanfaatan limbah tandan kosong kelapa sawit sebagai bahan pembenah tanah.

17 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDY TENTANG DAMPAK TRANSMIGRASI TANJUNG BUKA SP. 10 PADA PEMBANGUNAN DI KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi dampak transmigrasi Tanjung Buka SP. 10 pada pembangunan di Kabupaten Bulungan yaitu pelatihan dan pelaksanaan, pendidikan, bimbingan dan pembinaan dalam pelaksanaan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada peningkatan kapasitas aparatur UPT dalam menyelenggarakan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat di UPT Tanjung Buka SP. 10 Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Informan penelitian berjumlah 50 orang yang terdiri dari Kepala Bidang, aparat Disnakertran Kabupaten Bulungan, masyarakat, serta warga transmigrasi Kecamatan Tanjung Palas Tengah Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas aparatur UPT melalui pelatihan, bimtek studi banding dan juga diklat sudah sering dilakukan hanya saja tidak ada perubahan atau pun kemajuan administrasi yang ada di kantor UPT. Selain itu pelayanan yang ada di kantor UPT juga masih perlu melakukan perbaikan-perbaikan lagi.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPELEMENTASI STANDAR PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN PINDAH DAN DATANG (Studi Pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IMPELEMENTASI STANDAR PELAYANAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN PINDAH DAN DATANG (Studi Pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan) Oleh : Rio NPM. 201851031 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan kapasitas aparatur desa dalam menyelenggarakan tertib administrasi pelayanan kepada masyarakat dari 4 indikator yaitu pelatihan dan pelaksanaan, pendidikan, bimbingan dan pembinaan dalam pelaksanaan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada impelementasi standar pelayanan pembuatan surat keterangan pindah dan datang pada Kantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Informan penelitian berjumlah 20 orang yang terdiri dari kepala camat, aparat kecamatan beserta seklur, serta masyarakat Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlu adanya kesadaran masyarakat terkait bagaimana prosedur pelayanan pembuatan surat keterangan pindah dan datang, serta masyarakat juga dapat menilai bagaimana pelayanan yang diberikan oleh para pegawai kantor apakah sesuai atau tidak, dan masyarakat pun ketika sudah berpindah tempat tinggal harus melaporkan ke ketua RT setempat agar RT tempat tinggal barunya tersebut dapat mendata penduduk barunya.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN KEPEMIMPINAN KETUA ADAT DALAM MENJAGA DAN MELESTARIKAN HUTAN ADAT DI DESA LONG PESO KECAMATAN PESO KABUPATEN BULUNGAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam melakukan penelitian ini untuk mengetahui peran kepemimpinan ketua adat dalam menjaga dan melestarikan hutan adat di desa Long Peso Kecamatan Peso Kabupaten Bulungan. Tujuan akhir dari hutan pengelola adalah kesejahteraan warga dan hutan pelaku, serta hutan lingkungan itu sendiri apabila tujuan pengelolaan untuk mensejahterakan dan menjadikan harmonisasi hubungan dengan alam maka perubahan ini akan mengancam kelestarian hutan apabila tujuan pengelolaan untuk mensejahterakan dan menjadikan harmonisasi hubungannya apabila tidak berjalan dengan baik melalui faktor kehutanan. Metode penelitian yang digunakan pada studi ini adalah metode kualitatif. Data primer, dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari pengamatan (observasi) langsung di lapangan dan atau wawancara dengan informan yang dipilih, Dengan demikian data primer sebagai data yang tidak menggunakan perantara orang lain. Analisis data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif yaitu data yang diperoleh langsung melalui wawancara dan kajian dokumen. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan obyek penelitian dengan mengintepretasikan berdasarkan kerangka teori yang ada untuk memperoleh suatu kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian peran ketua adat sangat penting dalam hal pengelolaan hutan adat sesuai dengan fungsi masing-masing hutan yaitu menjaga hutan, mempertahankan hak ulayat dan memberi izin membuka lahan baru, ketua adat dalam merencanakan penyadaran mengamankan dan melestarikan hutan adat membuat kesepakatan bersama Lembaga adat secara musyawarah untuk merencanakan hal yang perlu dilakukan agar masyarakat adatnya sadar tentang kelestarian hutan dan ketua adat dalam membuat pesan penyadaran mengamankan dan melestarikan hutan adat ketua adat bisa berperan sebagai penasehat masyarakat adat dalam pidatonya beliau menyelipkan pesan agar masyarakat tetap menjaga kelestarian hutan yang ada di Desa Long Peso.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MUSEUM SEJARAH KALIMANTAN UTARA PENDEKATAN ARSITEKTUR GOOGIE SEBAGAI EDUKASI DAN TEMPAT WISATA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN MUSEUM SEJARAH KALIMANTAN UTARA PENDEKATAN ARSITEKTUR GOOGIE SEBAGAI EDUKASI DAN TEMPAT WISATA Abstrak Kalimantan Utara merupakan salah satu Provinsi baru yang ditetapkan pada tahun 2012 melalui UU No. 20 tahun 2012. Seiring dengan itu, kota Tanjung Selor menjadi ibukota Provinsi Kalimantan Utara yang rencananya akan menjadi kota baru mandiri. Banyak terdapatnya suku besar yaitu suku Bulungan,suku Tidung dan suku Dayak. Metode penulisan yang dipilih mengunakan tiga sepel yaitu penelitian deskriptif memusatkan perhatian permasalahan sebagaimana adanya saat penelitian dilaksanakan, hasil penelitian yang kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil kesimpulannya , Metode pengumpulan data pengumpulan data berdasarkan dengan sumbernya primer dan sekunder dan metode perencanaan merupakan suatu kegiatan yang menghubungkan antara pengetahuan dan tindakan yang distrukturkan dengan baik. Dari isu dan permasalahan diatas makan dapat disimpulkan bahwa kalimantan utara adalah suatu provinsi yang memiiki kebudayaan yang banyak tetapi belum adanya suatu tempat yang dapat mewadahi kekayaan kebudayaan . Tidak adanya edukasi tentang kebudayaan kalimantan utara yang dimana akan mengakibatkan hilangnya jejak sejarah dan cerita yang ada dikalimantan utara. Oleh karena itu ,museum dengan tema Arsitektur Googie ini penting untuk dibangun,karena dari segi fungsi dan manfaatnya sangatlah besar dimana dapat menambah pendapatan daerah di segi pariwisata serta sebagai edukasi agar tidak melupakan sejarah terbentuk nya suatu Provinsi Kalimantan Utara ini serta mengetahui macam-macam suku beserta historynya. Dengan harapan dapat menjadi icon pariwisata dalam memperkenalkan budaya adat di Kalimantan Utara. Kata kunci : perancangan ,arsitektur,museum,arsitektur googie

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Kepala Desa Dalam peningkatan kinerja perangkat desa ( Studi pada kantor desa marah Hilir kecamatan tanjung palas barat kabupaten bulungan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan untuk mengtahui peran Kepala Desa Dalam Peningkatan Kinerja Perangkat Desa Mara Hilir Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat peran Kepala Desa Dalam Peningkatan Kinerja Perangkat Desa Mara Hilir Kecamatan Tanjung Palas Barat Kabupaten Bulungan.. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu a. Kepala Desa Mara Hilir, Sekertaris Desa Mara Hilir, Staf Desa Mara Hilir Ketua RT Desa Mara Hilir.Masyarakat Desa, dan anggota BPD. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu 1. Peran kepala desa Mara Hilir dalam meningkatkan kinerja perangkat desa Mara Hilir yaitu (1) Sebagai Motivator memberikan motivasi kepada staf desa, menjalin komunikasi, melakukan sosialisasi, rapat, pembinaan, pengawasan, dorongan serta motivasi kepada perangkat Desa. (2) Sebagai fasilitator yaitu menyediakan fasilitas kantor untuk menunjang kinerja dan memfasilitasi perangkat desa mengikuti kegiatan pelatihan. (3) Sebagai Mobilisator yaitu memberikan contoh teladan, mengajak mereka untuk lebih produktif, disiplin, mengarakah dan menggerakan aparat desa mengikuti pelatihan. 2.Faktor pendukung dan penghambat peran kepala desa dalam peningkatan kinerja perangkat desa Mara Hilir yaitu (1) faktor pendukung: (a) Adanya motivasi dari kepala desa untuk meningkatkan kompetensi, (b) Adanya kemampuan dasr yang dimiliki aparat desa dalam pemanfaatan teknologi informasi, (c) Adanya motivasi aparat desa Mara Hilir dalam penigkatan kinerja. (2) faktor penghambat yaitu : (a) Keterbatasan dan desa, (b) Keterbatasan sarana dan prasarana desa yang dimanfaatkan dalam rangka peningkatan kinerja aparat desa, (c) Kegiatan pelatihan yang dirasakan masih kurang.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh brand image dan Electronic word of mouth(E-WOM) Instagram terhadap minat Berkunjung Konsumen Kafe suasana Hati Kopi Tanjung Selor

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image dan electronic word of mouth (e-WOM) melalui Instagram terhadap minat berkunjung konsumen pada Kafe Suasana Hati Tanjung Selor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang pernah berkunjung ke Kafe Suasana Hati, dengan sampel sebanyak 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan secara online menggunakan Google Form. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS, yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi (R²).

11 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kompetensi anggota pkk di desa punan dulau sekatak

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dwi Septiani. 2026. Peran Pemerintah Desa dalam Pemberdayaan Masyarakat untuk Meningkatkan Kompetensi Anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak. Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu upaya pemerintah desa dalam meningkatkan kompetensi anggota PKK melalui pemanfaatan potensi lokal. Namun, peningkatan kompetensi anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak belum sepenuhnya optimal sehingga diperlukan peran pemerintah desa dalam melaksanakan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pemerintah desa dalam pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kompetensi anggota PKK di Desa Punan Dulau Sekatak serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhi peningkatan kompetensi anggota PKK. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah 7 orang yang terdiri atas Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua PKK, Sekretaris PKK, Bendahara PKK, dan dua anggota PKK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah desa telah melaksanakan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program berbasis potensi lokal. Pemerintah desa juga berperan sebagai fasilitator, motivator, mediator, dan dinamisator dalam pelaksanaan programprogram tersebut. Pemberdayaan yang dilaksanakan menghasilkan peningkatan kompetensi anggota PKK yang ditunjukkan melalui bertambahnya pengetahuan mengenai pemanfaatan potensi lokal, meningkatnya keterampilan dalam mengolah produk berbasis sumber daya desa, serta terbentuknya sikap yang lebih aktif, percaya diri, dan partisipatif dalam mengikuti kegiatan pemberdayaan. Meskipun demikian, masih terdapat kendala berupa perbedaan tingkat pemahaman anggota, keterbatasan pemasaran produk, belum optimalnya pendampingan dan pelatihan lanjutan, serta belum berkembangnya hasil pelatihan menjadi usaha produktif yang berkelanjutan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemerintah desa telah menjalankan perannya dengan baik dalam pemberdayaan masyarakat melalui program-program berbasis potensi lokal sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kompetensi anggota PKK pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Namun, efektivitas program pemberdayaan masih perlu ditingkatkan melalui pendampingan yang berkelanjutan, penguatan pemasaran produk, serta penyelenggaraan pelatihan yang lebih sesuai dengan kebutuhan anggota PKK agar kompetensi yang dimiliki dapat berkembang menjadi usaha produktif yang berkelanjutan.

9 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Nilai Tambah Pengolahan Kakao Menjadi Produk Cokelat (Studi Kasus pada Kelompok Usaha Bersama “Kita Merong” Di Desa Pejalin Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengolahan kakao merupakan salah satu upaya meningkatkan nilai ekonomi komoditas kakao melalui penciptaan nilai tambah dan keuntungan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai tambah pengolahan kakao menjadi produk cokelat menggunakan metode Hayami serta menganalisis biaya produksi, penerimaan, dan keuntungan usaha pada Kelompok Usaha Bersama “KITA MERONG” di Desa Pejalin, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Hayami dan analisis usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh produk olahan kakao menghasilkan nilai tambah dan keuntungan usaha. Produk Milk Drink menghasilkan nilai tambah tertinggi sebesar Rp495.234,79/kg bahan baku dengan rasio nilai tambah sebesar 66%, sedangkan Bubuk Original menghasilkan nilai tambah terendah sebesar Rp27.816,88/kg bahan baku dengan rasio nilai tambah sebesar 21,99%. Analisis usaha menunjukkan bahwa seluruh produk memperoleh keuntungan karena total penerimaan lebih besar daripada total biaya produksi. Produk Dark Drink menghasilkan keuntungan tertinggi sebesar Rp745.162,72 per proses produksi, sedangkan Bubuk Original memperoleh keuntungan terendah sebesar Rp11.365,36 per proses produksi. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengolahan kakao menjadi berbagai produk cokelat mampu meningkatkan nilai ekonomi komoditas kakao melalui penciptaan nilai tambah dan keuntungan usaha sehingga berpotensi untuk terus dikembangkan sebagai agroindustri berbasis potensi lokal di Desa Pejalin.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya dan Kompetensi Dosen terhadap Motivasi Belajar yang berdampak pada Semangat Belajar Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fauziah Asma Sabbina, Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya dan Kompetensi Dosen terhadap Motivasi Belajar yang Berdampak Pada Semangat Belajar Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara. Berkuliah di Universitas Kaltara dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, M.M.Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Lingkungan Teman Sebaya dan Kompetensi Dosen berpengaruh terhadap Semangat Belajar dengan variabel intervening Motivasi Belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Menggunakan sampel jenuh, dengan jumlah responden yang diteliti adalah 138 responden yaitu mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara angkatan 2021-2025. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 24 dan SEM AMOS 24. Hasil penelitian ditemukan bahwa : (1) Lingkungan Teman Sebaya berpengaruh positif signifikan terhadap Motivasi Belajar. (2) Kompetensi Dosen berpengaruh positif signifikan terhadap Motivasi Belajar. (3) Motivasi Belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Belajar. (4) Lingkungan Teman Sebaya berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Semangat Belajar. (5) Kompetensi Dosen berpengaruh positif signifikan terhadap Semangat Belajar. (6) Lingkungan Teman Sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Belajar melalui Motivasi Belajar. (7) Kompetensi Dosen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Belajar melalui Motivasi Belajar. Kata kunci: Lingkungan Teman Sebaya, Kompetensi Dosen, Motivasi Belajar, dan Semangat Belajar

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Manajemen Waktu dan Self-Efficacy terhadap Work-life Balance pada Mahasiswa Universitas Kaltara yang Bekerja

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Reny Respita, 2026. Pengaruh Manajemen Waktu dan Self-Efficacy terhadap Work-Life Balance pada Mahasiswa Universitas Kaltara yang Bekerja. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya jumlah mahasiswa yang bekerja sambil menempuh pendidikan sehingga dituntut mampu menyeimbangkan tanggung jawab akademik dan pekerjaan. Kemampuan mengelola waktu dan keyakinan terhadap kemampuan diri diduga memengaruhi terciptanya work-life balance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen waktu dan self-efficacy terhadap work-life balance pada mahasiswa Universitas Kaltara yang bekerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampel jenuh yang melibatkan 40 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial manajemen waktu tidak berpengaruh signifikan terhadap work-life balance dengan nilai t sebesar 1,178 dan signifikansi 0,246, sedangkan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t sebesar 5,764 dan signifikansi 0,000. Secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai F sebesar 33,156 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,642 menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 64,2% variasi work-life balance. Disimpulkan bahwa self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap work-life balance, sedangkan manajemen waktu tidak.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Kompetensi Sumber Daya Manusia Terhadap Efektivitas Kerja pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nabilah Rahmadhany (2026). Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Kompetensi Sumber Daya Manusia terhadap Efektivitas Kerja pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya efektivitas kerja pegawai dalam mendukung tercapainya tujuan organisasi, khususnya pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan yang memiliki tugas dalam penyelenggaraan pelayanan perpustakaan dan kearsipan. Efektivitas kerja pegawai diduga dapat dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan dan kompetensi sumber daya manusia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan kompetensi sumber daya manusia terhadap efektivitas kerja pegawai, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 41 pegawai yang terdiri dari PNS dan PPPK, dengan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan studi pustaka. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 23 dengan analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan nilai t hitung = -1,966 dan signifikansi 0,057 > 0,05. Kompetensi sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan nilai t hitung = 9,248 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, gaya kepemimpinan dan kompetensi sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja, dengan nilai F hitung = 44,857 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,708, yang berarti bahwa gaya kepemimpinan dan kompetensi sumber daya manusia mampu menjelaskan efektivitas kerja sebesar 70,8%, sedangkan sisanya sebesar 29,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia menjadi faktor yang berperan penting dalam meningkatkan efektivitas kerja, sedangkan gaya kepemimpinan secara parsial belum memberikan pengaruh yang signifikan. Namun, kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap efektivitas kerja pegawai pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Keaktifan Berorganisasi, Motivasi Belajar, dan Manajemen Waktu Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Universitas Kaltara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asmira, 2026. Pengaruh Keaktifan Berorganisasi, Motivasi Belajar, dan Manajemen Waktu terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Universitas Kaltara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya mahasiswa Universitas Kaltara yang aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan internal, namun memiliki tingkat prestasi akademik yang berbeda-beda. Keaktifan berorganisasi memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama, tetapi di sisi lain dapat memengaruhi alokasi waktu untuk kegiatan akademik. Selain itu, motivasi belajar dan kemampuan mengelola waktu juga diduga menjadi faktor yang memengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan berorganisasi, motivasi belajar, dan manajemen waktu terhadap prestasi akademik mahasiswa Universitas Kaltara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 mahasiswa Universitas Kaltara yang aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan internal dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keaktifan berorganisasi (X₁) tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y), dengan nilai t hitung sebesar 0,876 t tabel sebesar 1,988 dan nilai signifikansi sebesar 0,384 > 0,05, sehingga hipotesis pertama ditolak. Motivasi belajar (X₂) berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y), dengan nilai t hitung sebesar 5,829 > t tabel sebesar 1,988 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga hipotesis kedua diterima. Manajemen waktu (X₃) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y),dengan nilai |t hitung| sebesar 3,425 > t tabel sebesar 1,988 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 0,05, sehingga hipotesis ketiga diterima. Secara simultan, keaktifan berorganisasi (X₁), motivasi belajar (X₂), dan manajemen waktu (X₃) berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y), dengan nilai F hitung sebesar 27,528 > F tabel sebesar 2,71 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga hipotesis keempat diterima. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,490, yang berarti bahwa keaktifan berorganisasi, motivasi belajar, dan manajemen waktu mampu menjelaskan variasi prestasi akademik mahasiswa sebesar 49%, sedangkan 51% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keaktifan berorganisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa, motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa, serta manajemen waktu berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa. Secara simultan, keaktifan berorganisasi, motivasi belajar, dan manajemen waktu berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa Universitas Kaltara.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI PEMEKARAN KECAMATAN TANJUNG SELOR UNTUK PERSIAPAN DAERAH OTONOM BARU ( DOB ) kOTA TANJUNG SELOR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemekaran Kecamatan Tanjung Selor sebagai bagian dari persiapan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kota Tanjung Selor. Pemekaran kecamatan merupakan langkah strategis dalam penataan wilayah administratif guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan serta kualitas pelayanan publik. Namun, hingga saat ini proses pemekaran Kecamatan Tanjung Selor belum dapat direalisasikan secara optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari unsur pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, stakeholder, dan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemekaran Kecamatan Tanjung Selor belum berjalan secara maksimal karena masih terdapat beberapa persyaratan yang belum terpenuhi, terutama terkait jumlah desa atau kelurahan serta kesiapan kelembagaan. Selain itu, terdapat faktor pendukung seperti potensi wilayah, dukungan masyarakat, dan posisi strategis sebagai ibu kota provinsi. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, koordinasi antarinstansi yang belum optimal, serta faktor politik dan administratif. Dengan demikian, diperlukan upaya yang lebih terintegrasi dan komprehensif dari pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam mempercepat proses pemekaran kecamatan sebagai langkah awal dalam mewujudkan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kota Tanjung Selor. This study aims to analyze the implementation of the expansion of Tanjung Selor District as part of the preparation for the establishment of a New Autonomous Region (DOB) of Tanjung Selor City. District expansion is a strategic step in administrative territorial restructuring to improve the effectiveness of governance and the quality of public services. However, the expansion process of Tanjung Selor District has not yet been optimally realized. This research employs a qualitative descriptive method, with data collected through interviews, observation, and documentation. The research informants include local government officials, district and village authorities, stakeholders, and the community. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the implementation of the district expansion has not been carried out optimally due to several unmet requirements, particularly related to the number of villages or urban wards and institutional readiness. Supporting factors include regional potential, community support, and its strategic position as the provincial capital. Meanwhile, inhibiting factors include budget limitations, suboptimal inter-agency coordination, and political and administrative constraints. Therefore, more integrated and comprehensive efforts from local governments and relevant stakeholders are needed to accelerate the district expansion process as an initial step toward establishing the New Autonomous Region (DOB) of Tanjung Selor City.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Potensi pengembangan pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal di Kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan pariwisata dan kearifan lokal terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat dan pelaku sektor pariwisata di Kabupaten Bulungan, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel pengembangan pariwisata tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,885. Sementara itu, variabel kearifan lokal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,579. Secara simultan, pengembangan pariwisata dan kearifan lokal berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,494 menunjukkan bahwa 49,4% variasi pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan sisanya sebesar 50,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Tenaga kerja dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi di kabupaten Bulungan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tutik Wulandari, “Pengaruh Tenaga Kerja dan Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Bulungan” di bawah bimbingan Nurus Soimah, S.Pd., M.Ec.Dev.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tenaga kerja dan pengeluaran pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi diKabupaten Bulungan, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series selama periode tahun 2017–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan instansi terkait. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial tenaga kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, pengeluaran pemerintah berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara simultan, tenaga kerja dan pengeluaran pemerintahberpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, yang menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama memiliki peran dalam menjelaskan variasi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bulungan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN JALAN MENGGUNAKAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS: RUAS JALAN POROS TANJUNG SELOR TANAH KUNING, KABUPATEN BULUNGAN)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ruas Jalan Poros Tanjung Selor–Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, mengalami peningkatan beban lalu lintas akibat Proyek Strategis Nasional Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI), sehingga menimbulkan berbagai kerusakan perkerasan pada segmen STA 02+500–03+500. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi kerusakan jalan serta menentukan prioritas penanganannya menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP), mengacu pada teori klasifikasi jalan, jenis, dan faktor penyebab kerusakan perkerasan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan survei kondisi perkerasan yang dianalisis menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), serta matriks perbandingan berpasangan AHP yang diuji konsistensinya melalui Consistency Ratio. Hasil survei menunjukkan jenis kerusakan berupa retak kulit buaya, lubang, amblas, tambalan, dan kerusakan tepi jalan, dengan nilai PCI berada pada kategori baik hingga sedang; segmen dengan kondisi terendah adalah STA 03+200–03+300 dengan nilai PCI sebesar 48. Hasil AHP menunjukkan kriteria biaya penanganan memperoleh bobot tertinggi sebesar 0,452, diikuti kondisi jalan 0,382, kepentingan ekonomi 0,098, dan volume lalu lintas 0,068. Berdasarkan sintesis global, prioritas utama penanganan adalah STA 03+200–03+300 (Segmen 8) dengan nilai 0,174, diikuti STA 03+000–03+100 (Segmen 6) dengan nilai 0,121, dan STA 02+800–02+900 (Segmen 4) dengan nilai 0,105. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode AHP mampu menghasilkan urutan prioritas penanganan jalan yang objektif dan sistematis, sehingga dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan pemeliharaan jalan yang lebih efektif dan tepat sasaran.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS PENANGANAN LONGSORAN DENGAN MENGGUNAKAN GEOTEKSTIL PADA RING ROAD TARAKAN, KALIMANTAN UTARA

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dengan adanya longsor pada ruas jalan tersebut pada tahun 2022 maka dilakukan tindakan Survey lokasi dan mengambil sempel tanah untuk diuji di laboratorium untuk mendapatkan parameter tanah. Penyebab terjadinya kelongsoran karena kondisi lereng dengan beban yang besar dan kemiringan yang curam sehingga diperlukan sebuah perkuatan lereng, salah satunya yaitu dengan perkuatan geotekstil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai angka keamanan eksisting stabilitas tebing jalan menggunakan perhitungan manual dan program GeoStudio dan nilai angka keamanan stabilitas tebing jalan yang dilakukan perkuatan dengan geotekstil pada Ring Road di Kota Tarakan. Analisis dengan perhitungan manual dilakukan sesuai dengan perencanaan geotekstil eksisting yaitu: Stabilitas internal, Stabilitas eksternal dan Stabilitas terhadap kelongsoran (dengan perkuatan dan tanpa perkuatan). Sedangkan analisis stabilitas penanganan lonsoran menggunakan aplikasi Geostudio 2025 dengan program SLOPE/W pada kondisi sebelum dan sesudah diberi perkuatan geotekstil. Nilai Angka Keamanan (Safety Factor) berdasarkan perhitungan manual dengan menggunakan metode Fellenius didapat nilai SF 1,140. Dimana nilai tersebut < 1,5 dinyatakan tidak aman. Jika dilakukan analisis menggunakan program Geostudio, metode SLOPE/W dengan analisis Fellenius / Ordinary (pemilihan jika di dalam program Geostudio), didapat nilai SF 1,207. Dimana nilai tersebut < 1,5 dinyatakan tidak aman. Adapun Nilai Angka Keamanan (Safety Factor) berdasarkan analisis menggunakan program Geostudio dengan metode yang sama dan ditambahkan perkuatan geotekstil berdasarkan perhitungan manual, didapat nilai SF 1,599 dimana nilai ini tanpa beban gempa dan dinyatakan aman.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENATAAN RUANG DAN SIRKULASI PADA PASAR AGROTANJUNG SELOR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pasar agro pasar induk Tanjung Selor merupakan pasar yang terletak di ibukota provinsi Kalimantan Utara yang dimana merupakan salah satu pusat perbelanjaan bahan makanan yang cukup murah sehingga menarik banyak pengunjung untuk berbelanja di pasar agro pasar induk ini,luasan lapak pedagang yang tidak memnentu memakan sirkulasi untuk pengguna pasar sehingga menghambat sirkulasi pada pasar agro . selain itu pengelolaan limbah sisa pedagang yang kurang diperhatikan sehingga masih tersisa hingga sore hari, dengan menggunakan pendekatan arsitektur hijau dalam meningkatkan efisiensi pasar agro di pasar induk Tanjung Selor dapat memberikan kenyamanan dan keamanan pada pengguna pasar agro pasar induk Tanjung Selor.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PERAN PEMERINTAH TERHADAP KINERJA USAHA DENGAN INTERVENING KOMPETENSI SDM (STUDI KASUS USAHA MIKRO DI TIDENG PALE DAN TIDENG PALE TIMUR)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengaruh Peran Pemerintah Terhadap Kinerja Usaha Dengan Intervening Kompetensi SDM (Studi Kasus Pelaku Usaha Mikro Di Tideng Pale Dan Tideng Pale Timur). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Peran Pemerintah terhadap Kinerja Usaha dengan intervening Kompetensi SDM pelaku usaha mikro di Tideng Pale dan Tideng Pale Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 264 pelaku usaha mikro dan sampel yang digunakan berjumlah 160 pelaku usaha mikro di Tideng Pale dan Tideng Pale Timur. Pengumpulan data berupa kuesioner, Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS dan SEM AMOS. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa: (1) Peran Pemerintah berpengaruh positif tidak signifikan terhadap Kinerja Usaha. (2) Peran Pemerintah berpengaruh positif signifikan terhadap Kompetensi SDM. (3) Kompetensi SDM berpengaruh positif signifikan terhadap Kinerja Usaha. (4) Peran Pemerintah terhadap Kinerja Usaha melalui Kompetensi SDM berpengaruh positif signifikan.

6 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail