ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Motivasi kerja terhadap kinerja Perangkat Desa Terindak kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan dari 8 indikator yaitu Kebutuhan fisilogis, kebutuhan rasa Aman, Kebutuhan Sosial, kebutuhan Pengharagaan, kemampuan, motivasi individu, oragnisasi dalam pelaksanaan tertib administrasi pelayanan pada masyarakat. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kuantitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada Pengaruh Motivasi kerja Terhadap Kinerja Perangkat Desa Terindak Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Metode Kuantitaif Informan, Kuesinoer penelitian berjumlah 30 orang yang terdiri dari kepala desa, aparat desa, Serta masyarakat, Desa Terindak Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pengaruh motivasi kerja dan kinerja perangkat Desa Terindak kecamatan Sekatak kabupaten Bulungan Secara umum suda berjalan dengan baik sesuai dengan makanisme dan peraturan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fauziah Asma Sabbina, Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya dan Kompetensi Dosen terhadap Motivasi Belajar yang Berdampak Pada Semangat Belajar Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara. Berkuliah di Universitas Kaltara dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, M.M.Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Lingkungan Teman Sebaya dan Kompetensi Dosen berpengaruh terhadap Semangat Belajar dengan variabel intervening Motivasi Belajar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Menggunakan sampel jenuh, dengan jumlah responden yang diteliti adalah 138 responden yaitu mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara angkatan 2021-2025. Pengumpulan data berupa kuesioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 24 dan SEM AMOS 24. Hasil penelitian ditemukan bahwa : (1) Lingkungan Teman Sebaya berpengaruh positif signifikan terhadap Motivasi Belajar. (2) Kompetensi Dosen berpengaruh positif signifikan terhadap Motivasi Belajar. (3) Motivasi Belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Belajar. (4) Lingkungan Teman Sebaya berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap Semangat Belajar. (5) Kompetensi Dosen berpengaruh positif signifikan terhadap Semangat Belajar. (6) Lingkungan Teman Sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Belajar melalui Motivasi Belajar. (7) Kompetensi Dosen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Semangat Belajar melalui Motivasi Belajar.
Kata kunci: Lingkungan Teman Sebaya, Kompetensi Dosen, Motivasi Belajar, dan Semangat Belajar
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asmira, 2026. Pengaruh Keaktifan Berorganisasi, Motivasi Belajar, dan Manajemen Waktu terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Universitas Kaltara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya mahasiswa Universitas Kaltara yang aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan internal, namun memiliki tingkat prestasi akademik yang berbeda-beda. Keaktifan berorganisasi memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama, tetapi di sisi lain dapat memengaruhi alokasi waktu untuk kegiatan akademik. Selain itu, motivasi belajar dan kemampuan mengelola waktu juga diduga menjadi faktor yang memengaruhi prestasi akademik mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan berorganisasi, motivasi belajar, dan manajemen waktu terhadap prestasi akademik mahasiswa Universitas Kaltara, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 90 mahasiswa Universitas Kaltara yang aktif mengikuti organisasi kemahasiswaan internal dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial keaktifan berorganisasi (X₁) tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y), dengan nilai t hitung sebesar 0,876 t tabel sebesar 1,988 dan nilai signifikansi sebesar 0,384 > 0,05, sehingga hipotesis pertama ditolak. Motivasi belajar (X₂) berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y), dengan nilai t hitung sebesar 5,829 > t tabel sebesar 1,988 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga hipotesis kedua diterima. Manajemen waktu (X₃) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y),dengan nilai |t hitung| sebesar 3,425 > t tabel sebesar 1,988 dan nilai signifikansi sebesar 0,001 0,05, sehingga hipotesis ketiga diterima. Secara simultan, keaktifan berorganisasi (X₁), motivasi belajar (X₂), dan manajemen waktu (X₃) berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa (Y), dengan nilai F hitung sebesar 27,528 > F tabel sebesar 2,71 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga hipotesis keempat diterima. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,490, yang berarti bahwa keaktifan berorganisasi, motivasi belajar, dan manajemen waktu mampu menjelaskan variasi prestasi akademik mahasiswa sebesar 49%, sedangkan 51% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keaktifan berorganisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa, motivasi belajar berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa, serta manajemen waktu berpengaruh negatif dan signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa. Secara simultan, keaktifan berorganisasi, motivasi belajar, dan manajemen waktu berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa Universitas Kaltara.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DIDINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA Oleh : Surniatim Bakri 202141024 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja dalam meneingkatakn kinerja pegawai pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara di Tanjung Selor. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Responden dalam penelitian ini berjumlah 57 Responden. Tekinis yang Digunakan dalam pengumpulan data dengan mengunakan teknis pengumpulan data Primer (Metode angket/koesioner) dan metode data sekunder (tinjauan pusataka). Hasil penelitian (1) Variabel Motivasi Kerja berpengaruh positif tidak singnifikan terhadap variabel Kinerja Pegawai, dengan nilai P = 0,586 dimana aspek utama indikator dari variabel Motivasi Kerja dilihat dari Aktual. (2) Variabel Disiplin Kerja berpengaruh positif singnifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai P = 0,000 dimana aspek utama indikator dari variabel disipin kerja dilihat dari kehadiran. (3) Penelitian ini menghasilkan temuan bahawa Motivasi kerja mempengaruhi variasi data pada variabel Kinerja sebesar 0,027% sisanya sebesar 77,0% dipengaruhi faktor dari luar penelitian ini. Dan variabel disiplin Kerja mempengaruhi variassi data pada variabel Kinerja Pegawai sebesar 16,632% sisanay 3,16% dipengaruhi faktor lain diluar penelitian ini.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja Perangkat Desa Long Buang Kecamtan Long Peso Kabupaten Bulungan, YUDI OKTAVIANUS Fakultas Ekonomi Universitas Kaltara Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah Motivasi Kerja dan disipilin Kerja berpengaruh terhadap Kinerja Perangkat Desa. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung.Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 30 responden. Pengumpulan data berupa quisioner, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS 23. Diketahui nilai signifikasi variabel Motivasi sebesar 0,413 dan thitung pada table hasil uji t coefficients sebesar 0.832 yang dimana 0.832 2.052. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel Motivasi (X1) Tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Kinerja perangkat desa long buang. Diketahui nilai signifikasi variabel disiplin sebesar 0,009 yang artinya 0,009 0,05 dan thitung pada table hasil uji t coefficients sebesar 2.797 yang dimana 2.797 > 2.052. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 diterima, yang bearti disiplin berpengaruh positif dan tsignifikan terhadap Kinerja perangkat desa long buang. Berdasarkan dari Hasil analisi spss juga dapat disimpulkan bahwa, variabel Motivasi, dan Disiplin pada variabel Kinerja sebesar 46,4%, sedangkan sisanya sebesar 53,6 % dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Gaya Kepemimpinan dan Motivasi terhadap Kinerja Pegawai Petugas Lapangan Satpol PP Kabupaten Bulungan. Kinerja petugas lapangan merupakan aspek krusial dalam mencapai efektivitas penegakan peraturan daerah dan ketertiban umum. Oleh karena itu, faktor-faktor yang memengaruhinya perlu dipahami secara mendalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada petugas lapangan Satpol PP Kabupaten Bulungan. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 216 orang dan sampel penelitian sebanyak 140 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling untuk memastikan representasi yang objektif dari populasi.
Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa nilai thitung 2,486 > ttabel 1,977 dan nilai sig < 0,05 yang artinya secara parsial terdapat pengaruh antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Artinya, gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh pimpinan berkontribusi pada peningkatan kinerja anggota. Demikian pula, nilai thitung 7,312 > ttabel 1,977 dan nilai sig < 0,05 yang artinya secara parsial terdapat pengaruh antara motivasi terhadap kinerja pegawai. Semakin tinggi motivasi yang dimiliki oleh petugas, semakin baik pula kinerja yang mereka tunjukkan. Secara simultan, pada tabel anova didapatkan nilai Fhitung 36.023 dengan nilai sig < 0.05 yang artinya gaya kepemimpinan dan motivasi secara bersama-sama memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kinerja petugas Lapangan Satpol PP Kabupaten Bulungan.
Penelitian ini merekomendasikan kepada pimpinan Satpol PP Kabupaten Bulungan untuk terus mengembangkan dan menerapkan gaya kepemimpinan yang partisipatif dan transformasional, serta senantiasa memperhatikan dan meningkatkan motivasi kerja petugas melalui pemberian insentif, penghargaan, dan lingkungan kerja yang kondusif. Hal ini diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja petugas lapangan dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kepribadian dan Motivasi terhadap Produktivitas Kerja pegawai Generasi Z pada Instansi Vertikal Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kalimantan Utara.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel jenuh, yaitu seluruh pegawai Generasi Z yang bekerja pada instansi vertikal Kanwil DJPb Kalimantan Utara sebanyak 51 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan kuesioner. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji F, dan uji determinasi melalui program SPSS versi 28.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh Kepribadian pada instansi vertikal Kanwil DJPb Kalimantan Utara dinilai oleh mayoritas pegawai Generasi Z tergolong baik. Secara parsial, Kepribadian memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja pegawai Kanwil DJPb Kalimantan Utara, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,001 dan nilai t-hitung sebesar 2,143. Artinya, apabila kualitas Kepribadian pegawai meningkat maka kualitas Produktivitas Kerja pegawai Kanwil DJPb Kalimantan Utara juga akan meningkat. Motivasi kerja pada instansi Kanwil DJPb Kalimantan Utara dinilai oleh mayoritas pegawai tergolong baik. Secara parsial, Motivasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja pegawai instansi vertikal Kanwil DJPb Kalimantan Utara, yang ditunjukkan oleh nilai signifikansi sebesar 0,037 dan nilai t-hitung sebesar 2,143. Hal ini menunjukkan bahwa apabila Motivasi kerja pegawai meningkat maka Produktivitas Kerja pegawai Kanwil DJPb Kalimantan Utara juga akan meningkat. Hasil uji F menunjukkan bahwa Kepribadian dan Motivasi secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja pegawai Generasi Z, dengan nilai F-hitung sebesar 16,389 dan nilai signifikansi sebesar 0,001. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa Kepribadian dan Motivasi secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 38,1% terhadap Produktivitas Kerja, sementara 61,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hal ini menunjukkan bahwa apabila Kepribadian dan Motivasi meningkat secara bersamaan maka Produktivitas Kerja pegawai Kanwil DJPb Kalimantan Utara juga akan meningkat
This study aims to determine the effect of Personality and Motivation on the Work Productivity of Generation Z employees at the Vertical Office of the Directorate General of Treasury (DJPb) in North Kalimantan.
This research is a quantitative study using a multiple linear regression analysis approach. The sample in this study was a saturated sample, consisting of all Generation Z employees working at the vertical office of DJPb North Kalimantan, totaling 51 respondents. Data were collected through a survey using questionnaires. The data analysis techniques included descriptive analysis and multiple linear regression analysis using t-tests, F-tests, and the coefficient of determination, processed using SPSS version 28.
The results showed that the influence of Personality at the vertical office of DJPb North Kalimantan was rated as good by most Generation Z employees. Partially, Personality had a positive and significant effect on the employees' Work Productivity, as indicated by a significance value of 0.001 and a t-value of 2.143. This means that if employees’ personality quality increases, their work productivity will also increase. Work Motivation was also rated as good by most employees. Partially, Motivation had a positive and significant effect on Work Productivity, with a significance value of 0.037 and a t-value of 2.143. This shows that if employees' motivation increases, their work productivity will also increase. The F-test results indicated that Personality and Motivation simultaneously have a positive and significant effect on the Work Productivity of Generation Z employees, with an F-value of 16.389 and a significance level of 0.001. Furthermore, the coefficient of determination (R²) shows that Personality and Motivation jointly contribute 38.1% to Work Productivity, while the remaining 61.9% is influenced by other variables not examined in this study. This indicates that if both Personality and Motivation improve simultaneously, the Work Productivity of employees at the DJPb North Kalimantan Office will also increase.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berwirausaha Pada Generasi Z diera Digitalisasi Di Kota Tanjung Selor. Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis regresi linier berganda. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel Purposive Sampling dengan jumlah 50 orang. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji f, dan uji determinasi melalui program SPSS versi 23. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pengaruh motivasi terhadap minat berwirausaha pada Generasi Z di Kota Tanjung Selor dinilai oleh mayoritas responden tergolong baik. Secara parsial, motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha, yang berarti apabila tingkat motivasi seseorang meningkat, maka minat untuk berwirausaha pada Generasi Z juga akan meningkat. Self-efficacy dinilai oleh mayoritas responden tergolong cukup baik, namun secara parsial self-efficacy memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat berwirausaha pada Generasi Z. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan self-efficacy tidak secara langsung memengaruhi peningkatan minat berwirausaha. Dukungan keluarga terhadap minat berwirausaha dinilai cukup baik oleh responden, dan secara parsial dukungan keluarga memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap minat berwirausaha. Artinya, meskipun dukungan keluarga meningkat, hal tersebut belum tentu secara langsung meningkatkan minat berwirausaha pada Generasi Z. Sementara itu, lingkungan sosial dinilai oleh mayoritas responden sebagai faktor yang cukup beragam, dan secara parsial lingkungan memiliki pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap minat berwirausaha. Hal ini menunjukkan bahwa perubahan dalam lingkungan sosial tidak memiliki dampak yang berarti terhadap minat Generasi Z untuk berwirausaha. Hasil uji F menunjukkan bahwa motivasi, self-efficacy, dukungan keluarga, dan lingkungan sosial secara simultan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha pada Generasi Z di Kota Tanjung Selor. Artinya, apabila seluruh faktor tersebut ditingkatkan secara bersama-sama, maka minat berwirausaha juga akan meningkat secara signifikan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Novita Indriasari, Pengaruh Motivasi Kerja Dan Komitmen Kerja Terhadap Kinerja Usaha Mitra BUMDes Mekar Jaya Mandiri Studi Kasus pada Desa Bumi Rahayu.”, dibawah bimbingan Bapak Yuliansyah, M.M. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara Motivasi Kerja Dan Komitmen Kerja Terhadap Kinerja Usaha Mitra BUMDes Mekar Jaya Mandiri. Metode yang digunakan penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Mitra BUMDes Mekar Jaya Mandiri. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 39 responden. Pengumpulan data berupa kuisioner dan teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 25 Hasil penelitian ini adalah, pertama ditemukan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara variabel motivasi kerja terhadap kinerja usaha. Hasil ini didapat berdasarkan hasil uji persial(uji t). Diketahui nilai Sig. untuk pengaruh X1 terhadap Y adalah sebesar 0.004 0.05 dan nilai t hitung 3.034 > t tabel 2.028, sehingga dapat disimpulkan H0 ditolak, yang berarti bahwa motivasi kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja usaha mitra BUMDes Mekar Jaya Mandiri. Kedua, variabel komitmen kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja usaha. Diketahui nilai Sig. untuk pengaruh X2 terhadap Y adalah sebesar 0.283 > 0.05 dan nilai t hitung 1.090 t tabel 2.028, sehingga dapat disimpulkan bahwa variable komitmen kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap variable kinerja usaha mitra BUMDes Mekar Jaya Mandiri.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mardiana paulus: " pengaruh disiplin kerja dan motivasi terhadap peningkatan kinerja karyawan koperasi tenaga kerja bongkar muat (TKBM) Putra rimba pelabuhan tanjung selor. " Dibimbing oleh Pak Dedik Wiryawan, M.M., Adapun tujuan dari penulisan skripsi ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap peningkatan kinerja karyawan koperasi tenaga kerja bongkar muat (TKBM) putra rimba pelabuhan tanjung selor. dengan mengukur sejauh mana model pengaruh motivasi kerja ini dilakukan di dalam koperasi tenaga kerja bongkar muat di pelabuhan tanjung selor. metode penelitian yang digunakan dalam karya ilmiah ini metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengumpulan data adalah sebagai berikut, dari buku-buku,jurnal-jurnal,dan artikel-artikel yang berhubungan dengan judul dan pokok pembahasan untuk memperoleh sumbangan pikiran,gagasan,ide-ide yang baru dalam menyusun skripsi. kedua, penulis melakukan observasi langsung dilapangan dengan menyebarkan angket.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan untuk mengetahui peran kepala desa dalam meningkatkan motivasi kerja perangkat desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu perangkat desa beserta kepala desa Gunung Putih. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu peran Kepala desa dalam meningkatkan motivasi kerja perangkat Desa Gunung Putih Peran Kepala Desa sebagai fasilitator sudah dijalankan dengan memberikan arahan dan petunjuk kepada para perangkat desa selain itu perangkat desa dalam kegiatan maupun pengambilan keputusan, perangkat desa sudah difasilitasi peralatan dan perlengkapan kantor untuk menunjang kegiatan kerja yang dilakukan. Peran Kepala Desa sebagai motivator sudah dijalankan dengan memberikan motivasi kepada perangkat desa berupa penghargaan pujian yang menjalankan tugasnya dengan sangat baik kemudian untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai dengan memberikan teguran maupun hukuman, Kepala Desa menciptakan kondisi yang kondusif dan nyaman dengan cara merangkul seluruh perangkat desa dan serta menciptakan suasana kerja yang nyaman. Peran kepala desa sebagai mobilisator sudah dijalankan dengan cara mengaja dan menggerakan aparat desa supaya termotivasi untuk menjalankan tugas dan fungsi mereka. Faktor penghambat kepala Desa Gunung Putih dalam meningkatkan motivasi kinerja perangkat desa yaitu: dana desa yangterbatas untuk memberikan penghargaan atas prestasi perangkat desa, terbatasnya kegiatan pelatihan terkait dengan tugas dan fungsi, terbatasnya akses jaringan informasi dan teknologi, kemampuan sumber daya manusia dalam penyesuaian dengan tugas dan program yang baru diterapkan pemerintah, dan kurangnya penghargaan terhadap kinerja perangkat desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kinerja guru di SDN 049 Tarakan dan mengetahui faktor pendukung dan penghmbat kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kinerja guru di SDN 049 Tarakan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala Sekolah Wakil Kepala Sekolah, WaKa Kurikulum, Guru, dan Staf Tu. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kinerja guru SDN 049 Tarakan yaitu : (1) Kepala sekolah sebagai pendidik berperan mengajar, membimbing guru, mengembangkan profesionalisme guru, menciptakan iklim sekolah yang kondusif. (2) Kepala sekolah sebagai manajer berperan dalam mengelola SDM dengan memberdayakan guru melalui kerja sama dan mendorong keterlibatan dalam berbagai kegiatan dan memberikan kesempatan kepada guru mengembangkan potensinya secara optimal. (3) Kepala sekolah sebagai supervisi melakukan kunjungan kelas, melakukan diskusi kelompok, dan simulasi pembelajaran. (4) Peran kepala sekolah sebagai Leader dalam meningkatkan motivasi kerja guru dengan melibatkan guru-guru dalam membuat progam sekolah. (5) Peran kepala sekolah sebagai inovator melakukan pembaharuan dengan mengajak guru memanfaatkan teknologi dan penyediaan jaringan internet sekolah (6) Kepala sekolah sebagai motivator berperan sebagai pendorong, pengarah dan pengerak, serta memberikan conoth atau teladan yang baik kepada guru. Faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kinerja guru di SDN 049 Tarakan yaitu (1) Faktor pendukung kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kinerja guru di SDN 049 Tarakan yaitu guru memiliki motivasi dalam peningkatan motivasi kinerja, tersedianya fasilitas sekolah berupa wifi dan komputer, dan adanya dukungan dan motivasi kepala sekolah. (2) Faktor penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kinerja guru di SDN 049 Tarakan yaitu kemampuan guru dalam mengaplikasikan komputer atau laptop masih rendah dan kegiatan pelatihan terkait dengan peningkatan jabatan tergolong jarang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah Lingkungan Keluarga berpengaruh terhadap perilaku Remaja Kecamatan Peso, serta untuk mengetahui apakah Lingkungan keluarga dan Motivasi Diri berpengaruh Terhadap perilaku Remaja Di Kecamatan peso. Objek dalam penenlitian ini adalah 558 Responden dengan jumlah sampel 85 Responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah roscoe. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif yaitu untuk menguji hipotesis dan untuk mengetahui hubungan pengaruh antar variabel. Teknik pengumpulan data menggunakan kusioner yang tela diuji validitas dan reabilitasnya. Data yang dikumpulkan berupa data primer. Alat analisis yang digunakan untuk menjawab hipotesis adalah SPSS Versi 23, untuk mengetahuivalid dan realibel kusioner, uji asumsi klasik, dan koefesien determinasi dibantu dengan analisis regrease linear sederhana. Hasil penenelian menunjukkan Lingkungan Keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku Remaja, Motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku Remaja, Lingkungan Keluarga dan motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku remaja. Dibuktikan dengan nilai hitung untuk H1= t hitung sebesar 1,556 dengan tingkat tidak signifikan 0,124>0,05 dan koefesien regresi sebesar 14.040; H2 = t hitung sebesar -0,815 dengan tingkat tidak signifikan 0,417>0,05 dan koefesien regresi sebesar 0,127.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Meisita Dwinanda, 2023 Pengaruh Penerapan E-Kinerja Terhadap Motivasi Kerja Yang Dampaknya Pada Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bulungan, dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, SE., MM., Ak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan E-Kinerja Terhadap Motivasi Kerja Yang Dampaknya Pada Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bulungan. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bulungan. Teknik pengambilan sempel menggunakan probability sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah structural equation modeling (SEM). Seluruh instrumen telah diuji reliabilitas (hasilnya > 0,06), dan validitas (hasilnya > 0,03) sehingga seluruhnya dinyatakan reliabel dan valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Penerapan E-Kinerja (X) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja ASN (Y), hal ini terlihat dari p-value sebesar 0.028 ≤ alfa (0.05). (2) Penerapan E-Kinerja (X) berpengaruh signifikan terhadap Motivasi Kerja (Z), hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0.000* ≥ alfa (0.05). (3) Motivasi Kerja (Z) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja ASN (Y). Hal ini terlihat dari P-Value, sebesar 0.016 ≥ alfa (0.05). (4) Penerapan E-Kinerja (X) terhadap Kinerja ASN (Y) melalui Motivasi Kerja (Z), diperoleh koefisien pengaruh tidak langsung sebesar (0.259ns). Karena pengaruh langsung antara Penerapan E-Kinerja (X) ke Motivasi Kerja (Z) signifikan sedangkan pengaruh langsung antara Motivasi Kerja (Z) ke Kinerja ASN (Y) signifikan, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh tidak langsung yang tidak signifikan antara Penerapan E-Kinerja terhadap Kinerja ASN melalui Motivasi Kerja, variabel Penerapan E-Kinerja (X) Terhadap Motivasi Kerja (Z) memiliki pengaruh sebesar 0,09%, yang artinya adalah masih terdapat 0,91% Variabel lain di luar dari Variabel Penerapan E-Kinerja. Lalu variabel Penerapan E-Kinerja (X) dan Motivasi Kerja (Z) Terhadap Kinerja ASN (Y) di dapati pengaruh sebesar 0.02%, yang artinya adalah masih terdapat 0,98% variabel lain di luar dari Variabel Penerapan E-Kinerja (X) dan Motivasi Kerja (Z) yang dapat mempengaruhi Variabel Kinerja ASN (Y).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Mardiana Dharmawati, 2023 Pengaruh Bimbingan Dosen Dan Motivasi Terhadap Stres Mahasiswa Dalam Menyusun Skripsi Pada Mahasiswa Semester Akhir Di Universitas Kaltara, dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, S.E., M.M., Ak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Bimbingan Dosen Dan Motivasi Terhadap Stres Mahasiswa Dalam Menyusun Skripsi Pada Mahasiswa Semester Akhir Di Universitas Kaltara. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa Semester Akhir Di Universitas Kaltara. Teknik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan jumlah responden sebanyak 131 responden. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM). Seluruh instrumen telah diuji reliabilitas (hasilnya > 0,06), dan validitas (hasilnya > 0,03) sehingga seluruhnya dinyatakan reliabel dan valid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Bimbingan Dosen (X) tidak signifikan terhadap Stres Mahasiswa (Y2), hal ini terlihat dari p-value, sebesar P 0.999 > alfa (0.05). (2) Motivasi (Y1) berpengaruh signifikan terhadap Stres Mahasiswa (Y2), hal ini terlihat dari p-value sebesar P 0.000 > alfa (0.05). (3) Bimbingan Dosen (X) berpengaruh signifikan terhadap Motivasi (Y1), hal ini terlihat dari p-value sebesar P 0.000 > alfa (0.05).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nita Listia, 2023. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif pengguna fitur TikTok Shop (Studi Kasus Mahasiswa Universitas Kaltara). Perilaku konsumtif adalah perilaku atau gaya hidup yang suka membelanjakan uang tanpa pertimbangan yang matang. Perilaku konsumtif dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu faktor budaya: peran budaya, sub budaya, kelas sosial pembeli; faktor sosial: kelompok referensi, keluarga, peran dan status; faktor pribadi: usia dan tahap siklus hidup, pekerjaan, keadaan ekonomi, gaya hidup, kepribadian dan konsep diri; faktor psikologis: motivasi, persepsi, pengalaman belajar, sikap dan keyakinan. Namun dalam penelitian ini, peneliti hanya memfokuskan pada faktor motivasi, gaya hidup, kelompok referensi, dan kelas sosial pada perilaku konsumtif mahasiswa yang berkuliah di Universitas Kaltara. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh motivasi terhadap perilaku konsumtif pada mahasiswa Universitas Kaltara, untuk mengetahui pengaruh gaya hidup terhadap perilaku konsumtif pada mahasiswa Universitas Kaltara, untuk mengetahui pengaruh kelompok referensi terhadap perilaku konsumtif pada mahasiswa Universitas Kaltara, untuk mengetahui pengaruh kelas sosial terhadap perilaku konsumtif pada mahasiswa Universita Kaltara. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan bahwa motivasi tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap perilaku konsumtif pengguna fitur TikTok Shop pada mahasiswa Universitas Kaltara, gaya hdiup tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap perilaku konsumtif pengguna fitur TikTok Shop pada mahasiswa Universitas Kaltara, kelompok referensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif pengguna fitur TikTok Shop pada mahasiswa Universitas Kaltara, kelas sosial berpengaruh tetapi tidak signifikan terhadap perilaku konsumtif pengguna fitur TikTok Shop pada mahasiswa Universitas Kaltara.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Motivasi sebagai salah satu faktor yang dapat berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Motivasi diperlukan untuk menjalankan kehidupan, memimpin sekelompok orang dan mencapai tujuan organisasi. berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana motivasi kerja pegawai di kantor Kelurahan Tanjung Selor Timur Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi motivasi kerja pegawai di kantor Kelurahan Tanjung Selor Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian yaitu di kantor Kelurahan Tanjung Selor Timur Kabupaten Bulungan. Informan pada penelitian ini adalah para pegawai yang bekerja di kantor Kelurahan tersebut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi dokumen. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja pegawai dikantor Kelurahan Tanjung Selor timur terkait pengaturan kondisi kerja yang baik maka kondisi kerja yang belum maksimal dikarenakan adanya kendala yang terjadi didalam organisasi. terkait aturan imbalan yang adil dan layak sudah sesuai dengan ketetapan yang ada, serta aturan sudah dijalankan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan dijalankan dengan baik, sesuai dengan ketentuan. Faktor pendukung di Kantor Kelurahan Tanjung Selor Timur yaitu aturan dan organisasi. Bahwa pegawai sangat sadar bagaimana motivasi kerja pegawai menjadi landasan utama untuk mencapai tujuan organisasi di Kantor Kelurahan Tanjung Selor Timur sudah cukup baik dalam memotivasi pegawainya. Adapun faktor penghambat yaitu Sumber Daya Manusia yang kurang berpengalaman dibidangnya kiranya dapat menghambat suatu pelayanan dan sarana serta prasarana yang kurang mendukung seperti perlengkapan kantor, yang akan dapat menghambat pelayanan itu sendiri.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fauziah Rahmah, Pengaruh Pelatihan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Usaha Pada Pelaku UMKM Di Kabupaten Bulungan, dibawah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Pelatihan Dan Motivasi Terhadap Kinerja Usaha Pada Pelaku UMKM Di Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah para pelaku UMKM di Kabupaten Bulungan yang mengikuti pelatihan. Jumlah responden yang diteliti adalah sebanyak 264 responden. Pengumpulan data berupa kuesioner dan teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah SPSS versi 23. Hasil dalam penelitian ini dinyatakan bahwa pelatihan berpengaruh pada kinerja usaha pada pelaku UMKM. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji parsial yang menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel dengan perbandingan 2,818 > 1,99444. Dalam penelitian ini berdasarkan perhitungan statistik uji parsial, didapatkan bahwa motivasi berpengaruh secara parsial dan signifikan terhadap kinerja usaha pada pelaku UMKM. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji parsial yang menunjukkan bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel dengan perbandingan 4,845 > 1,99444. Dalam penelitian ini berdasarkan perhitungan statistik uji simultan, didapatkan bahwa pelatihan dan motivasi berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap kinerja usaha pada pelaku UMKM. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan uji simultan yang menunjukkan bahwa nilai fhitung lebih besar dari nilai ftabel dengan perbandingan 20,353 > 3,13. Hasil analisis variabel bebas terhadap variabel terikat menunjukkan bahwa nilai adjusted R Square sebesar 0.350. Hal ini berarti seluruh variabel bebas yakni pelatihan dan motivasi mempunyai kontribusi secara bersama-sama sebesar 35,0% terhadap variabel terikat (Y) yakni Kinerja Usaha sedangkan sisanya sebesar 65,0% dijelaskan oleh faktor-faktor lain diluar dari penelitian ini.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Iswal Nur Rahmat, Pengaruh Kompetensi Penyuluh Pertanian, Pelatihan, dan Motivasi Petani, Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur Tanjung Buka SP 6 Tanjung Palas Tengah bimbingan Ibu Dewi Qomariah Imelda, MM., Ak. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui apakah Kompetensi Penyuluh, Pelatihan, dan Motivasi Petani berpengaruh Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur Tanjung Buka SP 6 Tanjung Palas Tengah. Jenis metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. Pada penelitian ini menggunakan Sampling Jenuh dimana semua populasi di jadikan sampel pada penelitian kali ini yaitu berjumlah 30 anggota Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. Pengumpulan data berupa penyebaran kuisioner. Teknik analisa yang digunakan dalam penelitian ini Regresi Linear Berganda. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh negatif dan tidak signifikan Kompetensi Penyuluh Pertanian Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. (2) Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan Pelatihan Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. (3) Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan Motivasi Petani Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur. (4) Kompetensi Penyuluh Pertanian, Pelatihan, dan Motivasi tidak berpengaruh secara stimultan Terhadap Kinerja Kelompok Wanita Tani Jaya Makmur.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hendro, Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Pengurus Karang Taruna. Dibawah Bimbingan pak Dedik Wiryawan Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Kepemimpinan Kepala Desa Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Pengurus Karang Taruna. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pemuda, karang taruna, masyarakat dan aparatur desa di desa Sekatak Pentian. Hasil dari penelitian ini adalah Kepemimpinan Kepala Desa berpengaruh Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Pengurus Karang Taruna dimana Kepemimpinan Kepala Desa dalam meningkatkan motivasi kerja pengurus karang taruna di Desa Pentian Kecamatan Sekatak Kabupaten Bulungan untuk perubahan MSDM di artikan sebagai proses dukungan terhadap peran pemimpin dalam meningkatkan keterampilan dan memperoleh pengetahuan, dan arahnya lebih mempersiapkan sumberdaya manusia sebagai mempunyai tanggung jawab terhadap perannya disetiap dalam bidang dan komitmen dalam meningkatkan motivasi. Peran Kepemimpinan dianggap penting untuk memahami dampak sumberdaya manusia dalam suatu proses mempengaruhi aktivitas-aktivitas sebuah kelompok yang diorganisasi ke arah pencapaian tujuan untuk berfikir dan bertindak sedemikian rupa sehingga melalui perilaku yang positif ia memberikan sumbangan nyata dalam pencapaian tujuan organisasi. Motivasi dianggap penting karena mampu mendorong semangat terhadap sumberdaya manusia yang bergabung di pengurus karang taruna di Desa Pentian secara turun menurun dan salah satu bentuk semangat pemuda di Desa Pentian untuk melakukan aktivitas-aktivitas yang bermanfaat untuk kelembangaan pengurus karang taruna Desa Pentian.