ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini membahas tentang Strategi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Dalam Pengembangan Perpustakaan Taruna Pustaka di Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui Strategi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Dalam Pengembangan Perpustakaan Taruna Pustaka Desa Gunung Putih. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif kemudian mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah membahas tentang Strategi Berbasis Inklusi Sosial Dalam Pengembangan Perpustakaan Taruna Pustaka Desa Gunung Putih. Informan penelitian berjumlah 10 orang yang terdiri pengelola perpustakaan, pemustaka, dan pengunjung yang ada di Desa Gunung Putih Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara, dokumentasi, studi Pustaka dan penelusuran online. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini Hasil penelitian tentang penerapan program perpustakaan berbasis inklusi social di Perpustakaan Taruna Pustaka Desa Gunung Putih sudah berjalan dengan baik, pemustaka dan pengunjung memiliki kemampuan dalam mengembangkan bakat dan minat mereka.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Pengelolaan Potensi Hutan Mangrove Di Kabupaten Bulungan , Pengelolaan hutan mangrove merupakan hal penting dalam mengupayakan pelestarian lingkungan dikawasan pesisir. Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui pentingnya pengelolaan potensi alam sebagai ekowisata seperti hutan mangrove yang berada di Desa Ardimulyo Penelitian ini dilaksanakan di Desa Ardimulyo Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan, sedangkan manfaat penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang pengelolaan potensi hutan mangrove sebagai ekowisata percontohan dan memberi masukan kepada dinas terkait dalam mengoptimalkan pengelolaan potensi hutan mangrove agar kedepannya program ekowisata percontohan lebih berhasil. Tetapi mengenai potensi hutan mangrove yang ada di Desa Ardymulyo ini terlihat belum terlihat apa yang di lihat oleh masyarakat ataupun pengunjung, karena masyarakat biasanya datang hanya untuk berfoto-foto, beberapa masyarakat yang memancing di daerah muara sungai dan kunjungan masyarakat pada saat ada agenda di lingkungan hutan mangrove seperti adanya pertunjukan kesenian kuda lumping dan kegiatan semacam fastival di kawasan wisata yaitu tampilan kuliner makanan jadul. Analisis yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Adapun sumber analisis ini berasal dari pengelola data yang di peroleh dari wawancara, pengamatan (observasi), dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan mengenai pengelolaan potensi hutan mangrove di Desa Ardimulyo yang di analisis secara kualitatif, maka dapat di simpulkan bahwa pengelolaan potensi hutan mangrove antara lain, Rehabilitas hutan mangrove yang rusak dikawasan lindung mutlak, melestariakn hutan mangrove dikawasan hutan terbatas, cara meningkatkan kesadaran masyarakat akan arti pentingnya menjaga kelestarian hutan mangrove, terciptanya pengelolaan lestari dan pemanfaatan yang terkendaki terhadap hutan mangrove berbasis masyarakat yang bertanggung jawab dan mencakup wisata mangrove, budidaya mangrove, dan kepiting bakau. Kata kunci : Hutan mangrove
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA GUNUNG PUTIH KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN Oleh : Wahyu Nur Latifah NPM. 201951016 Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Kaltara ABSTRAK Skripsi ini membahas tentang peran pemerintah desa dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan di tengah berkembangnya teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mencari kebenaran atas peran Pemerintah Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif kemudian mengumpulkan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan telah menjalankan dan mengupayakan peran stabilisator sebagai peran menjaga kestabilan keadaan maupun pemahaman masyarakat, peran inovator sebagai peran menemukan terobosan baru untuk masyarakat, peran pelopor sebagai peran mengajak dan menghimbau masyarakat, peran modernisator sebagai peran pembaharuan sistem kinerja maupun pola pikir masyarakat dengan mengadakan kegiatan atau menggunakan sarana dan prasarana yang ada. Meskipun pemerintah desa telah mengupayakan peran penting tersebut namun tidak terlepas dari hambatan yaitu pemahaman masyarakat terhadap perkembangan teknologi sekaligus dana yang terbatas sehingga fasilitas atau media guna pelatihan masih belum maksimal. Kata kunci : Peran, Pemerintah Desa, Kualitas, Sumber Daya Manusia Desa Gunung Putih
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kinerja guru di SDN 049 Tarakan dan mengetahui faktor pendukung dan penghmbat kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kinerja guru di SDN 049 Tarakan. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Kepala Sekolah Wakil Kepala Sekolah, WaKa Kurikulum, Guru, dan Staf Tu. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kinerja guru SDN 049 Tarakan yaitu : (1) Kepala sekolah sebagai pendidik berperan mengajar, membimbing guru, mengembangkan profesionalisme guru, menciptakan iklim sekolah yang kondusif. (2) Kepala sekolah sebagai manajer berperan dalam mengelola SDM dengan memberdayakan guru melalui kerja sama dan mendorong keterlibatan dalam berbagai kegiatan dan memberikan kesempatan kepada guru mengembangkan potensinya secara optimal. (3) Kepala sekolah sebagai supervisi melakukan kunjungan kelas, melakukan diskusi kelompok, dan simulasi pembelajaran. (4) Peran kepala sekolah sebagai Leader dalam meningkatkan motivasi kerja guru dengan melibatkan guru-guru dalam membuat progam sekolah. (5) Peran kepala sekolah sebagai inovator melakukan pembaharuan dengan mengajak guru memanfaatkan teknologi dan penyediaan jaringan internet sekolah (6) Kepala sekolah sebagai motivator berperan sebagai pendorong, pengarah dan pengerak, serta memberikan conoth atau teladan yang baik kepada guru. Faktor pendukung dan penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kinerja guru di SDN 049 Tarakan yaitu (1) Faktor pendukung kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kinerja guru di SDN 049 Tarakan yaitu guru memiliki motivasi dalam peningkatan motivasi kinerja, tersedianya fasilitas sekolah berupa wifi dan komputer, dan adanya dukungan dan motivasi kepala sekolah. (2) Faktor penghambat kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kinerja guru di SDN 049 Tarakan yaitu kemampuan guru dalam mengaplikasikan komputer atau laptop masih rendah dan kegiatan pelatihan terkait dengan peningkatan jabatan tergolong jarang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendampingan dalam pembangunan desa perlu mendorong pemerintah desa untuk segera melaksanakan pembangunan yang disesuaikan dengan potensi dan kearifan lokal yang ada. Pendamping desa di harapkan memberi pengetahuan pengelolaan dana desa yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga dalam pelaksanaan pembangunan tidak terjadi kegiatan melawan hukum. penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan membahas obyek yang diteliti secara mendalam. Metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah di mana peneliti berperan sebagai instrumen kunci, dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan secara gabungan dan analisis data bersifat induktif guna memperoleh hasil penelitian yang lebih menekankan makna daripada generalisasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan pada dapat disimpulkan Peran Pendamping Desa dalam pemberdayaan partisipasi masyarakat untuk pembangunan Di Desa Kuala Lapang Kecamatan Malinau Barat Kabupaten Malinau Berdasarkan Peraturan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pendampingan Desa, adapun tujuan pendampingan desa dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2015 Tentang Pendampingan desa, meliputi: a. Meningkatkan kapasitas, efektivitas dan akuntabilitas pemerintahan desa dan pembangunan desa; b. Meningkatkan prakarsa, kesadaran dan partisipasi masyarakat desa dalam pembangunan desa yang partisipatif; c.Meningkatkan sinergi program pembangunan Desa antar sektor; dan d. Mengoptimalkan aset lokal desa secara emansipatoris. Adapun kendala pendamping desa dalam pemberdayaan partisipasi masyarakat dengan pemerintah desa kuala lapang dalam pembangunan. Pertama, dalam tahap perencanaan, Kedua, kendala juga datang dari kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan peran pemerintah desa dalam mewujudkan Ekowisata di desa melalui 3 tahap yaitu perencanan, pemanfaatan dan pengendalian. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan secara kualitatif. Fokus penelitian yang di lakukan berfokus pada peran pemerintah desa dalam mewujudkan Ekowisata di Desa Gunung Sari Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. Dengan Informan sekertaris desa, BPBD serta masyarakat yang terkait. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan teknik observasi wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya analisis data yang dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran pemerintah desa dalam mewujudkan Ekowisata di Desa Gunung Sari masih dalam proses perwujudan dan peran pemerintah desa belum dilakukan sepenuhnya dan masih perlu peran lanjutan, pencarian potendi daya tarik wisata dan sarana prasarana. ABSTRACT The purpose of conducting this research is to find out and describe the capacity of village apparatuses in organizing orderly administration of services to the community from 4 indicators namely training and implementation, education, guidance and guidance in the implementation of orderly administrative services to the community. The type of research used is descriptive by using a qualitative approach. The focus of the research conducted focuses on increasing the capacity of village apparatuses in organizing orderly administrative services to the community in Binai Village Tanjung Palas Timur District, Bulungan Regency. Data collection techniques using interview observation techniques and documentation. Furthermore, data analysis is carried out qualitatively. The results of this study indicate that increasing the capacity of the village apparatus through training, comparative study programs and also training has often been carried out, except that there is no change or progress in administration at the Village office, besides the services in the village office also need to make improvements again.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan untuk mendeskripsikan upaya pemerintah desa dalam Pengembangan Prasarana Desa (P2D) di Desa Tengkapak dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung upaya pemerintah desa dalam Pengembangan Prasarana Desa (P2D) di Desa Tengkapak. Penelitian menggunakan jenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Infomormen penelitian yaitu Kepala Desa, Sekdes, Kaur. Umum Desa, Kaur. Pelayanan, Ketua RT, BPD, dan masyarakat desa.Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yaitu upaya pemerintah desa dalam Pengembangan Prasarana Desa (P2D) di Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan yaitu : sebagai stabilisator dalam Pengembangan Prasarana Desa (P2D) sudah berjalan dengan cara menjaga kestabilan pembangunan yang sesuai dengan harapan masyarakat. Pemerintah desa sebagai Inovator yaitu merancang dan menerapkan sumber ide baru dalam Pengembangan Prasarana Desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. Pemerintah desa sebagai pelopor terlihat saat menjadi pelopor, terdepan dan pengeraka masyarakat dalam Pengembangan Prasarana Desa. Upaya pemerintah desa sebagai moderenisator dalam Pengembangan Prasarana Desa belum berjalan dengan maksimal, mengingat Pengembangan Prasarana Desa yang dikerjakan tergolong biasa-biasa saja atau umum. Salah satu yang menonjol dan bersifat modern yaitu adanya dermaga yang terbuat dari ponton Faktor penghambat dan pendukung pemerintah desa dalam Pengembangan Prasarana Desa di Desa Tengkapak Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan (1) Faktor penghambat yaitu : Keterbatasan dana desa, partisipasi dan dukungan dari masyarakat desa dalam Pengembangan Prasarana Desa belum berjalan dengan baik. (2) Faktor pendukung yaitu : tersedianya dana desa yang direlokasikan dalam Pengembangan Prasarana Desa, adanya kerja sama yang baik antar aparat desa dengan BPD desa Tengkapak, dan pemerintah desa memiliki visi mis dalam pembangunan desa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian dalam skripsi ini melatar belakangi kondisi sosial dalam pembangunan khususnya Rumah Ibadah upaya meningkatkan Kesejahteraan Rakyat sekitar dalam Menjalani atau melaksanakan Ibadah sesuai kepercayaannya Masing-masing, khususnya di Kalimantan Utara Kabupaten Bulongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan Bagian Kesejahteraan Rakyat Dalam Bantuan Pembangunan Dana Hibah Rumah Ibadah Tahun 2022, apakah program bantuan sosial ini bisa membantu mempercepat proses pembangunan Rumah Ibadah yang ada di Kalimantan Utara Kabupaten Bulungan. Peneliti mengunakan metode penelitian kualitatif adalah metode dimana akan dilakukan beberapa metode atau Teknik pengambilan data seperti interview atau wawancara, Observasi dan Dokumentasi. Hasil dari penelitian yang diambil mulai dari pengumpulan data, observasi, wawancara, dan dokumentasi peneliti menyampaikan bawah program bantuan sosial yang dijalankan oleh bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten, hampir 99% Program bantuan tersebut telah terlaksana dengan baik dan sesuai dengan tata tertib yang tercantumkan dalam Peraturan Bupati Bulungan Nomor 28 Tahun 2011 Tentang tentang Tata cara pemberian Hibah dan bantuan sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bulungan Dalam hal untuk mencapai kesejahteraan yang dicita-citakan tersebut, perlu adanya campur tangan dan peran dari pemerintah, mulai dari tingkat pemerintah lokal, provinsi sampai kepada tingkat pemerintah pusat. Guna dalam menerapkan beberapa program dan menjalankan program untuk mempercepat pembanguan dalam daerah itu sendiri.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
skripsi ini berjudul implementasi program keluarga harapan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa salimbatu kecamatan tanjung palas tengah kabupaten bulungan. pertama implementasi program keluarga harapan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, kedua apa sajakah faktor-faktor pendukung dan penghambat kesejahteraan masyarakat desa salimbatu. jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. pengeumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara, dokumentasi dan penelusuran referensi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Safira. Penerapan Cluster Hirarki Agglomerative Menggunakan Metode Single Linkage dan Average Linkage (Studi Kasus: Stunting Kabupaten Bulungan). (Dibimbing oleh Ratna Dwi Christyanti). Stunting (kerdil) adalah kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Di Kabupaten Bulungan stunting termasuk kasus terbesar di bidang kesehatan. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerawanan stunting di Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan adalah Single Linkage dan Average Linkage. Hasil dari penelitian ini adalah clustering menggunakan metode Single Linkage diperoleh cluster I sebanyak 2 wilayah, cluster II sebanyak 78 wilayah dan cluster III sebanyak 1 wilayah. Sedangkan hasil clustering menggunakan metode Average Linkage diperoleh cluster I sebanyak 2 wilayah, cluster II sebanyak 78 wilayah dan cluster III sebanyak 1 wilayah. Metode terbaik penerapan cluster hirarki Agglomerative yang diperoleh adalah metode Single Linkage, hal ini dikarenakan metode Single Linkage memiliki nilai rasio terkecil.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Stunting adalah kondisi gizi buruk dimana balita mengalami perlambatan dalam hal pertumbuhan pada umumnya, sehingga mengakibatkan tinggi badan yang dibawah standar. Kabupaten Bulungan menyumbang angka terbanyak kasus stunting di Kaltara. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daerah mana saja yang rawan terkena stunting, untuk mengetahuinya kita perlu menggunakan sebuah metode clustering atau pengelompokan. Metode yang digunakan Self Organizing Map (SOM). Penelitian ini menghasilkan 2 cluster wilayah kerawanan stunting yaitu cluster rawan dan cluster sedang, dari 81 wilayah yang ada di Kabupaten Bulungan hanya ada 2 wilayah yang masuk dalam cluster rawan yaitu wilayah Long Lejuh dan Long Peleban sedangkan 79 wilayah lainnya berada pada cluster sedang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Stunting adalah kegagalan bayi di bawah usia lima tahun (BALITA) untuk berkembang akibat kekurangan gizi kronis. BAPPEDA Bulungan saat ini fokus dalam proses penurunan angka stunting di tahun 2023. Berdasarkan permasalahan tersebut tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil clustering wilayah kerawanan stunting di Kabupaten Bulungan dan untuk mengetahui hasil perbandingan metode FCM dan FPCM dengan menggunakan pembanding metode PCI. Hasil dari penelitan ini adalah nilai PCI FPCM (0,4609) lebih besar dari pada nilai PCI FCM (0,4608) artinya metode terbaik untuk clustering wilayah kerawanan stunting di Kabupaten Bulungan adalah metode FPCM. Dari metode FPCM diperoleh cluster 1 adalah daerah dengan tingkat kerawanan rendah 32 lokasi, cluster 2 adalah daerah dengan tingkat kerawanan tinggi 24 lokasi dan cluster 3 adalah daerah dengan tingkat kerawanan rendah 25 lokasi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pariwisata merupakan salah satu industri baru yang mampu menyediakan pertumbuhan ekonomi yang cepat dan dalam mengaktifkan sektor produksi lain di dalam negara penerima wisatawan. kondisi Desa Gunung Sari yang terletak di Kecamatan Tanjung Selor Kalimantan Utara, merupakan desa yang masih dalam tahap pembangunan desa wisata. Namun, Desa tersebut memiliki potensi Madu Kelulut. Dalam penelitian ini Pondok Pesantren Fatimah Az Zahra merupakan suatu usaha yang dilakukan untuk mengetahui respon dari masyarakat untuk menunjukkan keberhasilan proses mewujudkan desa wisata itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Pondok Pesantren Az Zahra dalam pengembangan wisata madu kelulut di Desa Gunung Sari dan mengetahui faktor-faktor pendukung dan enghambat yang berpengaruh dalam pengembangan wisata madu kelulut Di Desa Gunung Sari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik observasi berdasarkan keadaan dilapangan serta teknik wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini Kepala Sekolah, Pengurus Pesantren, Kepala Desa, Sekretaris Desa, Ketua RT dan Masyarakat Desa, sedagkan sampel penelitian yang digunakan sebanyak 20 (dua puluh) orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa Peranan Pondok Pesantren Fatimah Az Zahra dalam mengembangkan budidaya madu kelulut di Desa Gunung Sari mendapatkan keutungan dari segi ekonomis yang sangat besar, hasil yang maksimal dari hasil produksi yang berkualitas, dan Mensejahterakan masyarakat Desa Gunung Sari. Faktor yang mendukung dalam mengembangkan madu kelulut ini kondisi lahan yang memadai serta sumber daya manusia yang ahli dibidang budidaya serta faktor penghambatnya ialah faktor cuaca, hama dan juga sistem panen yang belum maksimal. Walaupun demikian Pondok Pesantren Fatimah Az Zahra dan peternak tetap bersemangat serta berusaha dalam mengembangkan budidaya madu kelulut ini.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PUTRI WULAN SARI. Penerapan Metode Fuzzy Service Quality Dalam Menganalisis Kepuasan Siswa Terhadap Pelayanan Sekolah (Studi Kasus: SMP Al-Qalam Hidayatullah Tanjung Selor). (Dibimbing oleh St. Syahdan) Service Quality (Servqual) adalah suatu metode matematika yang dapat digunakan untuk mengukur kualitas layanan dari masing-masing dimensi, sehingga akan diperoleh nilai gap (kesenjangan) yang merupakan selisih antara persepsi konsumen terhadap layanan yang telah diterima dengan harapan terhadap yang akan diterima. Maka permasalahan yang dapat dirumuskan adalah bagaimana penerapan metode Fuzzy Service Quality dalam melihat kepuasan siswa terhadap pelayanan sekolah di SMP AL Qalam Hidayatullah Tanjung Selor. Jadi tujuan dalam hal ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode Fuzzy Service Quality dalam menganalisis kepuasan siswa terhadap pelayanan sekolah di SMP AL Qalam Hidayatullah Tanjung Selor. Hasil gap terendah dari dimensi Service Quality menduduki peringkat ke 5 yaitu Reability sebesar -0,37, selanjutnya yang menduduki peringkat ke 4 yaitu Tangible sebesar -0,29. Dimensi Responsivennes menduduki peringkat ke 3 sebesar -0,19. Peringkat ke 2 diperoleh oleh dimensi Assurance sebesar -0,15. Dan perolehan tertinggi dengan nilai -0,10 adalah dimensi Emphaty. Berdasarkan hasil perhitungan gap, dapat diketahui bahwa pelayanan yang diberikan oleh SMP AL Qalam Hidayatullah belum sesuai dengan harapan siswa. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pelayanan yang diberikan pihak SMP AL Qalam Hidayatullah masih perlu melakukan perbaikan. Karena semakin kecil nilai gap maka kualitas pelayanan dinilai semakin baik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Aprilliana. Program Sarjana Universitas Kaltara Tanjung Selor Karakteristik Sifat Fisik Mie Instan Subtitusi Tepung Talas (Colocasia Esculenta) Dan Tepung Terigu Dengan Penambahan Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera) Dibawah Bimbingan Fitrah Pangerang S.TP M.Si Mie instan atau mie siap hidang adalah mie mentah yang telah mengalami pengukusan dan dikeringkan sehingga menjadi mie instan kering atau digoreng sehingga menjadi mie instan goreng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sifat fisik mie instan yang di subtitusi tepung talas , dan mengetahui formulasi subtitusi tepung talas pada tepung terigu yang yang terbaik dalam pembuatan mie instan. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Mei sampai bulan Juli 2023. Bertempat di Laboratorium Kimia dan Pengolahan Pascapanen Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Kaltara, Tanjung Selor. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan masing-masing perlakuan ditambahkan Ekstrak cair daun kelor sebanyak 40 ml yang terdiri dari 4 perlakuan dengan proporsi tepung talas dan tepung terigu yang berbeda-beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara Uji DSA tertinggi terdapat pada perlakuan 30% :70%, elastisitas pada perlakuan 30% :70 %, Namun sebaliknya untuk cooking time paling cepat terdapat pada perlakuan B . Kata kunci : Mie Instan, , Talas , Daya Serap Air, Elastisitas, Cooking Time
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT USRIADI. 201631048. IDENTIFIKASI TINGKAT KEMASAMAN TANAH DAN TIPOLOGI LAHAN BASAH DI UNIT PEMUKIMAN TRANSMIGRASI (UPT) SEPUNGGUR Tipologi lahan merupakan kelas kesesuaian lahan berdasarkan ketersediaan sumber air untuk tanaman tersebut dan biasanya meliputi irigasi, rawa pasang surut atau pasang lebak dan non irigasi. Tingkat kemasaman tanah merupakan salah satu faktor penting dalam melakukan budidaya tanaman untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman, pH netral pada tanah biasanya di tunjukkan pada skala pH 7. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tipe Tipologi dan tingkat kemasaman tanah serta macam-macam vegetasi yang ada di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Sepunggur. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2023, di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Sepunggur Kecamatan Tanjung Selor. Metode penelitian menggunakan analisis data kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara, Observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang diperoleh pada penelitian ini adalah Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Sepunggur memiliki pH terendah sekitar 5,1 dan pH tertinggi sekitar 5,6 yang dikategorikan sebagai pH yang rendah. Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Sepunggur dikategorikan sebagai tipe tipologi Zona II lahan rawa pasang surut air tawar dengan tipe luapan A dan B. Serta vegetasi pada Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Sepunggur merupakan jenis penutup lahan berupa pohon nipah, dengan tanaman tahuan berupa pohon jeruk, jambu air, dan kelapa, serta tanaman musiman lainnya.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peran Pemerintah Daerah dalam meningkatkan minat berwirausaha masyarakat Tanjung Selor (Studi Kasus di Car Free Day Tebu Kayan)
ThesisOpen Access1 berkas tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstrak