Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

232 hasil
Open Access
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KETERWAKILAN PEREMPUAN DALAM JABATAN POLITIK PIMPINAN DPRD DI KABUPATEN BULUNGAN (Studi Pimpinan DPRD Kabupaten Bulungan Periode 2019-2024)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran keterwakilan perempuan dalam jabatan politik khususnya pada jabatan politik pimpinan DPRD Kabupaten Bulungan saat ini dan untuk mengetahui faktor faktor apa saja yang mempengaruhi keterwakilan perempuan dalam jabatan politik pimpinan DPRD di Kabupaten Bulungan serta untuk mengetahui kendala yang dihadapi perempuan dalam jabatan politik pimpinan DPRD di Kabupaten Bulungan. (Studi Pimpinan DPRD Kabupaten Bulungan Periode 2019-2024). Informan kunci (key person) dalam penelitian ini adalah anggota DPRD Kabupaten Bulungan, sedangkan informan pendukung terdiri dari Anggota DPRD perempuan, KPU dan masyarakat yang dipilih secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada. Menurut jenis data yang digunakan dan tingkat eksplanasinya, maka penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sedangkan analisis data penelitian menggunakan model analisis interaktif yang terdiri dari tiga hal utama dalam menganalsis data, yaitu : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Berdasarkan hasil analisis hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa secara kuantitas, keterlibatan perempuan dalam jabatan politik di Kabupaten Bulungan masih kurang. Hal ini dapat dilihat dari data-data yang ada serta hasil wawancara dengan berbagai informan yang terlibat dalam jabatan politik serta yang tidak terlibat. Seperti dari data yang terlihat, perempuan yang menduduki jabatan anggota DPRD hanya ada 4 orang dari 25 anggota. Adapun kendala-kendala perempuan dalam jabatan politik disebabkan oleh beberapa faktor seperti tingkat pendidikan dan pemahaman politik yang masih sangat kurang, pengalaman organisasi serta kepercayaan diri yang masih kurang, dan faktor finansial.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSEPSI MASYARAKAT TANJUNG SELOR TERHADAP FENOMENA PERILAKU PEDAGANG BENSIN ECERAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Masyarakat Tanjung Selor Terhadap Fenomena Perilaku Pedagang Bensin Eceran agar dapat mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap fenomena ini. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan tehnik Observasi berdasarkan keadaan dilapangan serta tehnik Wawancara.Populasi penelitian adalah karyawan SPBU, Masyarakat Tanjung Selor, Pedagang Bensin Eceran dan instansi terkait. pengelolaan Data dilakukan dengan Analisis Kualitatif melalui tahapan pengumpulan Data, reduksi data,penyajian data dan Penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini diketahui Bahwa persepsi masyarakat tanjung selor tebagi menjadi dua yaitu setuju dengan adanya pedagang bensin eceran dan tidak setuju dengan adanya pedagang bensin eceran serta prilaku dan karakteristik orang lain, Peroses kognitif, faktor lingkungan dan latar budaya menjadi peran dalam membentuk pola prilaku bagi pedagang bensin eceran.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

POLA PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pelayanan publik pada kantor kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Dari penelitian menunjukkan bahwa pola pelayanan publik dikantor Kecamatan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan yang diliputi oleh beberapa indikator yang ada dalam 5 (lima) dimensi yaitu Tangibles (berwujud), Reliability (kehandalan), Responsiviness (ketanggapan), Assurance (jaminan) dan Emphaty (empati). Dari 5 (lima) dimensi tersebut ada 2 dimensi yang diterapkan belum sesuai dengan standar pelayanan. Adapun indikator yang belum berjalan sesuai dengan standar pelayanan yaitu Dimensi tangible (berwujud) yaitu sarana dan prasarana yang belum lengkap seperti fasilitas kantor dan dimensi Reliability (kehandalan) yaitu kekurangannya pegawai yang dapat mempengaruhi standar pelayanan di kantor Kecamatan Tanjung Palas.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA (Studi di Desa Kelubir Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DESA (Studi di Desa Kelubir Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa ( Studi di Desa Kelubir Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara). Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan deskriptif kualitatif dengan alat analisis data menggunakan analisis interaktif yang terdiri dari empat hal utama dalam menganalisis data, yaitu : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Berdasarkan hasil analis penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa partisipasi masyarakat desa kelubir dalam pembangunan desa dinilai cukup baik dan tentunya perlu lebih ditingkatkan lagi. Kepala Desa selaku penggerak utama masyarakat harus lebih mendukung serta memotivasi masyarakat agar mau terlibat aktif dalam setiap kegiatan pembangunan-pembangunan yang dilaksanakan di desa Kelubir. Masyarakat harus menyadari bahwa pembangunan yang ada bukanlah sekedar kewajiban yang harus dilaksanakan oleh aparat pemerintah sendiri tetapi juga memerlukan keterlibatan dan keikutsertaan masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan pada dasarnya adalah wujud dari bentuk kepedulian masyakat terdapat pembangunan yang ada didesa, masyarakat desa kelubir ingin maju baik dari segi infastruktur, pendidikan,perekonomian dan budaya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI IMPLIKASI MEDIA SOSIAL TERHADAP PERGAULAN REMAJA PADA PELAJAR SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 1 TANJUNG PALAS

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IMPLIKASI DARI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DI KALANGAN REMAJA TERUTAMA PELAJAR SMKN 1 TANJUNG PALAS ABSTRAK Tujuan dalam penelitian ini adalah Tujuan diadakannya penelitian ini adalah sebagai berikut: Untuk mengetahui secara mendalam Implikasi dari penggunaan media sosial di kalangan remaja terutama pelajar SMKN 1 Tanjung Palas. Berdasarkan pada masalah yang diangkat dalam penelitian ini maka jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Melalui jenis penelitian deskriptif kualitatif dapat diketahui secara obyektif Implikasi dari penggunaan media sosial di kalangan remaja terutama pelajar SMKN 1 Tanjung Palas. Oleh karena itu, dalam rangka pendalaman terhadap peran SMKN 1 Tanjung Palas tersebut, peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Adapun focus dalam penelitian ini adalah pada implikasi media sosial terhadap pergaulan remaja khususnya pada pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanjung Palas tentang kebijakan yang mendukung untuk penggunaan media sosial di kalangan remaja terutama pelajar. Peran Media Sosial terhadap gaya hidup (life style) pelajar sekolah menengah kejuruan Negeri 1 Tanjung Palas adalah sebagai wadah untuk mengeksistensikan diri, dimana melalui Media Sosial memungkinkan penggunanya untuk dapat mengekspresikan dirinya dan mengabadikan setiap aktifitas keseharian untuk dapat dilihat oleh orang lain. Selain itu, Media Sosial juga berperan sebagai pedoman cara berpakaian, hal ini dikarekan banyak pengguna Media Sosial yang kemudian membagikan postingan berupa tren fashion sehingga para pengguna media sosial lainnya mendapatkan update terbaru dalam berbusana. Kata Kunci: Implikasi, Media Sosisal, SMKN 1 Tanjung Palas

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

UPAYA SATUAN KODIM 0903/ TANJUNG SELOR DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya Satuan Kodim 0903/ Tanjung Selor dalam Meningkatkan Disiplin Kerja Pegawai. Menurut pendekatannya, penelitian ini merupakan penelitian survey dengan jenis data berupa data kuantitatif. Penentuan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik sampling jenuh atau sensus mengingat jumlah populasi yang relatif kecil dengan jumlah populasi sebanyak 14 orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, kuesioner, observasi, studi pustaka dan/atau studi dokumentasi. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya diolah dengan teknik pengolahan data seperti : editing, coding, scoring, dan tabulating, serta dianalisis dengan alat analisis regresi sederhana. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, diperoleh bentuk persamaan garis regresi yaitu Ŷ = 21,509 + 0,043X. Nilai koefesien korelasi (r) antara disiplin kerja pegawai sebagai variabel independen (X) dengan pelayanan sebesar 0,535 yang berada pada tingkatan korelasi sedang. Sedangkan nilai t_hitung yang diperoleh dengan uji t adalah 3,584. Nilai tersebut setelah dikonsultasikan dengan nilai pada 〖 t〗_tabel lebih besar 1,406 dari nilai 〖 t〗_tabel yang hanya berjumlah 2,178 untuk taraf signifikan 5% atau α = 0,05 dan derajat kebebasan (degress of freedom) = N-2 = 12 pada uji dua pihak. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa upaya Satuan Kodim 0903/ Tanjung Selor disiplin kerja pegawai untuk pelayanan publik pada Kantor Satuan Kodim 0903/ Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENERAPAN ALGORITMA PRIM DAN ALGORITMA KRUSKAL PADA JARINGAN KABEL TELKOM BERBANTU MAPLE (STUDY KASUS : PT. TELKOM TANJUNG SELOR)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NURHASANAH, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Kaltara, 2015. Penerapan Algoritma Prim dan Algoritma Kruskal Pada Jaringan Kabel Telkom dengan Berbantu Maple (dibawah bimbingan Ratna Dwi Christyanti). Teori graf sebagai salah satu cabang matematika sebenarnya sudah ada sejak lebih dari dua ratus tahun yang silam. Jurnal pertama tentang teori graf muncul pada tahun 1736, oleh matematikawan terkenal dari Swiss bernama Euler. Puluhan tahun terakhir ini teori graf mengalami perkembangan pesat. Dalam kehidupan sehari-hari terdapat permasalahan mengenai optimasi yang dapat diselesaikan menggunakan pohon rentang minimum, atau dikenal dengan istilah Minimum Spanning Tree. Algoritma Prim dan Algoritma Kruskal merupakan suatu metode yang digunakan untuk mencari dan membentuk pohon merentang minimum yang mana tahap demi tahap tujuan dari Algoritma Prim dan Algoritma Kruskal adalah untuk mendapatkan nilai yang minimum dari suatu jaringan kabel di PT. Telkom di Tanjung Selor. Dari data yang diperoleh dibuat dalam bentuk tabel, kemudian dari tabel tersebut dibuat gambar jalur dengan titik sumber PT. Telkom sampai ke semua ujung titik Dari gambar jaringan kabel Telkom tersebut diketahui adanya 17 titik dan 20 sisi yang menghubungkan setiap titik. Berdasarkan dari gambar jaringan kabel Telkom tersebut akan dicari pohon rentang minimum menggunakan algoritma Prim dan algoritma Kruskal dengan berbantu Maple. Hasil dari perhitungan menggunakan Algoritma Primdan Algoritma Kruskal berbantu Program Maple menghasilkan nilai yang minimum dengan bobot 5.371 m, dan ini menghasilkan penghematan dalam penggunaan kabel.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KESTABILAN MODEL EPIDEMIK SEIR PADA PENYEBARAN PENYAKIT MENGGUNAKAN METODE RUNGE KUTTA ORDE 4

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Salah satu contoh model matematika yang dapat digunakan pada penyebaran penyakit adalah model epidemik SEIR yaitu susceptible (S) adalah populasi yang sehat tapi rentan terinfeksi, exposed (E) adalah populasi yang terinfeksi tapi belum menunjukkan gejala terinfeksi, infected (I) adalah populasi yang terinfeksi penyakit dan recovered (R) adalah populasi yang telah sembuh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pemodelan matematika pada model epidemik tipe SEIR, bentuk kesetimbangan dalam model epidemik tipe SEIR, dan analisis kestabilan model epidemik SEIR. Pada penelitian ini, akan dilakukan dengan menggunakan metode Runge Kutta orde 4 dan diselesaikan berbantu software Maple. Berdasarkan hasil penelitian, didapat model epidemik SEIR yaitu (dS ̇)/dt =(1-p)μ-βS ̇I ̇-μS ̇, (dE ̇)/dt =βS ̇I ̇-(δ+μ) E ̇, (dI ̇)/dt =δE ̇-(a+μ) I ̇, (dR ̇)/dt =αI ̇-μR ̇. Titik kesetimbangan penyakit yaitu E_0^*=(1-p,0,0,0) dan E_1^*= ( (αδ+αμ+δμ+μ^2)/βδ, -μ(βδp+αδ+αμ-βδ+δμ+μ^2 )/δ(δ+μ)β, -μ(βδp+αδ+αμ-βδ+δμ+μ^2 )/β(αδ+αμ+δμ+μ^2 ),-α(βδp+αδ+αμ-βδ+δμ+μ^2 )/β(αδ+αμ+δμ+μ^2 ) ). Dan diperoleh analisis kestabilan titik kesetimbangan bebas penyakit yaitu E_(0 )^*=(-1/2α-1/2δ-μ+ 1/2√(-4βδp+α^2-2αδ+4βδ+δ^2 ), -1/2α-1/2δ-μ-1/2√(-4βδp+α^2-2αδ+4βδ+δ^2 ),-μ,-μ) dan analisis kestabilan titik kesetimbangan epidemik E_1^*=(-0.01,0.003,-0.00167,-0.00167).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS PENGARUH OVERLOAD TERHADAP KINERJA JALAN POROS TANAH KUNING DI KECAMATAN TANJUNG PALAS TIMUR KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ruas jalan poros Tanah Kuning saat ini sangat memperihatinkan dilihat dari kondisi perkerasan yang ada yaitu banyaknya terjadi kerusakan yang disebabkan oleh kendaraan yang membawa beban berlebih (overload). Maka dari itu dalam penelitian ini diambil perumusan masalah : Seberapa besar pengaruh overload terhadap kinerja jalan poros Tanah Kuning di Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan dan Bagaimanakah pengaruh overload terhadap umur layan jalan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur nilai overload terhadap kinerja jalan poros Tanah Kuning di Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan yang menyebabkan terjadinya kerusakan perkerasan, dan mengetahui pengaruh overload terhadap umur layan jalan, analisis yang digunakan pada penelitian ini dengan melakukan skenario muatan lebih pada truk pengangkut TBS kelapa sawit yang melintas di ruas jalan tersebut, menghitung laju harian rata rata tahunan (LHRT) dan analisis penurunan umur layan jalan. Dari hasil analisis dan pembahasan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Bahwa telah terjadi muatan berlebih kendaraan pengangkut TBS pada skenario muatan lebih antara 1,2 m sampai dengan 1,9 m yang menyebabkan terjadi kerusakan struktur dan non struktur seperti : retak buaya, pelepasan butiran, kerusakan alur dan jalan berlubang, sehingga menyebabkan terjadinya penurunan layan jalan sebesar 6 tahun.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KERUSAKAN FLEXIBLE PAVEMENT MENGGUNAKAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI), BINA MARGA DAN PEMELIHARAAN (Diruas Jalan Poros Tanah Kuning SP.VI Kabupaten Bulungan)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rusa jalan poros Tanah Kuning mengalamai kerusakan yang cukup parah dimana terjadi kerusakan baik kerusakan non struktural dan struktural. Kondisi ini berpengaruh terhadap tingkat kenyamanan, keamanan dan keselamatan dalam berkendara. Berdasarkan latar belakang diatas rumusan masalah yang dapat diambil adalah sebagai berikut: Apa jenis kerusakan yang terjadi pada ruas jalan Poros Tanah Kuning. Seberapa besar tingkat kerusakan jalan pada ruas jalan poros Tanah Kuning Kabupaten Bulungan menggunakan metode PCI dan Bina Marga. Bagaimana sistem pemeliharaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui jenis kerusakan yang terjadi pada ruas Jalan Tanah Kuning berdasarkan PCI dan Bina Marga, menghitung nilai kerusakan jalan dengan metode PCI dan Bina Marga serta pemeliharaannya. Dari hasil analisis dan pembahasan maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Jenis kerusakan yang dapat ditemukan pada ruas Jalan Poros Tanah Kuning antara lain: pelepasan butir, alur, lubang , retak buaya, dan amblas. Analisis dengan metode Pavement Condition Index ( PCI ) diperoleh angka diperoleh angka kerusakan dengan nila rata – rata 40% yang masuk dalam tingkatan kondisi buruk (Poor), sedangkan Bina Marga diperoleh nilai kondisi jalan 8,58 dengan angka nilai prioritas 3,52 Perlu di lakukan rekontruksi ulang dengan memperhatikan lalulintas harian rata-rata yang melewati ruas jalan Poros Tanah Kuning.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PARTAI POLITIK (SIPOL) TERHADAP PROSES PENDAFTARAN PEMILIHAN UMUM TAHUN 2019 (Studi pada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bulungan)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil akhir dari implementasi atau penerapan dari penggunaan aplikasi sistem informasi partai politik (sipol) dalam proses pendaftaran partai politik pada KPU Kabupaten Bulungan yang mana dalam PKPU No.11 Tahun 2017 sipol diluncurkan guna membantu dalam proses pendaftaran dan pemverifikasian peserta partai politik Tahun 2019. Penelitian ini dilakukan selama kurang lebih 2 (dua) bulan terhitung mulai tanggal 01 Oktober 2019 sampai dengan tanggal 01 Desember 2019 pada Kantor KPU Kabupaten Bulungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Metode Penelitian Deskriptif ini berusaha menggambarkan suatu, peristiwa yang terjadi pada saat sekarang atau masalah faktual. Sedangkan, Pendekatan Kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodelogi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Adapun responden dalam penelitian ini yaitu Komisioner dan operator Sipol serta kasubbag hukum KPU Kabupaten Bulungan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari implementasi atau penerapan dari penggunaan aplikasi sistem informasi partai politik (sipol) dalam proses pendaftaran partai politik pada KPU Kabupaten Bulungan Tahun 2019 terjadi tertib administrasi yang dilakukan, baik oleh pihak penyelenggara maupun oleh pihak peserta pemilu. Dikarenakan baik partai politik maupun komisi pemilihan umum mengikuti semua aturan yang telah ditetapkan terkait dengan pendaftaran dan hasil pemverifikasian.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS KELEMAHAN PENGADAAN BARANG/JASA TERKAIT PENGGUNAAN DANA DESA (DD) DAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DI DESA WILAYAH KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Desentralisasi Pemerintahan atau Otonomi Daerah adalah sebuah bentuk Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah, wujud dalam hal tersebut adalah progam Dana Desa. Keuangan desa termuat dalam APBDesa yang terdiri dari PAD (Pendapatan Asli Desa), ADD (Alokasi Dana Desa) dan DD (Dana Desa). Salah satu bentuk pengelolaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) adalah Belanja Desa, dimana salah satau dari hal tersebut adalah dengan Pengadaan Barang/Jasa (PBJ). Dalam pengadaan barang/jasa terdapat banyak kelemahan dan permasalahan yang timbul karena berbagai faktor yang ada. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelemahan terkuat dalam pengadaan barang/jasa di desa serta cara untuk mengurangi kelemahan terkuat dalam pengadaan barang/jasa di desa. Sedangkan manfaat yang diperoleh adalah dapat mengurangi timbulnya masalah yang di sebabkan oleh kelemahan yang ada dalam pengadaan barang/jasa di desa sehingga hasil dari pengadaan barang/jasa di desa bisa maksimal dan lebih bermanfaat bagi masyarakat desa. Penelitian ini dialakukan dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dimana data diperoleh dengan cara menyebarkan kuisioner tentang perbandingan tingkat kelemahan yang timbul dalam pengadaan barang/jasa di desa. Kelemahan utama yang diperbandingkan adalah dari segi cara pengadaan barang/jasa, segi perencanaan,dan segi pelaksanaan. Dari segi kelemahan utama terdapat kriteria masalah yang berupa sumber daya manusia, nilai pengadaan barang/jasa, jenis pengadaan barang/jasa, jarak dan kondisi lokasi pengadaan barang/jasa dan kondisi sosial budaya masyarakat. Dari penelitian ini, setelah data melalui beberapa proses perhitungan dan analisa nilai prioritas yang diperoleh dari kelemahan dan kriteria masalah. Nilai prioritas tertinggi terdapat pada sumber daya manusia dengan nilai prioritas 0,451 dengan persentase kelemahan 45% dan nilai prioritas terendah adalah kondisi sosial budaya msyarakat dengan nilai prioritas 0,068 dan persentase sebesar 7%.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Pemerintah Desa Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Desa di Desa Panca Agung Kecamatan Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian berfungsi untuk menetukan arah yang tepat bagi peneliti untuk menghindari kesulitan yang mungkin terjadi dalam proses penelitian, maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui peran pemerintah desa dalam menigkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Untuk mengetaui faktor-faktor pendorong dan penghambat yang berpengaruh terhadap partisipasi masyrakat dalam pembangunan desa Jenis metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah jenis deskriftif kualitatif. Fokus penelitian yang dilakukan berfokus pada Peran Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Desa di Desa Panca Agung Tanjung Palas Utara Kabupaten Bulungan. Informasi yang diperoleh dari observasi, dokumentasi dan wawancara diharapkan dapat memberikan gambaran tentang Peran Pemerintah dalam Meningkatkan partisipasi kepada masyarakat desa Panca Agung. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukan bahwa dari segi kemampuan pemerintah desa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat sudah berjalan dengan baik. Faktor - faktor pendorong dan penghambat yang berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat yaitu Melibatkan masyarakat dalam perencanaan pembangunan, melibatkan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan, dan melestarikan hasil pembangunan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

DAMPAK TERBENTUKNYA PROVINSI KALIMANTAN UTARA TERHADAP PERTUMBUHAN PENDUDUK DI KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dampak Terbentuknya Provinsi Kalimantan Utara Terhadap Pertumbuhan Penduduk Di Kabupaten Bulungan ABSTRAK Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui tingkat pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bulungan sejak terbentuknya Provinsi Kalimanta Utara dan untuk mengetahui faktor–faktor yang menyebabkan pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bulungan semenjak terbentuknya Provinsi Kalimanta Utara. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif. Infomormen penelitian yaitu Sekretaris capil, Kasi kependudukan, staf Capil, masyarakat pendatang, dan masyarakat asli Kabupaten Bulungan. Teknik pengumpulan data yaitu observasi wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data meliputi: reduksi data, display data dan menarikkesimpulan. Hasil penelitian yaitu (1) tingkat pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bulungan sejak terbentuknya Provinsi Kalimanta Utara dapat dilihat dari tahun 2015 mencapai 137.535 jiwa, tahun 2016 mencapai 150.656 jiwa, tahun 2017 mencapai 133.546 jiwa, dan tahun 2018 mencapai 136.204 jiwa. Jumlah penduduk dari tahun 2015 ke tahun 2016 bertamba 13.121 jiwa, jumlah penduduk tahun 2016 ke tahun 2017 berkurang sebanyak 17.110 jiwa, sedangkan jumlah penduduk tahun 2017 ke 2018 bertamba sebanyak 2658 jiwa, (2) terbentuknya Provinsi Kalimantan Utara berdampak pada pertumbuhan penduduk yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu terbukanya lapangan pekerjaan baik dari pemerintahan, swasta, dan adanya kesempatan untuk membuka usaha baru, lahan untuk membangun rumah dan menyewa lahan untuk berusaha masih cukup luas, upah yang cukup tinggi terutama di bidang buru bangunan, perpindahan yang disebabkan karena keinginan pribadi untuk mencari pengalaman baru, dan pertumbuhan penduduk di Kabupaten Bulungan disebabkan karena jumlah kelahiran lebih banyak. Kata Kunci: Dampak, Terbentuknya Provinsi, Pertumbuhan Penduduk

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STUDI BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PENINGKATAN PROFESIONALISME KERJA APARATUR DESA SEKATAK BENGARA KECAMATAN SEKATAK KABUPATEN BULUNGAN

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian ini berfungsi yaitu untuk memberikan gambaran tentang Budaya Organisasi Terhadap Peningkatan Profesionalisme Kerja Aparat Desa di Kantor Desa Sekatak Bengara, maka yang menjadi tujuan penelitian ini adalah Menggambarkan bagaimana budaya organisasi terhadap peningkatan profesionalisme kerja aparat Desa Sekatak Bengara, dan untuk mengetahui indikator Budaya Organisasi terhadap sikap Profesionalisme kerja. Budaya Oorganisasi tersebut meliputi beberapa indikator di antaranya Inovasi, Perhatian, Orientasi, Kerja, Keagresifan, dan Kemantapan. Metode penelitian ini menggunakan metode Deskriptif Kualitatif, yaitu mencoba menggambarkan melalui pembuktian lapangan, kaitan antara Budaya Organisasi terhadap profesionalisme kerja aparatur Desa di Kantor Desa Sekatak Bengara. Tekhnik penelitian ini menggunakan 2 metode yaitu wawancara mendalam dan quesioner pada informan yang telah di tentukan. Dan menggunakan teknik mengumpul data berupa Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi pemahaman yang berbeda tentang makna Budaya Organisasi di Kantor Desa Sekatak Bengara, dan menunjukan bahwa Budaya Organisasi memiliki pengaruh terhadap sikap profesionalisme kerja Aparatur Desa di Kantor Desa Sekatak Bengara.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENERAPAN METODE GOAL PROGRAMMING UNTUK PERENCANAAN PRODUKSI (Studi kasus: Mebel Khairyah Kabupaten Bulungan, Provinsi Kaltara)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dalam industri, matematika berperan dalam mengidentifikasi permasalahan, membangun model matematika dan menyelesaikanya, kemudian menerapkannya pada hasil. Mebel Khairyah memiliki sumber daya yang terbatas dan berbagai sasaran yang ingin dicapai. Sasaran yang ingin dicapai adalah memaksimalkan jumlah produksi, memaksimalkan keuntungan, meminimumkan jam kerja lembur dan meminimumkan pemakaian bahan baku. Peramlan (forecasting) merupakan teknik yang dapat digunakan untuk menentukan jumlah volume produksi dimasa yang akan datang. Goal programming adalah metode yang bisa menyelesaikan masalah penentuan jumlah produksi yang optimal. Metode ini merupakan pengembangan dari Linier programming. Metode ini digunakan untuk mengoptimalkan sumber daya yang terbatas dengan berbagai sasaran (multi objective) yang ingin dicapai mebel khairyah. Hasil optimasi dilakukan dengan software POM. Jumlah volume produksi optimal secara berturut-turut pada bulan Mei, Juni, dan Juli untuk meja hasilnya sama adalah 71 unit dengan keuntungan Rp. 12.500.000, untuk jumlah volume produksi optimal untuk kursi pada bulan mei, juni, dan juli hasilnya sama adalah 62 unit dengan keuntungan Rp. 12.700.00, sedangkan jumlah volume produksi optimal untuk lemari secara berturut-turut pada bulan mei, juni, dan juli adalah 58 unit, 60 unit, dan 62 unit dengan keuntungan Rp. 12.900.000.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STATUS GIZI BALITA MENGGUNAKAN METODE CHAID

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gizi adalah suatu zat yang terdapat dalam makanan. Terpenuhinya atau tidaknya gizi seseorang balita dapat diketahui dari status gizinya. Berdasarkan hasil Pemantauan Status Gizi tahun 2016 masalah gizi akut dikarenakan tingginya prevalensi balita dengan status gizi sangat kurus dan kurus. Balita dengan status gizi sangat kurus dan kurus merupakan suatu kondisi dimana berat badan balita tidak relevan dengan tinggi badannya. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi status gizi balita tersebut dilakukan suatu penelitian dengan metode klasifikasi berstruktur pohon menggunakan metode CHAID (Chi-Square Automatic Interaction Detection) dan diselesaikan berbantu sftware SPSS. Objek dari penelitian ini adalah balita yang berumur dibawah lima tahun yang sering disebut balita. Berdasarkan analisis CHAID yang telah dilakukan, terdapat satu faktor yang signifikan mempengaruhi status gizi balita adalah pengetahuan ibu balita.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENERAPAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) UNTUK OPTIMALISASI PERSEDIAAN BAHAN BAKU TAHU (Studi Kasus : Home Industri Natasoya, Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara)

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Untuk mengatasi masalah tersebut adalah kita dapat menerapkan metode, salah satu metode yang digunakan untuk mencari biaya yang optimal adalah metode EOQ. Metode Economic Order Quantity (EOQ) adalah jumlah kuantitas barang yang dapat diperoleh dengan biaya yang minimal atau sering dikatakan sebagai jumlah pembelian yang optimal. Tujuan penelitian berdasarkan rumusan masalah, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah persediaan bahan baku, safety stock dan reoder point yang optimal di Home Industri Natasoya dengan metode EOQ. Pada penelitian ini, akan dilakukan dengan menggunakan metode EOQ dan diselesaikan bebantu software Maple. Berdasarkan hasil penelitian, di dapat hasil Home Industri tidak menerapkan adanya persediaan pengamanan (SS) dalam kebijakannya, sedangkan dalam metode EOQ persediaan pengamanan pada tahun 2016 sebesar kg, pada tahun 2017 dengan sebesar kg, dan pada tahun 2018 dengan sebesar kg. Menurut metode EOQ, Home Industri harus melakukan pemesanan kembali (ROP) saat persediaan berada pada titik jumlah pada tahun 2016 sebesar , pada tahun 2017 sebesar kg dan pada tahun 2018 sebesar kg.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SURVEI BIAYA HIDUP TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PADA BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BULUNGAN TAHUN 2018

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SURVEI BIAYA HIDUP TERHADAP KESEJAHTERAN MASYARAKAT PADA BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BULUNGAN TAHUN 2018 ABSTRAK Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana Implementasi Kebijakan Survei Biaya Hidup Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Bulungan Tahun 2018. Serta faktor apa saja yang mendukung dan menghambat Pelaksanaan Kebijakan Survei Biaya Hidup terhadap kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan pada masalah yang diangkat dalam penelitian ini. maka jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan pada hasil penelitian sebelumnya, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut. Paket komoditas diperoleh dari Survei Biaya Hidup (SBH) yang dilaksanakan dan menjadi dasar penghitungan inflasi sampai saat ini. Masyarakat tidak menerima petugas Survei Biaya Hidup untuk memberikan data adalah adanya stigma bahwa Badan Pusat Statistik yang bertanggung jawab atas program-program pemberian bantuan dari Pemerintah yang menurut sebagian masyarakat tidak tepat sasaran. Melalui kesempatan ini kami ingin meluruskan pandangan yang keliru tersebut. Dalam pendataan yang berujung pemberian bantuan, kapasitas Badan Pusat Statistik adalah melakukan pendataan dan kemudian menyerahkan data hasil pendataan tersebut kepada Pemerintah Pusat. Pemerintah Pusat melalui Kementerian terkait kemudian menggunakan data tersebut sesuai keperluan dan alokasi dana yang ada pada masing-masing Kementerian. Sampai di sini, Badan Pusat Statistik tidak memiliki kewenangan apa-apa lagi. Sehingga jika ada keberatan-keberatan terhadap implementasi program baik oleh Pemerintah Pusat maupun Daerah, bisa dikomunikasikan kepada pihak terkait. Sangat disayangkan jika keberatan-keberatan tersebut diekspresikan dengan tidak mau menerima petugas Badan Pusat Statistik ataupun dengan memberikan data yang asal-asalan, karena pada akhirnya data yang dihasilkan menjadi tidak akurat dan perencanaan pembangunan menjadi tidak terarah.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PROSESI TRADISI PESTA PANEN DI DESA PEJALIN KECAMATAN TANJUNG PALAS KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN UTARA

2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PROSESI TRADISI PESTA PANEN DI DESA PEJALIN KECAMATAN KABUPATEN BULUNGAN PROVINSI KALIMANTAN TANJUNG PALAS UTARA ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian Pesta Panen di desa pejalin dan untuk mengetahui hambatan apa saja yang dialami oleh masyarakat dalam tradisi pesta panen desa pejalin kecamatan tanjung palas kabupaten bulungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Deskriptif kualitatif. Metode Penelitian Deskriptif ini berusaha menggambarkan suatu, peristiwa yang terjadi pada saat sekarang atau masalah faktual. Informan penelitian yaitu Ketua Adat, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat Desa Pejalin, Mayarakat yang mengetahui mengenai Pesta Panen. Hasil penelitian Kegiatan yang dilaksanakan dalam pelaksanaan pesta panen di desa yaitu dimulai dengan perencnaan dan pelaksanaan yang mencakup pentas tari-tarian yang sangat khas di laksanakan dalam setiap acara, paduan suara antar RT, dan juga ucapan syukur yaitu berdoa kepada Tuhan bahwa hasil panen yang di dapat sangat memuaskan dan terakhir acara menyantap hasil panen yang di sumbangkan dari petani untuk acara tersebut dengan bersama-sama. Kendala dalam pelaksanaan pesta panen yang di adakan tiap tahunnya itu sendiri yaitu Gagal panen yang tidak terduga dan menyebabkan kurangnnya pasokan untuk melaksanakan pesta panen, dan dalam prosesi pesta panen banyak masalah yang di hadapi, seperti cuaca yang kurang mendukung, dan juga kurang informasi untuk setiap pelaksanaan yang di adakan. Tradisi Pesta Panen yang berada di Desa Pejalin merupakan salah satu kebudayaan yang menjadi ciri khas dari Desa Pejalin itu sendiri dan juga memiliki nilai-nilai tersendiri bagi masyarakat yang berada di desa pejalin dan bisa di jadikan contoh untuk desa-desa lainnya agar bisa menjaga tradisi itu sendiri agar tidak hilang.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail